Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mengapa Kau Membenciku?

Mengapa Kau Membenciku?

Ekta Naura
Sinta adalah gadis yatim piatu yang diadopsi oleh keluarga sederhana. Ia memiliki saudara angkat yang bernama Sarah. Selama ini Sarah menjalin hubungan asmara dengan salah seorang pewaris Perkebunan dan Perusahaan Teh yang bernama Fadli, karena merasa Fadli sangat posesif kepadanya membuat Sarah mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungannya tersebut, hal itu ia ungkapkan secara terus terang kepada Fadli pada saat mereka bertemu, karena merasa sangat mencintai Sarah tentu saja Fadli menolak untuk berpisah, ia berusaha untuk meyakinkan Sarah agar tetap menjalin kasih dengannya, namun Sarah tetap bersikukuh dengan keputusannya itu, setelah kejadian tersebut Fadlipun sering menelfon dan mengatakan bahwa ia akan bunuh diri jika Sarah tetap pada pendiriannya itu. Sarah beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh Fadli hanyalah sebuah gertakan dan ancaman belaka, namun ternyata ia salah karena beberapa hari kemudian telah diberitakan di sebuah surat kabar bahwa Fadli meninggal dengan cara gantung diri, bahkan di halaman pertama surat kabar tersebut juga terlihat dengan jelas mayat Fadli sedang memegang sebuah kalung yang liontinnya berbentuk huruf S, tentu saja adik Fadli yang bernama Fero memburu siapa sebenarnya pemilik kalung tersebut?, karena ia meyakini bahwa pemilik kalung itu pasti ada hubungannya dengan kematian kakaknya. Akankah Fero berhasil menemukan siapa pemilik kalung tersebut?, dan apakah yang dilakukan oleh Fero itu adalah tindakan yang tepat?, karena pemilik dan pemakai kalung yang di temukan pada mayat Fadli adalah 2 orang yang berbeda. Setelah menemukan keberadaan sosok yang dicarinya selama ini, maka Fero berusaha untuk menarik perhatiannya bahkan menikahinya secara sah menurut hukum dan agama. Lalu siapakah sebenarnya wanita yang sudah dinikahi oleh Fero, apakah Sarah ataukah Sinta?, dan apa sebenarnya tujuan Fero melakukan hal tersebut?, akankah pernikahannya itu tetap langgeng atau malah sebaliknya harus berakhir?, banyak sekali tragedi yang akan terjadi di novel ini. Simak terus hingga akhir episode ya My Dear Readers, Thank You All!
Urban
1010.4K viewsCompleted
Read
Add to library
A Night With Uncle Ib

A Night With Uncle Ib

“I’ll pay you as much as you want, layuan mo lang ang pamangkin ko," alok ni Ibrahim sa babaeng kinababaliwan ng pamangkin niyang si Khaleb. Halos hindi naman makagalaw si Loraine sa narinig. Hindi niya maintindihan kung paano mag-re-react sa sinabing iyon ng Uncle ni Khaleb. At napagkamalan pa yata siyang girlfriend nito. “Huh! Nakakatawa ha. Hindi magandang paratang.” Sa inis niya, nahawakan niya ang booklet na nasa ibabaw ng side table at saka ibinato rito. “Gago ka! Anong palagay mo sa akin sugar mommy? Ang kapal ng mukha mo!” “Hey! Stop! Stop! Stop!” Nagawa ni Ibrahim na umiwas, saka hinagilap ang bewang at braso nito. Hindi inaasahang nagdikit ang kanilang mukha. Her eyes met his, and it feels like searching him deeply in his bones. Aminado siyang nakuryente siya sa init ng hininga nito na amoy coffee latte. It makes his manhood alive, lalo na nang masalat niya ang mala-artistic na kurba ng bewang nito. Same as Loraine, kakaibang kilig ang hatid ng maaamo at mapupunagy nitong mga mata. Ang ilong nitong parang goddess ang hugis maging ang mga labing mapupula at magandang korte. Parang magnet na humuhila patungo sa kanyang mga labi. “Is this how you seduce my nephew. Because if it is, you’re doing a great job,” bulong ni Ibrahim. Hindi mawari ni Loraine kung papuri ba iyon o insulto. Mas pinili niya ang pangalawang statement ng kanyang isipan kaya buong lakas niya itong itinulak. Walong taon na ang lumipas nang muling magtagpo ang landas nina Ibrahim at Loraine. Wala silang kaalam-alam na minsan na nilang nakatagpo ang isat-isa sa isang malagim na pangyayari. No print, no clues, only fate will let them know who they really are and what would they be in the future.
Romance
414 viewsOngoing
Read
Add to library
KUNJUNGAN MENANTU

