Aku menolak ending novel ini!
Nara terbangun sebagai Veronica Ashbourne, tokoh utama tragis dari novel Aku yang Tak Pernah Dipilih—putri sah keluarga bangsawan yang sepanjang hidupnya selalu kalah dari adik tirinya sendiri. Kasih sayang ayahnya dirampas, warisan ibunya direbut, dan pria yang paling dicintai Veronica ternyata hanya menjadikannya batu loncatan untuk mendekati Arabella.
Nara mengetahui bagaimana cerita itu akan berakhir: penyesalan yang datang terlambat, cinta yang seharusnya tidak lagi berarti, dan ending palsu yang disebut bahagia. Namun kali ini, Veronica tidak akan hidup demi dipilih siapa pun. Nara akan merebut kembali hidup Veronica, keluar dari keluarga toxic itu, dan menolak ending novel yang seharusnya terjadi.
읽기
Chapter: BAB 6: Putaran TakdirHari-hari berikutnya berlalu seperti mimpi buruk yang kabur. Luka di bahu Nara mulai mengering, meninggalkan bekas parut yang mengerikan. Selama masa pemulihan, Arlo tetap menjalankan tugasnya sebagai pengawal, namun ia memperlakukan Nara seperti udara. Ia hanya masuk untuk mengantar obat, berdiri di sudut dengan mata tertuju pada jendela, lalu keluar. Satu minggu kemudian, amarah yang terpendam di hati Nara meledak. Ia merasa harus memberikan pelajaran pada pria yang telah mengkhianati tugasnya ini. Nara memanggil Arlo ke taman belakang yang sepi. "Anda memanggil saya, Nona?" Arlo bertanya dengan nada formal yang menyebalkan. Nara berdiri dengan tangan yang disembunyikan di balik jubahnya. Ia memegang sebuah cambuk kulit yang ia ambil dari gudang persenjataan. "Kau tahu apa kesalahanmu, Arlo?" Arlo menatap cambuk itu sekilas, lalu kembali menatap Nara dengan pandangan meremehkan. "Jika Anda merasa saya bersalah karena menyelamatkan Nona Arabella, maka saya tidak menyesal. And
최신 업데이트: 2026-05-28
Chapter: BAB 5: Pilihan yang Menyakitkan Kedai arak itu sangat bising. Nara duduk di sudut yang paling gelap, memesan sebotol arak keras. Di meja lain yang lebih bersih, Arlo duduk berhadapan dengan Arabella. Arlo tampak sibuk memastikan Arabella tidak menyentuh minuman keras, memberikan air putih padanya, dan membuang muka saat Nara meneguk gelas ketiganya. Nara menatap mereka dari kejauhan. Apa begini rasanya jadi Veronica? Diabaikan saat pengawal pribadimu justru sibuk dengan orang lain? Pikirannya melayang ke dunianya sendiri. Ia ingat bagaimana ia sering diabaikan di kampus, bagaimana ia hanya menjadi bayangan. Ternyata, pindah ke dunia novel pun, ia tetap menjadi bayangan. Seteguk lagi. Kepalanya mulai berputar. "Hei, cantik. Sendirian saja?" seorang pria besar dengan aroma tubuh menyengat mendekati meja Nara. Tangannya mencoba menyentuh bahu Nara. "Pergi," gumam Nara pelan. "Jangan galak-galak. Ayo ikut kami, kita bersenang-senang di belakang," pria lain ikut mendekat, mulai menarik lengan gaun Nara. Nara melir
최신 업데이트: 2026-05-28
Chapter: BAB 4: negosiasi dan PelelanganMatahari baru saja naik setinggi galah, menyinari koridor mansion Ashbourne yang dingin dan penuh dengan aroma arogansi. Nara—yang kini harus terbiasa dengan panggilan Veronica—berdiri di depan cermin besar di ruang ganti. Ia tidak memilih gaun sutra berwarna pastel yang biasa dikenakan Veronica asli demi terlihat indah Dimata Arlo. Kali ini, ia memilih gaun beludru berwarna biru gelap yang hampir menyerupai hitam, dengan potongan leher yang tegas. "Nona, Tuan Baron sudah menunggu di ruang kerja," suara Gretta terdengar datar, masih ada sisa-sisa kejengkelan dari kejadian semalam. Nara tidak menyahut. Ia hanya memperbaiki posisi sarung tangan brukatnya, lalu melangkah keluar. Di depan pintu ruangan ayahnya, ia melihat Arlo. Pria itu berdiri tegak, tangannya terlipat di depan tubuh dengan ekspresi yang tak terbaca. Namun, Nara bisa merasakan hawa dingin yang memancar dari pria itu. Di dalam ruangan, Baron Ashbourne duduk dengan gelisah. Di sampingnya, Arabella tampak sangat canti
