Chapter: TAMATWajah Violla langsung putih dia sangat kaget sekali, permainan yang dia mainkan ternyata telah dipermainkan balik oleh suaminya sendiri. “Sayang, katakan semua ini tidak benar.” Violla mengguncangkan tangan Sean di mana pria itu tidak menggubrisnya. Sudah saatnya untuk Sean angkat bicara dia tahu apa yang sedang istrinya rencanakan maka dari itu dia memilih jalan mulus di mana Violla tidak menyadari bahwa dia sudah terperangkap dalam sandiwaranya.“Sekarang kemas barangmu dan segera angkat kaki dari rumah ini!” Sean menatap dengan tatapan tidak biasa. Kinan hanya bisa diam walau bagaimana pun dia tidak boleh ikut campur dalam urusan permasalahan ini. “Tidak! Perceraian kita tidak sah karena aku sedang mengandung anakmu, darah dagingmu sendiri. Apa kamu lupa bahwa aku telah berhasil akan segera melahirkan pewaris untukmu. Kinan, kamu yang pantas pergi dari rumah ini karena kamu seorang pelakor!” Violla berteriak sehingga membuat Sean naik darah, dia segera melayangkan tangan menampar
Last Updated: 2026-09-27
Chapter: Pernikahan KitaPukul 13 lebih 15 menit Kinan dan Anita sudah sampai di kantor KUA ternyata Sean sudah menceraikan Violla tanpa Violla sadari dia sudah tandatangani surat perceraian mereka. Hanya saja dia belum sadar Sean masih memperlakukannya dengan baik akan tetapi dia tidak mau satu kamar dengannya karena ia merasa sudah waktunya mereka berpisah. Hari ini tepat di mana Sean akan melangsungkan pernikahan sederhana hanya untuk mengikat cinta suci mereka berdua. Kinan telah memakai gaun pengantin sederhana sekali tidak lupa riasan make up dan sanggul elegant terlihat rapih dan cantik saat Kinan keluar dari dalam mobil. Sean sangat terharu kisah cinta mereka memang sangat rumit tapi sekarang dia telah menjadikan Kinan sebagai istrinya. Anita sangat terharu walau pun pernikahan mereka ternilai secara mendadak tapi ini lah kenyatanyaannya mereka akan melangsungkan pernikahan.Setelah acara selesai keduanya sudah tandatangan surat pernikahan mereka Sean memasangkan cincin perkawinan mereka membuat Kin
Last Updated: 2026-09-26
Chapter: Permintaan Anita“Sayang sudah aku katakan Anita tidak menyukaiku.” Ucap Violla saat mereka sudah berada di dalam mobil. Sean hanya diam menatap ke arah depan mobil ia tidak menghiraukan ucapan yang keluar dari mulut istrinya. Berulang kali Violla tidak mengijinkan Anita ada di rumah mereka tetapi Sean tidak memperdulikannya. “Sayang, apa aku tidak kamu anggap lagi sebagai istrimu?” Pertanyaan Violla membuat Sean semakin kesal. Bawasannya dia hanya ingin mengantar Violla sampai rumah sakit setelah itu dia segera pergi ke kantor.“Stop! Hubungan kalian memang tidak sehat tapi aku sarankan kamu tidak boleh membuat masalah dengannya. Dia sodara orang tuaku dia kepercayaan orang tuaku.” Sean membentak membuat Violla semakin kesal dan marah. Sementara di rumah, Anita tidak berhenti berterima kasih kepada Kinan karena kalau saja Sean tidak jatuh cinta kepada wanita lain dia akan terus berada di lingkungan hidup Violla. Beberapa bukti mengatakan Violla akan segera melahirkan dan meminta hak waris kepada Se
Last Updated: 2026-09-23
Chapter: KEDATANGAN ANITASatu minggu telah berlalu setelah kejadian itu Sean mulai berani memperlihatkan kedekatannya dengan Kinan bahkan dia sudah tidak menghiraukan Violla lagi. Masalah yang kini ia hadapi harus berhadapan dengan keluarganya sendiri, mereka menentang Sean mengabaikan istrinya yang sedang hamil. Apa lagi penantian mereka ingin mendapatkan cucu dari Sean dan Violla sudah cukup lama sekali. Kesempatan ini yang mereka nantikan kelahiran cucu pertama di keluarga besar. Namun sangat di sayangkan Sean sudah banyak berubah apa lagi dia terlihat sangat dekat dengan Kinan.“Kinan.” Seorang wanita paruh baya memanggil dengan suara lembut, ia tengah duduk rapih menatap sambil tersenyum ke arahnya. Kinan mulai menghentikan langkah kaki menoleh ke arahnya kemudian membalas tersenyumnya.“Ya, saya Kinan.” Sahutnya sambil menghampiri. Wajahnya terlihat heran karena sepagi ini sudah ada seseorang yang memanggil namanya.“Duduklah, perkenalkam saya Tante Seab yang baru saja datang dari London.” Ucap Anita