KUNJUNGAN MENANTU

showman
Istriku seorang pramugari cantik, dan aku hanya seorang pria kampung biasa. Banyak orang iri dengan hidupku, tapi tidak ada yang tahu seberapa banyak kepahitan dan penghinaan hidup yang kujalani. Aku dan istriku dikenalkan oleh teman dekatku, dia bekerja di sebuah agen perkawinan, waktu itu dia mencariku dan mengatakan ada seorang wanita yang mencari pasangan, kriteriaku sangat memenuhi syarat ini. Syarat pernikahan sangatlah aneh, menantu pria tinggal di rumah mertua, jujur, sifat lemah lembut, dan tuli. Orang tuaku meninggal lebih cepat, dan aku mempunyai adik perempuan berusia 15 tahun, dan adikku menderita sebuah penyakit, dari dulu beban hidupku sangat berat, dan juga sifatku sangat tertutup, bahkan bisa dikatakan sangat hina, kriteria ini sangat cocok dengan diriku. Meskipun aku tidak suka berbicara namun aku tidak tuli. Temanku bilang wanita ini sangat kaya, dan akan memberikan mahar yang sangat luar biasa, ucapannya ini membuat hatuku terguncang, terlebih biaya pengobatan adikku setiap tahun membutuhkan biaya sangat besar, aku sama sekali tidak bisa membiayainya, jadi aku benar benar sangat ingin menikah dengan wanita ini. Hingga akhirnya temanku mengajukan suatu ide untukku, pihak peremouan mencari menantu yang tuli, pasti takut laki laki ini akan banyak bicara, dan dia hanya ingin mempunyai garis keturunan saja, seharusnya tidak ada rahasia lain, dia menyuruhku pura pura bisu, atau menjadi si tuli yang mengenak huruf cuman itu saja. Dia juga mengatakan selama bisa membohonginya selama tiga sampai enam bulan, nanti setelah menikah ketahuan juga tidak masalah. Aku mendengarkan suaranya , pertama kali kami bertemu di cafe dekat bandara, ketika melihat wanita itu aku sangat tercengang, aku pikir dia wanita tua dan juga jelek, tidak disangka dia seorang pramugari cantik, waktu itu dia masih mengenakan seragam pramugari, tidak usah ditanya betapa cantik dirinya. Dia hanya beberapa kali menatapku, lalu menggunak
Urban
8.55.6K viewsOngoing
Read
Add to library
Devil in the Womb

Devil in the Womb

The day I found out I was pregnant with my second child, the impossible happened: the baby in my womb spoke. "Stupid sister, are you even listening? Mom said that as soon as you graduate, she's selling you off. That money is for my future wedding!" My daughter went still. She didn't say a word, didn't confront me, didn't even cry. She just quietly applied to study abroad. And from that day on, I never heard from her again. My husband, seeing how devastated I was, moved to comfort me. But the baby's voice cut through the silence once more. "Comfort her? You're the biggest fool in this house! When I'm born, I'm not calling you 'Dad.' My real dad is that handsome guy from the bar!" The color drained from Sean's face. Before I could utter a word of explanation, he dragged me straight to the hospital for a paternity test. The results came back quickly—my best friend had pulled some strings to expedite them. And there it was, in cold, clinical print: NO PATERNITY BIOLOGICALLY ESTABLISHED. He didn't let me speak. He filed for divorce immediately. In a panic, the baby's voice cried out from inside me again, "Why is the idiot backing out now? Did he finally figure out Mom tricked him? The one who saved his life all those years ago wasn't her—it was her best friend!" That one sentence shattered my entire world. My husband turned his back on me and married my best friend. As for me… the shock and grief hit me like a physical blow. I felt a hot, sudden gush of blood. Before the doctors could save me, I died on that cold hospital bed, my hands clutching my swollen belly, my mind still reeling, unable to comprehend how my life had unraveled so completely. It wasn't until I was reborn, and once again heard the treacherous little voice inside me, that I finally began to understand the truth.
Short Story · Imagination
2.3K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status