author-banner
Novia 22
Novia 22
Author

Novelas de Novia 22

DENDAM YANG BERSEMAYAM DI BALIK SENYUM

DENDAM YANG BERSEMAYAM DI BALIK SENYUM

SINOPSIS Di depan matanya sendiri, Sisilia Miranda menyaksikan kakaknya, Amelia, dibunuh secara brutal oleh keluarga suaminya. Yang lebih menyakitkan, sang ayah memilih diam demi menjaga harga diri dan kekuasaan besan yang begitu tinggi. Sejak malam itu, Sisilia menjelma menjadi bayangan. Ia membiarkan dirinya direndahkan, diperlakukan bagai budak di rumahnya sendiri lemah dan tak berdaya di mata semua orang. Namun di balik topeng itu, dendam tumbuh diam-diam, menunggu waktu yang tepat untuk menghancurkan mereka semua. Sebab domba yang menyamar terlalu lama, pada akhirnya akan menunjukkan taringnya. Siapa yang sesungguhnya lemah dan siapa yang sedang menunggu saat yang tepat untuk membalas?
Leer
Chapter: bab 7. Senyum Menyimpan Dendam
Dan karena ia menolak diam, keluarga besan sendiri yang membawanya kemari atas persetujuan seorang yang tidak pantas di panggil Ayah.Dengan wajah penuh iba di depan orang lain, namun mata yang dingin ketika hanya mereka berdua."Kau akan lebih tenang di sini," katanya waktu itu, seolah kalimat itu adalah kebaikan, bukan hukuman.Sisilia tidak melawan lagi.Ia tahu melawan hanya akan memperkuat tuduhan bahwa dirinya tidak waras. Maka ia memilih jalan yang jauh lebih sunyi: menunggu, mengamati, dan tersenyum.Pagi itu, seperti biasa, Suster Maria datang membawa nampan berisi obat-obatan. Wajahnya selalu ramah, meski matanya menyimpan kelelahan seorang perawat yang telah terlalu lama bekerja di tempat yang jarang didengar tawa."Sisilia, waktunya minum obat," ujarnya lembut, meletakkan gelas kecil berisi pil-pil warna-warni.Sisilia mengangguk, tersenyum tipis. "Terima kasih, Suster."Ia menelan pil itu di depan Maria, namun begitu suster itu berbalik untuk mencatat di buku, lidahnya
Última actualización: 2026-10-30
Chapter: Bab 6. Sudah Selesai
Romanov tertawa hambar."Hehehe."“Dengan mengirim Anakku ke rumah sakit jiwa?”“Dengan menyelamatkan nama keluarga?”“Selin juga bagian dari keluarga.”Senyum Fernando menghilang.“Jangan mulai!”Romanov menatapnya tajam.“Dia mati.”“Dan itu sudah selesai.” suaranya datar tanpa penyesalan.“Tidak!"Suara Romanov berubah.“Tidak pernah selesai!”Fernando mendekat.“Kau ingin kehilangan Putri keduamu juga?”Romanov terdiam.Fernando menepuk bahunya pelan.“Jangan menjadi bodoh hanya karena rasa bersalah.”Romanov menepis tangannya.“Jangan sentuh aku!"Untuk pertama kalinya malam itu, Fernando melihat kemarahan yang nyata dalam diri pria tersebut.Namun ia tidak gentar.“Besok pagi, berita tentang kondisi mental Sisilia akan keluar.”Romanov mengerutkan kening.“Secepat itu?”“Semua sudah disiapkan.”“Siapa dokternya?”Fernando menyebut sebuah nama.Romanov langsung mengenalinya.“Dia dokter keluarga kita.”“Justru itu.”Romanov menggeleng.“Ini keterlaluan.”Fernando mendekatkan waja
Última actualización: 2026-10-29
Chapter: Bab 5. Jejak Yang Samar
Romanov tak menjawab.Ia hanya memalingkan wajahnya, tak sanggup menatap mata Putrinya sendiri.Di ambang pintu, sebelum benar-benar diseret keluar dari aula, Sisilia berbisik pelan.Bukan kepada siapa pun yang ada di sana, melainkan kepada dirinya sendiri.“Ini belum berakhir!""Aku bersumpah, ini belum berakhir!"Kalimat itu nyaris tak terdengar.Namun bagi Romanov, suara lirih tersebut justru terasa lebih keras daripada seluruh teriakan yang memenuhi aula sejak beberapa menit terakhir.Tangannya mengepal di sisi tubuh.Untuk sesaat, ia ingin memanggil nama Putrinya.Ingin mengatakan sesuatu.Apa pun.Mungkin meminta maaf.Mungkin menyuruh mereka berhenti.Mungkin mengatakan bahwa semua yang terjadi bukan keinginannya.Namun bibir pria itu tetap terkunci.Ada terlalu banyak hal yang telah ia biarkan terjadi selama bertahun-tahun.Dan malam ini, untuk pertama kalinya, ia menyadari bahwa diam pun memiliki harga.Pintu aula tertutup.Suara langkah kaki Sisilia perlahan menghilang dari
