author-banner
Penadiary
Penadiary
Author

Novel-novel oleh Penadiary

Dosen Dingin Itu, Suami Rahasiaku

Dosen Dingin Itu, Suami Rahasiaku

Lyra Florency dipaksa menikah demi kepentingan bisnis keluarga. Terjepit tanpa pilihan, Lyra akhirnya menerima tawaran pernikahan kontrak dari Neilson Alexander. Pernikahan itu hanya sebatas status, tanpa cinta, tanpa ikatan, dan harus dirahasiakan dari semua orang. Beberapa jam setelah pernikahan, Lyra mendapati kenyataan mengejutkan. Neilson, suami rahasianya—kini berdiri di hadapannya sebagai dosen barunya.
Baca
Chapter: Bab 287
Erina langsung melempar lembaran kertas itu ke lantai dengan gerakan kasar. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi yang meluap tanpa kendali.“Hadiah?!” teriaknya lantang, suaranya menggema di seluruh aula. “Apa maksudmu ini hadiah?!”Lembaran itu tergeletak terbuka, memperlihatkan isi yang kini menjadi pusat perhatian. Di sana tertulis jelas tentang penalti besar yang harus dibayar karena skandal, lengkap dengan angka yang membuat siapa pun tercekat.Terlebih lagi, disebutkan bahwa skandal tersebut telah menyebar luas dan mengguncang publik.Neilson hanya tersenyum tipis dari atas panggung, seolah semua ini hanyalah bagian dari skenario yang berjalan sempurna. Ia menatap Erina tanpa sedikit pun rasa bersalah.“Bukankah kamu sudah menandatangani kontrak denganku?” ucapnya tenang. “Sekarang ... saatnya kamu membayarnya.”Erina tertawa, namun tawanya terdengar retak dan penuh ketidakpercayaan. Ia menggeleng pelan, seakan mencoba menolak kenyataan yang mulai menelannya.“Aku
Terakhir Diperbarui: 2026-04-14
Chapter: Bab 286
“Benar! Itu bukan aku!” teriak Erina dengan wajah memelas, suaranya bergetar di antara napas yang tersengal. Ia menatap Neilson seolah menggantungkan seluruh harapannya pada pria itu. “Kamu mengenalku, Neil ... aku tidak mungkin melakukan hal seperti itu,” lanjutnya lirih, mencoba terdengar meyakinkan.Kerumunan langsung bereaksi, suara-suara penolakan kembali bermunculan tanpa jeda. Beberapa orang menggeleng dengan ekspresi sinis, sementara yang lain berbisik tajam tanpa berusaha menahan suara.“Itu tidak mungkin editan,” sahut seseorang keras.“Videonya terlalu nyata, bahkan ekspresinya tidak bisa dipalsukan,” tambah yang lain.Erina menoleh sekilas ke arah mereka, lalu kembali menatap Neilson dengan mata yang mulai berkaca-kaca. Ia melangkah sedikit lebih dekat, meski tubuhnya masih gemetar.“Percayalah padaku sekali ini saja … tolong,” ucapnya pelan, suaranya melemah di akhir kalimat.Neilson tidak langsung menjawab. Ia justru berjongkok di hadapan Erina, sejajar dengan posisi ga
Terakhir Diperbarui: 2026-04-13
Chapter: Bab 285
“Kamu akan membantuku mendapatkan iklan itu, kan?”Suara itu menggema dari layar besar di belakang Erina, jelas dan tak terbantahkan. Gadis itu membeku di tempat, napasnya tertahan ketika menyadari suara itu. Itu adalah miliknya sendiri.Perlahan ia menoleh dengan wajah yang mulai kehilangan warna. Dengan gerakan kaku, Erina membalikkan tubuhnya sepenuhnya menghadap layar.Matanya langsung membelalak ketika wajahnya terpampang jelas di sana, begitu dekat, begitu nyata. Kakinya seakan kehilangan kekuatan hingga tubuhnya sedikit goyah, nyaris jatuh jika tidak segera menahan diri.“Tentu saja, apa yang tidak untukmu?” jawab seorang pria dalam video itu.Tangannya terlihat mengangkat dagu Erina dengan seringai yang penuh arti. “Tapi kamu pasti akan menghabiskan malam denganku, kan?” lanjut pria itu tanpa ragu.Sekejap, seluruh aula berubah arah. Tatapan orang-orang langsung berpindah dari layar ke salah satu sudut ruangan, tempat seorang pengusaha berdiri dengan wajah pucat.Ia buru-buru
Terakhir Diperbarui: 2026-04-13
Chapter: Bab 284
