author-banner
DF Handayani
DF Handayani
Author

Novels by DF Handayani

Istri Terbuang Jadi Nyonya Miliarder

Istri Terbuang Jadi Nyonya Miliarder

"Kalau kau ingin aku membantumu membalas dendam, maka kau harus jadi milikku. Sepenuhnya. Bukan hanya untuk semalam. Tapi selamanya. Kau tinggal bersamaku. Tidur di ranjangku. Patuh padaku. Dan tunduk pada semua aturanku. Tak ada rahasia. Tak ada nama lain dalam pikiranmu kecuali aku." ucapnya pada Kyora, posesif dan mendominasi. --- Kyora Rosebelle menyaksikan suaminya menikah lagi. Malam itu juga ia diusir dan seluruh asetnya dirampas. Satu tahun menikah sekalipun ia tak pernah disentuh suaminya. Hari-harinya hanya dipenuhi dengan siksa dan hinaan. Namun, ia tak pernah membayangkan jika malam kelam itu justru menjadi titik balik yang mengubah takdirnya, menyeretnya ke dalam pelukan Ludovic Armany, pewaris tunggal kerajaan kasino terbesar di Eropa, pria yang memiliki kuasa dan kendali atas dunia bisnis. Bersamanya, Kyora membalas dendam atas pengkhianatan suaminya. Tapi, disisi lain ia justru menemukan dunia yang selama ini tak pernah didapatkannya, kepuasan, kekuasaan, dan perlindungan tanpa batas. Ludovic bukan hanya mengobati lukanya, ia menjadikan Kyora ratu di hidupnya. Akan tetapi, di balik kesempurnaan yang Kyora dapatkan, satu pertanyaan terus menghantui, apakah di hatinya ada cinta untuk Ludovic? atau semua ini hanya permainan balas dendam yang dibungkus gairah?
อ่าน
Chapter: 32. Desiran Rasa
Pagi itu, dapur sudah sibuk sejak langit masih pucat. Kyora berdiri di depan kompor, menggulung lengan bajunya dengan rapi. Tangannya bergerak tenang, seolah ia benar-benar hanya seorang pelayan yang terbiasa dengan rutinitas ini.Bubur kacang merah mengental perlahan di panci, aromanya harum dan familiar. Ia mengaduk dengan pelan. Takaran gula. Sedikit garam. Semua persis seperti dulu.Di meja samping, susu almond sudah dipanaskan, kopi hitam diseduh dengan gula secukupnya. Kyora mencicipi sedikit bubur itu, sebelum mematikan kompor.Ia menata semuanya di meja makan. Setelah itu, Kyora mundur beberapa langkah dan berdiri bersama pelayan lain. Kepala sedikit menunduk, tangan terlipat di depan perut. Peran itu kembali ia lakukan.Langkah kaki terdengar dari tangga. Sepatu kulit beradu dengan marmer, Javier turun dari kamar utama. Kemeja putihnya rapi, dasi sudah terpasang, rambutnya tersisir sempurna. Jas hitam ia bawa di tangan kiri.Refleks Kyora melangkah mendekat dan mengulurkan ta
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-13
Chapter: 31. Hari Pertama Menjadi Pelayan
Pagi datang begitu cepat. Ketukan keras di pintu kamar Kyora memecah sunyi.Ia bangkit perlahan, menahan nyeri di pergelangan tangan. Bekas ikatan masih membiru. Kyora mengusapnya pelan, lalu menarik napas panjang. Bertahan. Itu satu-satunya kata yang harus ia ingat hari ini.“Bangun!” suara perempuan terdengar dingin. “Nyonya Calista memanggilmu.”Kyora menarik napas panjang lalu berdiri, merapikan rambutnya seadanya. Pintu dibuka dari luar. Dua pelayan wanita yang tak pernah ia lihat mengapitnya tanpa bicara. Langkah mereka cepat, seolah Kyora bukan pemilik rumah, melainkan lebih rendah dari seorang pelayan.Ruang makan sudah penuh hidangan. Calista duduk di ujung, anggun dengan gaun pagi berwarna krem. Javier berdiri di dekat jendela, menyesap kopi, sengaja memunggungi Kyora.“Cepat kemari!” perintah Calista tanpa menoleh.Kyora berjalan mendekat. Ia menunduk, memainkan ujung jemarinya, persis seperti peran yang harus ia mainkan.“Mulai hari ini,” kata Calista, suaranya manis tapi
