author-banner
Fafacho
Fafacho
Author

Romances de Fafacho

PESONA SANG PEWARIS

PESONA SANG PEWARIS

Radtya Gilgan, anak dari keluarga konglomerat berniat untuk melamar mantan pacarnya saat remaja dulu. Dia begitu mencintai sang mantan hingga ingin menjadikan perempuan itu miliknya. Raditya layaknya anak konglomerat lainnya membuat hidupnya penuh tekanan dan pembatasan. Dan banyak rahasia tersembunyi dari pria itu, Raditya dan Wulan menjalani pernikahan yang tidak mereka inginkan satu sama lain. Radit panggilan akrab Raditya terpaksa mempertahankan pernikahannya dengan perempuan itu untuk membuat nama keluarganya tak tercemar. karena dia terperangkap pernikahan tersebut membuatnya berkeinginan ingin menyiksa perempuan itu. Tapi siapa sangka dia malah terjebak akan perasaannya terhadap Wulan. Wulan Hermantyo, Putri kedua Hermantyo yang terpaksa harus menikah dengan pria manja dan keras kepala hal itu ia lakukan karena demi orang tuanya yang ingin menikahkan Widya kakaknya dengan pewaris perusahaan besar. Tapi nyatanya Widya menolak mentah-mentah membuat Wulan yang harus menjalani pernikahan tersebut.
Ler
Chapter: Bab 18.
Radit terdiam melihat laki-laki yang tidak asing baginya itu. Sedangkan laki-laki itu yang tadinya tersenyum seperti menyambut kehadiran Radit langsung ikut terdiam saat melihat perempuan yang ada di sebelah Radit saat ini. "Kau.. kenapa kau ada disini? " tanya Radit terkejut. Lukas yang tadinya melihat kearah Wulan langsung menatap kearah adiknya, Yups Lukas dan Radit adalah saudara seayah beda ibu. "Hai bro, apa kabar" sapa Radit berusaha mengkondisikan wajahnya yang terkejut tadi saat melihat Wulan. wajahnya kini sumringah saat melihat adiknya. Radit yang di sapa dengan penuh senyuman hanya memasang wajah datar nan dingin, dia terlihat tak perduli dengan sapaan ramah itu. "aku tanya, kenapa kau bisa ada disini" tukas Radit kembali bertanya seperti itu pada Lukas. "kenapa pertanyaan mu konyol sekali, jelas aku disini. Ini rumah kakekku" tukas Lukas. "mana pria tua bangka itu" ucap Radit dan langsung menyingkirkan Lukas dari hadapannya. Lalu ia masuk kedalam sendi
Última atualização: 2025-04-24
Chapter: Bab 17
Radit saat ini baru saja selesai mandi, dia tadi sampai rumah setelah dari kantor langsung mandi membersihkan diri. Hampir dua puluh menit dia di kamar mandi, saat dia keluar belum mendapati Wulan. kamarnya masih kosong tak ada Wulan di situ, "dasar perempuan lelet, sampai sekarang belum di rumah juga" gerutu Radit. Pria tinggi tegap itu lalu berjalan kearah lemari untuk mengambil pakaiannya. Dia harus segera berganti pakaian baru setelah itu dia akan ke rumah kakeknya. Kakeknya begitu cerewet sedari tadi terus saja menyuruh asisten untuk menelpon nya agar dia cepat datang kerumah keluarga Gilgan. Pria tua yang menurunkan Marga Gilgan padanya dan ayahnya itu sangat menyebalkan mentang-mentang memiliki harta tapi seenak sendiri. "kalau bukan karena uangmu, aku tidak mau datang mengenalkan perempuan itu pada mu" tukas Radit. Radit terus saja mengomel sendiri. Radit memang tidak ada keinginan untuk mengenalkan Wulan pada kakeknya, tentu saja dia enggan karena pere
Última atualização: 2025-04-22
Chapter: Bab 16
Banyak yang tak mengira jika kehidupan seorang konglomerat itu tidak menyenangkan, banyak aturan yang harus dijalakan. Banyak larangan yang menyesakkan harus diturutu, kehidupan bak di penjara apa-apa dibatasi.Radit duduk merenung di kursi kerjanya, yang ada diruangannya tersebut. Dia saat ini berada di kantor, duduk di meja dengan jabatan Direktur tertulis jelas di atas mejanya itu.Benar Radit menjabat sebagai seorang direktur di perusahaan ayahnya, sedangkan CEO serta pemegang saham sepenuhnya ada di tangan ayahnya dan kakeknya.Pintu ruangan Radit terbuka, membuat pria itu mengalihkan pandangannya ke kearah pintu saat mendengar suara pintu yang terbuka tersebut. Pandangannya menatap datar pada pria yang masuk kedalam.Seorang pria tua, dengan tongkat di tangannya berjalan serta topi putih yang dikenakannya. Ia berjalan mendekat kearah Radit yang hanya diam melihat dirinya masuk.“Kakekmu datang tapi kau hanya diam saja begini, mana sopan santunmu?” tukas pria itu pada sang cucu.
