Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Aroma kayu cedar dan seduhan kopi arabika menguasai ruangan seluas empat puluh meter persegi ini. Ujung jariku menelusuri permukaan sofa beledu berwarna abu-abu gelap. Teksturnya lembut namun kokoh, menahan bobot tubuhku dengan presisi.
9.468.2K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as sandaran sofa
Read
+Library
Resep Cinta Miri

Resep Cinta Miri

Area utamanya luas dan terbuka. Sebuah sofa berlapis kulit berwarna kayu ebony berukuran besar merapat di satu sisi dinding. Karpet bulu membentang menutupi lantai (kemungkinan asli, bukan imitasi), berbentuk abstrak. Meja kopi bergaya industrial yang maskulin. Set televisi dan audio di seberang sofa. “Kamu tinggal di sini sendirian, Namira?” tanya Arman sambil mengerutkan kening.
10415 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as sandaran sofa
Read
+Library
Kontrak Cinta Dengan CEO Dingin

Kontrak Cinta Dengan CEO Dingin

Tangannya masih menggenggam tangannya Sandara, sebagai simbol dukungan. "Saya ingin dia tampil sempurna," katanya. Pemilik butik itu menyembunyikan kekagetannya dengan senyuman saat melihat Sandara yang menawan. "Tentu, izinkan saya menunjukkan koleksi terbaik kami." Ia mempersilakan mereka untuk duduk di sofa mewah yang terletak di sudut ruangan, lalu beranjak dengan langkah gegas untuk mengambil segudang gaun dari berbagai model dan warna.
3.4K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as sandaran sofa
Read
+Library
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

Bab 30 Pertumbuhan makhluk hidup di Sarandjana dua kali lebih cepat dibanding di dunia nyata. Walau masih berusia enam bulan, Pangeran Sandi Samawi sudah lincah berjalan. Mirip anak usia dua tahun di dunia nyata. Kulitnya putih bersih, rambutnya hitam tebal. Jika kalian bertanya, apakah dia memiliki lekuk garis di atas bibir seperti Ayahandanya, ataukah rata seperti Ibundanya?
102.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as sandaran sofa
Read
+Library
ARINDA

ARINDA

Ponsel yang ada di tanganku tiba-tiba bergetar pertanda ada sebuah pesan masuk. Kak Bara: Kamu dimana? Arinda : Didepan gang lah Kak Bara: Pake baju warna apa? Arinda : Biru muda Satu menit setelah pesan dariku yang tidak dibalas seseorang yang aku tunggu-tunggu akhirnya datang. " Lama!" Ucapku tepat dihadapannya dan langsung duduk di jok belakang motor. " Berangkat?"
2.6K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as sandaran sofa
Read
+Library
Sepupu tapi menikah

Sepupu tapi menikah

Lian pun mengikuti ajakan Lena dan masuk ke dalam ruang tamu nya. Laki-laki itu terlihat naik turun seperti orang yang menggenjot, Sofa yang empuk dan tebal. Ia tahu betul sofa berwarna gold dialpisi dengan kulit beludru super lembut dan tebal, dan ada pencetan otomatis untuk mengatur sofa menjadi sebuah kasur. Sungguh sofa mewah nan super megah sangat pantas diletakkan di rumah bak istana sepeti itu. "Jadi, mas Lian ini teman atau pacar barunya Turi nih?." Tanya Lena mencecar beberapa pertanyaan kepada.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as sandaran sofa
Read
+Library
Secret Romance

Secret Romance

imbuhnya saat melihat sofa kosong. Ucapan Levin membuat Sandara terkejut. “Tidak usah, Pak. Nanti saya rapikan sendiri saja,” tolaknya langsung. Ia berjalan pelan mengambil sebuah keranjang cucian untuk menaruh pakaiannya yang berserakan.
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 425 Times as sandaran sofa
Read
+Library
Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Sofa yang jelas sebenarnya cukup nyaman mengingat tadi bahkan mereka berdua bisa muat rebahan disana. Sandi mengernyit tak puas, “kenapa harus di sofa? Kamu bisa tidur di kamarku, kok!” Dinara memulas senyum kecil, “kamu yang mau tidur di sofa?” Sandi terang menggeleng, “kita nggak perlu malu-malu kalau cuma sekedar tidur di ranjang yang sama, kan?”
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 389 Times as sandaran sofa
Read
+Library
Safir dan Delapan Berandal

Safir dan Delapan Berandal

katanya dengan cukup keras. Yasa mengangkat pundaknya, sementara Safir tidak tahu apa yang dikatakan Widra. Cewek itu mengikuti Yasa dan masuk ke dalam. Berbeda dari suasana luar yang mulai dingin mencekik, di dalam hangat sekali. Ada obrolan samar-samar yang tercipta saat Safir kemudian melihat beberapa orang yang duduk di sofa, tampak sedang mengobrol di ruang tamu yang luas Ada Sean, Yuga, Sam, Mahesa, dan Jho. Mereka sepertinya sedang berbincang dengan seorang pria berkaos putih dan mengenakan sarung kotak-kotak hitam sebagai bawahan.
10426 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as sandaran sofa
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status