เข้าสู่ระบบBerawal dari kecelakaan yang mengakibatkan Arlan harus mengalami kebutaan sehingga dia pun kehilangan pekerjaan membuatnya depresi, tetapi dia memiliki seorang istri yang cantik dan setia menemaninya. Istrinya pun menggantikan posisinya di kantor sebagai manajer marketing sebuah perusahaan kosmetik atas desakan bosnya. Semua berjalan baik sampai suatu ketika Arlan kembali mengalami kecelakaan karena menyelamatkan seekor kucing sehingga kedua matanya bisa melihat kembali. Saat ingin memberitahukannya, ternyata Alissa berselingkuh dengan mantan bos suaminya yang ternyata adalah mantan pacar istrinya sewaktu kuliah. Merasa tersakiti, Arlan pun tidak memberitahukan kepada istrinya kalau dia sudah bisa melihat. Diam-diam Arlan sangat mengagumi dirinya yang berubah menjadi tampan. Dengan penampilan yang baru membuatnya mendapat kesempatan untuk menarik perhatian wanita lain yang lebih cantik dari istrinya. Banyak wanita yang mendambakan dirinya sendiri yang terlalu tampan dan dia pun ternyata mempunyai rahasia yang tidak diketahui oleh Allisa. Amarahnya membuat Arlan kehilangan kendali sehingga dia pun hampir menabrak seorang pejalan kaki tetapi orang itu diselamatkan oleh seorang gadis berkacamata. Dia pun mencari tahu siapa gadis itu dengan kembali berpakaian culun dan berkacamata. Arlan selalu mengubah penampilannya di saat berada di luar dan kembali seperti orang culun dan buta jika berada di dalam rumah. Sementara itu Alisa yang semakin terjebak di dalam perselingkuhannya ternyata hanya dimanfaatkan untuk melayani teman-teman pacarnya untuk bisa menghasilkan uang. Alisa pun menikmati pekerjaan sampingannya sebagai kupu-kupu malam atas desakan pacarnya. Akankan Arlan memilih mencari kesenangan di luar karena merasa dirinya tampan dan bisa mengubah Allisa ke jalan yang benar untuk menerimanya kembali sebagai istri atau memilih tambatan hati yang baru seorang gadis berkacamata berparas ayu itu?
ดูเพิ่มเติมLangkah cepat menuju ruangan yang dialamatkan untuk Ayumi. Untung saja rumah sakit yang didatangi olehnya kebetulan sama dengan bapaknya di rawat. “Kenapa Mbak Kayla ada di sini? Apa yang terjadi?” Ayumi masih penasaran tapi langkahnya terus dilanjutkan sampai akhirnya dia menemukan nomor kamar itu. “Mbak Kayla?”Ayumi langsung masuk ke kamar rawat itu setelah melihat dengan nyata yang terbaring di tempat tidur. Wajah wanita itu tak menyambut hangat dengan kedatangan Ayumi, malah terlihat kesal. “Akhirnya kamu datang, Yumi,” sahut wanita itu dengan ketus. Ayumi mendekat dan memperhatikan tubuh itu yang di wajahnya masih terlibat bekas luka lebam. Ayumi begitu sangat khawatir dengan saudara tirinya itu. “Apa yang terjadi dengan Mbak Kayla, kenapa mbak ada di sini? Siapa yang telah melakukan ini dengan Mbak? Dan selama ini mbak ada di mana, kenapa ....” Wanita itu menyela. “Huh, bawel ya kamu, banyak sekali pertanyaan yang ada dipikiran kamu itu. Aku berada di sini juga
“Kenapa harus bertanya?” kesal Bima kembali. “Maaf, soalnya Masnya galak. Apakah Mas baru berkelahi atau dihajar orang sih, sebentar, tunggu di sini,” ucapnya sembari pergi meninggalkan Bima sementara. Bima memperhatikan gerak gerik gadis polos itu. Seketika terukir sebuah senyuman kecil dari sudut bibirnya. Tak lama kemudian Ayumi datang dengan membawa kotak p3k yang dia pinjam dari kantin rumah sakit. Dia langsung mengobati dan membersihkan luka di wajah Bima dengan cekatan setelah meminta izin kepada Bima. Pria itu pun hanya mengangguk patuh ketika tangan lembut itu menyentuh kulitnya. “Siapa gadis ini begitu perhatian ? Enggak takut sama sekali dengan orang asing? Bisa saja kan berbuat jahat dengannya? Dan apalagi ... hemm ...” Bima kembali memperhatikan wajah lembut Ayumi yang begitu polos. Lagi-lagi pikirannya kembali jahat.“Sudah!’ Ayumi telah selesai mengobati Bima.“Terima kasih, dan ...“Maaf Mas, saya permisi dulu, sering-sering diobati lukanya, atau periksa ke dokter
