author-banner
Thaiteaa
Thaiteaa
Author

Novels by Thaiteaa

Istri Wasiat Sang Pewaris

Istri Wasiat Sang Pewaris

Karina Putri Hermawan 25 tahun, adalah seorang gadis yang menjalani hari-harinya dengan bekerja sebagai Guru bimbel.Tak pernah membayangkan dirinya akan di jodohkan dengan Alfan Putra Wijaya, cucu sulung dari keluarga Wijaya. ia di jodohkan Oleh ayahnya. Atas wasiat dari almarhum sang kakek. Mampukah Karina bertahan dengan pernikahannya? Dan sanggupkah Alfan membuka hatinya kembali untuk gadis polos yang kini mendampinginya?
Read
Chapter: Bab 70
"Ternyata aku sadar Mas setelah kehilangan kakek, semua isi bumi ini dan orang-orang di sekitar kita cuma titipan Ams, terkasih nyawa kita sendiri. Dan ketika waktu nya di ambil, saat itu harus nya sadar dan bilang. 'Terima kasih Tuhan karena sudah memberikan kesempatan untuk pernah melihat dan memilikinya. 'Lanjut Karina bernostalgia berapa hancurnya ia kehilang sosok seorang kakek yang amat sayang kepadanya. "Tapi dibalik kejadian semua ini pasti ada gantinya sama hikmahnya buat kita bil... Tuhan punya rencana indah untuk kita Masing-masing Alfan. Buktinya aku nikah sama kamu dan punya keluarga baru menjadi bagian dari keluarga kamu.Papah, mamah dan semuanya menerima akau dengan tulus. Kecuali kku yang dulu mas. Sampai nyakitin hati aku. "Simpul perempuan itu, di berengi terkikik geli ketika mengingat nya. " Yah kayak kku aja deh mas. Kamu ganteng, uang banyak, perkerjaan bagus terus keluarga juga hangat tapi ujianmu di hubungan asmara kan? Makanya setiap aku melihat hidup orang
Last Updated: 2026-07-05
Chapter: Bab 69
"Kok kamu tahu mas, aku lapar? So sweet banget sih. Suami siapa sih? " Canda Karina tersenyum jahil, lalu mengigit ayam miliknya. Membuat suaminya berdecak. "Bukan si sweet, tapi takut lupa ngasih makan anak orang karena habis di hajar di kamar mandi, " Balad Alfan santai dan tanpa beban. Perempuan itu tersedak tiba-tiba yang membuat Alfan dengan sigap mengambilkan nya minum di nakas. "Makan yang bener sayang!! " Pungkas Alfan tajam . Karina mengelus dadanya, melirik sebal ke arah suaminya. "Kamu sih mas, ngomongnya nggak di filter, asal celetuk aja! ""Emang ada yang salah? " Aku cuma jawab pertanyaan kamu aja tadi, "jawab Alfan tidak mau kalah. Karina lalu terdiam sejenak lalu ia mulai bertanya tentang hal yang sedikit sensitif. "Mas Alfan aku mau tanya boleh? " Boleh mau nanya apa? Hm""Tapi nggak boleh marah, soalnya agak sensitif, " Ujar Karina tidak enak. "Nggak lah, nggak akan marah.Kenapa emang? ""Sebenarnya alasan kamu putusin mbak salsa itu kenapa? " Unkap perempuan
Last Updated: 2026-07-04
Chapter: Bab 68
"Saya dapat kabar dari bapak, terus di suruh bersihin langsung sama minta ganti ruangan baju bapak, " Jelas Bi Ijah penuh antusias. "Pantes aja semuanya udah beres bi, " Jawab Karina sedikit heran, lalu ia melirik ke arah jam di dapur, dan tidak terasa hari sudah mau sore. "Bi Ijah, bibi kalau mau pulang sekarang boleh kok nggak masalah aku di tinggal sendiri juga. Biar pak maman lagi yang nganterin bibi. Saya mau mandi terus istirahat, " Pungkas Karina halus, rasanya ia ingin mandi air hangat setelah itu tidur deh. Tenaganya harus cepat puluh, supaya bisa melanjutkan lukisan yang sudah 75% jadi. Perempuan paruh baya itu menggeleng pelan. "Tapi tadi bapak bilang, saya boleh pulang kalau bapak sudah sampai rumah buk. Nggak papa buk, saya nunggu bapak pulang aja. Kalau ibu mau mandi gapapa. " Alfan sudah memeberikan pesan, jika mulai dari Karina pulang bi Ijah garis menemani dirinya sampai Alfan pulang. "Astaga, padahal nggak papa lho bi, " Rintis Karina memijat keningnya. "Yasuda
