Istri Kedua Suamiku
"Kamu lebih tegar dan lebih hebat dari Budhe. Kamu pasti bisa bertahan dan bahagia. Percaya sama omongan Budhe, Ndhuk. Kamu wanita hebat, biarkan saja suamimu itu menderita dan menyesali perbuatannya. Jangan kamu temui dia lagi, sekali pun kamu sedang mengandung anaknya."
Aku menganggukkan kepala pelan. Berat rasanya untuk melupakan dan mengikhlaskan semua ini.
Rumah tangga yang dibangun dengan pondasi kokoh, harus hancur karena keegoisan Mas Adji.
"Sekarang kamu siap siap, kita periksa kandungan ke Bidan di dekat sini. Kamu harus tahu apakah benar kamu hamil. Kamu harus menjaga kandungan kamu, karena dia harta yang kamu miliki sekarang."
Hot Chapters