Última atualização: 2022-08-03
Chapter: Bab 15
Wulan menaruh kantung es pada luka Radit, dia melakukan itu agar darah yang mengalir saat ini bisa membeku dan berhenti. Dia merasa aneh dengan darah itu yang terus mengalir padahal lukanya tidak terlalu besar.Radit hanya diam sambil sesekali melihat kearah Wulan yang telaten membersihkan lukanya hingga memplaster lukanya itu. dan dia langsung mengalihkan pandangannya saat Wulan sudah selesai.“kenapa darahmu tadi sulit untuk berhenti?” tanya Wulan yang entah mendapat keberanian darimana untuk bertanya seperti itu.“Sudah sana keluar, kau sudah selesai kan dengan sok jiwa pertolonganmu itu” cibir Radit dan berdiri dari duduknya.Wulan yang masih duduk melihat Radit yang langsung berdiri, dia juga ikut berdiri dari duduknya saat ini.“Ya sudah kalau begitu aku keluar dulu” pungkas Wulan dan akan pergi.“Apa yang terjadi padaku ini, jangan sampai kau bilang pada Mama” ancam Radit “Memang kenapa?” tanya Wulan penasaran.“Aku bilang jangan ya jangan, awas kalau Papa atau mamaku tahu soa
Última atualização: 2022-08-03
Chapter: Bab 14
Banyak alasan yang membuat Radit selama ini tampak diam, sedikit keras kepala dan egois terhadap orang lain. Dia sebenarnya pria yang baik yang tidak terlalu menyukai kekarasan. Dia hanya akan keras pada dan acuh pada seseorang jika orang tersebut membuat suasana hatinya buruk dan membuat dirinya terusik.Selama ini yang selalu mengusik hidupnya tentu saja kedua orang tuanya yang selalu tak akur dan saling menyalahkan satu sama lain. Dia bosan dengan itu, apalagi ia juga merasa kesepian tak ada teman di kala dirumah makanya ia lebih memilih untuk menghabiskan waktu di luar rumah. Tapi setiap kalia ia ingin melakukan apa yang ingin ia lakukan untuk membebaskan diri selalu saja anak buah ayahnya membatasi setiap gerak-geringnya membuat dia sedikit berkutik dan selalu terkekang dalam dirinya.Radit sendiri saat ini duduk termenung di balkon kamarnya sambil meminum soda kaleng yang baru saja dia ambil dari dalam lemari es kecil yang berada di kamarnya itu.Dia mendongak menatap bintang-bi
Última atualização: 2022-08-02
Chapter: Bab 13
Radit menaikkan Wulan ke atas dengan perlahan, perempuan itu sudah terbatuk-batu di pinggir kolam renang. Radit juga ikut naik saat Wulan sudah berada di atas.“kau begitu saja tenggelam, perempuan bodoh memang” maki Radit didepan wajah Wulan yang tengah batuk-batuk.Wulan yang terus batuk karena habis tenggelam barusan hanya melihat Radit yang duduk diepannya sambil menatap dan memaki diirnya.Radit setelah memaki Wulan langsung berdiri dari duduknya, dan dia mengambil handuk yang ia lempar tadi saat masuk ke kolam renang. Setelah megambil itu radit langsung melemparkannya pada Wulan.“Pakai itu, nanti kau sakit aku yang ribet” pungkas Radit pada Wulan yang masih duduk.“Kau jika bersikap begini denganku, tolong ceraikan aku” ucap Wulan sambil masih terbatuk dia berusaha untuk bicara dengan Radit. Radit yang tadinya akan berjalan, langsung berhenti dan mendekati Wulan lagi. Di berjongkok didepan perempuan itu menatapnya sini,“Kau pikir itu bukan mauku, orang tuaku yang melarang unt
Última atualização: 2022-08-02
Teman Tempur Di Ranjang Mayor

Teman Tempur Di Ranjang Mayor

