Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Tapi wajahnya—tidak ada. Bukan karena rusak. Tapi karena **kosong.** Seperti halaman yang belum ditulis. Aaron terdiam. Tenggorokannya tercekat, seolah tubuhnya tahu siapa yang berdiri di depannya… tapi pikirannya menolak percaya. Ilham melangkah satu langkah ke depan, suaranya pelan. "Ibu…?" Perempuan itu menoleh. Tapi tanpa wajah, tatapannya terasa seperti **semesta yang diam.**
102.1K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as tatapan kosong
Read
+Library
Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan

Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan

Apartemen itu… kosong. Benar-benar kosong. Tidak ada televisi, tidak ada sofa, tidak ada rak buku, bahkan tidak ada lukisan, tanaman hias, atau dekorasi apa pun. Yang ada hanya meja makan kecil dengan dua kursi, dapur mungil, serta beberapa perabot bawaan apartemen. Nathan berkedip pelan. "Ini benar-benar tempat tinggal?" batinnya. Loraine yang menyadari Nathan tidak bergerak ikut menoleh ke arah Nathan.
10795 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as tatapan kosong
Read
+Library
Tak Ada Obat Penyesalan

Tak Ada Obat Penyesalan

Para penonton menunggu untuk melihat lelucon. Tiba-tiba terdengar langkah kaki dari dalam rumah, sekretaris Kakek Sumito keluar, “Apa yang kalian perdebatkan di sini? Ini hari festival kue bulan, ingin membuat kakek tidak senang, ya?” Ada satu orang yang mengikutinya di belakang. Itu adalah Jeremy, anak keenam dari Keluarga Anderson. Dia tidak perlu didorong hari ini. Dia datang mengenakan setelan dan terlihat jauh lebih baik.
6.2K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as tatapan kosong
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

"...bahkan Justin masih bisa marah." Sunyi. Lalu sangat pelan... ia berkata: "...gue cuma kosong." Kalimat itu menggantung di udara malam. Jagatra memperhatikannya beberapa detik. Kemudian berkata rendah: "Kosong bukan berarti hilang." Rafka tertawa kecil. "Terdengar kayak nasihat tabib tua." "Tapi benar." Sunyi kembali turun. Rafka memejamkan mata perlahan.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as tatapan kosong
Read
+Library
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Ruby mulai mengetik dengan cepat. Ruby: "Za, sinyal gue tadi mati total. Ini gue pake Wi-Fi tetangga sebelah. Lo masih di sana? Gue takut, Za. Ada orang kirim paket aneh ke rumah..." Ruby menekan tombol kirim. Namun, hal aneh terjadi. Pesan itu sempat memunculkan tanda jam pasir, lalu tiba-tiba menghilang. Bukan terhapus dengan tulisan "This message was deleted", tapi benar-benar lenyap dari ruang obrolan, seolah Ruby tidak pernah mengetiknya.
1013.8K viewsOngoingAdded to Library 510 Times as tatapan kosong
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Wandi kenapa ga bisa ikut bareng sih? Kira-kira sekarang dia lagi ngapain ya?” ucap Riris membatin sambil menatap keluar jendela. Setelah setengah jam berlalu, semua orang kecuali Ridwan dan driver pun mulai tidak bersuara lagi. Setelah dilihat rupanya mereka sudah tertidur. Awalnya Ridwan membiarkan suasana hening itu berlangsung. Namun, setelah sepuluh menit kemudian ia mengutak-ngatik tombol tape mobil. Ia mencari-cari siaran radio yang menurutnya bisa menghilangkan rasa jenuhnya.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as tatapan kosong
Read
+Library
Cinta Itu Omong Kosong???

Cinta Itu Omong Kosong???

(sambil melambaikan tangan) Hari pun berganti hari, bulan berganti bulan, Albert mendatangi rumah Laila dan mengajak Laila untuk pergi kesuatu tempat. Albert pun mengajak Laila kesuatu tempat di tepi danau, ketika sampai disana Albert mengajak Laila untuk duduk disebuah kursi tepat dibawah pohon disana ia memegang tangan Laila menyatakan perasaan nya kepada Laila, “La, aku mencintaimu” Dan Laila pun dengan sedikit tersenyum dan menjawab, “Bert, cinta itu omong kosong, cinta itu tak ada itu hanya perasaan mu saja dan perasaan itu akan berubah dengan sendirinya.”
102.5K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as tatapan kosong
Read
+Library
Bersama Tanpa Terpaksa

Bersama Tanpa Terpaksa

"Kenapa kamu ke sini? Mau apa?" Keenan mengabaikan pertanyaan Zia dan masuk ke halaman rumah dua lantai yang sudah Keenan intai beberapa hari ini, kalau rumah itu kosong. Keenan masuk dengan memanjat pagar rumah, meninggalkan Zia seorang diri di luar. Namun Zia tidak juga mencegah, memanggil atau merengek minta ikut. Zia juga diam saja dan hanya melihat Keenan naik ke atas atap rumah itu lewat tangga yang ada di sisi rumah yang memang sengaja pemiliknya pasang secara permanen untuk sampai ke atas.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as tatapan kosong
Read
+Library
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) "Mbok, Antok tidak setuju Siti pergi sama dia. Simbok tahu 'kan berita Siti di luar seperti apa." Mas Antok yang sedari tadi diam, sekarang bersuara.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 342 Times as tatapan kosong
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar matahari masuk dan menyinari tubuh tak bernyawa itu. Udara dipenuhi oleh bau busuk yang sulit digambarkan, begitu menyengat hingga membuat orang sesak. Kulitku sudah berwarna hijau keabu-abuan yang tampak tidak sehat, membengkak sampai sulit dikenali bentuk aslinya. Jaringan otot di sekitar lukaku telah terurai menjadi cairan nanah yang kental.
8.5K viewsCompletedAdded to Library 315 Times as tatapan kosong
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status