Suara ketukan pelan terdengar di pintu ruang ganti, memecah keheningan yang sebelumnya dipenuhi rasa puas Erina terhadap dirinya sendiri.Seorang penjaga berdiri di balik pintu, lalu berkata dengan nada formal. “Nona Erina, waktunya hampir tiba. Silakan menuju belakang panggung sekarang.”Erina menoleh dengan cepat, matanya langsung berbinar mendengar pemberitahuan itu. Senyum antusias terukir jelas di wajahnya, seolah inilah momen yang sejak tadi ia tunggu.“Baik, aku akan segera ke sana,” jawabnya dengan penuh semangat.Tanpa membuang waktu, ia mengangkat sedikit bagian bawah gaunnya agar tidak menghalangi langkahnya. Dengan gerakan cepat namun tetap anggun, ia berjalan keluar ruangan, langkahnya dipenuhi rasa percaya diri yang mengalir deras.Dalam benaknya, panggung itu sebentar lagi akan menjadi miliknya, tempat yang akan membuatnya semakin bersinar.Begitu pintu terbuka, pengawal yang berjaga di luar tampak terdiam sejenak. Tatapannya tertahan pada sosok Erina, jelas menunjukkan
Terakhir Diperbarui: 2026-04-13
Chapter: Bba 283
Lyra menggeleng perlahan, berusaha meredakan kegelisahan yang terlihat jelas di wajah Neilson. Ia mengangkat satu tangannya, seakan memberi isyarat bahwa semuanya masih terkendali. “Aku tidak apa-apa,” jawabnya pelan, lalu menambahkan dengan nada sedikit ragu. “justru ... aku yang menyakiti Erina.” Ucapan itu membuat Neilson terdiam sejenak, sorot matanya berubah lebih dalam seolah mencoba membaca keadaan yang sebenarnya. Namun, alih-alih marah atau terkejut, sudut bibirnya justru terangkat tipis. Tangannya terulur, menyentuh rambut Lyra dengan lembut, mengusapnya perlahan seperti menenangkan anak kecil yang gelisah. “Kamu yang menyakiti?” ulangnya pelan, nada suaranya rendah namun tidak menekan. Tatapannya turun sejenak, memastikan Lyra benar-benar baik-baik saja tanpa luka sedikit pun, ada kelegaan samar yang terselip di balik sikap tenangnya. Kemudian ekspresinya berubah lebih serius, alisnya sedikit berkerut. “Kenapa kamu tidak datang dengan pengawal?” tanya Neilson dengan na
Terakhir Diperbarui: 2026-04-12
Chapter: Bab 282
Setelah menandatangani kontrak itu, Erina langsung menyerahkannya kepada Neilson dengan gerakan penuh percaya diri. Senyum tipis masih terukir di wajahnya, seolah ia baru saja memenangkan sesuatu yang besar. “Ini, aku sudah menandatanganinya,” kata Erina dengan suara mantap di tengah sorotan kamera. Neilson menerima berkas itu tanpa banyak reaksi, matanya menelusuri isi kontrak dengan cepat. Ia memeriksa tanda tangan di bagian akhir, memastikan semuanya sesuai tanpa cela. Setelah memeriksanya, ia menutup berkas tersebut dan menyerahkannya kembali pada pengawal di sampingnya. Tatapannya kembali tertuju pada Erina, dingin namun penuh arti. “Mulai hari ini, kita resmi bekerja sama.” Ia berhenti sejenak, lalu menambahkan dengan nada rendah. “Dan kontrak itu berlaku ... mulai malam ini.” Erina tersenyum lebar mendengar itu, jelas tak bisa menyembunyikan rasa puasnya. Ia mengangguk tanpa ragu, menerima pernyataan itu dengan penuh keyakinan. “Aku setuju,” jawabnya ringan. “Aku tidak a
Terakhir Diperbarui: 2026-04-11
Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Chyara terbangun di dalam sebuah novel sebagai antagonis yang ditakdirkan mati. Mengetahui seluruh alur cerita, ia memilih memanfaatkan takdir demi bertahan hidup dan merebut masa depannya sendiri. Namun, perubahan itu justru menarik tiga tokoh utama ke arahnya. Darian, tunangannya yang dingin dan berbahaya, mengalihkan obsesinya padanya. Arthur, sosok hangat yang seharusnya mencintai pemeran utama wanita, tak mampu melepaskan Chyara. Reynard, siluman rubah merah yang licik dan menggoda, pun terikat padanya. Ketika takdir yang ia kendalikan berbalik mengikat mereka di sisinya, Chyara menyadari, di dunia yang seharusnya membunuhnya, tiga tokoh utama justru bertekuk lutut padanya.
