Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ANNORA

ANNORA

Allamanda.Catharticananarrorawanitakuarkan
usul salah seorang anggota, kalau tidak salah namanya, Maya. "Nah, saya setuju. Anggap aja ini kayak kita lagi mengisi posisi ekskul band yang nggak ada di sekolah kita. Biar perfect gitu, loh," sahut Reno membenarkan. "Lah, iya, tuh, bener banget, apalagi yang tampil Manda sama Gara. Duh, pasti cocok banget dong," ucap Farrel, Lalu semua tergelak menggoda.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai renee montoya
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Anjani juga punya rencana menghabisi Orlando. Terima kasih sudah bersedia membantuku. Maafkan aku karena tidak akan bisa menemanimu lebih lama. Meski begitu, aku tetap akan selalu mencintaimu. Sampai jumpa, Tatiana. Dunia kembali menunjukkan lelucon. Hagan terbahak di kursinya. Wajah dan mata pria itu merah. Sesuatu merembes keluar dari mata. Liara benar. Lucu sekali dunia ini karena membiarkan dia lahir dari seorang wanita keji bernama Anjani. Itu tidak pantas. Suatu kecerobohan yang pali fatal.
9.535.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai renee montoya
Baca
+Pustaka
Gina

Gina

Memang benar, program acara yang tayang setiap hari secara LIVE memiliki bayaran yang sangat besar itulah mengapa dalam sekejap Danan mampu membeli Apartemen dan merenovasinya, membuat ‘Istana’ yang nyaman untuk anak-anak serta istrinya. Suatu hari, Danan mendapat telepon dari Gina. Istrinya itu mengatakan kalau badan Jovanka panas, suhunya sampai 38, Gina takut Jovanka kejang. Namun, bukan Danan yang menerima telepon melainkan managernya, managernya mengirimkan orang kesana untuk mengurus Jovanka. Jovanka masuk Rumah Sakit dan Danan baru mengetahui hal itu pukul 3 pagi.
102.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai renee montoya
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Beca mulai naik pitam saat Rangga hanya melihat tanpa membantunya. "Masak itu bagian dari pekerjaan wanita. Cowok cukup mengamati apa yang kurang. Bener nggak Ren?" Rangga mencari pembelaan dari Reno yang masih asyik memilih kue apa yang ingin dimakannya. "Terserah kalian berdua aja. Gue terima bersih," sahut Reno.
9.420.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 709 kali sebagai renee montoya
Baca
+Pustaka
Karrie Karina

Karrie Karina

seru si wanita dewasa yang duduk di hadapan monitor. Mereka diam. Diam. Diam merayap. "Itu siapa?" tanya wanita dewasa yang di depan monitor, menunjuk seorang wanita paruh baya yang terlihat di monitor. "Itu ...." Remaja perempuan mendekat, menopang tubuh pada meja. Kepalanya mendekat ke monitor sedekat mungkin, memicingkan matanya agar dapat melihat jelas. "Bu Yosi?"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai renee montoya
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

kata wanita itu memperkenalkan diri menyalami satu persatu dari mereka, lalu berhenti di depanku. Aku tidak tahu bagaimana caranya melakukan interaksi dengan wanita ini, bahkan dengan bodohnya aku mengabaikan lengan yang menggantung di depanku tak bersambut. "Hei, aku Diandra," tegurnya. Aku terkesiap, ragu-ragu aku membalas jabatan tangan itu. "Raina." Ternyata banyak yang aku lewatkan di sini. Perihal perceraian Dinda dan Raka? Apa yang terjadi pada mereka berdua?
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai renee montoya
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

Ida memanggilku, aku pun menghampirinya, ia datang bersama mamanya, mamanya begitu sederhana, namun elegan dengan balutan terusan batik yang melekat ditubuhnya. “Halo, tante,” sapaku ramah dan mengulurkan tangan. “Halo, ini Renjana ya?” Tanyanya sambil menjabat uluran tanganku dengan senyum yang hangat. “Iya, Tan, saya Renjana, temannya Ida,” terangku sedikit menjelaskan.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai renee montoya
Baca
+Pustaka
Vivian

Vivian

Ia menyuapi air berisi ramuan khusus agar Vivian cepat pulih. "Bagaimana keadaannya?" tanya Bobby mengejutkan wanita pelayan itu saat baru saja membuka pintu hendak ke istana. "Gadis itu belum sadar, tetapi aku sudah memberikan semua ramuan khusus," jawab pelayan tersebut, lalu meninggalkan Bobby karena terburu-buru memberi tahu Pangeran tentang keadaan Vivian. Bobby masuk di ruangan Vivian dirawat. Ia memandangi Vivian yang terlihat payah. Matanya melirik ke wadah ramuan-ramuan di meja. Ia pun menghirup aroma khas obat tersebut.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai renee montoya
Baca
+Pustaka
Chandra

Chandra

Sementara Chandra di atas motor tertawa melihat tingkah Rain. "Lah, tuh anak kenapa Chan? Keliatan kesel, habis lo apain?" Seorang wanita turun dari pohon mangga yang Rain dan Chandra bahas tadi. Wanita tersebut membawa beberapa buah mangga yang sempat ia jatuhkan tadi. "Mau saya kenalin sama mbak Naya, tapi dia gak mau." "Halah, bohong banget lo. Gak mungkin dia kesel cuma gara-gara mau di kenalin sama gue."
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai renee montoya
Baca
+Pustaka
Kiara

Kiara

"Bu?" Kiara mengangkat kepalanya untuk menemukan Lala, resepsionis, menatapnya dengan mata cokelat besar seperti piring. Rambutnya tergerai tepat di atas bahunya dan tangannya digenggam di depannya. “Hm?” "Maaf mengganggu tapi seorang wanita di sini untuk menemuimu." "Siapa?" “Katanya namanya Marwah. Dia bersikeras ingin bertemu dengan anda.”
5.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai renee montoya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status