Raina
Lantas menghadap ke arah Ghina lagi.
“Serius nih?”
“Yaelah, lo kayak bukan Raina deh kalo penakut gini.” Ghina mencibir.
“Ya udah, nih gue samperin.” Aku menarik napas dalam, sebelum melangkah untuk menemui Tante Venna.
“Selamat datang, Tante.” Aku tersenyum ramah seraya mencium punggung tangannya.
“Apa kabar, Rain?” tanya Tante Venna halus.
Hot Chapters