Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Suamiku selalu memandang rendah diriku hanya karena aku seorang wanita petani. Bahkan, dia tidak sayang pada anak kami. Setelah usia anak kami genap 100 hari, dia baru memeluknya untuk pertama kalinya. Lalu, kekasih pertamanya kembali ke Kota Jenang. Pria yang selama ini bersikap dingin itu pun, untuk pertama kalinya tersenyum di meja makan dan bahkan menyuapi anakku. Semalaman, anakku tampak sangat bahagia. Sebelum tidur, dia bertanya dengan suara lembut. "Ibu, apakah paman sedikit menyukaiku?" Aku memeluknya erat-erat. Mataku berkaca-kaca dan aku menggeleng pelan, berkata. "Bukan, tetapi kekasih paman telah kembali. Jadi kita harus pergi."
Baca
Tambahkan
Di Antara Tangis Anakku dan Diam Suamiku

Di Antara Tangis Anakku dan Diam Suamiku

Setelah dipaksa menukar jantung untuk cinta pertama suamiku, aku mati di koridor rumah sakit swasta yang didirikannya sendiri. Saat menjelang ajal, anak lelakiku yang berusia enam tahun menangis dan memohon padanya tiga kali. Pertama, anakku menggandeng tangan ayahnya dan berkata bahwa aku muntah darah. Ayahnya menyeringai dingin dan berkata, "Kali ini akhirnya ada kemajuan, sampai mengajarkan anak untuk berbohong." Lalu menyuruh pengawal mengusir anakku dari kamar. Kedua, anakku menarik lengan bajunya dan berkata bahwa aku sudah mulai mengoceh tak karuan karena menahan sakit. Ayahnya mengerutkan kening dan berkata, "Bukannya hanya mengganti jantung? Kata dokter, tidak akan mati." Pengawal maju dan kembali menyeret anakku keluar dari kamar. Ketiga, anakku merangkak di lantai, menggenggam erat ujung celananya sambil menangis, berkata bahwa aku sudah tidak sadarkan diri. Ayahnya akhirnya marah, mencekik leher anakku dan melemparkannya keluar dari kamar. "Sudah kukatakan, Kiyano tidak akan mati. Jika kamu masih berani mengganggu istirahat Sheilla, pasti akan kulempar kalian berdua keluar dari rumah sakit." Untuk menyelamatkanku, anakku menggadaikan Kalung Penjaga Umur yang paling berharga kepada perawat. "Bibi, aku tidak ingin panjang umur lagi, aku hanya ingin ibuku hidup." Perawat menerima Kalung Penjaga Umur dan bersiap mengatur kamar terakhir untukku. Namun Sheilla, cinta pertama suamiku, menyuruh orang menggendong anjing peliharaannya dan menghalangi depan kamar, lalu berkata, "Maaf ya nak, ayahmu khawatir aku akan bosan tidak bertemu anjing, kamar ini disediakan untuk anjingku."
Baca
Tambahkan
Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Satu tahun hidup berumah tangga dengan Dimas, yang Nela dapat hanyalah sakit hati. Uang bulanan yang tak seberapa, membuat Nela harus ikut bekerja demi memenuhi kebutuhan pribadi dan kebutuhan rumah tangga. Ia bekerja tanpa sepengetahuan sang suami, mertua, serta adik iparnya. Nela hidup di lingkungan yang toxic, bertetanggan dengan mertua dan ipar yang selalu ikut campur urusan rumah tangganya dengan Dimas. Apakah Nela akan bertahan dengan lingkungan toxic itu?
Rumah Tangga
1070.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan

Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan

"Pa, Ma, aku sudah setuju pulang ke kampung halaman untuk ikut perjodohan dan menikah. Aku akan pulang akhir bulan ini." Awal musim semi, udara masih dingin. Sambil membuka pintu, Kathleen berbicara di telepon. Suaranya yang lembut hanyut bersama hujan yang deras. Dia merapatkan kerah bajunya, lalu mendengar kedua orang tuanya di seberang telepon menghela napas lega. "Kathleen, kesehatan Papa dan Mama makin menurun beberapa tahun ini. Kami cuma berharap kamu bisa segera berkeluarga. Bagus kalau kamu sudah memikirkannya dengan matang. Nanti setelah kamu pulang, Ibu akan minta Tante Olivia atur beberapa calon yang cocok untuk kamu temui." Mendengar orang tuanya sudah mulai mengatur semuanya, tatapan Kathleen sedikit bergetar, seolah-olah belum sepenuhnya sadar. Setelah berbasa-basi beberapa kalimat lagi, telepon pun ditutup. Dia melirik rumah itu sekilas, lalu kembali ke kamar dan mulai membereskan barang-barangnya.
Baca
Tambahkan
Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku

Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku

Setelah delapan tahun menikah dengan suami seorang pengacara, dia tidak pernah mau mengungkapkan kepada siapa pun bahwa aku adalah istrinya, dan bahkan tidak mengizinkan putri kami memanggilnya ayah. Dia berkali-kali melewatkan kesempatan untuk bersama putri kami demi teman masa kecilnya, dan bahkan memaafkan teman masa kecilnya yang menyakiti putri kami. Hatiku hancur, dan aku memutuskan untuk bercerai. Aku pergi bersama putriku, menghilang dari dunianya. Namun, dia tidak mau bercerai, bahkan mencariku seperti orang gila ke seluruh dunia. Tapi kali ini, aku dan putriku tidak akan pernah kembali.
Cerita Pendek · Gairah
45.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kuburan Cinta Hubungan Sepuluh Tahunku

Kuburan Cinta Hubungan Sepuluh Tahunku

Di pesta pertunangan, hanya karena aku menolak karangan bunga duka dari kertas persembahan yang diberikan oleh adik tingkatku, Doni Arkana langsung mengubah tempat pertunangan itu menjadi rumah duka. Dengan mengenakan pakaian berkabung, Doni menyerahkan sebuah keranjang bambu berisi uang kertas persembahan kepada Coni Suryandi, dan berkata dengan penuh niat jahat, "Yang Coni bilang memang benar, pernikahan itu seperti kuburan cinta, jadi ini justru sangat cocok." Uang kertas persembahan berserakan di lantai, mengubur sepuluh tahun kisah cinta di antara kami. Tetapi ketika mempelai pria di pernikahan itu bukan lagi dirinya, dia justru menangis dan memohon agar aku tidak pergi. Aku tersenyum dan bertanya kepadanya, "Baru sekarang datang untuk melayat? Apa nggak terlambat?"
Baca
Tambahkan
Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Bertemu Lagi Tanpa Tangis

"Nolia, kakakmu sudah bertunangan dengan kakak iparmu, jadi jangan lagi mencoba merusak semuanya. Kami sudah membelikan tiket pesawat untukmu, beberapa tahun ke depan tetaplah di luar negeri, tunggu sampai kakakmu selesai menikah barulah kembali." Melihat ekspresi di wajah orang tua yang menyiratkan seakan "demi kebaikan kamu", Manolia baru sadar bahwa dirinya telah terlahir kembali. Dia terlahir kembali pada hari ketika orang tuanya memaksanya pergi ke luar negeri dan benar-benar memutuskan hubungan dengan Wendrino.
Cerita Pendek · Romansa
24.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Drama Ahli Waris Keluarga Mafia

