Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ZANNA

ZANNA

BYUR! Ele menyiram Zanna dengan segelas es teh milik Fanna. Seisi kantin yang melihat itu hanya menutup mulutnya, tidak menyangka Ele melakukan itu pada murid baru. Zanna gadis itu diam, dia merasakan tubuhnya begitu dingin, tangannya bergetar, bibirnya sudah pucat pasi. Zanna benar benar ketakutan. "Gak usah banyak gaya kalo mau tetep ada disekolah ini!" bisik Ele pada Zanna, gadis itu masih menatap Zanna dengan tatapan sinis.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as zen zen zense
Read
+Library
SWEET CAKE

SWEET CAKE

Zen akan menghancurkan semua yang orang itu miliki hingga bersih. "Jadi ... dari mana kita akan memulainya, Tuan?" tanya Arthur. Sebuah seringai kejam tercetak di bibir Zen. Selama perjalanan kembali dari pesta, Zen telah mengatur rencana untuk menghancurkan Bram. Zen ingin membuat Bram menyesal karena telah berani mengusik miliknya. Tidak main-main, Zen telah merencanakan untuk membuat Bram merasa hidupnya tidak berguna lagi. Dia ingin membuat Bram mengemis kehidupan padanya.
9.583.3K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as zen zen zense
Show Reviews (29)
Read
+Library
Rusmiko157
Hallo, Everyone😊 Terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir ke ceritaku. Semoga cerita ini dapat menghibur kalian semua🤗 Tulis review kalian setelah membaca cerita ini, tinggalkan bintang 5 juga, ya😘 See ya, I love you all😘
raisa regina
Bagus banget sih ceritanya. Epic!!! Love story ada, friendship ada, family, action nya keren sih, comedy juga ada. Seru!!! Senyum2 trus mewek trus ngakak trus tiba2 adrenaline rush. Paket komplit sih ini. MUST READ. Zen Lea forever, my fave couple 🫶🏻🫶🏻🫶🏻 Love Arthur & Clint juga hihi. BEST
Read All Reviews
Rahim Terakhir di Sektor 7

Rahim Terakhir di Sektor 7

Zen mengembuskan napas pendek, lalu berdiri dengan gerakan lambat yang dibuat seolah ia tidak terpengaruh sama sekali. Namun, matanya sempat melirik ke arah luar jendela sejenak sebelum kembali menatap Dante. "Oke, oke. Sensitif sekali hari ini," gumam Zen sembari berjalan melewati samping tubuh Dante. Tepat saat bahu mereka sejajar, Zen menghentikan langkahnya tanpa menoleh ke belakang. "Ingat mimpimu, Aruna. Jangan sampai lupa."
101.0K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as zen zen zense
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status