Chapter: Bab 98 – Mengungkap Transmigrator Lain II“Apa maksudmu?” tanya Permaisuri meminta penjelasan.“Sudah cukup. Tidak ada yang perlu lagi disembunyikan di antara kita. Aku tahu, kau bukan Permaisuri Li yang asli.”“Karena… kita berasal dari dunia yang sama.” Ruyu menyunggingkan sudut bibirnya.Berkebalikan dengan permaisuri, bibirnya mendatar begitu juga sorot matanya. Wajah Permaisuri Li tertunduk sebentar sebelum menyandarkan kepalanya ke telapak tangan yang tengah bertengger di lengan kursi. Ia mengibaskan tangannya pelan, mengisyaratkan para pelayan yang berada di dekat mereka untuk keluar. “Sial. Benar-benar tidak bisa dipercaya. Kupikir hanya aku sendiri yang datang di dunia ini,” desisnya.Ia mengangkat pandangannya, bertemu dengan pupil mata hitam jernih milik Ruyu. “Sejak kapan kau mengetahui kalau aku dan kau adalah sama?”“Menara Jatuh. Kau pernah menyanyikannya saat di perjamuan musim semi. Yah… awalnya aku juga ragu menganggapmu sebagai transmigrator. Akan tetapi…”Ruyu menyilangkan tangan saat ucapannya sengaja d
آخر تحديث: 2026-07-19
Chapter: Bab 97 – Mengungkap Transmigrator LainSeorang pelayan muda yang sebelumnya ditugaskan untuk membawa Ruyu telah datang dengan langkah ringan dan penuh hormat ke Istana Fengyi. Permaisuri Li terlihat sedang duduk anggun di kursi panjang berbahan cendana dengan ukiran halus.Lengan kirinya bersandar pada lengan kursi, sedangkan tangan satunya digunakan untuk memegang sebuah buku yang tengah dibacanya.“Yang Mulia, Nona Pertama Xie telah datang.”Permaisuri Li melirik kemudian mengangkat pandangannya dari buku. Senyum tipis segera muncul di bibir Permaisuri."Persilakan dia masuk.""Baik."Pelayan itu mundur beberapa langkah sebelum kembali ke luar aula. Sesaat kemudian terdengar langkah kaki yang ringan namun mantap setelah pelayan tadi mempersilakan Ruyu untuk masuk ke dalam.Xie Ruyu melangkah dengan tenang, gaun merah muda pucat yang membuat jadi terlihat sederhana namun tetap anggun menyapu lantai.Berjalan hingga beberapa langkah di depan Permaisuri, baru ia menekuk lutut sedikit sekejap sebagai tanda memberi salam.“Su
آخر تحديث: 2026-07-19
Chapter: Bab 96 – Panggilan PermaisuriSemua barang bukti mengenai penyalahgunaan anggaran senjata yang digelontorkan dari kas negara sebesar empat ribu tael perak untuk pembuatan pedang dan baju zirah masing-masing berjumlah lima ratus—ada juga dana sisa untuk keperluan yang lain jika darurat—tak bisa terelakkan.Pihak lawan Menteri Cui, yaitu Perdana Menteri Li dan rekannya terus memberi petunjuk, entah itu dapat dipercaya atau tidak. Pernyataan mereka tampak meyakinkan sehingga beberapa yang lainnya terhipnotis dan langsung mempercayainya tanpa dipikirkan lagi.Seruan-seruan yang mendukung Perdana Menteri Li membuat Kaisar merasa didesak. Dengan berat hati, ia menetapkan hukuman Menteri Cui untuk menjalankan pengasingan di daerah terpencil bagian utara.Selaku putrinya, Selir Agung Cui juga ikut terkena imbas karena dua kesalahan yang katanya merupakan perbuatan ayahnya. Walaupun begitu, hukumannya tidak berat, hanya saja posisinya di dalam istana diturunkan satu tingkat.Mengenai Jin Zhen, kedudukannya untuk menjadi Pu
آخر تحديث: 2026-07-17