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-08
Chapter: 30. Berhasil Menculik Kyora
Mobil yang membawa Kyora berhenti di sebuah paviliun milik keluarga Benedict. Terpisah dari bangunan utama mansion, dikelilingi pepohonan tinggi yang membuat cahaya matahari sulit menembus.Dua pria turun, membuka pintu belakang, lalu mengangkat tubuh Kyora yang masih limbung.Tangannya terikat ke belakang. Matanya tertutup kain hitam. Kepalanya terkulai, napasnya belum teratur sepenuhnya. Mereka mendudukkannya di kursi kayu dingin di tengah ruangan paviliun.Derit suara pintu terbuka. Langkah kaki terdengar mendekat.Javier masuk dengan wajah tegang yang segera berubah menjadi senyum puas begitu melihat sosok Kyora di hadapannya.“Akhirnya,” gumamnya. “Kekacauan ini punya solusinya.”Ia berdiri tepat di depan Kyora, menatapnya lama seolah memastikan bahwa sosok di hadapannya benar-benar Kyora, wanita yang pernah ia buang.“Air,” perintah Javier singkat.Seseorang menyerahkan sebotol air dingin. Tanpa ragu, Javier menuangkannya ke wajah Kyora.“Uh—!” Kyora tersentak. Batuknya keras, t
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-07
Chapter: 29. Melepaskan Kyora
"Maafkan aku Ludovic. Karena hanya memanfaatkan kekuasaanmu untuk balas dendam." gumam Kyora gelisah karena merasa bersalah.Pagi itu, Kyora berdiri di balkon sendirian. Suara langkah kaki mendekat dari belakang. Ia tahu tanpa menoleh, hanya ada satu orang di mansion ini yang berjalan dengan ritme setenang itu.Ludovic.“Aku sudah menebak kau akan berdiri di sini,” ucapnya pelan.Kyora tersenyum tipis. “Udara di sini sangat segar. Dan pemandangannya juga indah”Ludovic berdiri di sampingnya. Mereka menatap langit yang perlahan berubah warna. Pagi yang cerah.“Kau tidak tidur semalaman,” kata Ludovic dengan nada bicaranya yang lembut.Kyora menggeleng. “Terlalu banyak yang harus kupikirkan.”“Tentang rencanamu… atau tentangku?” tanya Ludovic lirih.Kyora menoleh. Tatapan mereka bertemu. Ada sesuatu di mata Ludovic, ketakutan yang disamarkan dengan ketenangan.“Tentu saja dua-duanya,” jawab Kyora jujur.Ia menarik napas dalam. “Aku tahu ini tidak adil untukmu. Aku sudah menyeretmu ke da
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-06
Chapter: 28. Gairah Calista dan Javier
Calista baru saja tiba di mansion ketika jarum jam hampir menyentuh tengah malam.Pintu besar terbuka, derap sepatu haknya terdengar ringan namun percaya diri. Beberapa pelayan mengikuti dari belakang, masing-masing membawa tas belanjaan bermerek, kotak perhiasan, gaun mahal, dan tas eksklusif yang masih terbungkus rapi.Calista tersenyum puas.Begitu matanya menangkap sosok Javier yang duduk di ruang keluarga dengan kemeja terbuka setengah, ekspresinya berubah cerah. Tidak ada rasa bersalah. Tidak ada tanda ia peduli pada wajah lelah pria itu atau berkas-berkas yang masih tergeletak di meja.“Sayang,” ucapnya ringan, melepas mantel dan menyerahkannya pada pelayan. “Kau sudah di rumah.”Javier menoleh. Semua amarah yang sejak tadi menggerogoti dadanya mendadak melemah. Setiap kali melihat Calista, logika selalu kalah. Wanita itu punya cara sendiri untuk membuatnya lupa segalanya.Calista melangkah mendekat, tanpa bertanya ia duduk di pangkuan Javier, kedua tangannya melingkar di leher
