Sang Pendekar
Akan tetapi itu tidak lantas melemahkan nyali sang panglima, ia pun bangkit dan segera melakukan serangan balasan.
"Menyerahlah, Ki Sanak!" Panglima Lintang menyasar bahu kiri Martapada dengan serangkaian tendangan beruntun dan sangat berbahaya, karena itu merupakan jurus Tendangan Geni.
Sontak Martapada memekik keras, tubuhnya terpental jauh dan terpuruk dengan membentur keras ke sebuah bebatuan besar yang ada di bukit itu. Darah segar pun mengalir deras dari luka yang tertoreh di lengan kiri Martapada akibat sentuhan pedang pusaka milik Panglima Lintang, serta mulutnya pun mulai memuntahkan darah.
Hot Chapters