Dalam Genggaman Sang Raja

Dalam Genggaman Sang Raja

last updateDernière mise à jour : 2022-03-14
Par:  Sunny ZylvenComplété
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
48 Notes. 48 commentaires
239Chapitres
27.1KVues
Lire
Ajouter dans ma bibliothèque

Share:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

Sebuah kekuatan besar telah mengacaukan hidup Putri Alisya, sehingga dia terjebak skandal dengan seorang budak pelukis. Padahal, saat itu dia telah bertunangan dengan Pangeran Mahkota dari negeri Kosmimazh. Tidak ada yang peduli dengan penjelasan dan pembelaan Alisya atas skandalnya, karena dia bukan putri yang dicintai. Raja yang malu dengan skandal putrinya membatalkan secara sepihak pertunagan Alisya dengan Pangeran Mahkota Fasya. Setelah itu Putri Alisya dijatuhi vonis hukuman mati. Tapi, sebelum hukuman itu sempat terjadi. Pangeran kedua dari Kosmimazh yang terkenal dingin dan ambisius untuk mendapatkan tahta datang melamar Alisya. Sehingga, karena alasan politik pernikahan mereka pun terjadi. FB: Sunny Zylven Tiktok: @sunny_zylven

Voir plus

Chapitre 1

Bab 1 Pertunagan

'Sulit dipercaya! Aku akan bertunangan dengan Pangeran Dafandra!' Seorang gadis berambut merah dengan aksesori rambut, anting-anting, dan kalung berbentuk kupu-kupu menatap cermin dengan cemas.

Bagi sebagian besar wanita, hari pertunagan adalah hari yang dinanti-nanti sebelum datangnya pernikahan. Sayangnya, hal itu tidak terjadi dengan putri Alisya.

"Tersenyumlah, Putri! Engkau akan menjadi wanita paling bersinar di negeri ini. Pangeran Dafandra pasti akan terpesona melihat kecantikanmu," ucap penata rambut riang seolah mengabaikan fakta sang putri hampir saja mengacaukan hubungan baik dua kerjaan.

Alisya berusah tersenyum seperti arahan penata rambut. Akan tetapi, kedua sudut bibir sang putri terlalu kaku untuk tersenyum menatap segala kekacauan, tuduhan, ancaman dan hinaan yang ditujukan kepadanya.

'Tenangkan dirimu, Alisya! Kamu pasti bisa melalui ini semua!' batin Alisya menenangkan diri.

Setelah selesai berdandan, tibalah saat Alisya berjalan menuju kemeriahan pesta di aula kerajaan. Sayup-sayup terdengar nyanyian dan musik mengalun merdu. Sayangnya, bagi Alisya musik itu lebih terdengar seperti bunyi pisau yang menyayat-nyayat hati.

'Oh Tuhan, aku tidak punya muka untuk bertemu Pangeran Dafandra! Dia bahkan tidak pernah bertegur sapa denganku sebelumnya! Apakah dia sudah gila hingga mau bertunagan denganku?'

Sesampainya di aula kerajaan, semua orang menatap putri berambut merah. Memang benar kecantikan Alisya membius para temu untuk menatapnya lebih lama tanpa berkedip. Meski bigitu, sesaat kemudian bisik-bisik para tamu hilir mudik singgah di telinga sang putri.

"Astaga, Putri Alisya memang sangat cantik! Aku rasa dia telah sadar dengan kecantikannya, sehingga memilih berselingkuh dengan budak ketimbang menyerahkan seluruh hidupnya pada pria cacat seperti Pangeran Mahkota Fasya!" ucap seorang wanita gendut  mulai bergosip sambil memandang Alisya yang berjalan membelah kerumunan. 

Para tamu di sekitar wanita gendut menyahut dan tersebarlah obrolan-obrolan negatif tentang sang putri di hari pertunangan yang seharusnya penuh hikmat.

'Jika tidak karena ada raja dan ratu di sini, sudah kusumpal mulut kalian semua dengan batu!' batin Alisya geram.

Dahulu saat berusia enam tahun, Alisya telah dijodohkan dengan saudara tiri pangeran Dafandra. Akan tetapi, sebelum Alisya dan pangeran mahkota Fasya menikah, hal yang tidak masuk akal terjadi. 

Secara mengejutkan, Alisya  menjalin hubungan terlarang dengan seorang budak pelukis. Ayah Alisya yang seorang raja sangat marah dan malu. Sehingga, dia membatalkan secara sepihak pertunagan Alisya dan Pangeran Mahkota Fasya. Selanjutnya sang putri dijatuhi vonis hukuman mati.

Namun, sebelum hukuman itu sempat terjadi, pangeran kedua Kosmimazh mendatangi ayah Alisya untuk untuk menawarkan pernikahan aliansi. Sesutu yang sangat raja harapkan dari memiliki seorang putri.

'Mereka semua tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi! Aku tidak pernah mengkhianati pertunanganku dengan Pangeran Mahkota Fasya! Tapi aku telah dijebak! Mereka ingin menghancurkanku!'

Raut wajah Alisya menjadi semakin gelap. Dia ingat wajah tampan Pangeran Mahkota Fasya. Pria itu memang cacat, separuh tubuhnya lumpuh sejak lahir. Tapi, Alisya telah mengenal Fasya sejak berusia enam tahun dan hubungan mereka tidak pernah buruk.

Bahkan, Alisya belajar keras dari kepala dokter istana sehingga mendapat sertifikat dokter istana di usia tujuh belas tahun. Demi cita-citanya untuk mengobati Pangeran Mahkota Fasya.

