Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Happiness is Unwanted

Happiness is Unwanted

ungkap Della memasang wajah sedih. "Dengarkan aku. Setiap oranng memiliki porsi kekurangan dan kelebihan masing masing. Mari bersama sama saling memperbaiki." Della sedikit tak percaya dengan ucapan Gerald. Kalimat itu membuatnya terbang ke angkasa. "Sudah jangan bersedih. Kita sudah sampai ditujuan, mari bersenang-senang." Sebuah senyuman manis terkembang lebar dari bibir Della. "Terimakasih Gerald. Kamu memang yang terbaik." ucapnya manja.
9.99.6K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as saddest
Read
+Library
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

ucap Melda yang tidak lama menundukkan kepalanya. Indira bisa melihat ekspresi penyesalan pada wajah Melda, tapi tidak mau percaya begitu saja karena bagaimanapun luka yang dia buat membuat orang-orang terdekat Fajar tersakiti, mungkin yang paling banyak merasakan sakit adalah Fajar sendiri. Melda sudah membuat kesalahan yang sangat besar, banyak pihak yang disakitinya dan permintaan maaf tidak akan bisa mengembalikan semuanya seperti sebelumnya.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as saddest
Read
+Library
Menyesal Usai Bercerai

Menyesal Usai Bercerai

Bukankah siapa yang bersungguh-sungguh ia pasti akan dapat. Ah bodohnya aku, menyiksa diri seperti ini terpuruk dalam kesedihan yang kuciptakan sendiri. Padahal aku punya Tuhan Maha segala Maha, orang bilang jika tidak ada bahu untuk bersandar masih ada sejadah untuk bersujud, berbisik dibumi dan terdengar sampai ke langit. Allah ampuni aku! Ampuni kebodohanku! Hampir dua Minggu sejak kejadian itu aku kehilangan semangat hidup, padahal masih ada yang harus kuperjuangan.
8.465.5K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as saddest
Read
+Library
SORRY MY HUSBAND

SORRY MY HUSBAND

kata Jeff yakin menatap tajam pada Rena yang terhenyak dan menatap Jeff kini. Dada Rena terasa sesak. Jantungnya berdetak semakin cepat dan kepalanya terasa pusing. Rena menatap Jeff tanpa kata bersama dirinya yang seolah lupa untuk bernafas. Tangan Rena meremas sisi dress dan menelan salivanya yang terasa sulit. Matanya mengerjap dan mencerna semua ucapan Jeff barusan yang artinya jika dia akan remsi menjadi seorang janda. Menekan jeritan dan air mata yang ingin tumpah, Rena mengalihkan pandangannya ke arah lain. Dia berusaha menutupi semua rasa sakitnya agar tak terlihat di mata Jeff dan Dilara.
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 361 Times as saddest
Read
+Library
Happier

Happier

"Mungkin Camilla memang mengidap penyakit Kanker aneh. Dan mungkin sekarang dia sedang berada di ruangan lain di sekolah untuk meminum obat nya atau yang lebih buruk dia Mungkin....Sekarat" Tepat Saat Shawn mulai membayangkan dirinya memakai topi Fedora hitam pada upacara pemakaman Camilla dan menyanyikan lagu 'End of The Day' nya One Direction, sebuah pikiran lain masuk kedalam Otak nya membunuh Fantasi gila nya itu. "Aku nggak yakin Kanker cukup kuat untuk membunuh Camilla."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as saddest
Read
+Library
DEATH

DEATH

“Ini mungkin pertanda bahwa akan ada bencana besar yang akan terjadi dalam waktu dekat .” Bukan hanya kaget tetapi pria berpakaian serba hitam itu juga sampai lupa menarik napas beberapa detik. Dunia belum lama ini menjadi damai dan sekarang akan ada kehancuran lagi. Ia sudah melihat seberapa mengerikan nya peperangan. Kematian dan darah selalu menghiasi medan perang. “Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan?” “Iya, saya tahu.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as saddest
Read
+Library
Sadena

Sadena

Ya, di antara Sadava dan Sadena, Sadavalah yang paling sulit untuk memaafkannya. "Zoe!" Teriakan Sadava mengambil atensi Marsha dan Zoe yang sedang berbincang, serta karyawan yang berada di sana langsung menatap dengan wajah kaget nan bertanya-tanya. "Dava?" Marsha lantas berdiri kaget begitu pun Zoe. Ia menelan saliva kasar menyadari Sadava menatapnya nyalang. "Ngapain lo di sini hah?" tanya Sadava, wajahnya memerah. Marsha sontak menghalangi gerak Sadava mendekati Zoe.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 271 Times as saddest
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Ia ikut sedih melihat Diandra yang kini tengah meringkuk pada hammock sambil berlinang air mata tanpa mengeluarkan suara. Sudah dua bulan berlalu, tapi perempuan yang telah dianggapnya seperti kakak sendiri tersebut masih larut dalam dukanya walau tidak separah dulu. Sejak itu pula Mayra menjadi kehilangan sosok ceria yang selama ini selalu menemaninya, di saat sang kakak tidak ada di sampingnya. “Kak Dee,” panggil Mayra pelan. Ia menghentikan hammock yang berayun pelan. “Ayo kita makan dulu, Kak,” ajaknya setelah Diandra merespons panggilannya.
9.838.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as saddest
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

bentak Alisya, meluapkan emosi yang ia pendam sejak tadi. "Gue ngerti. Gue juga kehilangan ibu sejak kecil. Tapi tangisan lu nggak akan mengubah apapun, Sya. Lu cuma akan bikin kedua orang tua lu bersedih di sana." Alisya masih saja menangis. Yogi menurunkan tubuhnya untuk mensejajari Alisya. "Gue tau lu ngerasain sakit yang amat sangat. Tak apa kalau lu mau nangis. Menangislah kalau itu bisa bikin lu ngerasa lega."
105.2K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as saddest
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status