Drama Ahli Waris Keluarga Mafia

Kontraksi itu seakan merobekku menjadi dua. Penglihatanku pun mulai kabur. Suamiku, Rendi, adalah Sang Ketua, seorang pemimpin keluarga mafia yang menguasai Kota Celion, menggenggam tanganku. Mata gelapnya menyala dengan penuh cinta. "Sebentar lagi, Sayangku. Kau akan segera bertemu bayi kita." Keringat mengalir deras di wajahku. Aku masih ada kekuatan untuk tersenyum padanya. Lalu, seorang perawat masuk. Dia memegang sebuah jarum suntik. Kupikir itu untuk menghentikan rasa sakit. Namun, tangan Rendi terlepas. Dia mundur selangkah. Jarum itu menancap di lenganku. Aku mendengar suara Rendi yang dingin seperti baja. "Berikan dia suntikan dengan hati-hati. Dia harus bertahan sampai tengah malam. Tidak boleh semenit pun lebih cepat. Tunggu sampai Karin melahirkan terlebih dahulu." Saat itulah, aku baru tahu kalau dia berpikir aku menikahinya karena uang. Dia menunda persalinanku. Semua demi aturan Keluarga Ferano yang gila, bahwa putra pertama yang lahir adalah pewaris berikutnya. Rasa sakit menyiksaku. Aku mencoba meraihnya. Air mata mengalir di wajahku. Aku memohon padanya untuk berhenti. Dia hanya menggigit bibir dan suaranya sedingin es. "Kakakku sudah mati. Karin mengandung satu-satunya ahli waris. Kau harus melakukan apa yang diperintahkan. Kau dan anakmu tidak boleh mencuri hak warisnya." Obat itu masuk ke pembuluh darahku. Remasan hebat di perutku terasa seperti tangan tak terlihat, dan tiba-tiba saja … berhenti.
Cerita Pendek · Mafia
2.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Terlahir Kembali: Kesempatan Kedua Untuk Mengubah Nasib Masa Lalu

Terlahir Kembali: Kesempatan Kedua Untuk Mengubah Nasib Masa Lalu

Saat terbangun, aku kembali ke masa saat berusia 28 tahun. Aku memiliki sepasang anak kembar sebagai pewaris dan suamiku adalah Satria, kepala mafia yang paling ditakuti di Jemadian. Satria menduduki posisi sebagai kepala komisi lima keluarga. Profil wajahnya yang tajam membuatnya menjadi langganan sampul majalah paling eksklusif di dunia mafia selama beberapa edisi berturut-turut. Bahkan keluarga-keluarga tua dari Bemudan pun berbaris untuk menawarkan putri mereka padanya. Semua wanita di Altria merasa iri dengan keberuntunganku. Namun, hal pertama yang aku lakukan setelah bangun adalah mengambil surat cerai yang tintanya masih basah dan menyerahkannya pada kekasih masa kecilnya Satria, Jessy. "Pengacaraku akan mengurus perceraian ini. Semua properti dan aset jadi milikmu, Satria dan anak-anak juga jadi milikmu," kataku Jessy yang duduk di seberangku tidak percaya dengan ucapanku. Matanya membelalak karena terkejut. "Kamu gila ya, Alice? Ini semacam tipuan ya? Mana mungkin seorang wanita yang sudah jadi Nyonya selama enam tahun bisa melepaskan semuanya dengan semudah ini." Aku menunduk, lalu berkata dengan tenang, "Karena mereka semua lebih memilihmu, aku pikir sudah waktunya aku mundur. Tinggal minta Satria tanda tangan dan kasih segel cincinnya yang ditekan ke lilin. Setelah perceraian ini selesai, aku akan meninggalkan Jemadian untuk selamanya." Kali ini, aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi. Aku tidak akan pernah menjadi Nyonya yang hanya sekadar nama lagi.
Cerita Pendek · Mafia
2.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang

Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang

Di tahun ketika pacarku paling miskin, aku memutuskan hubungan dengannya. Beberapa tahun kemudian, dia menjadi bos mafia dan menggunakan segala cara untuk menikahiku. Semua orang berkata, aku adalah cinta pertama yang tak bisa dia lupakan, istri yang paling dia hargai. Namun belakangan, dia membawa pulang wanita yang berbeda setiap malam hingga aku benar-benar menjadi bahan tertawaan semua orang. Aku tidak menangis ataupun marah, hanya diam di kamarku sendiri. Aku tidak pernah mengganggu kesenangannya. Elton marah besar. Dia menciumku dengan kasar, lalu bertanya dengan suara rendah, "Kamu nggak cemburu?" Namun, Elton tidak tahu bahwa aku sedang sakit. Dia bisa membeli setengah kota dengan kekerasan, ancaman, dan uang. Dia bisa membeli kebebasanku, pernikahanku, dan terbenam dalam pelukan wanita lain setiap malam .... Namun, dia tidak tahu bahwa hidupku hanya tersisa tujuh hari lagi.
Cerita Pendek · Mafia
14.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3536373839
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status