Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 66 Beses bilang seethed
Read
+Library
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Lebih seperti ruang yang terlalu penuh oleh pikiran. Kiara akhirnya berbicara tanpa mengalihkan pandangan dari layar. "Obat ini tidak masuk akal." Elvano mengangkat kepala sedikit. "Yang mana?" Kiara memperbesar salah satu catatan medis lama. "Sedatif ini." Jarinya menunjuk deretan kode kecil di layar. "Dosisnya terlalu tinggi untuk pasien dengan kondisi seperti ayahku."
507 viewsOngoingIdinagdag sa Library 16 Beses bilang seethed
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status