author-banner
Jw Hasya
Jw Hasya
Author

Romans de Jw Hasya

Kama Sutra

Kama Sutra

Sutra tidak pernah menyangka, bekerja sebagai pelayan di keluarga Deodola justru menjerumuskannya ke dunia yang penuh rahasia. Tugasnya sederhana—mengantarkan makanan ke apartemen Tuan Muda Kama, putra satu-satunya keluarga Deodola yang sedang “dihukum” dan dijauhkan dari mansion. Namun, setiap pertemuan justru membuat Sutra semakin mengenali sisi lain sang pewaris bahwa ia dingin, kesepian, dan terluka. Di balik tatapan tajam itu, ada rahasia yang bahkan keluarganya sendiri tidak tahu. Sutra tahu batasnya—ia hanya pelayan, bukan seseorang yang boleh jatuh hati. Tapi batas itu perlahan kabur… sejak Kama mulai memanggil namanya dengan nada yang berbeda saat dirinya terjebak obat yang membuat Sutra tak hanya melayani Kama, namun juga hasrat dan nafsunya. “Tubuhku panas. Aku butuh sesuatu dari dalam dirimu. Tugasmu saat ini, bagaimana caranya agar aku bisa melakukan pelepasan. Terserah, kau mau mengeluarkannya dengan cara apa, Sutra.” I
Lire
Chapter: Bab 287
“Ke mana kau, Naina!” Delon terlihat mondar mandir di dalam ruangan kerjanya. Sudah lebih dari sepuluh kali, hari ini dia mencoba menghubungi Naina, tapi tak ada jawaban. Bahkan, ponsel wanita itu mati. Sesekali Delon menganjur napas kasar dengan sambil mengacak acak rambutnya sendiri. Delon kembali menekan ponselnya untuk menghubungi Naina. Beruntungnya, panggilan kali ini ada jawaban. “Naina, kau ke mana saja? Kenapa tidak mengabariku! Kau seolah menghilang dua hari ini!” ucap Delon dengan suara meninggi. “Bagaimana kelanjutan rencana kita? Apa kau sudah berhasil menghancurkan semua perusahaan Grup Deodola?” sambung Delon. Tak ada jawaban dari seberang sana. Namun, Delon dapat mendengar ada suara desahan napas yang begitu berat. Akan tetapi pria itu tidak dapat menebak, itu desahan suara siapa. “Kau jangan main main denganku, Naina! Aku bisa membuatmu hancur!”Masih tak ada jawaban. “Naina, apa kau i—“Tiba tiba panggilang terputus sebelum Delon menuntaskan kata katanya. “Si
Dernière mise à jour: 2026-02-21
Chapter: Bab 286
“Sebetulnya kau pernah ada hubungan seperti apa dengan Sutra, hingga Kama sebenci itu terhadap dirimu?” Ellies duduk di bangku pangjang di koridor rumah sakit. Tatapannya tertunduk, seakan mencari jawaban atas rasahasia yang tengah disembunyikan Hans kepadanya. “Tidak ada. Tapi aku memang sudah salah besar pada Tuan Muda, karena sempat menaruh dendam terhadap dirinya,” elak Hans. Ellies tersenyum datar. “Apa kau pikir aku mudah untuk kau bohongi, Hans? Bahkan aku begitu mengenal sepupuku meskipun kau pernah menjadi salah satu orang kepercayaannya.” Ellies menengadahkan kepalanya, menatap langit langit koridor rumah sakit yang tampak sedikit memudar. “Dia orang yang mudah memaafkan, tapi … untuk sesuatu hal yang begitu menyakiti hatinya, dia tidak akan pernah bisa memaafkannya.” Ellies kemudian menoleh ke arah Hans, di mana pria itu saat ini yang tertunduk dalam. Kata kata Ellies betul betul menusuk tepat di ulu hatinya. Rasa bersalah itu kembali menyeruak, menganga di perm
Dernière mise à jour: 2026-02-21
Chapter: Bab 285
“Apa yang pernah kau lakukan pada Sutra? Hingga Kama tidak bisa memaafkanmu?”Hans turun dari atas pahan Ellies, kemudian merebahkan tubuhnya di samping perempuan tersebut. Sedangkan dia merbahkan tubuhnya, benda yang tadinya mengeras dan berotot di bagian selangkangannya saat ini tampak layu. Hans menindih kedua lengannya dengan kepala, tatapannya menerawang ke atas langit langit kamar. “Kenapa kau menanyakan hal itu?”Ellies ikut merebahkan tubuhnya di sampingnya. “Karena aku ingin tahu saja. Setidaknya agar aku lebih yakin jika kau memang betul betul mencintaiku dan ingin hidup denganku.”Hans tersenyum datar. “Aku tidak pernah melakukan apa pun terhadap Sutra. Kama tidak bisa memaafkanku karena dia memang betul betul menyimpan dendam padaku,” tepis Hans. Rasanya pun tidak mungkin jika dia harus mengatakan pada Ellies hal apa yang pernah dilakukannya terhadap Sutra. “Tapi kenapa hatiku mengatakan jika kau menyembunyikan sesuatu dariku?”Hans memiringkan tubuhnya. Lalu menatap