최신 업데이트: 2026-05-25
Chapter: BAB 3: permainan Baru dimulai"Gila... ini benar-benar gila," ia menutup wajahnya dengan kedua tangan. Ia harus mencerna semuanya. Ia berada di dalam tubuh seorang wanita yang dibenci semua orang. Ia memiliki ayah yang menganggapnya komoditas, adik tiri yang merupakan manipulator ulung berwajah malaikat, dan seorang pengawal yang merupakan pemeran utama pria yang kelak akan menghancurkan hidupnya. Dan statusnya? Ia adalah wanita bucin yang sudah kehilangan harga dirinya selama tiga tahun terakhir. "Nara, tenang. Fokus," ia berbisik pada dirinya sendiri. "Kamu mahasiswi semester akhir. Kamu sudah melewati revisi skripsi yang ditolak sepuluh kali. Kamu bisa melewati ini." Ia berdiri kembali, berjalan menuju jendela besar di kamarnya. Di luar sana, mansion Ashbourne terlihat megah namun mencekam di bawah sinar bulan. Ia melihat bayangan Arlo yang berjalan di halaman, menuju ke paviliun tempat Arabella tinggal. Nara mengepalkan tangannya. Selama tiga tahun ini, Veronica asli telah memberikan segalanya—harta,
최신 업데이트: 2026-05-28
Chapter: BAB 2: menjadi Veronica Ashbourne "Veronica Ashbourne," desis Nara. Nama itu keluar begitu saja dari mulutnya, seolah-olah nama itu sudah lama tertanam di dalam saraf vokalnya. Ingatan demi ingatan mulai membanjiri otaknya seperti air bah yang merobohkan bendungan. Bukan lagi sekadar potongan plot novel yang ia baca, melainkan memori yang terasa sangat nyata hingga membuatnya mual. Tiga tahun. Ia berada di tahun ketiga sejak Arlo datang ke mansion ini. Tiga tahun penuh penghinaan, obsesi bodoh, dan pengejaran sia-sia. Dalam memori yang tumpang tindih itu, Nara melihat sosok Veronica yang bersujud di kaki Arlo, memohon pria itu untuk menoleh padanya. Ia melihat Veronica yang menampar Arabella karena cemburu, hanya untuk kemudian ditampar balik oleh ayahnya di depan seluruh pelayan. Nara memegang kepalanya yang berdenyut hebat. "Sial, apa aku masuk ke tahap ini? Tahap di mana semua orang sudah menganggapku sampah?" Tiba-tiba, pintu kamarnya terbuka tanpa peringatan. Tidak ada ketukan. Tidak ada salam. Seor
최신 업데이트: 2026-05-28
Chapter: BAB 1: Aku yang tak pernah dipilihHujan turun deras sejak sore, menghantam jendela kamar kos di lantai tiga seperti ribuan jemari yang memaksa ingin masuk. Suara tetesan air bercampur dengan derit kipas angin tua di langit-langit, menciptakan irama monoton yang menyesakkan.Namun Nara tidak peduli.Ia tetap tengkurap di atas kasur tipis yang pegasnya mulai menusuk punggung, matanya terpaku tajam pada layar ponsel yang menyala di tengah kamar gelap.Rahangnya mengeras.Tangannya menggenggam ponsel itu begitu kuat hingga buku jarinya memutih."Sial... ending macam apa ini?" gerutunya serak.Kamar kos itu sempit, pengap, dan berantakan. Buku kuliah berserakan di lantai marmer kusam bersama tumpukan revisi skripsi yang tak kunjung selesai. Aroma mi instan sisa semalam bercampur dengan bau lembap hujan, membuat suasana terasa semakin muram.Namun perhatian Nara sepenuhnya tersedot pada novel di layar ponselnya.Aku yang Tak Pernah Dipilih.Novel romance tragedi yang telah menguras emosinya selama tiga hari terakhir.Tokoh
최신 업데이트: 2026-05-25