Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Aku tunggu di rumah, ayo kita bicara baik-baik. Sebelum mengirim pesan itu, Bryan masih berkhayal bahwa Cecil akan segera kembali setelah melihatnya menundukkan kepalanya dengan sungguh-sungguh. Bryan masih berpikir Cecil hanya sedang bersikap picik seperti sebelumnya. Dia bahkan berpikir untuk menunggu Cecil kembali, ingin memberi tahu Cecil bahwa dia akan marah jika wanita itu mempermainkannya. Begitu pesan terkirim, Bryan baru tertegun ketika melihat tanda seru merah di layar.
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai quote about waiting
Baca
+Pustaka
Waiting For Ending

Waiting For Ending

monologku. +829868XXXXXX : Dia adalah sumber bahagiamu sekaligus kesedihanmu. Aku menyerngit bingung yang dimaksud ‘dia’ dalam pesan ini. “Bagus juga quotes nya,” pujiku saat membaca pesannya. Aku tidak mau ambil pusing dengan pesan yang masuk, udah ada banyak banget pesan masuk yang salah sambung lagi pula aku ga mau menambah bebanku lagi. “Ah bodo amat deh, mau fokus nonton drama Korea, aja.” Aku sudah terlewat banyak episode baru dan sekarang ada drama baru lagi.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai quote about waiting
Baca
+Pustaka
Cinta Istri Berbuah Luka

Cinta Istri Berbuah Luka

Suara Vanesha begitu lembut dan mendayu-dayu. Dzaki duduk tenang. "Saya rasa tidak ada orang yang senang menunggu, kecuali ada maksud tertentu." Lelaki itu mengukir senyum. Melirik ekspresi Vanesha yang kaget mendengar itu. "Karena menunggu itu memang sesuatu yang menyebalkan, aslinya. Jadi tentu tidak ada orang yang benar-benar senang dengan kata menunggu. Apa kalimat saya salah?"
1021.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 684 kali sebagai quote about waiting
Baca
+Pustaka
Menunggu Masa Idah

Menunggu Masa Idah

kata Laila lagi. "Bisa, La, bisa. Ibu sekarang ke situ. Kamu yang sabar ya, Nak, jangan terlalu panik, kasihan anak yang ada di perut kamu kalau kamu panik berlebihan. Pokoknya kamu tunggu saja ibu datang,” kata Mariana. Meski ia menyuruh Laila untuk tidak panik, tapi justru dirinya sendiri terdengar begitu panik. "Iya, Bu, Laila tunggu di sini ya. Maaf sudah membuat Ibu repot,” kata Laila merasa tak enak pada ibu mertuanya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai quote about waiting
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status