Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesandung Cinta Si Ulat Buku

Kesandung Cinta Si Ulat Buku

mereka sering mengira Kota itu ramai. Tapi pada kenyataannya Kota itu tak pernah benar-benar ramai, bagi Vania rumah Vania selalu terasa lebih sunyi daripada jalanan di luar sana. Rumah dua lantai dengan pagar hitam tinggi itu berdiri megah, tetapi tak pernah terasa hangat. Dindingnya kokoh, lampunya terang, namun percakapan di dalamnya selalu singkat dan seperlunya. Vania tumbuh di antara jadwal rapat dan dering telepon papahnya yang tak pernah berhenti. Pria itu selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang ketika malam hampir habis. Jas kerjanya rapi, wajahnya tegas, tetapi waktunya tak pernah cukup untuk duduk sebentar dan mendengarkan cerita putrinya. Di meja makan yang panjang, kursi papah sering kali kosong atau jika terisi, hanya ada keheningan yang menggantung canggung. Bagi Vania. rumah bukan tempat berbagi cerita, melainkan tempat menyimpan luka. Di sekolah, ia dikenal sebagai siswi pendiam. Senyumnya manis tapi siapa yang tahu sorot matanya menyimpan lelah yang tak dimengerti teman-temannya. Ia pernah menemukan tempat bersandar seseorang yang membuatnya merasa didengar, dihargai, dan tidak sendirian. Seseorang yang menjadi dunianya ketika rumah tak lagi terasa utuh. Namun sandaran itu runtuh. Orang yang paling ia percaya justru meninggalkannya dan menghianatinya. Sejak saat itu, Vania belajar menjadi wanita yang lebih tegar. Ia yakin bahwa ia mampu melewati semuanya sendiri. Lorong sekolah, bangku taman, dan sudut perpustakaan menjadi saksi bisu tangis yang ia sembunyikan. Hari-harinya berjalan datar hingga suatu pagi, di tengah riuh langkah siswa dan bel yang menggema, takdir mempertemukan ia dengan seseorang. Seseorang yang mampu mengerti yang terdalam yang tersembunyi di balik dirinya. Dan seseorang yang mempunyai luka yang sama. Dan di sanalah cerita Vania benar-benar dimulai di antara luka yang tak kunjung sembuh, dan harapan yang diam-diam tumbuh kembali.
Romansa
96 viewsOngoing
Read
Add to library
Terpaksa Dinikahi Duda Anak Dua

Terpaksa Dinikahi Duda Anak Dua

"Nak, demi keluarga kita... kamu harus menikahi Tuan Arsen." "APA?! Menikah dengan Bos Papa?! Tidak mau! Papa, ini lelucon, kan?! Aku masih kuliah! Aku bahkan sudah punya pacar! Papa tidak bisa melakukan ini padaku!" Virly menolak mentah-mentah. Reaksi Virly sama sekali tidak menggoyahkan Arsen. Ia bangkit dari sofa, menjulang tinggi di atas keluarga yang sedang hancur itu. "Aku tidak peduli kau punya pacar atau masih kuliah. Kau punya satu hari untuk memutuskan. Menikah denganku, atau ayahmu masuk penjara dan semua asetmu akan kuserahkan ke bank. Aku hanya butuh ibu untuk kedua anakku." Ucap Arsen dingin dan tegas "Kau tak boleh seenaknya!" Virly berteriak kesal. "Pikirkan baik-baik. Waktu terus berjalan, Nona." Arsen melangkah Pergi. Virly yang berusia 22 Tahun, gadus yang ceria yang masih mendambakan kebebasan, mendadak harus berhadapan dengan takdir pahit yang mengancam keluarganya. Sang ayah, yang terlilit utang besar pada bosnya, Arsen yang berusia 30-an, seorang duda dingin beranak dua, menjadikan Virly sebagai jaminan. Di bawah ancaman penjara dan penyitaan seluruh aset keluarga, Virly terpaksa menerima pinangan sang duda. Ia harus segera menikah dan menjadi ibu bagi dua anak kecil, sekaligus menghadapi Arsen yang selalu bersikap dingin dan tidak peduli pada perasaannya. Mampukah Virly bertahan dalam pernikahan tanpa cinta ini? Dan bisakah ia, yang masih labil, menjadi ibu yang sempurna bagi dua anak yang asing baginya?
Romansa
477 viewsOngoing
Read
Add to library
Behind the hoodie; tales of secrets, desire and power