Last Updated: 2026-09-22
Chapter: Di Mana Sean?“Di mana suamiku? Kamu menyembunyikannya di sini kan?” Violla mulai gencar mencari Sean. Dari mulai lemari bawah divan sekarang dia bergegas ke arah kamar mandi. Kinan hanya bisa tersenyum kecil kemudian memeluk dada ia tidak akan membiarkan Violla menang. “Seharusnya kamu mencari di kamarmu bukan di kamarku.” Bantah Kinan ia menggelengkan kepalanya akan tetapi Violla tidak menghiraukan Kinan ia lebih memilib terus mengubrak-abrik seisi ruangan kamar Kinan.Semua orang mencoba melerainya akan tetapj Violla terlihat sangat marah sekali sampai-sampai dia ingin mencekiknya. “Kau menyembunyikannya saya yakin dia ada di sini, cepat katakan kalau tidak aku akan menamparmu. Kalian punya hubungan lebih dibelakangku.” Violla mencoba memancing menatap sengit ke arahnya kemudian ia melayangkan tangannya ke arah wajah Kinan yang ada dihadapannya. “Violla.” Teriak Sean dari arah belakang dia terlihar tengah memakai handuk menatap tajam ke arahnya.“Apa yang kamu lakukan di sini?” Tanya Sean ia
Last Updated: 2026-09-21
Chapter: Abaikan SajaDi saat Kinan memberontak mau melepaskan tubuh kekar Sean dari tubuhnya, Sean malah terkekeh dia malah menyusupkan kepala ke leher jenjang Kinan membuatnya terbelakak kaget.“Ini bukan waktunya untuk bermain-main, istrimu sudah berteriak di luar sana. Cepat lepaskan aku,” Kinan berusaha mendorong Sean.“Kinan, berani sekali kamu melawanku.” Umpatan demi umpatan keluar dari mulut jahat Violla dia terus mengetuk pintu kamar Kinan dengan sangat keras. Hatinya mengatakan bahwa Sean ada di dalam sana melihat keakraban mereka berdua membuatnya sangat curiga.“Apa kamu tidak cemas istrimu di luar sana mencarimu.” Kinan menghela napas dia tidak tahu harus berbuat apa, yang dia takutkan ialah dirinya benar-benar ketahuan. “Buka pintunya sekarang juga, aku tidak takut sama istriku sendiri yang aku takutkan kehilanganmu.” Sean mulai menjadi dia malah menarik tubuh Kinan hingga terjatuh ke dalam pangkuannya. Sean memeluknya dia memaksa Kinan untuk bercumbu dengannya. “Lepaskan!” Kinan terengah
Last Updated: 2026-09-20
Chapter: TAMAT Satu bulan kemudian. Nadya meringis merasakan sakit yang amat di bagian perut buncitnya, mungkin sudah saatnya dia melahirkan. Dirinya membangunkan Bastian yang baru saja tertidur karena sejak siang tadi dia menemani Serly berobat ke rumah sakit. Hingga sekarang Bastian baru tertidur pulas, Nadya membangunkan suaminya untuk meminta bantuan karena perutnya sudah merasakan kontraksi yang luar biasa. “Sayang, perutku sakit tolong bawa aku ke rumah sakit.” Rintih Nadya. Ia terkejut karena cairan bening mulai merembes ke seluruh pakaian yang dia kenakan, Bastian dengan sigap langsung membuka kedua mata lalu melihat kondisi istrinya. Di sana Nadya tengah mengelus-elus perutnya sambil menangis karena kontraksi yang dia alami sangat luar biasa. “Kamu mau melahirkan?” Tanya Bastian. “Sepertinya sayang, karena memang sudsh waktunya aku melahirkan.” Ucap Nadya dengan suara terengah menahan rasa sakit. Tanpa menunggu w
Last Updated: 2025-10-21
Chapter: Bab. 205Laura malah cemberut dia tetap ingin duduk di kursi yang Nadya duduki membuat Arga jengkel dan kesal. Walau bagaimana pun Laura harus dia ajarkan tatakrama karena ia akan meninggalkannya cukup lama, Arga tidak mau Laura tidak tahu sopan santun apalagi kepada keluarga Nadya. “Laura pengen duduk di sana.” Rengek Laura menunjuk ke arah kursi yang Nadya duduki.Bi Ayu yang melihat dari arah dapur merasa jengkel atas sikap yang Laura perlihatkan, ia merasa anak itu sangat menyebalkan.“Sayang, kamu tidak boleh merebut hak orang lain apalagi kursi itu sudah tante Nadya duduki.” Arga menatap tajam ke arah Laura. “Sudah-sudah, hanya kursi, Laura kalau kamu pengen duduk di sini boleh sayang biar tante duduk di tempat lain.” Ucap Nadya merayu. “Pergilah.” Titah Laura membuat Arga terkejut atas apa yang anak itu lontarkan kepadanya.“Laura.”“Sudah, Arga. Namanya juga anak kecil, kamu tidak boleh bersikap keras, biar nanti aku yang urus.” Ucap Nadya.Nadya hanya bisa menggelengkan kepala ia m
Last Updated: 2025-10-20