'Aku tidak berhianat! Aku tidak pernah berhianat!' tegas batin Alisya menampik segala tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Sesampainya di depan raja dan ratu, Alisya memberikan hormat dengan takzim. Selanjutnya, wajah Alisya tertuju pada pria berbadan tegap dengan degan rambut pirang yang bersinar. 

Tatapan mata biru pria itu seakan badai salju yang membekukan siapa pun yang menatapnya, tidak terkecuali Alisya. Dia adalah Pangeran Dafandra. Seorang pangeran yang juga dikenal sebagai wakil jenderal besar kerajaan Kosmimazh.

'Lihatlah pria itu! Apakah dia terlihat seperti pria yang tertarik kepadaku? Tatapannya tidak ramah sama sekali!' Alisya menggigit bibirnya sendiri.

Dalam ingatan Alisya, Dafandra memamg bukan pangeran yang ramah. Dia selalu terlihat angkuh dan tidak pernah terlihat bercakap-cakap dengan bangsawan lain pada acara-acara yang diadakan di kerajaan Crysozh.

Lantas, kenapa sekarang Dafandra melamar Alisya? Benarkah hanya karena tujuan politik atau karena ada kepentingan yang lain?

Hati Alisya semakin gelisah, dia mengendarkan mata ke sisi lain aula. Dengan bodohnya dia berharap melihat wajah mantan tunangannya.

"Putri Alisya, jaga sikapmu! Segera beri hormat pada pangeran kedua Kosmimazh!"

Sayangnya, Ratu segera menegur Alisya untuk memberi hormat pada calon suaminya. Dan memang, pria yang Alisya cari tidak tampak kehadirannya.

Setelah Alisya memberi hormat pada Dafandra, pemandu acara mempersilahkan Alisya dan Dafandra saling bertukar cincin. 

Pria bermata biru sedingin es kembali mantap Alisya. 

'Wajah oval dengan tubuh ramping dan dada yang tidak terlalu besar itu tidak terlalu buruk untuk sebuah pernikahan politik,' batin Dafandra saat menatap Alisya dari jarak dekat.

'Sulit dipercaya, wanita yang terlihat polos ini, ternaya menjalin hubungan gelap dengan seorang budak pelukis. Tapi, sejujurnya ini menarik, karena dia selalu merasa tidak bersalah dan dijebak. Kita lihat saja, sejauh mana dia mahir menyimpan kebohongannya!' lanjut Dafandra dengan tatapan puas.

Tangan dengan cincin batu jadeite berwarna hijau pekat di ibu jari kiri meraih tangan Alisya. Sang pangeran memasukan sebuah cincin dengan batu permata merah yang berkilau sebagai tanda ikatan pertunagan di antara mereka.

"Mengapa begitu tegang? Bukankah ini bukan pertama kalinya kamu disentuh seorang pria?" bisik Dafandra seolah mengingatkan fakta, jika tidak karena pertunagan ini, Alisya akan mendapatkan hukuman mati karena skandalnya.

Telinga Alisya memerah. Dia tidak bisa untuk tidak menatap mata biru sang pangeran yang menatapnya tajam.

Setelah Dafandra selesai memasukan cincin, Alisya meraih tangan sang pangeran untuk memasukkan cincin red beryl yang dikelilingi ukiran dedaunan di jari manis pangeran berambut pirang.

'Dia menghinaku! Dia tidak benar-benar mencintaiku! Mengapa dia melamarku jika begitu jijik kepadaku?'

Air mata Alisya menggenang di pelupuk mata. Dia tidak yakin akan menahannya lebih lama di hadapan banyak orang. Lagi pula, bagi seorang putri yang tidak dicintai, perasannya tidaklah penting bagi raja atau pun ratu.

"Mengapa kamu melamarku?" hanya itu kalimat singkat yang mampu Alisya utarakan ketika mereka begitu dekat. Tanpa sadar air mata Alisya meleleh juga di hadapan Dafandra dan semua orang.

"Karena tidak ada lagi lelaki yang menginginkanmu," jawab pangeran kedua Kosmimazh dengan nada merendahkan sambil menghapus air mata Alisya dan menatap dengan tatapan yang sulit dimengerti.

Gemuruh tepuk tangan tamu undangan mengejutkan Alisya. Dia tidak pernah menyangka akan menangis di hari pertunagan. Bukan karena tangis bahagia atau terharu, tetapi karena merasa dihina oleh calon suaminya sendiri.

Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Latest chapter

Plus de chapitres

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Notes

10
100%(48)
9
0%(0)
8
0%(0)
7
0%(0)
6
0%(0)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
0%(0)
10 / 10.0
48 Notes · 48 commentaires
Écrire une critique

commentairesPlus

Onty-nya RikoRiki
Onty-nya RikoRiki
mau coba baca semoga cocok
2024-12-04 23:19:08
0
0
Ms. ER
Ms. ER
ceritanya bagus,,,mudah2an ada session 2 nya ...
2023-04-29 22:18:05
2
1
Ju Ju
Ju Ju
aaaaaaa hbis da, knp la pnmat dia bukan dgn kapten , love btol dgn kpten
2023-02-03 14:55:13
0
1
missingty
missingty
ceritanya bagus!
2022-12-12 21:56:48
3
1
WarmIceBoy
WarmIceBoy
aaaaaaaaaaaa
2022-03-16 18:57:09
1
1
239
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status