Behind the hoodie; tales of secrets, desire and power

On campus, he was the most well-behaved student in the entire department. Oversized hoodies, black-rimmed glasses, quiet enough to fade into the background. Even when facing the notoriously strict Professor Elliott, he would only lower his head, clutch his books, and murmur a timid, “Professor.” At night, he became the most intoxicating dancer in the club. He wrapped himself around the pole, bent low, rolled his hips—each movement driving the men below into a frenzy. Bills were stuffed into the strap around his thigh as they shouted his name. To cover his obscene tuition fees, he took a private party offering an equally obscene payout. Inside the VIP room, he straddled the pole, bathed in dim, hazy light, fingers reaching for the final restraint he was meant to undo. Suddenly, the man lounging on the sofa stubbed out his cigar and stood. The light swept across his face— It was Elliott. The very man he feared most by day. He walked onto the stage step by step, then slammed him hard against the pole in full view of everyone. “Can’t even breathe in front of me during the day,” Elliott sneered, “but at night you’re here shaking your ass, begging men to f*k you?” His mentor wrenched his arms behind his back. Hot lips brushed his trembling earlobe, his voice low and dangerous. “Noah,” he murmured, “if you’re that desperate for money… why didn’t you just come to me? How much—per night?” He panicked and tried to struggle, but Elliott forced his legs apart with his knee, pinning him against the cold metal. “Don’t hide,” Elliott said softly. “Now. Take off the rest—right in front of me. And if you perform well…” A pause, deliberate. “I’ll pay you ten times tonight’s fee
MM Romance
122 viewsOngoing
Read
Add to library
Sexy Hinter Der Maske

Sexy Hinter Der Maske

Sie versteckt sich hinter hässlichen Anzügen und einem falschen Namen. Er hat aufgehört, Frauen zu vertrauen. Seit achtzehn Monaten liefern sie sich bei Taylor Industries erbitterte Machtkämpfe über Übernahmen und Risiken. Für ihn ist sie Joy Smith – die unscheinbare, übervorsichtige CFO mit Perücke und formlosen Polyesteranzügen. Für sie ist er der arrogante CEO mit Gottkomplex. Was keiner von beiden weiß: Nachts begegnen sie sich woanders. Zu Hause ist Honey Johnson die vergessene Ehefrau eines untreuen Anwalts, der sie so lange nicht mehr berührt hat, dass sie beginnt zu glauben, sie sei kaputt. Als sie knallpinke Spitzenunterwäsche in ihrem Sofa findet – definitiv nicht ihre – fühlt sie keinen Herzschmerz. Sondern Erleichterung. Eine Nacht. Mehr will sie nicht. Eine Nacht im Velvet Room, Manhattans exklusivstem Maskenclub, um herauszufinden, ob sie wirklich frigide ist – oder einfach nie von den richtigen Händen berührt wurde. Sie erwartet nicht den maskierten Fremden, der sie vom ersten Moment an für sich beansprucht. Nicht die Chemie, die ihren Körper in Flammen setzt. Nicht die Orgasmen, die sie zittern lassen. Und ganz sicher nicht seine klare Anweisung: „Nur ich. Niemand sonst fasst dich an.“ Tagsüber zerreißen Joy und Grayson sich in Konferenzräumen. Nachts bauen Honey und ihr geheimnisvoller Sir etwas Gefährliches auf – über Nachrichten, Anrufe und geheime Freitage. Sie sagt ihm nicht, dass sie verheiratet ist. Er sagt ihr nicht, dass er Verlobte hat. Doch als ihre Scheidung eskaliert, seine Ex nach Rache greift und ihre getrennten Welten aufeinanderprallen, steht alles auf dem Spiel. Ist das, was sie im Dunkeln haben, stark genug für das Licht? Oder funktioniert es nur, solange sie Masken tragen?
Romantik
1.9K viewsOngoing
Read
Add to library
Slave of a Heartless Mafia

