Broken Wings
Alfarinmanisnya dendammimpi bertemu teman lama perempuanchat mantan yang masih sayangkata kata kenangan indah bersamamu
Bahkan tega mencelakai diriku.
"Bu, tenang dulu." Seorang perwira menahan wanita yang menumpahkan sumpah serapah di seberangku itu.
Aku bergeming. Bukannya tak berani menatap mamanya Dendra, tetapi hatiku terasa sakit. Aku yang menjadi korban di sini, selalu aku yang di salahkan. Awalnya Nisya, sekarang mamanya. Kenapa aku harus mengalami hal ini berulang kali. Jangankan merayu Dendra, memikirkannya saja aku tidak pernah.
Hot Chapters