author-banner
Sheila
Sheila
Author

Novels by Sheila

Atasan Dingin Itu Cinta Pertamaku

Atasan Dingin Itu Cinta Pertamaku

Kenanga tidak pernah menyangka akan kembali bertemu dengan Damar, yang merupakan sahabat, sekaligus cinta pertamanya yang pergi tanpa pernah berpamitan. Satu pertemuan yang membawa kembali sosok yang begitu dekat, namun kini terasa jauh dan asing. Diantara rindu yang tak sempat disampaikan dan juga luka yang tak pernah benar-benar sembuh, tersimpan sebuah kesalahpahaman yang mengubah segalanya. Akankah mereka tetap asing, kembali menjalin persahabatan, atau, apakah mereka akan menemukan sesuatu yang lebih dari itu?
Read
Chapter: Bab 6 Bagaimanapun Hidup Harus Tetap Berjalan
“Kamu … kenapa tanya begitu?” Kenanga mengekerutkan keningnya.“Gapapa, aku cuma kepikiran aja. Bandung itu, menyimpan banyak hal bukan?” tanya Rosa.Kenanga memperhatikan Rosa. Nada bicara gadis lembut, tetapi entah mengapa terkesan menusuk. Perasaannya semakin tidak nyaman terhadap Rosa.“Aku baik-baik saja dan aku yakin untuk pergi melakukan perjalanan bisnis ini.” Kenanga tersenyum.“Kenanga, terkadang … ada beberapa orang yang tak harus kembali, apalagi jika tempat tersebut menyimpan luka,” ujar Rosa.Untuk beberapa saat, keheningan hadir diantara mereka. Kenanga mulai mengerti arah pembicaraan Rosa.“Oh, maaf. Tapi untuk pekerjaan, aku profesional,” ucap Kenanga tegas.“Aku hanya sekadar mengingatkan, aku juga khawatir kalau kamu kembali sedih.” Rosa tersenyum tipis.“Terimakasih untuk kepedulianmu, jangan khawatir, Rosa. Oh ya, luka ataupun kesedihan, itu bukan alasan untuk berhenti melangkah bukan?” Kena
Last Updated: 2026-07-23
Chapter: Bab 5 Ada Apa Dengan Bandung
“Bandung?” batin Kenanga.Arga dan Kenanga saling pandang ketika mendengar nama kota itu. Kota Bandung, kota yang menyimpan segala sesuatu bagi mereka.“Jadi persiapkan semuanya mulai dari sekarang, file perizinan, proposal perencanaan dan semua berkas terkait proyek ini harus matang,” ucap Damar.“Baik,” jawab semuanya serentak.“Dan Kenanga … ingat, kerjakan tugasmu dengan benar.” Damar menatap Kenanga.“Aku paham.” Kenanga mengangguk.“Kalau kamu perlu bantuan, bilang aja ya. Aku akan bantu,” sahut Arga.Damar mengalihkan pandangan pada Arga. Kembali, hal itu mengusiknya, apa yang dikatakan Arga pada Kenanga, jelas tak ia sukai.“Masing-masing dari kalian punya tugas tersendiri, jadi fokus pada tugas utama kalian.” Damar mengetuk meja perlahan.“Its okay, aku bisa kok, Ar.” Kenanga tersenyum.“Kalian di panggil kesini untuk bahas survey lokasi, bukan untuk ngobrol berdua, dimana letak sopan
Last Updated: 2026-07-22
Chapter: Bab 4 Ada Apa Denganmu
Kenanga menuju pantry mencari obat maag, namun persediaannya sepertinya sudah habis. Kenanga duduk lemas, menahan perih di perutnya. Digenggamnya gelas berisi air hangat itu, namun meminumnya tak membuat sakitnya menjadi ringan.Dengan gontai, ia kembali menuju meja kerjanya. Keringat dingin mulai bercucuran di wajahnya, hingga ia melihat sebuah roti dan obat maag tergeletak di atas meja. Ia mengambil roti dan obat tersebut sambil celingukan.“Ini … dari siapa ya?” Ia bergumam pelan, tak ada siapapun selain dia dan Damar di kantor ini.“Jika itu dari Damar, rasanya mustahil … lelaki itu sekarang terlalu dingin untuk peduli padaku,” pikir Kenanga.Tapi, meskipun begitu. Roti dan obat maag itu tetap ia konsumsi juga dan rasa perih di perutnya perlahan membaik. Kenanga merasa lega, akhirnya nyeri di perutnya teratasi.“Pulang saja,” ujar Damar tanpa menatapnya, lalu melangkah pergi meninggalkan Kenanga.Kenanga menatap punggung Dama