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-05
Chapter: 27. Aku Percaya Padamu
"Sean, bawa lelaki itu pergi!" perintah Ludovic.Sean mengangguk patuh. Ia menyeret orang itu keluar dari ruangan. Lorong bawah tanah kembali sunyi setelah pintu baja ditutup. Udara dingin masih terasa menempel di kulit. Kyora menarik napas panjang, seolah baru saja melepaskan beban yang sejak tadi menekan dadanya.Ludovic berdiri di sampingnya, bahunya tegang, rahangnya mengeras.“Kau yakin dengan keputusanmu?” tanya Ludovic pelan, namun nadanya tegas.Kyora mengangguk. “Aku sudah terlalu lama menjadi korban. Kali ini, aku ingin memegang kendali.”Ludovic menatapnya lama, lalu menghela napas. “Baiklah. Tapi mulai sekarang, semua langkah yang kau ambil atas izinku dan dalam pengawasanku. Satu kesalahan kecil saja, mereka akan menyeretmu kembali ke neraka itu.”“Aku mengerti,” jawab Kyora. "Itu sebabnya, aku membutuhkanmu tetap di sampingku."Malam itu, rencana mulai disusun. Orang suruhan Javier yang kini menjadi milik Kyora diberi instruksi rinci. Ia harus kembali ke sisi tuannya tan
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-04
Menjadi Budak Cinta Boss Mafia

Menjadi Budak Cinta Boss Mafia

"Bayar hutang ayahmu dengan tubuhmu, sampai aku puas dan bosan menyentuhmu!" Malam reuni para pewaris miliarder mempertemukan Catriona Wilson dengan Dominic Jackson, hidup Catriona berubah total. Si cupu berkacamata itu kini menjelma menjadi mafia terganas bernama Black Jack. Catriona yang arogan dan angkuh, harus rela menandatangani pernikahan kontrak, tunduk, dan menjadi milik Dominic demi menebus hutang ayahnya yang mencapai puluhan triliun. Saat kebencian berubah jadi candu, dan masa lalu kelam perlahan terkuak, siapa yang akan bertahan, sang wanita arogan atau sang boss mafia? Atau keduanya saling bertahan?
อ่าน
Chapter: 25. Tuntutan Menikah
Pagi masih buta ketika Dominic terbangun. Kesadarannya kembali perlahan, hingga napasnya tertahan saat menyadari wajah cantik Catriona begitu dekat di hadapannya. Jarak mereka tak lebih dari lima sentimeter. Napas Catriona teratur, hangat, menyentuh kulit Dominic yang masih setengah sadar.Senyum tipis terlukis di sudut bibirnya.Ini bukan mimpi.Semalam mereka benar-benar tidur bersama, di ranjang yang sama, di bawah selimut yang sama. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Dominic tidur tanpa mimpi buruk, tanpa kegelisahan.Ia memundurkan wajahnya sedikit, ingin menatap Catriona lebih lama. Wajah itu kini bebas dari gurat kesedihan. Catriona terlihat tenang, sekaligus indah dalam tidurnya.Tangan Dominic terangkat, menjumput helaian rambut yang menutupi wajah Catriona. Dengan gerakan lembut, ia menyelipkannya ke belakang telinga. Dadanya terasa menghangat."Sungguh indah", gumamnya dalam hati.Netra abu-abunya menyusuri setiap detail alis halus, kelopak mata lebar dengan bulu ma
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-13
Chapter: 24. Ciuman Basah