Chapter: Bab. 204Arga datang malam-malam untuk menemui Bastian dan keluarganya dia ingin meminta maaf atas segala kesalahan yang telah ia perbuat. Malam ini Arga ingin menitipkan Laura kepada mereka karena dia yakin bahwa Bastian dan Nadya bersedia merawat putri kandungnya. Sampai dia benar-benar bisa menerima segalanya, Arga menahan rasa malu dan memutuskan untuk datang ke rumah mereka. “Arga, ada apa ini?” Tanya Nadya terlihat cemas. Arga membawa tas jinjing dan koper berisi pakaian Laura. “Maafkan, aku.” Ucapnya sambil menghampiri Nadya. Koper dan tas ia taruh kemudian Arga langsung mendekati Nadya dan bersujud dihadapannya. Nadya menggelengkan kepala dia tidak mengerti apa yang telah terjadi kepada pria itu, sampai-sampai Arga bersujud di kakinya.“Apa yang kamu lakukan, bangunlah.” Titah Nadya.“Apa yang kamu lakukan, Arga berhenti bersikap seperti itu.” Nadya mulai meninggikan suaranya karena Arga masih bersujud di kakinya.“Maafkan atas segala kesalahanku, aku tahu kalian pasti tidak akan mau
Last Updated: 2025-10-20
Chapter: Bab. 203Nadya segera menyusul suaminya di mana Bastian langsung melihat kondisi Serly yang tiba-tiba pingsan. Serly tergeletak di bawah lantai membuat Bastian sangat terkejut dan sedih sekali, padahal tadi pagi Serly baik-baik saja. ”Mamah, bangun, Mah.” Ucap Bastian. Tidak terasa air matanya mengalir begitu deras, hal yang Bastian takutkan akhirnya terjadi kepada Serly di mana kondisi sang Mamah sudah tidak terkendali. Penyakit yang di deritanya semakin parah membuatnya sangat takut kehilangan orang tuanya. Bastian segera menyiapkan mobil untuk membawa Serly ke rumah sakit. “Sayang, bagaimana kondisi Mamah?” Tanya Nadya menghampiri.“Kepalanya berdarah, sepertinya Mamah jatuh dan terbentur.” Ucap Bastian. “Ya ampun, Mamah.” Lirih Nadya. Serly tengah berbaring dengan kondisi sangat mengenaskan padahal Bastian sudah berusaha melindungi orang tuanya. Akan tetapi hal tidak terduga terjadi di mana Serly tidak sengaja terjatuh mengakibatkan dirinya jatuh pingsan.“Aku harus membawa Mamah ke r
Last Updated: 2025-10-19
Chapter: Bab. 202Nadya perlahan duduk di kursi lalu memandangi Jeni yang tengah berbaring lemah, dia masih ingin mengandung dan melahirkan. Walau pun penyakit yang dia derita sangat parah tapi Jeni tetap bersikeras untuk melahirkannya.“Nadya, maafkan aku.” Ucapnya dengan suara lemah. Kedua matanya tertutup rapat napasnya terengah. “Kenapa kamu masih mau mempertahankan kehamilanmu, Kak?” Tanya Nadya.Terdengar suara napas berat dari Jeni, dia meneteskan air mata kemudian mulai membuka kedua matanya. Kemudian ia langsung menoleh ke arah Nadya yang kini ada di sampingnya. “Aku tidak mau anakku April tidak memiliki adik, aku tidak mau dia kesepian. Jadi aku putuskan untuk tetap mempertahankan kehamilanku supaya dia memiliki adik kandung. Aku merasakan bagaimana hidup sendiri tidak punya kakak atau adik, itu sebabnya aku ingin mempertahankan kehamilanku. Tinggal menunggu satu bulan lagi aku akan melahirkan anak ini. Nadya, aku percaya kepadamy kau akan menyayangi anakku juga sama seperti anakmu, kan?” T
Last Updated: 2025-10-18
Chapter: Bab. 201Beberapa hari kemudian.Nadya mencari-cari ke mana perginya Jeni, sampai-sampai orang yang berada di rumahnya tidak memberitahu bahwa Jeni berada di rumah sakit. Bastian tidak mau terus-terusan seperti ini di mana dirinya membohongi istrinya tentang keadaan Jeni. Semua yang dia lakukan untuk kesehatan Nadya karena dia sedang mengandung. Hari ini Nadya tengah duduk termenung pikirannya sangat kacau padahal sebentar lagi dia akan melahirkan tinggal menunggu satu bulan lagi. Tapi Jeni pergi entah ke mana, dia juga tidak pamit membuatnya sangat mencemaskannya.“Sayang, aku mau bicara sesuatu kepadamu,” ucap Bastian mendekatinya. Nadya masih duduk menatap ke arah jendela hatinya sangat hancur karena beberapa setelah kejadian mereka tidak tegur sapa. Ia enggan mempertanyaan siapa yang membuat suaminya berubah. “Aku tahu kamu pasti marah kepadaku, aku juga tahu kamu menjauhiku. Aku khawatir tentang keadaanmu karena kamu sedang hamil besar.” Ucap Bastian ia duduk tepat di pinggir Nadya la
Last Updated: 2025-10-17