Last Updated: 2026-07-22
Chapter: Bab 3 Antara Personal dan Profesional
“Apa kamu bisa … mendengarku dengan jelas? Kubilang, ke ruanganku sekarang!” ucap Damar tegas. Setelah menerima telepon dari Damar, Kenanga bergegas ke ruangan Damar. Tapi kedatangan Kenanga disambut oleh tatapan dingin pria itu. Sorot matanya yang tajam, terasa seperti menusuk Kenanga. “Proposal perencanaanmu perbaiki. Proposal ini berantakan!” ucap Damar dengan ketus. “Tapi tadi di ruang rapat, Pak Damar tidak bilang apa-apa soal proposal ini.” Kenanga mengernyit. “Kubilang, perbaiki.” Damar mendorong proposal ke arah Kenanga. Tanpa banyak bicara, Kenanga mengambil proposal tersebut dan meninggalkan ruangan Damar. Kenanga pikir, setelah hari itu ia akan mulai terbiasa dengan kehadiran Damar di kantor. Nyatanya, semuanya justru menjadi lebih rumit. Hari-hari Kenanga di kantor tak lagi terasa tenang, Damar terlalu sering memanggilnya ke ruang kerja. “Dia kerasukan apa sih! Dari kemarin yang kul
Last Updated: 2026-07-22
Chapter: Bab 2 Menjadi Asing
Pertemuan kembali dengan Damar membuat perasaan Kenanga campur aduk, antara bahagia, gugup, sekaligus canggung. Setelah perkenalan pagi itu selesai, seluruh karyawan kembali menuju meja kerja masing-masing. Namun, Kenanga masih terdiam di ruang rapat, seolah kakinya enggan melangkah pergi. "Damdam, kamu apa kabar?" tanya Kenanga pelan, suaranya bergetar kala ia menyapa Damar. Hening, tak satu pun jawaban keluar dari bibirnya. Sesaat kemudian, Damar melangkah pergi begitu saja, meninggalkan Kenanga sendirian di tengah ruang rapat yang mendadak terasa asing dan dingin. Bahkan hanya untuk menoleh sebentar saja, tak ia lakukan. Kenanga sempat berharap lelaki itu akan menyapanya dengan hangat seperti dulu, namun harapan itu runtuh saat Damar bersikap dingin, seolah mereka tidak pernah saling mengenal. Kenanga tertunduk lesu, ada rasa sakit yang perlahan memenuhi relung hatinya. Banyak hal yang ingin ia tanyakan pada lelaki itu.
Last Updated: 2026-07-22
Chapter: Bab 1 Pertemuan
Pagi itu, langkah seorang gadis memasuki gedung tinggi. Kenanga namanya, gadis manis berdarah Sunda yang tengah mengepakkan sayapnya di ibu kota Jakarta. Senyuman lembut, kala ia menyapa rekan-rekan kerjanya.Rutinitas kantor yang sibuk selalu menjadi teman akrabnya dalam mengisi hari-harinya. Kenanga meletakkan tas di atas meja kerjanya dan mulai merapikan beberapa dokumen. Sesekali ia membuat catatan kecil di sticky note dan menempelkannya di antara lembar dokumen.“Pagi, Kenanga.” Sania menyeruput kopinya dan duduk di samping Kenanga.“Hai, Sania. Pagi,” ucap Kenanga.“Udah denger belom? Katanya hari ini kita kedatangan ketua tim baru,” tutur Sania.“Pagi-pagi udah gosip aja nih.” Seorang pria berkacamata menghampiri mereka, senyumannya yang manis menampakkan lesung pipinya.“Kita gak lagi ngegosip ya. Eh, iya, Ar. Emang bener ya ketua tim yang baru datang hari ini?” tanya Kenanga.“Yap! Dan kita harus ke ruang rapat
Last Updated: 2026-07-22
You may also like
Pesona Ibu Kos Kesayanganku
Pesona Ibu Kos Kesayanganku
Romansa · CEO yang memikat
2.6K views
Takdir Cinta Sejati
Takdir Cinta Sejati
Romansa · Ae-ri Puspita
2.6K views
Mas Duda Suamiku
Mas Duda Suamiku
Romansa · Rien rini
2.5K views
Dendam Mantan!
Dendam Mantan!
Romansa · Cacavip
2.5K views
Istri Kedua Majikan Arogan
Istri Kedua Majikan Arogan
Romansa · Quora_youtixs
2.5K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status