Chapter: Bab 95 – Dibalik Senjata di Biro GudangSebelum menutup rapat pada pagi hari itu, Jin Guang tiba-tiba melangkah keluar dari barisan. Jubah kebesarannya bergoyang perlahan mengikuti langkahnya.Ia menangkupkan kedua tangan yang tengah menggenggam tablet giok hijau pucat."Ayahanda, izinkan ananda menyampaikan satu perkara penting. Hal ini berkaitan dengan Kementerian Militer."Salah satu alis Kaisar bergerak terangkat, menatap putra ketiganya yang tampak sungguh-sungguh ingin melaporkan sesuatu yang sangat mendesak dari sorot matanya."Bicaralah,” suruhnya.Tangan kanan Jin Guang bergerak menyelip di dalam lengan jubahnya. Sedetik kemudian, keluar sebuah buku bersampul biru yang bentuknya memanjang ke samping.“Beberapa hari lalu, saat ananda mengunjungi Kementerian Keuangan, ada pegawai yang melakukan perhitungan ulang terhadap buku besar selama lima tahun terakhir ini. Mereka melakukannya karena perintah atasan.”"Namun, hal yang ingin ananda bahas saat ini adalah pada hari pemeriksaan tersebut ditemukan kejanggalan yang t
آخر تحديث: 2026-07-16
Chapter: Bab 94 – Kejanggalan Besi Qinggang“Kalian sedang melihat apa?”Shuyu dan Ziming yang tadinya masih terpaku pada buku besar tergeletak di atas meja dengan halaman terbuka, segera menoleh ke belakang.Mereka hampir melompat kaget saat menemukan seseorang berdiri di belakang, terlebih kepalanya sedikit terulur maju.“Yang Mulia Pangeran Ketiga?” ucap mereka serentak.Mereka memutar badan dan mendapati Jin Guang tersenyum lebar.Kemudian, tatapannya menyapu ruangan yang hampir kosong. “Hari sudah sore. Kalian belum pulang?” tanya Jin Guang pelan.“Sebentar lagi. Kami hanya perlu menyelesaikan beberapa lagi,” balas Shuyu.Jin Guang mengangguk kecil lalu berjalan mendekati meja mereka. Tumpukan buku besar yang memenuhi meja langsung menarik perhatiannya.“Sepertinya kalian menemukan kesulitan dengan buku besar ini?”Shuyu dan Ziming saling berpandangan sejenak, sebelum Shuyu mengatakan kalau mereka diberi pekerjaan oleh Tuan Huang sebagai atasan untuk menghitung ulang pencatatan keuangan lima tahun terakhir.Tak luput juga,
آخر تحديث: 2026-07-11
Chapter: Bab 93 – Perhitungan Besi QinggangSeorang pejabat berjubah merah berjalan bergegas memasuki ruangan sambil membawa tumpukan buku yang cukup tebal dan terlihat berat.Matanya menyapu ruangan tengah lenggang dan langsung tertuju pada Lin Shuyu yang sedang duduk di meja kerjanya, tampak tidak terlalu sibuk. “Hei, kau!” panggil pejabat itu dengan suara tegas sambil menunjuk Shuyu. Di dekatnya, ada juga seorang pemuda lain bernama Ziming yang sedang merapikan gulungan laporan.Pandangannya kemudian beralih ke Ziming yang berdiri tak jauh dari sana. “Dan kau juga!”Ziming langsung menegakkan wajahnya begitu mendengar namanya dipanggil, sedikit tersentak karena bingung.“Berhubung saat ini kalian berdua tidak ada lagi tugas yang mendesak, coba cek buku besar ini,” kata Tuan Huang sambil meletakkan lima buku tebal di atas meja dengan bunyi plak yang cukup keras. Arah pandang Shuyu dan Ziming otomatis mengikuti tumpukan buku itu.“Ini adalah arus kas di Kementerian Militer selama lima tahun terakhir. Aku ingin kalian menghi
آخر تحديث: 2026-07-10