"Sentuhanmu memang selalu membuatku terbang ke awan, tapi sentuhanmu juga terkadang menyakitkan Mas"~~Nayla Anita Sari~~ " Jangan pernah mencoba pergi dari ku Nayla, karena tidak akan pernah ku biarkan kau pergi dari hidupku " ~Adyan Prasetya Dirgantara~
Ler
Chapter: Bab 9. Ditinggal Di Jalan Sunyi
Nayla tampak kebingungan, meskipun begitu dia berusaha untuk tenang tak panik dengan keadaannya saat ini. Dia melihat sekeliling jalan yang sepi hanya ada beberapa yang lewat tapi tak ada yang menawarkan dirinya tumpangan.Dia perlahan berjalan sambil memeluk dirinya sendiri meskipun ia juga takut, takut kalau ada seseorang yang akan mencelakai dirinya. Baru beberapa langkah ia berjalan, tiba-tiba ada sebuah mobil yang berhenti di dekatnya, melihat itu Nayla langsung wasapda, dia sedikit menjauh sambil memperhatikan mobil berwarna merah itu yang sudah berhenti.Seorang pria berseragam loreng turun dari mobil itu membuat Nayla sedikit menyipitkan matanya, karena merasa tak asing."Mbak Nayla, ngapain kok jalan sendiri?" tanya pria itu saat keluar dari mobil."Serda Niko,." ucapnya lirih saat mengenali pria tegap berseragam loreng itu."Habis darimana mbak? kok sendirian?" tanya Serda Niko, sambil memperhatik
Última atualização: 2026-01-08
Chapter: Bab 8.
Kini Adyan dan Nayla saling berhadapan mereka berdiri di tempat agak sepi hanya mereka berdua sedangkan Anya tengah menikmati makanan yang sudah mereka pesan tadi. Nayla merasa terintimidasi dengan tatapan tajam Adyan, dia sedikit takut untuk melihat mata elang suaminya itu. Sesekali ia hanya bisa menunduk karena tatapan Adyan begitu menusuk."Mas..mas Adyan mau bicara apa ya?' tanya Nayla akhirnya dengan berani membuka suaranya, meskipun masih ada rasa takut yang hinggap.Adyan tak segera menjawab, dia malah masih menatap menelisik Nayla yang semakin gugup."Saya hanya memperingatkanmu, jangan sampai kau merusak nama ku nanti. Saya tak perduli kau punya hubungan dengan siapa, tapi jangan merusak reputasiku" tukas Adyan memperingatkan Nayla.Nayla sedikit mendongak menatap Adyan."maksudnya mas?" ucap Nayla tak mengerti."Jangan pikir saya bodoh, saya mendengar kau bicara dengan pria lain kan. Saya hanya mengingatkanmu saja soal itu" tukas Adyan, dia terlihat cuek dengan aura dinginny
Última atualização: 2026-01-05
Chapter: Bab 7.
"Halo Nay, kau tega denganku..?" ucap seorang pria di seberang sana. Mata Nayla melebar, tangannya spontan menutup mulutnya saat ini, ia terlihat kaget mendengar suara tak asing itu di seberang sana. Tangan Nayla yang menutup mulutnya itu gemetar, ia masih terlihat terkejut mendengar suara orang di seberang sana. "Yu..Yusuf,.." Nayla terbata, wajahnya tampak syok saat menyebut nama itu."masa kau lupa dengan suaraku, kau melupakanku Nay. Aku nggak nyangka kau menikah dengan orang lain dan meninggalkanku begitu saja tanpa kabar" Suara pria bernama Yusuf itu terdengar kecewa di seberang sana.Nayla masih terlihat syok, tangannya juga masih menutup mulutnya tak percaya kalau suara yang ia dengar adalah Yusuf kekasihnya yang di kabarkan hilang dalam misi kemanusian satu tahun lalu. "nggak,..nggak mungkin kau Yusuf, nggak mungkin kan?" Nayla masih tak mempercayai itu, matanya terlihat berkaca-kaca."Untuk apa, aku membohongimu Nay. Ini aku Yusuf, aku kembali untuk mu tapi kau malah sudah
Última atualização: 2026-01-03
Chapter: Bab 6.