Semua menunggu dengan suasana yang tegang. Sejak Jeny dibawa ke kamar, Miller tak bisa duduk tenang. Ia mondar-mandir, wajahnya penuh kekhawatiran, seolah bayangan masa lalu kembali menghantui.Di dalam kamar, Dokter Frans baru saja menyelesaikan pemeriksaan. Infus terpasang di tangan kanan Jeny, napasnya stabil, tetapi ia belum juga sadar.“Nyonya Jeny mengalami syok ringan. Saat ini yang paling ia butuhkan adalah ketenangan. Biarkan beliau beristirahat,” jelas Dokter Frans dengan suara tenang.Jackson segera bertanya, nada suaranya penuh cemas. “Bagaimana dengan jantungnya? Aman?”“Tidak ada masalah. Kondisi jantung Nyonya Jeny sehat dan stabil,” jawab Dokter Frans meyakinkan.Dominic mengembuskan napas lega. Ketakutan terbesarnya kejadian di masa lalu, saat Jeny hampir tak tertolong karena serangan jantung.“Kau bisa keluar, Dominic. Biar aku yang menemani.” ucap Jackson tegas namun lembut.Dominic mengangguk. Ia tahu, kehadirannya justru bisa memicu emosi jika Jeny sadar. Ia memil
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-12
Chapter: 23. Tidur Dengannya
“Bagaimana kalian bisa mengenal Catriona?” tanya Jackson dengan sorot mata tajam, penuh selidik dan kemarahan yang tak disembunyikan.“Dia satu sekolah menengah denganku,” jawab Dominic tanpa ragu.“Dia mantan kekasihku di sekolah menengah,” sambung Maxim santai, seolah itu tak berarti apa-apa.Derren tetap diam. Tatapannya kosong, pikirannya berkelana pada masa lalu yang tak pernah ia ceritakan pada siapa pun.Ia mengenal Catriona jauh sebelum orang-orang ini menyadarinya. Saat itu, ia masih duduk di bangku perguruan tinggi. Maxim, adiknya, masih siswa SMA. Derren kerap menjemput Maxim sepulang sekolah, dan di sanalah pertama kali ia melihat Catriona. Gadis itu selalu berdiri di depan lobi penjemputan, menunggu dengan sikap dingin dan angkuh, seolah dunia berutang penjelasan padanya.Sejak hari itu, Derren sengaja meluangkan waktu untuk menjemput Maxim. Bukan karena rasa sayang pada adiknya, melainkan demi satu alasan yaitu melihat Catriona.Ketertarikan itu perlahan berubah menjadi
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-11
Chapter: 22. Tiga Lelaki Satu Wanita
Di dalam kastil mewah bernuansa emas dan biru itu, suasana menegang. Seluruh anggota keluarga duduk menunggu dalam diam. Tidak ada percakapan, hanya tatapan yang saling bertemu lalu berpaling. Pikiran mereka sibuk dengan prasangka dan kegelisahan masing-masing.Detak pendulum jam emas berukiran naga di sudut ruangan menjadi satu-satunya suara yang terdengar. Bunyi itu memantul di ruang keluarga yang luas, di antara sofa-sofa berbahan bulu domba terbaik.Keheningan itu akhirnya pecah ketika Mark masuk dengan langkah tegas. Ia menunduk hormat singkat pada tuan dan nyonya rumah.“Tuan Miller sudah tiba.” lapornya.Tak lama, seorang lelaki paruh baya masuk dengan senyum ramah yang khas. Miller Harvey.“Jackson, Jenny apa kabar?”“Tidak terlalu baik!” sahut Jenny ketus.Namun Miller Harvey tetap tersenyum hangat pada adik kandungnya itu. Jenny Harvey, adik dari pemilik tambang emas terbesar di Colombus, wilayah terpadat di Sisilia, tanah kelahiran mereka. Keluarga Miller dikenal sederhana,
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-10
Chapter: 21. Misi Menyelamatkan Catriona
