Chapter: BAB 7 : Calon IstriSelena mengembuskan napas panjang yang tertahan sejak tadi. Ia menegakkan tubuhnya, lalu melangkah menuju meja kerjanya. Perlahan, ia meraba saku blazer dan mengeluarkan ponselnya. Ada rasa penasaran yang menggelitik dadanya saat membuka daftar kontak baru.Di sana, sebuah nomor baru telah tersimpan dengan nama yang singkat namun tegas, Satria. Di bawah nama itu, sebuah pesan singkat yang baru saja masuk beberapa menit lalu berkedip di layar. Satria : Simpan nomorku dengan baik, Calon Istri. Jangan sampai kekasih bodohmu itu melihatnya lebih awal.Selena mendengus pelan, seulas senyum tipis tanpa sadar terukir di sudut bibirnya. Pria itu benar-benar penuh percaya diri. Namun, senyum itu langsung lenyap seketika berganti dengan rasa muak yang teramat sangat ketika sebuah notifikasi lain muncul di layarnya.Itu dari Charlie. Ponsel buaya darat itu rupanya sudah aktif.Charlie: Babe, maaf banget ya baru kabari kamu. Kemarin sampai tadi sore aku ada urusan mendadak dari kantor pusat ke l
Last Updated: 2026-07-10
Chapter: BAB 6 Diantar Pangeran Tampan"Minggu depan adalah malam perjamuan besar di mana pengumuman perjodohanku dan Nami akan diresmikan di hadapan kolega bisnis dan media," Satria memajukan tubuhnya, menatap lurus ke dalam manik mata Selena. "Aku ingin kamu datang ke pesta itu. Kenakan gaun terbaikmu dan rebut posisi Nami tepat di atas panggung. Jika kamu berhasil membuat Nami mundur dengan caramu, maka aku akan memastikan ... kamulah yang akan menjadi wanita sah yang berdiri di sampingku malam itu."Selena tertegun mendengarnya. Tantangan dari Satria jauh lebih ekstrem dari yang ia bayangkan, namun justru inilah jalan pintas paling sempurna untuk menghancurkan Nami dan Charlie sekaligus dalam satu malam."Maksudmu ... kau bersedia menikah denganku? Sekalipun tidak ada cinta diantara kita?""Kau yakin kita bisa menikah dengan restu keluarga? Menurutmu ... apakah Nami dan ibu tirimu terima kau menikah denganku?""Aku rasa tidak, kemungkinan besar, mereka akan melakukan segala macam cara untuk menggagalkan pernikahan kita
Last Updated: 2026-07-10
Chapter: BAB 5 Tawaran"Kau tidak tahu?" pancing Satria. "Aku tidak tahu dan tidak mau tahu. Aku tidak peduli orang seperti apa dia. Entah lebih baik atau lebih buruk dari Charlie, aku tidak mempermasalahkannya. Meski aku belum pernah bertemu dengannya, aku sudah bertekad akan merebut hati si Satria itu agar dia tertarik padaku bagaimanapun caranya!" ucap Selena dengan mata berapi-api bahkan bahasanya sudah tidak formal lagi. "Aku akan menemuinya, mendekatinya, dan membuatnya bertekuk lutut kepadaku. Kalau bisa aku harus menikah dengannya. Biar wanita kegatelan itu menangis darah karena kehilangan masa depan impiannya!"Suasana kafe yang agak sepi membuat sumpah serapah Selena terdengar begitu tegas. Satria menyesap kopinya perlahan, menyembunyikan seringai tajam yang terkembang di bibirnya. Target balas dendam gadis polos ini sedang duduk tepat satu meter di hadapannya, mendengarkan seluruh strategi perang dengan sukarela.Satria meletakkan cangkirnya, lalu memajukan badannya, mengikis jarak di antara mer
Last Updated: 2026-07-10
Chapter: BAB 4 Si Pria TampanSatria tak berkomentar apa-apa. Ia mengangkat panggilan telepon saat berjalan masuk ke rest area dan itu dari asisten pribadinya yang tertinggal di hotel gara-gara Selena salah masuk mobil. "Halo, Tuan Muda Satria. Anda di mana? Saya sudah membawa berkas yang Anda minta, tapi mobil Anda sudah tidak ada di lobi," suara sang asisten terdengar panik dari seberang telepon.Satria melirik Selena yang berjalan dengan canggung beberapa langkah di belakangnya. "Aku ada urusan mendadak. Kamu kembali saja ke kantor bawa mobil cadangan. Jadwal sore ini kosongkan.""Tapi Tuan, bagaimana dengan ..."Sebelum asistennya selesai memprotes, Satria langsung mematikan sambungan teleponnya sepihak. Ia memasukkan ponsel ke saku jas, lalu menoleh ke arah Selena dengan tatapan menuntut yang tenang. "Ayo. Di sebelah sana ada kafe yang lumayan sepi. Kita ngobrol dan duduk santai di sana sambil menikmati suasana makan siang."Selena hanya bisa mengekor pasrah. Otaknya yang biasa encer saat memimpin rapat di p
Last Updated: 2026-07-10
Chapter: BAB 3 Salah Masuk Mobil"Bukan siapa-siapa," jawab si sopir sambil tersenyum santai. Ia melirik Selena dari kaca spion. "Kau benar, air mataku memang terlalu berharga bila dipakai menangisi mereka. Dasar Si Charlie buaya darat, berengseek! Pelit! Mokondo pula!" umpat Selena kesal sekesal-kesalnya. "Bisa-bisanya dia selingkuh dengan adik tiriku. Bertahun-tahun kita lewati sama-sama, berjuang dari nol, dan kamu cuma anggap aku batu loncatan demi bisa tidur dengan adik tiriku sendiri? Benar-benar menjijikkan!" Napas Selena naik turun saking emosinya tanpa peduli pada sepasang mata yang memperhatikannya lewat kaca spion. "Nami juga sama saja ... anak itu benar-benar tidak punya otak. Dia pikir dia bisa mendapatkan segalanya? Menjadi nyonya CEO? Jangan harap!" lanjut Selena. Pria di balik kemudi yang mengenakan setelan jas buatan penjahit ternama langsung melirik lagi. Alisnya bertaut rapat. Pria itu, yang sebenarnya bernama Satria awalnya berniat mengusir wanita asing yang tiba-tiba menyelonong masuk ke dalam
Last Updated: 2026-07-10
Chapter: BAB 2 Hati yang TersakitiSuara tawa manja itu terdengar begitu familier di telinga Selena. Berasal dari balik pintu kamar yang sedikit terbuka. Dengan jantung yang berdegup kencang, Selena melangkah mendekat, mengintip melalui celah kecil yang langsung menghancurkan seluruh dunianya dalam sekejap. Di dalam sana, di atas ranjang, kekasihnya, pria yang selama ini berjanji akan menikahinya, sedang mendekap mesra seorang wanita. Wanita itu adalah Nami, adik tirinya. Mereka bahkan tak malu melakukan hubungan terlarang yang begitu menjijikkan. "Kamu beneran nggak takut kalau Kak Selena tahu hubungan kita?" bisik Nami dengan nada menggoda, jemarinya bermain di dada pria itu. "Ngapain takut? Selena itu membosankan. Nggak kayak kamu," jawab pria itu sebelum kembali mencium Nami dengan penuh gairah. "Aku tuh nikah sama dia supaya bisa ketemu kamu tiap hari. Dengan begitu kita bisa seperti ini kapan saja aku mau." "Dasar kau ini ..." Selena mengepalkan tangannya kuat-kuat hingga kukunya memutih dan menembus kulit
Last Updated: 2026-07-10