author-banner
Vino Tanujaya
Author

Novels by Vino Tanujaya

Kelahiran Kembali Miliarder Berkuasa

Kelahiran Kembali Miliarder Berkuasa

Edward meninggal dunia dalam penyesalan. Kehidupan suksesnya yang berhasil mengumpulkan 500 miliar dolar, tidak berarti baginya. Malaikat memberinya kesempatan untuk kembali ke saat saat dia masih memiliki anak istrinya. Kali ini, dia tidak akan membiarkan mereka pergi. Dia akan jadi kaya bersama mereka.
Read
Chapter: 5 Masalah Lagi
Edward duduk di meja dapur dengan secangkir kopi yang sudah mulai dingin di depannya.Ia memejamkan mata. Mengerutkan kening. Mencoba menggali lebih dalam ke bagian ingatannya yang menyimpan angka-angka, tanggal-tanggal, nomor-nomor yang pernah keluar di masa lalu. Ia mencoba dengan sungguh-sungguh, mendorong pikirannya ke sudut-sudut ingatan yang paling jauh, yang paling tersembunyi.Tidak ada.Nomor yang kemarin ia pasang itu satu-satunya yang ia ingat karena situasinya memang luar biasa. Temannya menyebutkan nomor itu di depan mukanya dengan penuh keyakinan, dan ia memilih untuk tidak memasangnya demi menghabiskan uangnya di meja judi. Kekesalannya yang luar biasa ketika mengetahui nomor itu ternyata keluar terukir dalam di ingatannya seperti luka bakar, dan itulah mengapa ia masih mengingatnya sekarang.Tapi nomor-nomor lain? Hasil undian di minggu-minggu dan bulan-bulan berikutnya?'Saya tidak pernah memperhatikannya,' batinnya pahit. 'Saya tidak pernah membeli kupon lagi setelah
Last Updated: 2026-03-01
Chapter: 4 Memulai Usaha
Edward berdiri di ruang tamu yang sunyi itu sendirian. Di luar, suara langkah Elaine dan Tirza semakin menjauh di trotoar, lalu hilang.'Ini juga sudah pernah terjadi sebelumnya,' batinnya. 'Di kehidupan yang lalu mereka juga pergi malam itu. Dan aku duduk di sini, lalu pergi mencari teman-temanku untuk berjudi lagi karena tidak tahu harus berbuat apa dengan kekosongan ini.'Namun malam ini ia tidak bergerak ke mana pun.Ia duduk di kursi ruang tamu, mengatur napasnya, dan mulai berpikir.Keesokan paginya, sebelum matahari terlalu tinggi, Edward sudah ada di pasar.Ia tidak membawa banyak uang. Hanya sisa yang ada di dompetnya, yang bahkan untuk ukuran kebutuhan sehari-hari pun tidak bisa dibilang cukup. Namun ia tahu sesuatu yang tidak diketahui orang lain di pasar itu, sesuatu yang ia pelajari bertahun-tahun kemudian di kehidupan sebelumnya ketika ia mencoba memahami dunia bisnis dari nol.Ada satu jenis buah yang pada tahun-tahun ini dijual sangat murah, dianggap biasa, bahkan seba
Last Updated: 2026-03-01
Chapter: 3 Debt Colector
Edward masih duduk di teras belakang saat suara itu datang.Bukan suara yang asing. Bukan suara yang mengejutkan. Di dalam kepalanya yang menyimpan seluruh ingatan dari kehidupan sebelumnya, suara ini sudah ia kenal, sudah ia nantikan dengan seluruh tubuh yang tegang sejak sore tadi.Ketukan keras di pintu depan. Kemudian tanpa menunggu jawaban, pintu itu terbuka paksa.Lima orang masuk dengan bahu terangkat dan dagu terangkat, membawa aura kekerasan yang sudah menjadi pakaian sehari-hari mereka. Yang paling depan berbadan paling besar, rambut dipotong pendek, dengan tato di leher dan tangan yang memegang sebatang besi pendek. Di belakangnya empat orang lagi berpencar mengisi ruang tamu seperti cairan yang mengisi wadah, memastikan tidak ada celah kabur."Mana penghuni rumah ini?" suara lelaki bertato itu berat dan terbiasa tidak mendapat perlawanan.Edward berdiri dari kursinya di teras. Ia melangkah masuk dengan langkah yang tenang, tidak terburu-buru, tidak gemetar.'Di kehidupan
Last Updated: 2026-03-01
Chapter: 2 Ingin Memperbaiki
Ia mencium bau telur ceplok dan teh manis bahkan sebelum sampai di dapur.Elaine Harvey berdiri memunggunginya di depan kompor, mengenakan daster rumahan berwarna biru muda yang sudah agak luntur warnanya. Rambut hitamnya dikepang longgar ke satu sisi. Bahunya yang sempit bergerak-gerak saat ia membolak-balik telur di wajan.Edward berdiri di ambang pintu dapur dan tidak bisa bergerak.Elaine.Bukan foto. Bukan kenangan yang sudah buram dimakan waktu dan rasa bersalah. Ini Elaine Harvey yang nyata, yang hidup, yang rambutnya sedikit berminyak karena belum sempat keramas dan kakinya mengenakan sandal jepit yang sudah tipis alasnya.Elaine yang pernah ia sakiti.Elaine yang pernah ia curi hartanya dan kenyang mendapatkan KDRT darinya.Elaine yang pernah menangis di sudut kamar pada malam hari karena mengira Edward sudah tidur, padahal Edward hanya berpura-pura tidur karena tidak mau repot mendengar tangisannya."Mau makan di sini atau di ruang makan?" Elaine bertanya tanpa menoleh. Nada
Last Updated: 2026-02-28
Chapter: 1 Reinkarnasi
Ruangan itu berbau antiseptik dan kesepian.Edward Harrington berbaring di ranjang rumah sakit yang dingin, dikelilingi mesin-mesin yang mencatat detak jantungnya dengan bunyi bip yang teratur, seperti jam yang menghitung mundur. Tujuh puluh tahun. Begitu panjang usianya, namun begitu sedikit yang bisa ia banggakan di hadapan Tuhan.Lima ratus miliar dolar. Angka yang membuat para raja industri menunduk hormat. Angka yang tercetak di majalah-majalah bisnis terkemuka dunia. Namun di ranjang ini, lima ratus miliar dolar itu terasa seperti debu, tidak berguna, tidak hangat, tidak mampu mengisi kekosongan yang menganga di dalam dadanya selama puluhan tahun.Semua sudah ia tanda tangani. Perusahaan, aset, portofolio investasi, semuanya diserahkan kepada yayasan amal yang ia dirikan diam-diam sepuluh tahun terakhir. Beasiswa untuk anak-anak miskin di pelosok negeri. Rumah sakit gratis di daerah terpencil. Panti asuhan yang ia bangun dengan uang yang dulu ia kumpulkan dengan tangan-tangan ko
Last Updated: 2026-02-28
You may also like
Menantu Sang Mafia
Menantu Sang Mafia
Urban · Kiki Miki
7.1K views
Sang Penabur Benih
Sang Penabur Benih
Urban · Juniarth
7.0K views
Miliarder Dewa Perang
Miliarder Dewa Perang
Urban · BAYU
6.9K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status