Dernière mise à jour: 2026-02-20
Chapter: Bab 284
“Ellies, kuharap kau tidak pernah lagi melakukan sesuatu yang bisa membahayakan dirimu sendiri.” Hans berujar saat keduanya telah sampai di apartemen. Ellies tengah membuka lemari untuk memilih milih baju mana yang akan dipakai setelah membersihkan tubuhnya nanti. Sejenak dia menghentikan aktivitasnya ketika Hans berujar seperti itu. “Maksudmu?” Kedua alisnya tampak saling menaut. Seolah bingung dengan kata kata Hans. “Jadi … kau tidak mengingat apa pun kemarin malam?” tanya Hans penasaran. Ellies diam sesaat, memikirkan kata kata Hans barusan. “Aku tidak mengingat apa pun. Memangnya ada apa?” Ellies berjalan menuju Hans sambil menengeng sebuah baju di tangannya. Hans menatap dalam, memastikan sesuatu di bola mata wanita itu. Detik kemudian, Hans menganjur napas panjang dan menyeret. “Kau mabuk berat di kelab. Hampir saja seorang pria asing menjamahmu kalau aku tidak datang tepat waktu.”“Apa?!” Ellies terperangah.Kemudian wanita itu memejam kan mata sesaat, menyisir sesuatu ya
Dernière mise à jour: 2026-02-20
Chapter: Bab 283
Kama memutuskan untuk segera membawa Naina ke tempat biasanya dia menyekap para pengkhianat. Kali ini Bruno yang dititahkan. Naina memohon, bersujud di ujung kaki Kama agar dirinya tak di bawa ke tempat yang begitu mengerikan tersebut. “Terlambat! Kau tidak mau mengatakan siapa orang yang menyuruhmu!” Tatapannya penuh seringai, bahkan dengan keadaan sadar, Kama menjambak rambut Naina. “Bruno, seret dia masuk!” pekiknya dengan nada penuh penekanan. ***Aroma anyir menyergap indera penciuman Naina, kala wanita itu baru memasuki ruangan yang begitu gelap dan engap. Tetesan air terdengar nyaring di kedua telinga. Itu adalah air yang merembes dari langit langit ruangan. “Kumohon, jangan kau tinggalkan aku di ruangan ini, aku takut. Aku tidak terbiasa hidup di tempat kumuh dan gelap seperti ini.” Dia meraih sepatu Bruno, hampir menciumnya, wanita itu merengek memohon. Bruno lekas menendang tubuhnya. “Harusnya kau bilang keinginanmu itu sebelum Tuan berubah pikiran. Kau bahkan terlal
Dernière mise à jour: 2026-02-20
Chapter: Bab 282
Air mata Sutra tiba tia mengalir deras, ketika melihat keadaan Ellies yang begitu memprihatinkan. Bayi usia tujuh bulan itu harus bergelut dengan penyakit yang mematikan. [Aku sudah sampai, lihatlah, dia begitu terlihat lemah, Kama.] Sutra mengirimi Kama sebuah pesan berbentuk gambar dengan beberapa kata yang diakhiri aebuah emoticon menangis. Di seberang sana, Kama melihat foto Sofia dengan perasaan yang sama sama tak menentu. Di sini pria itu tengah berjuang demi penyakit cancer usus besarnya, sedangkan di sana, Sofia tengah berjuang dengan penyakit leukimianya. [Boleh aku meneleponmu?] Sutra kembali mengirim pesan. Namun, Kama segera membalasnya demi sang istri tidah tahu perihal keadaannya. [Jangan, aku sedang ada meeting. Nanti … setelah selesai semua, aku yang akan menghubungimu terlebih dulu.]Balas Kam dengan begitu cepat. [Baiklah, kau jangan terlalu lelah. Kau masih ingat apa yang kukataan padamu tadi? Kau seperti orang yang sedang penyakitan.]Kama meletakkan pon
Dernière mise à jour: 2026-02-19
Jatuh Dalam Pesona Budak Cantik

Jatuh Dalam Pesona Budak Cantik

“Sasi, aku memberimu kebebasan untuk mencintaiku, karena memang itulah tugasmu sebagai budak. Tapi kau pun harus ingat! Jangan pernah mengharapkan yang sebaliknya. Karena aku akan memberikanmu apa pun itu, kecuali cinta.” Sasi Theresia berharap jika dirinya bisa melakukan semua itu, tapi nyatanya tidak. Hatinya yang lemah, tetap saja mengharapkan balasan untuk cintanya yang usang. “Kenapa Tuhan sejahat itu, menakdirkanku sebagai budak yang tidak pernah pantas untuk dicintai oleh siapa pun.”