Baca
Chapter: Bab 135. Melawan
“Lari!”Teriakan Chyara pecah tanpa ragu, suaranya tajam memotong keheningan lorong itu.Anna terkejut sesaat, tetapi tubuhnya bergerak lebih cepat dari pikirannya, langsung berbalik dan berlari menjauh. Langkah kakinya menggema pelan, menjauh bersama rasa panik yang mulai memenuhi dadanya.Namun, saat Chyara hendak berbalik dan mengikuti, sebuah tarikan keras menghentikannya. Tangannya dicengkeram kuat oleh Marquess Valerio, genggamannya dingin namun penuh tekanan.Tubuh Chyara sedikit terhuyung, napasnya tertahan sejenak karena gerakan mendadak itu.“Nona!” teriak Anna dari kejauhan, refleks ingin kembali, suaranya bergetar penuh kekhawatiran.“Jangan kembali! Lari!” balas Chyara tegas tanpa menoleh, suaranya lebih rendah namun jauh lebih mengancam.Perintah itu membuat langkah Anna terhenti sepersekian detik sebelum akhirnya ia menggertakkan gigi dan terus berlari, meninggalkan Chyara di belakang.Dalam satu gerakan cepat, Valerio menyelipkan sesuatu dari balik rompinya dan menodon
Terakhir Diperbarui: 2026-04-13
Chapter: Bab 134. Keputusan
“... Apa?”Marquess Valerio benar-benar membeku di tempatnya, seolah kata-kata Chyara barusan tidak masuk akal baginya. Menolak tawaran dua puluh ribu koin emas, bahkan ia bisa memilih untuk menyebut harga yang ia inginkan, tetapi gadis itu justru tak ingin melakukannya.Ia melirik ke kiri dan ke kanan sekilas, seperti mencari celah atau memastikan tidak ada yang mendengar percakapan mereka.Setelah menelan ludah, ia kembali menatap Chyara dengan sorot mata yang lebih serius, mencoba mengendalikan situasi yang mulai lepas dari perkiraannya.“Kalau begitu ...,” lanjutnya cepat, nada suaranya kini lebih mendesak. “Saya akan membayar dua puluh ribu koin emas untuk tambang itu.”Ia sedikit mendekat, menurunkan suaranya agar hanya mereka yang bisa mendengar. “Atau ... Anda bisa menyebutkan harga Anda sendiri.”Anna yang berdiri di samping Chyara langsung menutup mulutnya, matanya membesar tak percaya. Jantungnya berdegup cepat, pikirannya dipenuhi kebingungan yang sulit ia abaikan. Dua pul
Terakhir Diperbarui: 2026-04-13
Chapter: Bab 133. Tawaran
Pria itu mengangkat tangannya dengan gerakan ringan, seakan ingin menenangkan Chyara agar gadis itu tidak panik dan menjaga jarak dengannya. Chyara mengangkat sebelah alisnya, masih menunggu pria itu menjelaskan maksud kedatangannya agar lebih dipahami. “Tenang, tenang saja, Lady,” ujarnya dengan nada santai, meski sorot matanya tetap tajam mengamati Chyara dari balik topengnya. “Ini adalah pertama kalinya kita bertemu, saya hanya ingin menyapa dan mungkin mendiskusikan sesuatu yang cukup menarik denganmu, Lady Rose.” Chyara membalas dengan senyum tipis, senyum yang tidak benar-benar mencapai matanya. Ia sudah memahami arah pembicaraan ini bahkan sebelum pria itu selesai berbicara. Dalam dugaannya, alasan pria itu datang menemuinya begitu jelas, ia tidak mungkin membiarkan tambang itu jatuh ke tangan orang lain tanpa berusaha mencoba merebut sebagian keuntungan. “Apa yang ingin Anda sampaikan, Tuan?” tanya Chyara tanpa basa-basi, suaranya halus tetapi langsung menekan inti percaka
