Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAKHTA BAYANGAN

TAKHTA BAYANGAN

"𝙏𝙖𝙥𝙞 𝙖𝙠𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙢𝙪 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣. 𝙅𝙞𝙠𝙖 𝙠𝙖𝙪 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙞𝙣𝙞 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥-𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥, 𝙖𝙠𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖�
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai quotes takabur
Baca
+Pustaka
Takdir

Takdir

Tiba-tiba ada yang merangkulnya dari belakang. "Gakpapa ada kita berdua." Suara itu adalah suara Diana. Cash mengacungkan ibu jarinya. "Kita bakal ada kok buat Qilla. Jangan trauma ya Qills," Aqilla merasa terharu memiliki dua sahabat seperti Diana dan Cash. "Mata lo kalo masih ngeliatin bae gue congkel ya," geram Diana melihat kelakuan manusia yang berada di sana.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai quotes takabur
Baca
+Pustaka
Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Tabib Sakti Tak Terkalahkan

tanya Shizi pada Ning Gang. "Kematian pohon suci!" ujar Ning Gang kembali. " Pohon suci?" "Ya, pohon suci yang menjadi tempat tinggal kami ini bernama pohon Baobab. Pohon yang menyerap energi murni dari dunia ini dan juga mengambil energi dari langit. Dan energi itu pula yang memberikan kekuatan pada kami, cultivator kegelapan Sekte Bintang Hitam!" jelas Ning Gang.
9.4162.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai quotes takabur
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Tabir Kematian Sahabatku

Tabir Kematian Sahabatku

Aku berusaha mensugesti diri agar berani. "Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamawati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih ...." "Kyaaaakkk ... akan aku bunuh kamu, Tania!"
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai quotes takabur
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

Lalu Sebastian pamit setelah menaruh lima lembar uang merah di atas meja. Vitaloka menatap punggung atletis Sebastian yang menjauh hingga keluar dari kafe. Membuka layar gawai, menatap foto yang tadi dia kirim. Entah mengapa gaya rambut dan warna rambut perempuan itu sangat mirip dengan orang yang selalu memberi kata-kata semangat dan ucapan berupa godaan untuknya serta Sebastian. "Kenapa aku merasa perempuan ini mirip dengan Nesya adikku?"
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai quotes takabur
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

Astaghfirullah. “Ini,” satu gelas taro mendarat di meja batu yang ada di depanku. Aksa kembali duduk di sebelahku dan menyeruput minumannya kembali. Ia terlihat begitu menikmati setiap tetes minuman taro yang membasahi tenggorokkannya. “Aku bahkan tidak tahu kalau permasalahanmu bahkan lebih kompleks dari sekedar mantan pacarmu yang ingin balik lagi menjalin hubungan denganmu.” Perkataannya sukses membuatku was-was.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai quotes takabur
Baca
+Pustaka
Hamil Tapi Perawan

Hamil Tapi Perawan

Shaka mengurungkan niatnya, kembali merebahkan Tsabi di tempat semula, lalu menadah air hujan itu dari dedaunan yang lebar. "Tsabi, minumlah ... ini bisa membantumu," ujar Shaka setelah mengumpulkan dari tadahan. Dengan menggumamkan bismillah, Tsabi minum dari daun itu hingga merasa dahaganya berkurang. "Terima kasih Mas," ucap Tsabi merasa lebih baik. Dia terduduk di atas peranggok bambu. Menatap Shaka yang kembali menadahi hujan, lalu meminumnya.
9.859.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai quotes takabur
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Malam itu, Vincent mengunci diri di kantornya dan tidak tidur selama 24 jam. Keesokan harinya, dia muncul di acara konferensi amal tahunan yang diadakan oleh penerbit "Kabar Kota Neysa". Vincent mengenakan setelan hitam dengan bros berbentuk bunga kamelia tersemat di dadanya. Bunga itu adalah bunga kesukaan Abella. Dia pun mengumumkan kepada media massa dunia. "Grup Gredi akan diubah menjadi sumber dana kesehatan global dan kesehatan wanita."
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai quotes takabur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status