Lire
Chapter: Bab 51
Sasi Theresia mengerang kesakitan. “Tolong jangan siksa aku. Aku akan mengatakan padamu.” Leo menghentikan siksaannya. Tak sabar ingin mendengar pengakuan wanita licik yang sudah tak berdaya tersebut. “Katakan, siapa?” “T-tapi, k-kau harus berjanji. K-kau akan melepaskanku jika akau mengatakan padamu, siapa orang yang telah berkhianat pada kalian.” “Tentu saja, kau bahkan bisa menghirup udara sesuka hatimu, Sayang.” Namun, sebelum Sasi Theresia mengakui, ponsel Leo kembali melengking. Nama Jonathan tertera didepan layar. “Aku akan ke situ dengan Sasi.” Setelah itu, panggilan dimatikan. Leo tersenyum sinis. “Sepertinya kau akan segera lepas dari siksaan ini. Jonathan barusan meneleponku dia akan ke sini beraama dengan Naina.” ** “Kita mau ke mana?” tanya Sasi dengan wajah yang masih tampak sedikit pucat. “Ke tempat Leo.” “Kau mau kembali menitipkan aku di sana?” tanya Sasi penasaran. Jonathan mengacak rambut Sasi dengan lembut. “Tentu saja tidak. Aku i
Dernière mise à jour: 2025-11-13
Chapter: Bab 50
Pada akhirnya Sasi tertidur dalam pelukan Jonathan. Sedangkan pria itu tampak sedang memainkan gawainya dengan pelan, karena takut gadis itu terganggu tidurnya. Saat dirinya hendak menaruh ponsel di atas nakas, tiba-tiba benda pipih itu bergetar. Satu panggilan atas nama Leo menerobos masuk. “Ada apa, Leo?”“Joe, bisakah kau ke sini sekarang?”Jonathan mengernyit, Leo adalah orang yang begitu tahu kondisi. Pria itu tidak akan menyuruh sang karib untuk datang jika tidak ada kepentingan yang mendesak. “Katakan, ada apa?” tanya Jonathan penasaran. “Anak buahku menangkap Sasi Theresia. Rupanya selama ini budakmu bernama Naina.”“Tolong kau jaga perempuan itu untukku. Karena saat ini aku belum bisa datang ke tempatmu. Sasi terluka dan anak buahmu tahu itu. Jangan kau habisi dulu dia. Biar Sasi yang melakukannya. Dendam, harus dibalas oleh yang bersangkutan.” Suara Jonathan begitu berat. Matanya menatap ke arah Sasi yang masih tertidur pulas dengan keadaan miring. “Tentu saja kawan. Ta
Dernière mise à jour: 2025-11-12
Chapter: Bab 49
Joe, aku akan mengabdi padamu seumur hidupku.”Jonathan tersenyum, kemudian pria itu memberi kecupan hangat di dahi Sasi. “Terserah apa pun itu, yang kuharap saat ini kau selalu baik baik saja dan lukamu lekas sembuh.”“Joe.”“Ehm.”“Sebenarnya apa yang membuat kau begitu baik padaku. Bukankah aku ini hanya seorang budak?” Lantas ia mengepalkan kedua tangannya. “Aku bahkan tidak menguntungkan apa-apa bagi dirimu. Malah … a-ku terlalu banyak menyusahkanmu. Kuharap, kau tidak terlalu bersikap baik terhadapku.”Jonathan mengernyit. “Kenapa? Kau tidak suka jika aku bersikap baik terhadapmu?”Gadis itu kemudian menatap Jonathan begitu lekat. “Aku tidak ingin kau memberikan harapan padaku. Aku tahu, kau bersikap baik karena aku hanya wanita lemah. Tapi Joe, aku takut berharap lebih padamu. Jangan berbuat baik tanpa alasan. Lebih baik kau memukulku atau mengatakan yang sejujurnya, apa niatmu yang sebenarnya.”Niat yang sebenarnya? Mendadak kepala Jonathan menjadi kosong. Ia sama sekali tid
Dernière mise à jour: 2025-11-11
Chapter: Bab 48
