เข้าสู่ระบบDalam sekejap Kinan langsung membuka kedua matanya ia menghela napas dan tersenyum tipis. Ia menutup pintu kemudian berdiam diri di sana sambil mengedarkan pandangannya ke penjuru kamar. Ia hanya berkhayal dan kejadian tadi tidak lah besar, Kinan tidak mau gegabah dalam hal ini dia harus memainkan permainan ini dengan baik.“Kehidupanku hancur karena ulah keluargamu, walau pun aku telat mengetahui kebenaran ini tapi demi membalasnya aku harus masuk ke dalam kehidupan mereka berdua.” Ucap Kinan sambil mengusap air mata oleh tangan cantiknya. Ia segera menarik koper untuk istirahat, tidak lama pintu terdengar terbuka dan ia melihat Sean ada di ujung sana sambil tersenyum tipis.Tentu saja Kinan tersentak kaget ia tidak mah Violla mengetahui Sean ada di kamarnya, ia menelan salivanya susah payah saat melihat Sean terlihat sangat gagan dan tampan.Kedua bola mata coklat terang terlihat sangat indah sekali dengan rahang tegas dan wajah yang sangat tampan. Pria itu mulai melonggarkan kerah
Akhirnya apa yang Kinan rencanakan kini terkabul dan berjalan lancar, Sean yang tidak tahu rencana Kinan ia langsung membawanya ke rumah mereka lagi. Kinan berharap mertua Sean tidak ada lagi di rumah itu sehingga dia bisa menjalankan misinya dengan baik. Walau pun Kinan menyadari bahwa perbuatannya tidak lah benar tapi seengaknya dia ingin merebut kembali harta kekayaan orang tuanya. Selama bertahun-tahun dia menderita setelah Sang Papah meninggal dunia, pahit manis dia telan sendirian di tambah Ingrit menjadi jahat dan tidak memperdulikannya lagi. Setelah tahu alasan Ingrit berbuat seperti itu Kinan perlahan mulai mengerti, orang tuanya depresi karena Sang Papah menyelingkuhinya. “Apa kamu sudah siap?” Tanya Sean. Tapi Kinan hanya diam membisu sambil duduk tegap dengan tatapan kosong mata ke arah jalanan. Sean langsung menggengam tangannya dengan lembut kemudian ia menciumnya dengan penuh kasih sayang. “Apa kamu yakin istrimu mau menerimaku lagi di rumahmu?” Tanya Kinan kemud
“Ahh, tidak.” Jawabnya kemudian Kinan kembali merebahkan tubuh dan di selimuti oleh Sean. Kinan berharap setelah kejadian ini ia akan mencaritahu tentang masa lalu kedua orang tuanya. Ia berharap setelah menggali akar permasalahannya Kinan berjanji akan merebut semua harta kekayaan orang tuanya. Walau bagaimana pun Kinan tidak akan membiarkan Ingrit menderita di masa tuanya, baru kali ini dirinya mendapat keberanian untuk membalas dendam. Satu minggu telah berlalu, Kinan dan Sean telah kembali ke kota Jakarta mereka kini berada di sebuah restaurant ternama. Keduanya sedang makan siang bersama, Kinan berhasil mengirim photo saat sedang di cium oleh Sean, ia mengirim photo tersebut kepada Violla. “Emm… hari ini aku tidak bisa pulang bersamamu, soalnya Mamah memintaku untuk mengantar dia ke rumah sakit.” Ujarnya. “Tidak masalah, yang terpenting kamu sudah mau aku ajak makan siang bersama, tapi.” Sean memotong ucapannya membuat Kinan diam menatapnya. “Tapi apa?” Tanya Kinan tanpa
Malam ini Kinan tengah menunggu Sean di mana dia pergi ke salah satu hotel yang ada di sebrang, Kinan menolak karena ia merasa tidak enak badan. Di saat ia tengah duduk merenung Kinan mendapati pesan singkat dari seseorang ia tidak tahu siapa yang mengirim pesan kepadanya. Kinan mulai membuka pesan dengan salah satu photo saat dirinya bersama kedua orang tuanya. Kinan merasa syok berat sekali dan ia pun sangat terkejut. Sebuah bukti menunjukan bahwa Kinan dan Violla masih terbilang sodara karena Violla anak dari ayahnya di mana Ingrit pun mengetahui bahwa suaminya telah berselingkuh sampai memiliki anak dari orang lain. Rahasia ini hanya orang tua Ingrit yang mengetahuinya tapi tidak dengan suaminya. Kinan benar-benar syok dan seluruh harta yang di miliki Violla milik dirinya dengan Ingrit di mana mereka merebut semua fasilitas dan harta kekayaan orang tuanya yang sudah lama meninggal.“Violla! Dia adik kandungku! Bukannya dia jauh di atasku, tapi aku juga tidam tahu berapa umur di
Setelah tiba di Hotel mereka menginap dan semua sesuai rencana, Sean sengaja memesan satu kamar untuk mereka berdua membuat Kinan merasa heran atas tingkah laku atasannya itu. “Kamu sengaja memesan satu kamar untuk kita berdua? Dasar mesum.” Omel Kinan saat ia memasuki kamar hotel untuk beristirahat, walau pun perjalanan mereka hanya sebentar tapi Kinan ingin beristirahat sebentar sebelum sore nanti ia akan menemani Sean bertemu dengan rekan bisnisnya. “Jangan banyak tanya, lagi pula di sini tidak ada kamar lagi semua sudah penuh.” Balas Sean ia melonggarkan kerah dasi setelah itu mendekati Kinan yang sedang duduk di ranjang. Ia mulai mendekatinya habis itu menyondongkan tubuh mengukung Kinan sambil mengecup pipi kanan sebagai tanda dia menyukainya.“Bagaimana kalau semua orang tahu tentang hubungan kita berdua?” Tanya Kinan ia menatapnya kemudian Sean mendorong tubuh Kinan sampai terjatuh ke atas tempat tidur. Kini Kinan ada di bawah tekanannya menatap dengan dalam kemudian ia me
Sean telah kembali bekerja seperti biasa ia duduk di ruang kerja sambil memikirkan bagaimana nasib kedepannya kalau sampai Ratna tahu bahwa bayi yang Violla kandung ternyata bukan cucu kandungannya. Otomatis orang tuanya akan terkena masalah besar yaitu penyakiynya akan kambuh dan itu semua tidak mau terjadi kepadanya, Sean harus mencari cara agar kasus sekandal istrinya bisa di dengar olen Ratna tanpa menimbulkan kecemasan yang berlebih. Hari ini Sean akan menghadiri acara di luar kota, kebetulan sekali Sean akan mengajak Kinan bermalam bersama dengannya. Hari ini Sean juga sudah memberitahu Kinan bahwa mereka akan pergi ke luar kota untuk urusan pekerjaan. Kinan sendiri menyetujui karena ini berurusan dengan kerjaan yang dia tekuni yaitu menggarap proyek baru yang akan mereka jalankan. “Apa kamu sudah siap?” Tanya Sean saat mereka sampai di lobby kantor, Sean menyuruh satpam untuk memasukan koper yang Kinan bawa. Entahlah Kinan merasa kegiatan ini kesempatan untuk Sean berduaan d