Derren dan Emely bersiap meninggalkan rumah sakit malam itu juga. Tidak ada waktu menunggu. Derren harus kabur sekarang, apa pun risikonya. Semua ini demi satu tujuan, menyelamatkan Catriona.Emely menatap Derren dari ujung rambut sampai kaki. Alisnya langsung berkerut.“Tidak mungkin kau pergi dengan pakaian seperti itu, Derren! Semua orang akan curiga!” katanya kesal.Derren masih mengenakan piyama pasien, lengkap dengan penyangga leher. Ia mendengus frustrasi.“Lalu aku harus bagaimana? Aku tidak punya pilihan lain.”Emely terdiam sejenak, berpikir keras. Matanya lalu berbinar.“Aku tahu!” serunya tiba-tiba. Tatapannya mengarah ke coat panjang warna pink miliknya yang tergantung di sofa.Derren refleks menggeleng keras.“Jangan gila. Aku tidak mau pakai baju wanita!”“Hanya ini satu-satunya cara agar tidak mencolok,” sahut Emely cepat. “Kau bisa pakai syal Caty untuk menutupi penyangga lehermu.”“Bagaimana kalau anak buahku melihat?” Derren makin gusar. “Aku tidak mau!”Emely langs
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-08
Chapter: 20. Penyesalan Terlambat
Dominic membilas tubuhnya dengan tergesa, air dingin tak mampu meredam kekacauan di kepalanya. Setiap tetes terasa menekan dadanya. Ia bahkan tak sempat berganti pakaian, hanya meraih kimono bathrobe dan keluar kamar mandi dengan langkah tergesa.“Catriona!” serunya begitu memasuki kamar.Catriona masih terbaring di sana. Posisi tubuhnya tak berubah, kedua tangan tergeletak lemah, wajahnya pucat dengan mata terpejam. Pemandangan itu menyayat hati Dominic.Ia berlari kecil mendekat, jantungnya berdentum tak beraturan. Dengan tangan gemetar, ia meraih pergelangan tangan Catriona. Dominic terdiam. Luka merah memar melingkari pergelangan tangan wanita itu, beberapa masih mengeluarkan bercak merah.“Caty…” suaranya bergetar.Dominic menggenggam tangan Catriona yang dingin. Ia menarik tubuh Catriona ke dalam pelukannya, memeluk seerat mungkin seolah bisa mengembalikan kehangatan yang telah hilang.“Maafkan aku Caty. Maaf. Aku salah menilaimu." gumamnya berulang kali, penuh penyesalan yang t
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-07
The CEO'S Forbidden Bride

The CEO'S Forbidden Bride

Sunrise White, tak pernah membayangkan akan terlibat dalam pernikahan kontrak dengan CEO-nya karena kesalahan satu malam yang ia buat. Pria yang berhasil ia taklukkan semalam ternyata Khairen Crown, CEO CNC tempatnya bekerja. Pria misterius yang terkenal dingin, sempurna, dan tak pernah tersentuh itu muncul untuk pertama kalinya di hadapan publik. Keduanya setuju melakukan perjanjian kontrak demi tujuan masing-masing. Sunrise mempertahankan posisi dan reputasinya, sedangkan Khairen demi mempertahankan kekuasaan dan pewaris tunggal. Namun, di balik ikatan tanpa cinta itu, keduanya menyimpan rahasia yang jauh lebih berbahaya. Sunrise bukan sekadar wanita biasa, dia adalah putri dari musuh bebuyutan keluarga Crown, yang selama ini diyakini telah mati. Ia kembali untuk membalas dendam atas kematian orang tuanya, menghancurkan Khairen dan seluruh keluarganya. Namun takdir berbalik kejam. Saat Khairen diam-diam melindunginya dari bayang-bayang ancaman, batas antara kebencian dan cinta keduanya mulai kabur. Mereka tahu, perasaan itu terlarang. Tapi semakin mencoba menjauh, semakin dalam mereka terjerat. Tiga tahun kontrak yang dipenuhi rahasia, intrik, dan luka lama. Akankah mereka tetap bertahan hingga akhir? Atau justru saling menghancurkan, dan kehilangan satu sama lain selamanya?