Terakhir Diperbarui: 2026-04-12
Chapter: Bab 132. Akhirnya Dapat
Chyara dan Anna melangkah menuju belakang panggung dengan tenang, meninggalkan riuh rendah tawa yang masih menggema di ruangan utama. Lorong sempit itu terasa lebih sunyi, hanya diterangi cahaya lampu redup yang berpendar lembut di dinding. Di ujung lorong, seorang penjaga telah berdiri menunggu, tatapannya langsung tertuju pada sosok bertopeng di hadapannya. Penjaga itu menyipitkan mata, meneliti Chyara dari ujung kepala hingga kaki seolah mencoba menembus penyamarannya. “Anda ... Lady Rose?” tanyanya ragu, suaranya tertahan antara heran dan tidak percaya. Ia tampak seperti seseorang yang baru saja menyaksikan seseorang membeli pasir dengan harga emas. Chyara mengangguk pelan tanpa banyak kata, sikapnya tetap tenang seperti permukaan danau yang tak terusik angin. Ia kemudian melirik ke arah Anna, memberi isyarat singkat tanpa perlu penjelasan panjang. “Serahkan itu, Anna” ucap Chyara singkat, suaranya lembut namun tegas. Anna menelan ludah sebelum melangkah maju, tanga
Terakhir Diperbarui: 2026-04-11
Chapter: Bab 131. Menjadi Milikku
Sang pelelang mengangkat palunya tinggi, menarik seluruh perhatian ke arah panggung. Ia membuka lembar terakhir, lalu tersenyum lebar seolah menemukan sesuatu yang sangat menguntungkan.“Tambang ini jatuh kepada ... Lady Rose, dengan penawaran sebesar sepuluh ribu koin emas!” ucapnya lantang, suaranya menggema ke seluruh ruangan.Seketika, suasana ruangan langsung meledak.“Sepuluh ribu?!” seru seseorang dengan nada tak percaya.Tawa langsung pecah dari berbagai sudut, bercampur dengan bisikan penuh ejekan.“Siapa yang cukup bodoh membeli tambang kosong dengan harga seperti itu?” sindir seorang bangsawan, disambut anggukan setuju dari yang lain.“Dengan uang sebanyak itu, aku bisa membeli tanah luas dan membangun rumah megah,” tambah yang lain dengan nada meremehkan.“Benar-benar pemborosan yang tidak masuk akal,” sahut suara lain, membuat gelombang tawa kembali mengalir seperti racun yang menyenangkan bagi mereka.Di tengah gelombang bisik-bisik yang dipenuhi tawa dan ejekan, suasana
Terakhir Diperbarui: 2026-04-10
Chapter: Bab 130. Penawaran
Pelelangan akhirnya dimulai dengan suasana yang perlahan memanas. Satu per satu barang dibawa ke atas panggung, dipamerkan dengan gerakan dramatis sebelum harga awal disebutkan.“Lima ribu koin emas!” seru seseorang dari barisan depan, disusul suara lain yang tak mau kalah, membuat ruangan dipenuhi adu tawar yang sengit.Beberapa barang terjual dengan cepat, seakan semua orang takut kehilangan kesempatan. Ketika sebuah kalung berlian dari kerajaan seberang diangkat, kilauannya langsung menarik perhatian seluruh ruangan.“Sepuluh ribu koin emas!” teriak seorang bangsawan dengan nada tegas, dan dalam satu ketukan palu, barang itu resmi berpindah tangan.Anna menahan napas kagum, sementara Chyara tetap tenang, matanya hanya sesekali bergerak mengikuti jalannya pelelangan.Tak lama kemudian, sang pelelang mengangkat tangannya, meminta perhatian kembali terpusat padanya. Ia mengambil selembar dokumen dan mengangkatnya tinggi, membuat semua mata tertuju pada kertas itu.“Barang berikutnya .
