Ada suatu malam ketika aku sedang membaca 'The Name of the Wind' di teras rumah, hujan turun pelan dan angin berbisik tentang waktu. Sabar dalam menunggu bukan sekadar diam, tapi seperti karakter Kvothe yang merajut rencana sambil mengasah keterampilan—setiap detiknya adalah investasi untuk sesuatu yang lebih besar. Aku pernah menunggu tiga tahun untuk season finale 'Attack on Titan', dan di antara jeda itu, justru diskusi teorilah yang membuatku merasa bagian dari komunitas. Sabar adalah memeluk proses, bukan hanya menghitung hari.
Di dunia game, lihat saja 'Stardew Valley'—kita menanam benih dan menunggu musim berganti. Tapi yang kita lakukan bukan cuma duduk: kita membangun hubungan, menjelajah gua, merancang farm. Begitu pula dengan menunggu dalam hidup: ia meminta kita aktif mengisi celah waktu dengan hal-hal yang bermakna, bukan sekadar menghela napas.