Ayumi duduk di samping tempat tidur ayahnya. Menatap sendu wajah orang tua itu yang semakin tirus. Tanpa terasa air matanya mengalir begitu saja membasahi wajahnya yang cantik. ”Seandainya ibu masih hidup pasti bapak tidak seperti ini. Seandainya waktu bisa diputar kembali aku bisa berani menolak permintaan bapak untuk menduakan Ibu. Dan sekarang istri kedua bapak pun pergi dengan laki-laki lain. Entah di mana mereka sekarang aku juga tidak tahu nomor telepon mereka. Ah kenapa aku malah memikirkan mereka? Mungkin sekarang mereka bahagia dengan kehidupan barunya,” gumam Ayumi dalam hati. Tak lama kemudian, tubuh orang tua itu sedikit bereaksi. Ayumi menyadarinya dan begitu bahagia karena ayahnya sudah siuman. Mata sayu itu perlahan-lahan terbuka. Dan tentu saja yang dilihat adalah putri tersayangnya yang selalu ada untuk orang tua itu. Wajah Pak Amin masih terlihat sedikit pucat tapi dia berusaha untuk bisa tetap tersenyum.“A—ayumi?” suara serak tapi pelan masih terdengar oleh Ay
Tangannya mengepal kuat dengan hati yang masih kesal dan marah, tapi dia berusaha untuk menahannya sebelum semua terbongkar siapa dirinya yang sebenarnya. Sepanjang jalan Arlan terus menggerutu saat mengingat apa yang dikatakan oleh Allisa.“Dia pikir siapa? Berani sekali meminta lebih,” rutuknya kesal.“Kamu pikir aku akan menerima kamu, Allisa? Setelah apa yang kamu lakukan kepadaku? Setelah Bima jatuh miskin kamu ingin menempelku seperti benalu? Jangan pernah bermimpi untuk bisa kembali denganku, apalagi setelah kamu tahu siapa aku sebenarnya! Suamimu yang culun yang selalu kamu anggap rendah dan sampah bisa berubah oh bukan hanya menyembunyikan identitas saja,” lanjutnya lagi. Arlan masih terlihat marah sampai-sampai tidak melihat jalan, hingga akhirnya dia pun tak sengaja menabrak seseorang sehingga mereka saling berpapasan.“Augh ... Maaf Om saya tidak sengaja dan ...” Ucapannya menggantung dan bahkan terkejut saat melihat orang yang dia tabrak tanpa sengaja. Begitu juga deng
“Aku juga sependapat denganmu, entahlah siapa yang sudah mau mencelakakan ku.”“Sebenarnya banyak yang patut dicurigai, tetapi aku tidak ingin membahasnya dulu.”“Fokuskan dulu ke satu masalah ini, firasatku mengatakan kalau hidup Allisa dalam bahaya.”“Walaupun aku sudah mulai membencinya tetapi k
Pak Seno mulai gugup kembali, keringat dingin sudah membanjiri keningnya. Lalu mengambil sapu tangan di saku celana untuk mengelap semua keringatnya itu.“Pak Seno kenapa?”“Bapak sakit ya? Ada apa Pak Seno?”“Maaf Pak ... mak-maksudnya apa ya Pak sudah beres semua?” tanyanya sedikit gugup.“Tidak
“Sayang, apa sih yang nggak buat kamu?”“Apa pun yang kamu minta pasti aku turuti, tetapi menikah itu kan perlu modal yang banyak dan kamu tahu sendiri uangku sekarang kurang, makanya kita perlu ada orang yang mau menginvestasikan dananya untuk di perusahaanku!”“Jalan satu-satunya yang harus begi
Arlan lalu menghentikan mobilnya sebentar di pinggir jalan, memastikan keberadaan istrinya di suatu tempat.Hal itu membuatnya terkejut saat melihat keberadaan Alisa ada di sebuah hotel bintang lima.“Apa dia pergi ke hotel? Katanya meeting dengan klien tetapi kenapa mereka ke sana, ada apa ini?”“


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
ความคิดเห็น