Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Kaiwen09
Tersentak, lantas netra berkeliling, menatapi seluruh penumpang. Tangan bergetar ketika mendapati nama orang tercinta tertera di panggilan. "Suamiku masih hidup!" teriaknya pada semua orang yang tidak percaya, bahkan sebagian dari mereka berteriak. "Mustahil! Sekali keluar, maka tidak ada jaminan untuk hidup!" "Matikan telponnya, mereka bisa mendengarmu, bodoh!" Tangan-tangan itu merayap tanpa mata, saling menindih dan menabrak demi mendapat secuil daging hangat yang tak pernah membuat mereka kenyang.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai tato tangan full
Baca
+Pustaka
Perpisahan Dua Hati

Perpisahan Dua Hati

Menjelang akhir tahun, kalangan sosialita di Kota Wastu mengatakan lebih baik memujaku daripada memuja dewa kekayaan. Karena setelah rujuk dengan mantan suamiku, aku menjadi istri paling materialistis di Kota Wastu. Aku tidak peduli lagi betapa Aswin mencintai wanita itu. Bahkan saat putraku memanggil wanita itu "Ibu", aku juga tidak ambil pusing. Namun, hanya ada satu aturan baru di rumah. Setiap menyebut nama Rosa, harus bayar denda 200 juta padaku. Dengan cara ini, kurang dari dua minggu, aku berhasil mengumpulkan uang 60 miliar. Pada hari perayaan ulang tahun pernikahan kami, Aswin dan putraku menyebut nama Rosa lagi. Wajah mereka berdua menegang, sedangkan aku hanya mengulurkan tangan dengan santai. "Denda 200 juta, transfer ke rekeningku." Putraku akhirnya tidak bisa menahan emosinya lagi, lalu menatapku dengan muak. "Ibu benar-benar matre, ya. Nggak ada hal lain yang ibu pikirkan selain uang? Hal sepele begini saja, kami harus bayar denda, Ibu memang kalah jauh dari Bibi Rosa." Aku tidak membantah, hanya mengulurkan tangan ke arah putraku. "Denda 200 juta, karena kamu yang sebut duluan, kamu juga kena denda."
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai tato tangan full
Baca
+Pustaka
Dikhianati di Pelaminan, Kunikahi Musuhnya

Dikhianati di Pelaminan, Kunikahi Musuhnya

Di pabrik perhiasan pribadi milik Keluarga Gamar, cincin pernikahan yang aku tunggu selama enam bulan, sekarang melingkar di jari wanita lain. Di jari Greta Gantari. Seorang supermodel internasional, wanita yang jadi selingkuhan tunanganku, Ketua Mafia dari Keluarga Gamar. Direktur pabrik perhiasan berdiri di samping, keringat dingin basahi punggungnya saat dia melirik Marcel Gamar yang duduk santai di sofa. Marcel bangkit. Dia raih tangan Greta, angkat tangan itu ke arah cahaya untuk kagumi cincin itu. Nada suaranya dingin, nggak kasih ruang untuk dibantah. "Dia akan tampil di acara peragaan busana di Penida minggu depan. Dia butuh cincin ini untuk curi perhatian dunia kalangan elite. Brankas keluarga penuh dengan perhiasan. Pilih yang lain saja, nggak usah lebay." Di bawah cahaya lampu yang menyilaukan, Greta menatap bayangannya di cermin, senyumnya angkuh penuh kemenangan. Aku lalu menatap diriku sendiri. Sweater kasmir dan celana jeans. Aku nggak cocok ada di sini. Pernikahan yang telah direncanakan selama setahun itu ... tiba-tiba rasanya seperti lelucon. Aku nggak marah. Aku cuma batalkan gaun pengantin pesananku sekaligus. "Marcel. Perhiasan lain juga nggak masalah. Tapi, aku nggak jadi nikah."
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai tato tangan full
Baca
+Pustaka
Kick Out Bastard CEO