อ่าน
Chapter: 140. Aku Mencintaimu, Khairen. (TAMAT)
Angin malam menyelinap lembut melalui celah jendela kabin. Sunrise memejamkan mata, menghirup aroma laut yang asin dan hangat. Pelukan Khairen dari belakang terasa seperti jangkar kokoh, menenangkan, sebuah janji tanpa kata bahwa ia tak lagi harus berdiri sendiri menghadapi dunia.Malam itu mereka tak terburu tidur. Ellion tertidur lebih dulu, tubuh kecilnya meringkuk di ranjang dengan boneka di pelukan, senyumnya tersisa seolah mimpi pun ikut merayakan kebahagiaan.Sunrise menarik selimutnya perlahan dan mencium dahi anak itu, lalu berdiri di sisi Khairen. Mereka menatap Ellion lama, menyaksikan napasnya yang teratur.“Dia nampak bahagia,” bisik Sunrise.“Itu yang terpenting.” timpal Khairen.Mereka duduk berdampingan di sofa kecil kabin. Keheningan terasa nyaman. Sunrise memutar cincin di jarinya, mengingat perjalanan panjang yang membawanya ke titik ini.Luka yang pernah mengurung, ketakutan yang pernah menenggelamkan, hingga keberanian kecil yang tumbuh perlahan dan akhirnya cukup
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-05-12
Chapter: 139. Menikahlah Denganku, Sekali Lagi!
Kabut Albinen perlahan menjadi kenangan ketika pagi itu mereka meninggalkan desa kecil di pegunungan untuk pergi berlibur.Mobil melaju tenang, Ellion duduk di kursi belakang diapit nenek dan tante, matanya tak berhenti menempel ke jendela, menghitung terowongan, menebak gunung mana yang akan mereka lewati.Sunrise duduk di samping Khairen, tangannya terlipat di pangkuan, hatinya terasa ringan dengan cara yang asing, penuh harapan baru yang selama ini ia kubur rapat.Ini bukan perjalanan biasa. Tapi awal dari segalanya.Bandara menjadi dunia baru bagi Ellion. Ia berlari kecil, kagum pada pesawat-pesawat raksasa yang berjejer seperti burung logam. Untuk pertama kalinya, ia menggenggam paspor kecil dengan namanya tercetak rapi. Khairen berjongkok di hadapannya, menyamakan tinggi badan mereka.“Siap terbang jauh, Kapten Ellion?”Ellion mengangguk penuh semangat. “Daddy, nanti kita lihat laut?”Khairen tersenyum, menatap Sunrise sekilas. “Bukan cuma laut. Kita akan melihat dunia.”Venice
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-05-12
Chapter: 138. Mengakhiri Kesalahan
Setelah sarapan yang penuh kecanggungan, mereka bersiap meninggalkan rumah. Udara dingin Albinen menyambut dengan aroma kayu basah dan roti hangat dari kejauhan.Sunrise mengancingkan pakaian Ellion, sementara Khairen berdiri di dekat pintu, menunggu dengan kesabaran yang jarang ia perlihatkan pada dunia.“Daddy bantu Mommy di toko, ya?” Ellion berkata polos sambil meraih tangan Khairen.Khairen mengangguk, menatap Sunrise sekilas. “Tentu.”"Ellion, di rumah dengan nenek dan tante ya." Sunrise berpesan."Ellion akan menunggu Daddy dan Mommy pulang." ucapnya antusias. "Byee..." Ia melambaikan tangan.Toko roti itu masih sunyi ketika mereka tiba. Pintu dibuka, lonceng kecil berdenting, dan kehangatan langsung menyergap, aroma mentega, vanila, dan adonan yang baru matang. Sunrise menggantung mantel, lalu mengikat celemeknya. Khairen mengamati sejenak, lalu ikut meraih celemek cadangan tanpa diminta.Sunrise tersenyum kecil saat melihat Khairen yang biasanya memimpin rapat dewan dengan se
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-05-12
Chapter: 137. Malam yang Panas
