Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tuan Mada, Ayo Kuasai Segalanya!

Tuan Mada, Ayo Kuasai Segalanya!

Mada ingat betul, dia pernah memberikan jam tangan kumuh kepada Nabila dan Nabila menyimpannya di ruangan ini. Saat ingatannya kembali, Mada tahu, jam itu bukan jam biasa. Itu adalah jam pemberian Jenderal Zhang Ze setelah Mada sukses menjalankan operasi terakhir seorang diri, untuk mengamankan posisi Zero. Jam itu memang biasa, desainnya pun tidak mewah. Ini sengaja dilakukan untuk menyamarkan fungsi jam itu. Masalahnya, jam itu memiliki tombol tersembunyi di pangkal kaitan besinya, yang mana, ketika itu dipencet, jarum jam akan berputar beberapa kali dan membentuk sebuah kode angka.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as zenless zone zero wise
Read
+Library
Malas Terlibat Drama Percintaan, Nona Tolak 4 Pria Dominan

Malas Terlibat Drama Percintaan, Nona Tolak 4 Pria Dominan

Mata tajam namun teduh di seberang memandang lurus ke arah wajah Luna yang tampaknya mulai menirus dari terakhir kali mereka berjumpa. Zeron memainkan dedaunan rambat di pembatas balkon. Kepalanya tertunduk dalam, enggan membalas perkataan Luna barusan. Sebenarnya ia bingung mengapa Marios Laventim bisa peduli pada seorang wanita. Perubahan sikap Luna juga terasa janggal. Zeron adalah pengamat handal yang sering mengintai mangsa dengan telaten dan seksama. Dia akan mengamati siapa saja yang menarik perhatiannya.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as zenless zone zero wise
Read
+Library
Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Jari-jarinya memainkan puncak payudara Violet, memelintir dan membuat Violet hampir menjerit. "Ahh..." desahan kecil lolos dari bibir Violet. Zero menyeringai. Dia sengaja melakukannya tepat di balik pintu agar mereka mendengarnya. Dia ingin memanas-manasi dan supaya mereka tahu bahwa Violet adalah miliknya. Tangan Zero terus bergerak turun akhirnya sampai di area sensitif Violet. Violet tersentak. Matanya terbuka lebar. Zero sudah memasukkan dua jarinya ke dalam. Gerakannya lambat, lembut, tapi pasti.
1016.4K viewsOngoingAdded to Library 426 Times as zenless zone zero wise
Read
+Library
Zean & Zetta

Zean & Zetta

"Siapa?" tanya Boy pada Zean yang juga mendengar teriakan Zetta. Zean menggeleng. Ia kembali fokus pada latihannya. Boy menanggapinya dengan mengangkat kedua bahu. Tanda tak tahu. Di sisi itu, Zetta mengeluarkan ponselnya. Dia fokus membidik Zean yang sedang latihan itu menggunakan kamera di ponselnya. Beberapa gambar ia dapatkan. Senyumnya mengembang.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as zenless zone zero wise
Read
+Library
ZahFad

ZahFad

Sesampai lah mereka di depan pintu ruang khusus bimbingan bagi orang yang melakukan kesalahan sedang hingga besar. "Aku ... takut ...." "Tenanglah, jangan takut." Marisa berusaha menenangkan Zahra yang ketakutan karena trauma atas fitnah terhadap dirinya. "Silahkan masuk," ucap Uztadz Syarif dari dalam ruangan. "Mengapa beliau bisa tau kita sudah samoai di depan pintu?" tanya Zahra penasaran. "Beliau bisa membaca pikiran, Zahra."
2.1K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as zenless zone zero wise
Read
+Library
Subjek Zero

Subjek Zero

“Kau ingin membunuhku, hah?!” “Aku sangat ingin membunuhmu, Althea.” Jawab Zack gemas, Althea mendengus kecil. Pintu mobil di buka kasar, Althea melemparkan bungkus kantong burger yang sudah kosong ke dalam tong sampah, Zack tidak paham bagaimana cara Althea menghabiskan enam porsi burger keju dalam waktu yang cepat, perjalanan ke pangkalan membutuhkan waktu 15 menit apakah Althea tidak mengunyahnya terlebih dahulu?
9.32.7K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as zenless zone zero wise
Read
+Library
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

"Sektor Terlarang. Area 0." Vanya mengerem mendadak, membuat semua orang di dalam van terhuyung. "Kau gila? Area 0 adalah zona radiasi Kantara murni. Tidak ada manusia—bahkan bionik sekalipun—yang bisa bertahan di sana lebih dari satu jam!"
955 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as zenless zone zero wise
Read
+Library
Reality Reloaded

Reality Reloaded

Udara di Distrik Timur mendadak membeku, bukan karena suhu yang turun, melainkan karena tekanan energi yang luar biasa pekat terpancar dari sosok di hadapan mereka. Zero berdiri dengan ketenangan yang mengerikan di atas tumpukan kontainer yang berkarat. Kacamata canggihnya memancarkan pendar biru neon, memantulkan visualisasi data yang terus mengalir deras, seolah ia sedang membaca setiap helai atom di kawasan industri ini. Di atas kepalanya, sistem hanya menampilkan label yang membuat jantung Aldo berdegup kencang: [Nama: ZERO | Level: ???].
1.8K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as zenless zone zero wise
Read
+Library
Jerat Obsesi Mafia Kejam

Jerat Obsesi Mafia Kejam

Jari-jari Zein yang besar mulai mengusap lembut area sensitif yang membuat tubuh Jasmine bergetar hebat. “Engh... Zein....” *****
104.5K viewsOn holdAdded to Library 125 Times as zenless zone zero wise
Read
+Library
Bangkitnya Dokter Agung

Bangkitnya Dokter Agung

Cahaya merah spiral muncul lagi, mengalir membentuk jalur yang lebih panjang daripada sebelumnya. Harris mengaktifkan Penglihatan Qi. “Jalur menuju Zona 0.” Queen memicingkan mata. “Zona nol?” “Area paling gelap dari seluruh terowongan bawah Arcapura,” Liora menjelaskan. “Tempat pembuangan eksperimen gagal, tempat mayat tidak ditemukan. Tempat yang bahkan Klan lokal pun tidak mau sentuh.” Cahaya spiral berhenti di tengah peta holografis yang melayang, sebuah titik hitam muncul.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 236 Times as zenless zone zero wise
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status