Ada saatnya di mana aku berpikir untuk melontarkan kata-kata pedas sebagai balasan, tapi hidup mengajarku bahwa diam justru lebih menggema. Aku memilih untuk berterima kasih atas pelajaran yang kudapat, meski rasanya pahit. 'Kau memberiku cerita, bukan akhir,' mungkin itu kalimat terbaik. Tidak perlu menyakiti, cukup biarkan waktu yang bicara. Lagi pula, kebahagiaanku sekarang adalah jawaban terbaik untuk semua yang pernah kau ragukan.
Aku belajar bahwa kedewasaan bukan tentang membuat orang menyesal, tapi tentang membiarkan mereka menyadari sendiri kesalahannya. Dan jika mereka tidak pernah sadar? Yah, itu masalah mereka, bukan tugasku lagi.