Última actualización: 2026-09-11
Chapter: Bab 4. Ketika Kemenangan Awal Dari Jebakan
Malam semakin larut ketika Sisilia melangkah keluar dari gerbang kediaman Fernando Milanovic, dadanya masih berdebar kencang, namun untuk pertama kalinya dalam tujuh belas tahun, debaran itu terasa seperti kelegaan. Ia berjalan menyusuri halaman parkir yang mulai kosong, menghirup udara malam yang dingin, membiarkan setiap partikelnya membasuh beban yang selama ini menghimpit dadanya.Ia tak sempat melihat dua mobil hitam yang melaju kencang dari arah berlawanan, memasuki gerbang dengan kecepatan yang tak biasa, lampu birunya berkedip di kegelapan malam.Sirine itu semakin dekat, semakin nyaring.Sisilia berhenti sejenak, menoleh ke belakang dengan senyum tipis masih tersisa di bibirnya. Ia mengira inilah akhir yang telah ia tunggu.Penangkapan atas kejahatan yang selama ini tersembunyi rapat di balik kemewahan keluarga besan.Namun senyum itu perlahan pudar ketika ia melihat siapa yang keluar dari mobil-mobil tersebut?Bukan petugas berseragam biasa.Melainkan dua pria berjas hitam
Última actualización: 2026-09-11
Chapter: Bab 3. Reruntuhan Dan Awal Baru
Suasana semakin kacau.Bisik-bisik para tamu berubah menjadi gumaman keras yang saling bersahutan, beberapa mulai mengangkat ponsel mereka, merekam setiap detik kekacauan yang terjadi, sementara yang lain bergegas beranjak dari kursi mereka, tak ingin nama baik mereka ikut tercoreng oleh skandal yang baru saja terbongkar di depan mata.Di tengah kekacauan itu, satu langkah kaki justru melangkah maju dengan tenang berlawanan arah dari kerumunan yang panik berhamburan. Sisilia Miranda berjalan anggun menembus keramaian, wajahnya yang biasa tertunduk kini terangkat tegak, matanya menyala dengan keberanian yang belum pernah disaksikan siapa pun sebelumnya."Aku yang melakukannya," ucapnya lantang, suaranya memotong kebisingan aula bagai pedang yang menebas kesunyian.Seketika, seluruh mata yang masih sanggup berpikir jernih tertuju padanya. Romanov menoleh dengan wajah tak percaya, seolah baru pertama kali dalam hidupnya benar-benar melihat wajah Putrinya sendiri."S-Sisilia?""Apa maks
Última actualización: 2026-09-11
Chapter: Bab 2. Pesta Malam Perhitungan
Langit senja mulai memerah ketika mobil-mobil mewah satu per satu memasuki halaman kediaman keluarga Fernando Milanovic.Lampu-lampu kristal yang tergantung di langit-langit aula memantulkan cahaya keemasan ke seluruh ruangan, menerangi wajah-wajah para tamu terhormat yang datang berbondong-bondong mengenakan gaun sutra dan jas mahal.Malam itu adalah perayaan dua puluh lima tahun pernikahan keluarga besan, sebuah pesta yang dirancang untuk mempertontonkan kemewahan, kehormatan, dan kekuasaan yang telah mereka bangun selama puluhan tahun.Di tengah gemerlap itu, tak seorang pun menyadari bahwa malam ini akan menjadi awal dari keruntuhan segalanya.Sisilia Miranda berdiri di teras besar itu, menatap pantulan dirinya sendiri di balik pintu kaca mahal untuk terakhir kalinya sebelum masuk.Gaun hitam panjang yang membalut tubuhnya tampak sederhana namun anggun, jauh berbeda dari kesan yang selama ini melekat padanya.Gadis lemah yang selalu tertunduk, yang suaranya nyaris tak pernah terde
Última actualización: 2026-09-11
También te puede gustar
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status