Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Tanpa Suara

Cinta Tanpa Suara

Sang burung tidak hanya akan berkicau; ia akan memimpin badai yang akan menyapu bersih abu masa lalunya. Di depan gedung pertemuan mewah yang dijaga ketat, lampu-lampu kristal mulai menyala. Haris Winata berdiri di balkon lantai atas, menyesap cerutunya sambil menatap mobil yang baru saja tiba. Di jari tangannya, cincin elang itu berkilat terkena cahaya lampu, seolah-olah mata sang elang sedang mengawasi mangsanya yang akhirnya keluar dari sangkar.
788 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai tatapan sinis
Baca
+Pustaka
Terpaksa Satu Atap

Terpaksa Satu Atap

Pintanya dengan kemayu pada orang yang dia panggil Bang Sat tadi. "Sudah, tunggu ya say..." Ujarnya dengan centil pada Yuana. "Iya, makasih ya Mimi." Balas Yuana sambil tersenyum. "Eh beb, Bang Sat itu siapa sih? Namanya gak enak banget didengernya." Tanya Yuana dengan berbisik pada Angela. "Oh... Itu OB kita, namanya Satriyo. Biasa dipanggil Bang Sat, hihhi..." Jawab Angela sambil terkikik.
10605 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai tatapan sinis
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

tanya Tania sinis. ***
10170.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai tatapan sinis
Baca
+Pustaka
Beautiful Sin

Beautiful Sin

tanya Niko dengan bangga. Sesaat, Alex tampak terpesona dengan wajah Tania yang sangat indo dengan mata cokelatnya yang terang bak elang. Tatapannya terus terfokus pada foto Tania hingga membuat Niko tersenyum sangat puas. "How is she? Isn't she pretty?" "Well ... I must say ... she's gorgeous, like goddess," balas Alex sambil tersenyum. "Kalau begitu, tunggu apa lagi? Dekati Tania, make she loves you! Kalau perlu---" Niko membuka lacinya dan memberikan sekotak kecil kapsul berwarna merah padanya.
9.911.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai tatapan sinis
Baca
+Pustaka
INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

tanya Intan lagi setelah membagi minuman dan duduk di seberang mereka semua. Asna muncul tak lama kemudian membawa pisang dan singkong goreng dengan parutan keju diatasnya dan sepuluh susun piring lepek kecil sekaligus garpu kecil. “Mari silakan di makan dan minum. Sebentar lagi hujan turun. Enak kalau jam segini ngemil. Saya masih masak untuk makan malam,” ujar Intan ceria entah mengapa melihat keberadaan Dokter Wira di sini suasana hatinya yang mendung menghilang begitu juga mual yang dirasakannya.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai tatapan sinis
Baca
+Pustaka
Satu Atap

Satu Atap

Just close your eyes, the sun is going down Cukup tutup matamu, matahari terbenam You'll be alright, no one can't hurt you now Kamu akan baik-baik daja, tidak akan yang bisa menyakitimu sekarang Come morning light, you and I'll be safe and sound Sinar mentari pagi datang, kau dan aku akan selamat dan aman Aman dan sehat. Lisa berharap dua hal itu sekarang. Tidak hanya padanya, tetapi juga pada orang-orang yang ia cintai. Terlebih Arvin yang keadaannya sama seperti dirinya sekarang. Semoga kakak Lisa itu baik-baik saja di Australia.
9.6150.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai tatapan sinis
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
IamBlueRed
Hai, pembaca Satu Atap! Aku harap kalian suka ceritaku dan nggak lupa kasih review. Ehe. Ini cerita baru jadi butuh review buat hidupin bintang di Satu Atap. Yaudah, gitu aja. Thanks atas partisipasi kalian yaudah buka part locked. Terima kasih banyak.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Aku hanyalah orang yang penuh rasa cemburu.. Bila kau tak di sampingku Bila kau tak di sampingku..” Ridwan, Lili, Riris dan Rianti bernyanyi bersama-sama. “Hup! Semua! Tangannya ke atas! Tere rere rereng tererereng..” ucap Ridwan bersemangat. “Takkan kubiarkan kau menangis Takkan kubiarkan kau terkikis Terluka perasaan oleh semua ucapanku..”
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai tatapan sinis
Baca
+Pustaka
Kamu Berulah, Waspadalah!

Kamu Berulah, Waspadalah!

TAMAT. ****** Nantikan season 2.
1074.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai tatapan sinis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status