Last Updated: 2026-07-03
Chapter: Bab 67
"Mau ke mana kamu? " Tanya Alfan melihat istrinya turun dari brankar sambil menenteng ingusan. "Ke kamar mandi Mas, aku pengen buang air kecil, " Jawab Karina lalu terpekik ketika Alfan menggendongnya tanpa aba-aba. "Ya ampun Mas! " Pekik perempuan itu terkejut dengan tindakan suaminya. "Biar kamu nggak repot sayang, " Tukas Alfan santai lalu membawa Karina ke kamar mandi. "Astaga aku masih bisa jalan lho, " Protes Karina yang sudah di dudukan di closet. Alfan tidak membalas, tetapi ia tetap berdiri di depan Karina sambil melipat tangan ke dada. Alis Karina berkerut melihat suaminya. "Mad, aku mau pipis lho. Kamu keluar dulu sih, " Usir Karina pelan. Gila aja di tungguin langsung begini. "Yasudah pipis aja sih, ngapain ribet" Kekeh Alfan membuat wajah Karina merah. Mas Alfan! Yang bener lho! Aku kebelet banget Mas! "Rengek perempuan itu semakin kesal. "Ya udah tinggal pipis Karina sayang, aku udah lihat semua-""Mas Alfan ih.. " Potong Karina semakin cemberut menatap suaminy
Last Updated: 2026-07-02
Chapter: Bab 66
"Eh, jangan sampai dong. Aku nggak mau mereka kepikiran, kasihan sudah Sepuh dek, " Balas Karina halus. Sementara itu, Alfan sendiri berdiri tidak jauh dari mereka bertiga sambil membawa cangkir yang berisi teh. Akibat pernyataan Karina tadi malam, ia tidak bisa tidur semalaman. Ia terlalu terkejut, dan binggung harus bereaksi apa. "Aku cinta kamu Mas Alfan, " Ungkap Karina pelan, binar lembutnya menatap iris mata Alfan sangat tulus. Mungkin bagi orang lain yang melihat, ia terlalu cepat jatuh cinta, bagi Karina sendiri.. Perasaan nya tiba-tiba sudah mulai timbul dengan sendirinya dan alasan lainnya, Karina tidak mau memendam sendirian lagi. "Karina.. Kamu suka? " Suara Alfan tercekat, ini terlalu mendadak. "Mas Alfan, jangan di bawa beban soal ungkapan perasaan ini. Bukan tanggung jawab kamu untuk membalasnya sekarang kok. Dan aku cuma mau ngeyakinin kalau kalau perasaan ku ini tulus Mas, " Tutur Karina perlahan, dengan jemari kecilnya menyisir rambut hitam pekat suaminya dengan
Last Updated: 2026-07-01
Chapter: Bab 65
"Rin, maaf ya. Mamah kesel banget sama Alfan. Duh... Anak satu bikin pusing! Eh ini mamah bawain buah seger. Ada apel, buah naga, sama mangga, " Ujar sekarwati membuka bungkus plastik, lalu ia melirik ke arah Alfan tajam. "Mau sampai kapan kami jadi patung, sini bantuin istrimu makan! " Hardik Sekarwati galak. Melihat Alfan kena omel tiada henti membuat Wijaya harus menahan tawa nya. "Siap sang ratu, " Tanggal Alfan malas, lalu membantu Sekar membuka plastik yang berisi buah. "Pokoknya kamu makan yang bayak ya sayang. Makan yang mahal, dan bergizi. Suruh suamimu yang ngurusin semua, jangan sedetikpun kamu capek ya. Biar dia berguna, " Nasihat Sekarwati halus, lalu menyiapkan potongan mangga ke mulut Karina. "Makasih mamah, " Bals Karina tersenyum lembut, sekaligus merasakan sebuah kehangatan selain bersama keluarga nya. "Orang tua kamu sudah tahu? " Seloroh Wijaya menatap cemas sang menantu. "Jangan kasih tahu dulu pah, aku nggak mau buat cemas mereka. Lagipula luka ini mungkin
Last Updated: 2026-06-30
You may also like
Bertahan Dalam Asa Hampa
Bertahan Dalam Asa Hampa
Romansa · Amih Lilis
17.2K views
Babu Jadi Menantu
Babu Jadi Menantu
Romansa · Diganti Mawaddah
17.2K views
Unhappy Marriage
Unhappy Marriage
Romansa · Anne Wang
17.2K views
Dandelion (TAMAT)
Dandelion (TAMAT)
Romansa · inay
17.2K views
Mengejar Cinta Ustaz Tampan
Mengejar Cinta Ustaz Tampan
Romansa · LeeNaGie
17.1K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status