Wanita Lain di Ranjang Suamiku
"Hmm ... begini aja. Tolong mas tunjukkan beberapa opsi gambar rumah yang menurut Mas sesuai selera Mbak Anjani. Setelah itu minta Mbak Anjani memilih mana yang dia suka. Nanti saya yang akan urus pembayarannya."
Mataku kontan melotot mendengar ucapan Pak Harris. Ini terlalu berlebihan. Tidak ada angin dan hujan, kenapa tiba-tiba dia bersedia membelikan rumah untukku? Apa tujuan dan maksud pria itu?
"M aaf, Pak Harris. Saya rasa Anda tidak perlu melakukan itu. Maaf, jika saya tidak sopan, tapi saya tidak bisa menerimanya," kataku mencoba menolak sehalus mungkin niat baik Pak Harris.
Hot Chapters