Di kamar Nayla tak bisa tidur, ia yang tadinya sudah siap tidur dengan selimut yang menutupi tubuhnya mendadak gelisah saat mengingat wajah dingin Adyan padanya. Pria itu seperti marah dengannya, tapi ia sendiri tidak tahu kenapa pria itu sampai memberikan tatapan tajam penuh kemarahan padanya.Sesekali Nayla melihat kearah pintu, dia benar-benar gelisah saat ini. Hatinya begitu tak tenang, takut kalau Adyan masuk. Nayla yang tadinya rebahan kini memilih menyandarkan tubuhnya dengan tatapan yang sesekali melihat kearah pintu."Semoga mas Adyan nggak tidur di kamar" ucapnya penuh harap, ia takut saja kalau Adyan bakal tidur di kamar. Ia tak tahu apa yang akan di lakukan pria itu, apalagi ucapannya tadi begitu membuatnya merinding sendiriNamun harapan Nayla sirna, pintu terbuka dan Adyan masuk kedalam kamar. Pria itu yang hendak menutup pintu kembali melihat sekilas kearah Nayla yang sedikit terkejut melihatnya."mas..mas Adyan, ke..kenapa masuk" ucap Nayla spontan, tubuhnya berubah te
Última atualização: 2026-01-02
Chapter: Bab 5.
Ibu Adyan selesai di makamkan, Nayla yang ikut kepemakaman dan kini menenangkan adik iparnya sesekali melihat Adyan yang sama sekali tak beranjak dari pusaran sang ibunda. Padahal para pelayat sudah mulai meninggalkan pemakaman."Hiks, hiks, aku..aku masih butuh bunda. Tapi kenapa bunda ninggalin aku ya mbak" tangis Anya di pundaknya. Nayla melihat adik iparnya itu yang terus menitikan air mata."Anya,,ikhlas ya sayang. Kan ada mbak, kalau apa-apa kamu bisa bilang ke mbak ya ikhlasin bunda ya. Semoga bunda tenang di sana," Nayla mengusap lembut pundak adik iparnya itu. Sesekali dia juga melihat kearah Adyan yang memegangi nama bundanya. "dia sesayang itu dengan bundanya" batin Nayla melihat Adyan yang terlihat begitu kehilangan. Wajah pria itu yang dingin kini semakin terlihat begitu dingin.Bertepatan dengan itu Adyan menatap kearahnya, tatapan yang cukup tajam. Nayla buru-buru memalingkan wajahnya, karena jujur ia terintimidasi dengan tatapan tersebut."Anya, Adyan ayo kita pulang n
Última atualização: 2025-12-15
Chapter: Bab 4.
Sinar mentari masuk melalui cela-cela jendela, Nayla yang masih tergelum selimut perlahan mengerjapkan matanya saat sinar surya itu mengenai wajahnya. Dengan gerak perlahan Nayla menyandarkan dirinya di sandaran kasur. Tubuhnya teramat lelah dan terasa pegal-pegal, tulangnya seperti remuk. Dia melihat kearah jendela yang masih tertutup tirai, di luar terdengar suara beberapa orang yang mengobrol dan terdengar suara riuah para tentara yang tengah lari pagi bersama. "Diluar sepertinya sudah ramai, aku keluar atau tetap di dalam saja?" batin Nayla sambil mencuri dengar suara di luar. "sepertinya aku di dalam saja, nanti kalau aku keluar mereka pasti heran melihatku" putus Nayla. Dia lalu beralih melihat pintu kamarnya yang masih tertutup "di luar kayaknya sepi, mas Adyan sepertinya belum pulang" lirih Nayla.Nayla perlahan melangkah turun dari tempat tidurnya, meskipun badannya terasa remuk ia tak seharusnya malas-malasan begini. Lebih baik ia bergerak sebelum Adyan pulang dan akan marah
Última atualização: 2025-12-15
Você também pode gostar
The Boss and I
The Boss and I
Romansa · Venny
21.5K visualizações
Married With MANTAN
Married With MANTAN
Romansa · Tata Selvia
21.5K visualizações
Hasrat Terlarang
Hasrat Terlarang
Romansa · Gusti
21.5K visualizações
Mama Muda
Mama Muda
Romansa · Hayatie Shabilla
21.4K visualizações
BURONAN
BURONAN
Romansa · Herofah
21.4K visualizações
My Love
My Love
Romansa · Rasyidfatir
21.4K visualizações
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status