Slave of a Heartless Mafia

NAPAPIKIT ako dahil sa ibat-ibang klase at kulay ng ilaw na tumatama sa mukha ko.Isabay rin ang pinagsamang ingay ng mga tao at lakas ng tugtog..This is not my first time being here, I have a friends who love bars and parties and I already used to this, infact this is my leisure. "Klare? Nandito na sila" bulong saakin ni Carlo.pinsan ko..Alam niya ang plano ko at kahit nag-aalangan ay wala na siyang nagawa para pigilan ako....I can't let my family down.Not this time "Ano ng gagawin natin?" aniya "J-just stick to the plan Carl" napailang siya. Alam kong hindi siya sangayon sa gagawin ko..pero gaya nga ng sinabi ko, wala ng mababago..I made my decision BINALIK ko ang atensyon sa lalaking nakasandal sa sandalan ng sofa habang tahimik na pinapanood ang mga taong nagsasayaw sa malawak na dance floor.. Siguro ay kagagaling lang nila sa opisina base na rin sa nakikita kong mga suot nila..Isang puting polo ang suot niya na nakatupi hanggang siko, Sa klase ng tindig at pagkakaupo niya ay masasabing hindi siya basta-bastang tao..He look powerful with that simple aura..Hindi nakapagtatakang kaya niyang maisalba ang kompanya o kabuhayan ng kahit sino Nawala lang ang atensyon ko sa lalaki ng makita si Carlos na nasa mesa na nila..Nakipagkamay sa kanya ang mga lalaki.Nakikita ko ring tila naguusap sila pero hindi ko naririnig,tanging pagbuka lang ng bibig nila ang nakikita ko..They both know each other,Hindi man ganoon kalapit pero magkakilala sila dahil nasa iisang linya lang sila.Bussines Palihim na tumango ako kay Carlos ng bumaling siya saakin...Tumayo siya, sinundan ko ng tingin..Mula sa bar counter hanggang sa makabalik ulit siya sa grupo ng mga lalaki 'tulad ng plano'
Romance
1042.8K viewsCompleted
Read
Add to library
His Secret Wife

His Secret Wife

"do you know how to dance?" he asked. Napailing akong napapayuko na mahigpit nakahawak sa laylayan ng damit ko. Napahinga ito ng malalim. Napaiktad ako nang tumayo ito mula sa pagkakaupo sa sofa at lumapit na napapisil sa baba kong itiningala ako dito. Hindi ako makatitig sa kanyang mga matang matiim akong tinitigan. Para akong matutunaw. Hindi ko siya kayang titigan sa mata. Pakiramdam ko'y malulusaw ako. Nakakalunod makipagtitigan sa kulay asul niyang mga mata. Mga matang napakasungit kung tumingin. "so tell me, how can you pay me hmm?" sensual niyang tanong na napapakagat ng ibabang labi. Napalunok akong napasunod ng tingin sa kanyang mga labi. Unti-unti siyang napangisi na mas inilapit ang mukha! Napakapit ako sa kanyang polo nang akmang sasayad na ang kanyang mga labi sa akin! Sobrang bilis ng tibok ng puso ko. Hindi makatingin sa kanya. Mahina itong natawang ikinaangat ko ng tingin dito. "tell me young lady, how can you pay your father's dept hmm?" he huskily asked. Napatitig ako sa kanya. Mariin akong napapikit akong malalim na napahinga. "I can be your slave sir" mahina itong natawang napalapat ng labi na mapatitig ako ditong salubong ang mga kilay. "Slave? Are you sure? 1million pesos. Do you think you can pay me using your body hmm?" anito na tila nang-uuyam ang tono. Napasuri ito ng tingin mula ulo hanggang paa ko na ikinalunok ko. "Hmm...how about, be my wife. And I'll make sure, I'll let go your father" "W-wife" utal kong ulit. Napataas ang kilay nitong may naglalarong pilyong ngiti sa mga labi. Napalunok ako. Napaawang ang labi pero walang salita ang lumalabas! "Uhmm!" napakapit ako sa kanyang balikat na siniil ako nito bigla ng isang mapang-angking halik sa labi!! "It's settled. Get ready yourself young lady, tomorrow morning, you're gonna be....my wife"
Romance
9.133.4K viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status