Terakhir Diperbarui: 2026-04-09
Terikat Cinta CEO Posesif

Terikat Cinta CEO Posesif

Azelyn terjebak dalam one night stand dengan pria asing karena dijebak oleh Laura, sahabatnya sehingga dirinya dituduh berselingkuh oleh Kevin, suaminya. Padahal Laura dan Kevin lah yang telah berselingkuh. Hal itu membuat Azelyn mengalami keguguran dan diceraikan oleh Kevin. Merasa hidupnya dihancurkan dan direndahkan bahkan kehilangan anak yang telah lama dinantikan. Azelyn bertekad untuk membalas dendam pada mereka. Siapa sangka pria asing itu adalah Kean, CEO Perusahaan Adhlino dan merupakan atasan di perusahaan Kevin dan Laura. Kean bertekad tidak mau melepaskan Azelyn lagi dan justru mengajaknya untuk menikah! Lantas, akankah Azelyn menerima penawaran itu sebagai bentuk balas dendam? Apa alasan Kean meminta Azelyn untuk menjadi istrinya?
Baca
Chapter: Bab 84. Target Baru
Laura berjalan menuju ruangan karyawan dengan perasaan gembira. Dia merasa bahwa mendekati Allen adalah pilihan yang tepat. Dirinya merasa pria itu lebih mudah daripada Kean.Laura mulai menyapu dan memunguti sampah-sampah kertas yang berserakan di lantai. Dia merasa enggan memungut itu, seharusnya posisinya sebagai karyawan yang memiliki meja kerja, bukan yang membersihkan seperti ini.Laura terpaksa melakukan tugas itu karena hal yang dia pikirkan adalah bertahan di perusahaan ini sampai dirinya berhasil mendapatkan Allen."Ambilin aku minum dong," ucap salah satu karyawan wanita pada Laura sambil masih fokus mengetik pada komputernya.Laura menoleh ke sana kemari mencoba mencari tahu kepada siapa wanita itu berbicara. Melihat tak ada orang di sekitarnya, dia lebih memilih untuk melanjutkan membersihkan lantai.Wanita itu merasa kesal ketika Laura mengabaikan perintahnya begitu saja. Dia kemudian menggebrak meja dengan keras membuat sekeliling menatapnya, begitu juga dengan Laura."
Terakhir Diperbarui: 2024-10-12
Chapter: bab 83. Mendapat Keringanan
Kean mengerjapkan matanya beberapa kali ketika sinar matahari masuk dari sela-sela jendelanya. Dia mencoba mengambil ponselnya dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 11 siang, sepertinya dia bangun kesiangan karena kelelahan sejak kemarin.Kean segera bangkit kemudian berjalan keluar kamar dan melewati kamar Azelyn, dia mencoba mencari tahu apa yang dilakukan gadis itu, tetapi ketika membuka pintu, sosok gadis itu tak terlihat.Kean berjalan masuk ke kamar Azelyn kemudian melihat secarik kertas yang berada di meja tersebut. Dia mengambil kertas itu kemudian membaca setiap kalimatnya.Azelyn menulis di kertas tersebut bahwa hari ini dia izin untuk pergi karena ada masalah yang terjadi pada temannya. Dia juga mengatakan bahwa dirinya tak tahu apa akan pulang atau tidak.Kean meremas kertas tersebut, bisa-bisanya Azelyn lagi-lagi pergi tanpa sepengetahuannya. Dia mencoba melihat ponselnya dan membuka aplikasi pelacak, kali ini aplikasinya tak berfungsi lagi karena gadis itu mematikan po
Terakhir Diperbarui: 2024-10-10
Chapter: Bab 82. Hari Pertama
Keesokan harinya Allen langsung menyuruh Laura untuk datang ke perusahaan Marvino. Laura menggunakan kemeja putih dengan rok sepaha untuk pergi ke perusahaan Marvino, pakaiannya benar-benar mencerminkan seorang karyawan wanita di perusahaan. Dia tak tahu posisi apa yang akan diberikan Allen padanya, tetapi dia tak terlalu memikirkannya karena tujuan sebenarnya adalah untuk mendekati pria itu. Laura memesan taksi untuk pergi ke perusahaan tersebut. Ketika taksinya sudah datang, dia lansung meluncur tanpa menunda waktu lagi. Butuh waktu 30 menit untuk sampai ke perusahaan tersebut. Jarak perusahaan Marvino lebih jauh dibanding perusahaan Adhlino, tetapi Laura meyakinkan semangatnya karena dia sudah terlalu lelah untuk mencari pekerjaan dan tak akan membuang kesempatan emas ini. Laura berjalan memasuki perusahaan, tiba-tiba seisi perusahaan meliriknya kemudian berbisik-bisik membuatnya merasa risih. Sepertinya berita tentang dirinya yang dipecat di perusahaan Adhlino secara tak t