Kick Out Bastard CEO

Snow White
Rayyan Wang menyesal ingin bercerai dengan istrinya. Istri yang gemuk tidak disangka bertransformasi menjadi wanita sangat cantik dan memesona. Dia pun menebalkan muka memohon pada istrinya, "Istriku, tolong jangan ceraikan aku!" Elena tersenyum pongah, "Pria sampah sepertimu untuk apa dipertahankan? Aku bisa mencari pria 1000 kali lipat lebih baik dirimu. Untuk apa aku menyia-nyiakan masa mudaku menikah dengan pria sampah sepertimu!" Elena Zhang melenggang pergi, namun langkah kakinya segera dihentikan oleh Rayyan Wang. Rayyan Wang menjatuhkan dirinya memegang kedua kaki Elena Zhang, berkata, "Aku lebih baik mati kalau kau menceraikanku. Aku tidak bisa hidup tanpamu, Elena. Tolong beri aku satu kesempatan lagi." "Mau mati silakan saja. Kau tinggal pilih mau mati seperti apa. Sekarang, singkirkan tangan busukmu dari kakiku!" Elena menghempaskan pegangan tangan Rayyan Wang di kakinya. Dulu dia berjuang mati-matian demi bertahan, namun saat mengetahui bahwa sifat Rayyan Wang tidak pernah berubah, mana mungkin Elena mau menjatuhkan diri ke dalam lobang yang sama seperti seekor keledai. Ingin balikan dengannya, pikiran dulu bagaimana dia menolaknya mentah-mentah. Luka di sekujur tubuh bisa dioabati, namun luka hati siapa yang bisa tahan?
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai tato tangan full
Baca
+Pustaka
Dicerai Suami, Dipinang Duda Kaya

Dicerai Suami, Dipinang Duda Kaya

“Kamu cuma istri pengganti. Hanya pelengkap seseorang yang sempat gak ada. Sekarang orang itu udah kembali, jadi kamu udah gak dibutuhin. Makanya kamu cerai aja dari anakku! Aku pun sedari dulu gak sudi punya menantu sepertimu, cih." Tangan Aina terkepal. Jantungnya berdetak begitu cepat. Aina masih mencoba tenang dan percaya jika Yuda tak akan mengkhianatinya. “Aku akan pergi jika memang Mas Yuda yang memintaku pergi, Buk.” “Cih, kamu kira anakku akan menahanmu? Dia sedari awal memang sudah berniat menceraikanmu kalau Moja kembali. Lihat, dia sekarang sedang bersenang-senang sama Moja—cinta pertamanya. Kamu itu cuma pengganti, ingat sekali lagi, cuma pengganti! Jadi tau diri ‘lah! Cepat saja cerai dan pergi dari sini!” “Ibuk gak berhak mutusin ini, karena ini rumah tangga kami, Buk.” “Kita emang harus bercerai, Aina." Tiba-tiba Yuda datang bersama Moja yang tengah memeluk lengan kanannya. Aina mematung, ia menatap Yuda dengan pandangan tak percaya. Aina melirik tangan Moja yang memeluk erat lengan sang suami, bahkan Moja tengah tersenyum miring ke arahnya. “Mas, apa maksud kamu? Kamu lagi bercanda ‘kan? Lagi nge-prank aku ‘kan?”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai tato tangan full
Baca
+Pustaka
Lady of Mechanics

Lady of Mechanics

W e
Semua alur telah hancur. Aku yang terjebak baru menyadarinya sekarang—tak ada pilihan selain bertahan atau menyerang? Lady of Mechanics Setengah tubuhnya berisi baja yang tak bisa berkarat. Kaki? Tangan? Tak ada bedanya. Bahkan mata yang buta dapat di kembalikan fungsinya. Dia bisa menjadi ancaman terbesar di kekaisaran Rýiat jika dia mau. Tapi dari pada menghancurkannya, dia memilih untuk menggenggamnya erat. Menyaksikan seluruh persimpangan sebelum menuju kehancuran. Story by W e
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai tato tangan full
Baca
+Pustaka
Tolong, Aku Seorang Ibu Menyusui

Tolong, Aku Seorang Ibu Menyusui

Suamiku menyewa seorang pengasuh pria untukku, tapi entah kenapa aku selalu merasa dia diam-diam mengintipku. Aku terus waspada padanya, tapi sebagai ibu menyusui yang sedang bengkak ASI, aku terpaksa memintanya membantu. Aku gugup, takut dia akan berlaku tak senonoh padaku. Namun dia terlihat sangat sopan dan profesional. Sampai perlahan, semuanya mulai terasa tidak beres. Awalnya dia hanya menggunakan tangan, lalu mulai dengan mulutnya, dan akhirnya, tanpa peringatan, dia menyibakkan gaun tidurku...
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai tato tangan full
Baca
+Pustaka
Putra Tersembunyi sang Presdir Mandul

