Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Menghinaku Seperti Sapi Perah

Suamiku Menghinaku Seperti Sapi Perah

Pemuda itu dengan mudah mencengkeram pergelangan tanganku dan mengangkatnya ke atas kepalaku. Tangan lainnya bergerak lancang di pinggangku. Lalu menyusup masuk dari balik keliman baju, meremas kulit di baliknya dengan berani. "Bu Merry, aku mohon padamu." Suaranya penuh godaan, hampir menghancurkan akal sehatku. "Pak Harvey bertanggung jawab memberikan ilmu padaku. Jadi, apa Bu Merry bisa memberiku yang lain?" Tangannya akhirnya berhenti di dadaku yang penuh. Dengan putus asa, aku menyadari bahwa akibat perbuatannya, ASI-ku yang memancar deras telah membasahi jari-jarinya...
Baca
Tambahkan
Pemeriksaan Tubuh Pribadi

Pemeriksaan Tubuh Pribadi

Di ruang praktik ginekologi, dokter sedang melakukan pemeriksaan terhadapku. Aku merasa malu dan dengan patuh melepas pakaian. Lalu berbaring di atas tempat periksa multifungsi, dengan kedua kaki terletak di penopang samping. Dokter mengambil gel transparan, mengoleskannya di perut bagian bawahku. “Bagus, aku akan memeriksamu dengan teliti...”
Cerita Pendek · Gairah
2.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Rahasia Di Barisan Belakang kelas

Rahasia Di Barisan Belakang kelas

Sebagai asisten dosen, aku menyimpan sebuah rahasia yang memalukan. Aku suka mencari sensasi di ruang kelas dengan mendengarkan suara dosen mengajar. Aku duduk di barisan paling belakang dengan posisi kaki yang terbuka. Saat dosen mengajar dengan penuh semangat, aku juga mencapai klimaks. Tanpa diduga, seorang mahasiswa laki-laki membuka pintu dan masuk, lalu berjalan dengan penuh semangat ke arahku…
Cerita Pendek · Gairah
1.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
A One-Way Ticket to Hell

A One-Way Ticket to Hell

Jack Ingleton uses a business trip as an excuse to rendezvous with his lover again. Before I can process this, the private investigator I hired gives me an update—Jack's lover is pregnant! I want to wreak havoc and leave them to die, but it turns out Jack's scheming to kill me so he can marry his lover! Now that I know everything, I prepare a counterattack. Sorry, but my plan will be put into action before yours!
Baca
Tambahkan
Left in Darkness

Left in Darkness

Wendy staggered forward at the hospital entrance. She held the Seventy Thousand Dollars she had received for selling her kidney. Her pale face carried a satisfied smile. That was enough to cure Lucas. She thought it was worthy to sell off her kidney for his life. She ignored her post-surgery weakness, and stumbled all the way to the hospital ward. Her heart ached even more as she looked at the frail man lying in bed. "Lucas, your lowly girlfriend is not around. Why put on a show?" "Shut up! I'm perfecting my acting. How else could I fool her?" A familiar, teasing voice came from inside. Wendy's hand froze on the door handle. What did he mean... by fooling her? Laughter and exclamations erupted from the room. "You're smart, Lucas! A fake medical report was all it took to make that woman believe you had cancer!" "I heard she handed over all her savings; all she had was only Eight Thousand Dollars!" "Eight Thousand Dollars? Lucas could simply spend more than that on a single bottle of liquor at the bar. Her money is worthless, yet she actually offers it."
Baca
Tambahkan
If You Didn't Kill Your In-laws, Who Did?

If You Didn't Kill Your In-laws, Who Did?

I was the prime suspect in the notorious murder of my parents-in-law in Cardinal City. The one who arrested me was my wife—Linda Reese, the police chief. While the verdict was still pending, the killer struck again. The new victim was murdered with the same savage cruelty. Linda knelt before me, begging me to tell her the truth. I told her I didn’t know. The victims’ families screamed, demanding that I be carved into pieces. Three months later, Linda found me beside a garbage bin, bringing with her a memory-decoding device. Her hands trembled as she pressed two thin needles into my temples. “I’m sorry, Finn. I know you’re not the killer. I just want this slaughter to end. I don’t want anyone else to die. Let everyone see your memories—let them see what really happened back then.” But when she finished watching my memories, she collapsed to the ground, utterly broken, and fell to her knees.
Baca
Tambahkan
Hasrat yang Mematikan

Hasrat yang Mematikan

Aku sudah lama mengalami frustrasi seksual hingga hormonku tidak seimbang. Jadi aku pergi ke salon pijat yang direkomendasikan temanku, berharap bisa sepenuhnya menyembuhkan kekosongan fisikku. Ketika tangan besar dan panas tukang pijat pria muda dan berotot itu menyentuh tubuhku, aku merasakan hasrat yang lebih membara di dalam diriku, mengancam untuk menghancurkan akal sehatku.
Baca
Tambahkan
Jatuhnya Sang Dokter Andrologi

Jatuhnya Sang Dokter Andrologi

Aku adalah seorang wanita yang berprofesi sebagai dokter andrologi. Saat ini sedang liburan semester satu, jadi banyak mahasiswa yang datang berobat. Satu atau dua dari mereka tersipu malu saat melihat payudaraku yang mengesankan berukuran 36D, mereka mati-matian berusaha menutupi reaksi fisik mereka dengan tangan. Bahkan ada beberapa yang selama proses pemeriksaan membuatku tanganku basah. Hingga sampailah pada hari ini, pria yang sangat berbeda terbaring di ranjang rumah sakit, kejantanannya membuat orang tak bisa berpaling. Dia menggodaku, menatap tubuhku, tanpa berusaha menyembunyikan reaksi fisiknya. “Dok, pernah makan yang sebesar punyaku, nggak?” Tanpa kusadari ini akan menjadi awal kehancuranku...
Cerita Pendek · Gairah
2.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Keputusasaan Wanita Desa

Keputusasaan Wanita Desa

Setelah suamiku meninggal, hasratku menjadi semakin kuat. Setiap kali larut malam dan suasana hening, aku selalu mendambakan seseorang untuk memuaskan hasratku. Usia yang penuh gairah ditambah dengan kecanduan fisik ini menyiksaku tanpa henti. Aku pun memutuskan untuk berkonsultasi dengan seorang dokter desa untuk mengobati masalah tubuhku yang sulit dijelaskan ini, tapi aku tak menyangka dia malah….
Cerita Pendek · Gairah
49.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hasrat Terpendam di Gerbong Tidur Kereta

Hasrat Terpendam di Gerbong Tidur Kereta

"Ada Paman di sini, untuk apa kamu butuh mainan? Sini, aku akan memuaskanmu." Mencium aroma para pekerja konstruksi di gerbong tidur kereta, gairahku kambuh sampai celana dalamku basah kuyup. Dengan terpaksa, aku memiilih memuaskan diriku sendiri. Namun, aku malah tertangkap basah dan Paman mengangkat selimutku sambil menatapku dengan napas tertahan.
Cerita Pendek · Gairah
41.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123456
...
11
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status