Terakhir Diperbarui: 2024-10-08
Chapter: Bab 81. Masalah baru
Laura berdiri diam di tengah jembatan. Di belakangnya beberapa motor dan mobil berlalu lalang tanpa memedulikan dirinya yang sedang berdiri sendirian. Dia menatap kosong ke arah air sungai yang mengalir dengan deras. Gadis bermanik coklat itu sudah mengirimkan lamaran pekerjaannya ke berbagai tempat setelah dia dipecat dari Perusahaan Adhlino, tetapi satu pun tak ada yang menghubunginya untuk interview. Laura mengacak-acak rambutnya kesal. Dia meremas dokumen lamaran pekerjaannya dengan perasaan penuh emosi. "Azelyn! Ini semua gara-gara kamu! Berani-beraninya kamu menghancurkan karirku! Aku tak akan tinggal diam, aku pasti akan membalasmu!" teriak Laura emosi. Suara teriakannya tenggelam karena suara mobil dan motor yang mengebut. Laura melampiaskan emosinya dengan mengacak-acak rambutnya frustasi. Tanpa sengaja dokumennya terlepas dari genggaman dan terjun jatuh ke bawah sungai. Laura secara spontan menaikkan kaki kanan ke penghalang jembatan mencoba untuk menangkap dokumen
Terakhir Diperbarui: 2024-10-07
Chapter: Bab 80. Kecemburuan membawa masalah
Lino tak menduga bahwa Reliza akan mengatakan itu. Dia melirik ke arah Kean yang masih terdiam sembari menyisir rambutnya ke belakang. "Sepertinya Anda sangat mengenal saya, Nona Reliza," ucap Kean dingin. Dia menatap tajam pada gadis itu kemudian melanjutkan kalimatnya, "Karena Anda terlihat sangat mengenal saya, Anda pasti tahu bagaimana sikap saya pada wanita selama ini, kan?" tanyanya. Reliza terdiam, tentu saja dia sangat mengetahui itu. Karena dia adalah salah satu wanita yang mengejar Kean, tetapi pria itu tak pernah meliriknya sedikit pun. "Saya akan langsung mengatakan tidak suka dan sangat membenci wanita yang selalu ingin menempel pada saya. Jadi, apa Anda masih menganggap saya berbohong dan meragukan pernikahan saya sebagai pernikahan palsu yang diatur?" kata Kean yang langsung membuat Reliza terdiam. Reliza menggenggam erat ujung gaunnya mendengar penuturan Kean. Tentu saja wanita yang selalu menempel pada pria itu yang dimaksud adalah dirinya. Kean melirik ding
Terakhir Diperbarui: 2024-10-06
Chapter: 79. Pertanyaan yang berulang
Allen melirik pada Azelyn sembari mencoba menahan tawanya. Dia merasa tak percaya dengan situasi yang dia hadapi sekarang. Rumor yang diketahui Allen selama ini adalah Kean memiliki sifat yang dingin. Sebelumnya juga banyak yang mengatakan bahwa Kean adalah pria yang tak berperasaan. Namun, apa ini? Kean justru terlihat sangat posesif pada Azelyn. "Maafkan saya atas sikap saya selama ini, Tuan Kean," kata Allen sambil sedikit membungkuk sebagai tanda permintaan maafnya. "Karena saya sudah berpisah cukup lama dengan Azelyn, saya masih ingin bertemu dan mengobrol dengannya lebih lama lagi, tapi sepertinya saya sudah melewati batas," lanjutnya sembari melirik wanita bermanik biru itu. Kean mengeratkan rangkulannya ketika mendengar perkataan Allen. Perasaannya terasa berdenyut sakit mendengar kalimat itu. Apa itu memiliki arti bahwa pria itu masih menyimpan perasaan pada istrinya? "Saya harap ini tidak terjadi lagi, saya merasa tak nyaman jika istri saya bertemu dengan pria lain t
Terakhir Diperbarui: 2024-10-05
Anda juga akan menyukai
DENDAM ANAK LELAKIKU
DENDAM ANAK LELAKIKU
Romansa · Reinee
50.4K Dibaca
Niat Menyamar Malah Dilamar
Niat Menyamar Malah Dilamar
Romansa · Astika Buana
50.3K Dibaca
Surga Semalam
Surga Semalam
Romansa · Heartwriter
50.3K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status