Putra Tersembunyi sang Presdir Mandul

Dikira hamil di luar nikah, Bunga pun diusir dari kampung halaman. Sayangnya, dia tak bisa menunjukkan bukti pernah menikah karena dokumen-dokumen tersebut berada di tangan Yusuf, sang mantan suami. Tanpa sadar, enam tahun berlalu, Bunga mendadak bertemu lagi dengan Yusuf. Tapi, pria itu seolah tak mengenalnya dan telah memiliki istri lagi. Sebenarnya apa yang terjadi? Dan mengapa saat Bunga menggunakan kartu ATM yang pernah Yusuf berikan, pria itu mendadak kembali mencarinya?!
1031.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai tato tangan full
Baca
+Pustaka
Topeng Sang Dokter

Topeng Sang Dokter

“Sayang, ayo agak nungging. Cara terapi biasa sudah nggak mempan, aku harus turun tangan sendiri untuk membantumu.” Aku adalah seorang primadona kampus yang punya gairah tersembunyi. Setelah pacarku merasa kewalahan melayaniku, dia khawatir aku akan selingkuh saat keinginanku kambuh. Akhirnya, dia menyuruhku berobat ke dokter kampus. Tak disangka, cara pengobatan dokter ini sangat tidak biasa. Pada akhirnya, dia bahkan melepas celananya dan tubuhnya yang tegak mulai merapat tepat di belakangku….
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tato tangan full
Baca
+Pustaka
Rahim Sewaan Billionaire

Rahim Sewaan Billionaire

“Kamu sadar, Lily! Sadar sebagai ibu pengganti bagi anakku, itu sama saja meneken kontrak kalau kamu milikku! Meski hanya setahun. Aku membayarmu untuk itu.” Lily diam, jantungnya saat ini akan meledak. Mau tidak mau, Lily menuruti Axel. Lily mulai menarik tangan Axel agar lelaki itu bisa duduk dengan tenang. Tetapi gagal, Axel tidak bisa menegakkan badan. “Kau harus lebih berusaha, Lily,” perkataan Axel yang begini mirip ledekan. Wajahnya juga menyebalkan saat ini. Kalau bukan majikan, mungkin Lily sudah menamparnya. Lily kesal, meski Axel tampan, badannya ideal dan sebentar lagi Lily dan Axel akan terikat oleh sebuah perjanjian, tetap saja, Lily harus menjaga jarak. Dia tidak boleh aji mumpung. Lily berusaha sekali memasukkan kepala Axel ke kaus. Mengangkat kepalanya sulit sekali. Badannya berat. Napas Lily yang terengah terdengar oleh Axel, membuat lelaki itu tertawa. Pikirannya masih menerawang, malam ini harusnya dia merayakan hari pernikahannya dengan Bree. Namun, Bree malah memilih Wanda untuk diajak minum. Meninggalkan Axel, dan lelaki itu sangat sebal ditinggalkan seperti itu oleh Bree. “Bree ... Bree,” rutuk Axel sambil tertawa konyol. Sementara kausnya belum bisa terpakai, karena Lily kesulitan mengangkat kepala Axel. Axel, menangkap tangan Lily, menaruhnya di dadanya yang bidang. Wajah Lily merona, hangat. Namun, sekujur tubuhnya panas dan dingin. “Lily ...” panggil Axel dengan lirih, tangan Axel yang bebas membelai wajah Lily. “Maaf, tuan aku harus pulang,” ucapnya. Axel malah menarik Lily ke dalam pelukannya. “Kau temani saja saya di sini. Apakah kau tahu kalau sesungguhnya kau sangat cantik, murni dan tulus.” Lily menganggap kalau Axel sedang membual karena sedang mabuk. Jadi, wanita itu mengangkat wajahnya. Menatap Axel tajam. Andai saja, Axel sedang tidak mabuk malam ini. Jarak wajah Lily dan Axel hanya dua senti. Mata Axel berkilat, kepalanya dia majukan, mengikis jarak yang memang sudah sangat dekat.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 961 kali sebagai tato tangan full
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1920212223
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status