Khairen menutup pintu kamar dengan punggungnya, suaranya nyaris tak terdengar. Sunrise masih berada dalam gendongannya, tubuhnya ringan namun getarnya terasa jelas, seperti seseorang yang telah terlalu lama menahan diri dan akhirnya berhenti melawan.Ia menurunkannya perlahan ke ranjang. Sprai putih berkerut di bawah tubuh Sunrise, berkilau dengan rambut pirangnya yang tergerai. Khairen tidak langsung menjauh. Ia tetap di sana, satu tangan menopang tubuhnya, yang lain menyentuh pinggang Sunrise, sebuah sentuhan pelan, seolah bertanya sekali lagi apakah ia benar-benar diizinkan.Sunrise menarik napas panjang. Dadanya naik turun, matanya berkabut.“Jika kau pergi setelah ini…” suaranya nyaris tak terdengar, “aku tak tahu apakah aku sanggup bertahan lagi.”Khairen menunduk, dahinya menyentuh dahi Sunrise. “Aku tidak datang sejauh ini untuk melukaimu lagi.”Ciuman mereka kali ini berbeda. Lebih dalam. Lebih jujur. Tak ada lagi kemarahan, tak ada sindiran. Hanya dua orang dewasa yang akhir
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-05-12
Chapter: 136. Ya, Aku Cemburu!
Sunrise berdiri terpaku beberapa detik setelah Ardelia pergi, langkah wanita itu menjauh dengan anggun, seolah tak pernah meninggalkan bom waktu di belakangnya. Lorong samping resort kembali lengang, hanya suara tawa anak-anak dari taman depan yang samar terdengar.Ia mengembuskan napas panjang, mencoba menenangkan detak jantungnya yang tak beraturan."Jika Nona sudah tak menginginkannya, bolehkah saya merebutnya?"Kalimat itu berulang di kepalanya seperti jarum yang menusuk pelan tapi dalam. Sunrise menutup mata sejenak, menekan telapak tangannya ke dada, mencoba meredam rasa panas yang menjalar hingga tenggorokan.“Aku baik-baik saja,” gumamnya lirih, lebih seperti usaha meyakinkan diri sendiri.Namun kebohongan itu runtuh saat ia kembali ke area utama. Dari kejauhan, ia melihat Khairen berdiri bersama Ellion dan beberapa anak panti asuhan. Lelaki itu berjongkok, membiarkan Ellion menarik ujung jasnya, tertawa kecil saat bocah itu memamerkan mainan baru. Pemandangan itu membuat dada
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-05-11
Chapter: 135. Cemburu Itu Nyata
Mobil melaju menuruni jalanan Albinen yang masih diselimuti kabut tipis. Pepohonan pinus berdiri diam, seolah menjadi saksi bisu dari kepergian Khairen.Di dalam mobil, keheningan menyelimuti. Hanya suara mesin yang sesekali memecah udara.Nick melirik tuannya lewat kaca spion. Rahangnya mengeras sesaat sebelum akhirnya ia membuka suara, kali ini lebih hati-hati.“Tuan… maaf, jika tadi lancang mengatakannya. Saya tak seharusnya berbicara sejauh itu.”Khairen tidak langsung menjawab. Tatapannya lurus ke depan, fokus pada jalanan berkelok, namun pikirannya melayang jauh. Kata-kata Nick barusan terus terngiang di kepalanya, berputar seperti gema yang tak mau reda."Masih belum terlambat… memulai kembali…" “Kau benar.” jawab Khairen akhirnya, suaranya datar. “Kau hanya mengatakan apa yang memang sudah kupikirkan.”Nick menghela napas lega, meski ada sesuatu di balik sorot matanya. Ia tahu, ketika Khairen berkata demikian, artinya perang batin tuannya justru baru dimulai.Beberapa jam set
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-05-11
บางทีคุณอาจจะชอบ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status