Ucapan Davin saat itu tentang cairan kuning yang tak ada penawarnya benar adanya. Cairan tersebut tidak berlangsung lama jika penggunanya berusaha mencari tahu tentang kehidupannya. Ada sebagian orang yang memilih untuk menerima takdirnya, melupakan ingatannya dan membiarkan dirinya menjadi budak untuk selamanya. Orang-orang yang seperti itu, membuat cairan obat bekerja lebih lama atau seumur hidup. Davin memang sengaja membuatnya seperti itu. Sebab, itu semua bisa menguntung bagi usahanya. Jika dia menetapkan cairan dosisi tinggi, tidak ada lagi mereka mereka yang akan datang untuk mencarinya, memintanya untuk kembali menyuntikkan cairan agar peliharaan mereka kembali patuh. Oleh sebab itu, tidak jarang bagi pelanggan Davin—mereka kembali datang—untuk meminta agar budaknya disuntik kembali. Tentu karena reaksi cairan pertama telah luruh, budak budak itu telah mengingat jati dirinya lagi. Sehingga mau tidak mau, para tuan harus kembali menyuntik. Tentu suntikan yang kedua ini tidak
Dernière mise à jour: 2025-11-10
Chapter: Bab 47
Selama tiga hari Sasi tidak boleh makan. Gadis malang itu hanya mendapat minum. Persembahan untuk iblis atas nama dirinya yang kotor karena tidak mau membunuh kekasihnya Tommi akan segera dihelat. Sasi dikeluarkan dari jeruji besi tepat enam jam sebelum diadakan persembahan. Ia dimandikan, diberi parfum, kemudian didandani semewah mungkin.Sasi benar-benar telah pasrah pada hidupnya. Gadis malang itu bahkan tidak menolak ketika beberapa orang memandikan tubuhnya. Ia menerima semua dengan lapang dada. Mungkin memang ini adalah akhir dari perjalanan hidupnya. Nyatanya, masa-masa hidup dengan Jonathan hanyalah mimpi yang sekadar numpang lewat saja. Di ambang pintu, Sasi Theresia si gadis berambut pirang tampak berdiri berkacak pinggang. Pasti wanita itu puas melihat keadaannya sekarang. Tanpa sadar Sasi mengerutkan dahi. Padahal selama hidupnya dia tidak pernah merasa jika dirinya cantik. Bahkan, sudah terlampau lama dia tidak pernah melihat pantulan wajahnya di dalam cermin. Biasanya,
Dernière mise à jour: 2025-11-09
Chapter: BAB 46
“Hello, Naina. Apa kabar? Lama kita tidak bertemu.”Untuk satu ini, Sasi tidak begitu mengingat siapa wanita yang baru saja menyapanya. Rambutnya berwarna pirang, dengan baju di atas pusar dengan sebuah celana cutbray. Wanita itu berjalan anggun menghampiri Sasi. Raut wajahnya tampak begitu puas. “Aku sedih karena kau melupakanku.” Nada bicaranya terkesan mengejek Sasi. Di ujung kalimat, wanita itu menyelipkan tawa yang seperti sedang menari di atas derita orang. Dia membungkuk, untuk menyamai badan dengan Sasi, kemudian ia kembali bersuara lirih di cuping telinga Sasi. “Harusnya pelukis terkenal, tidak akan melupakan nama kawannya begitu saja. Terlebih, aku ikut andil dalam segala aktivitasmu dulu. Bukankah namaku yang selalu kau selipkan di antara ketenaranmu? Akulah Sasi Theresia.”Jadi, selama ini gadis bernasib malang itu menggunakan nama sahabat lamanya. Sasi Theresia.Tubuh Sasi menegang. Berada di tempat terkutuk ini dan berjumpa dengan ayahnya, membuat bagian-bagian puzzle
Dernière mise à jour: 2025-11-08
Vous vous intéresseriez aussi à
Adoration
Adoration
Romansa · Be Maryam
5.1K Vues
Dikhianati Calon Istri Dan Ayah
Dikhianati Calon Istri Dan Ayah
Romansa · Kholis_Efendi
5.1K Vues
Obsesi Liar Mantan Bosku
Obsesi Liar Mantan Bosku
Romansa · Andromeda Venus
5.1K Vues
RANJANG (PANAS) ADIKKU
RANJANG (PANAS) ADIKKU
Romansa · Ria Abdullah
5.1K Vues
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status