Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Bertemu Denganmu

Ketika Bertemu Denganmu

Matanya melebar menunjukkan jelas keterkejutan nyata. Bagai tersambar petir, dada Patricia terasa sangat sesak dan menyakitkan. Jantungnya bergemuruh tak menentu. Tangannya sampai bergetar melihat gambar yang dikirimkan oleh temannya. Matanya sudah tak sanggup lagi menahan untuk tak menangis. Ya, wanita itu meneteskan air mata melihat gambar yang menyakitkan itu. “Patricia? Kau sudah menerima foto yang aku kirimkan, kan?”
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai sadness pictures
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Di kosan rasanya suntuk sekali, rebahan meluluh, baca novel, memasak, sering termenung, dan tidak menentu. Tetangga sebelah ternyata belum di vaksin, anaknya sudah sakit lama ada seminggu. Jadinya, tetangga sebelah isolasi mandiri di rumah. Semakin hari, semakin menjadi saja banyak yang menjadi korban. “Tuhan ... Hanya padaMu ku berserah,” biarlah Engkau yang melindungi dunia ini." Dunia ini terlalu kejam, sebagian masyarakat mulai panik dan menyerah.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai sadness pictures
Baca
+Pustaka
Bayangan Kelam

Bayangan Kelam

Untuk pertama kalinya, jarak di antara mereka terasa begitu nyata, begitu sulit dijembatani. Dalam keheningan malam, air mata mereka mengalir tanpa henti, membawa serta rasa sakit dan kehilangan yang tak terucapkan. *** Beberapa hari setelah kehilangan bayi mereka, Anisa masih terkurung dalam dunianya sendiri. Foto hasil USG yang pernah begitu membahagiakan mereka kini menjadi kenangan yang menyesakkan. Anisa sering memandangi foto itu sambil menangis terisak, merasakan sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai sadness pictures
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status