author-banner
_yukimA15
_yukimA15
Author

Novel-novel oleh _yukimA15

Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Diriku hanyalah seorang wanita kuliahan, yang hanya tinggal bersama dengan adikku. Tiba-tiba, angin misterius mengelilingi kami dan membuat pandangan kami seketika gelap. Saat terbangun, kami merasuki kedua putri Duke Roseary. Aku menjadi karakter Viyuranessa Roseary. Ia merupakan karakter antagonis di sebuah cerita novel yang ku baca sebelumnya. Ia akan dihukum mati oleh tunangannya, ialah Sang Putra Mahkota. Kami harus menghadapi seorang pangeran yang terkenal kejam di kerajaan ini. Dengan pengetahuan bahkan kemampuanku ini, akankah aku berakhir sama seperti Viyuranessa Roseary di cerita itu? Di ruang dan waktu yang berbeda dari sebelumnya ini, akankah ceritaku akan lebih baik? Atau malah sebaliknya, kah? Akankah perasaanku ini akan tetap sama.... By: _yukimA15 >This is My Story<
Baca
Chapter: 170th Story: Merasakan Akibatnya
Angin malam bertiup dan tak henti menggerakkan dahan-dahan pinus. Membawakan hawa dingin yang menusuk tulang di tengah hutan dekat kediaman Duke Roseary. Namun, keheningan itu terganggu auman penuh amarah. "Emangnya harus aku pikirin!!? Mati saja kamu! Rasakan ini! Bangkitlah api-api kehidupan!" Joul berteriak. Kobaran api kemerahan meledak dari kedua telapak tangannya, menerangi pepohonan dan bayangan hitam yang mengerikan. Terkesan menghiasinya. Hawa panas menyapu wajahku, namun aku hanya berdiri. Ku hembuskan napas pelan nan pasrah ini. Ekspresi wajahku yang sedingin es membuat nyali Joul seketika menciut. Kengerian dariku mulai terasa oleh matanya. Instingnya berteriak untuk mundur, memaksa tubuhnya beralih ke posisi bertahan sebelum apinya sempat menyentuhku. Sebelum matanya berkedip, aku sudah lenyap dari matanya. Aku muncul tepat di belakang punggungnya. Sebuah tendangan telak seakan mematahkan tulang belakang Joul. "Engh!" Pria itu terpental, wajahnya menghantam tan
Terakhir Diperbarui: 2026-09-07
Chapter: 169th Story: Sangat Serakah
"Tidak bisa," aku menahan tangannya dan kembali merapikan pakaianku. Rean tentunya tersentak atas penolakan tersebut. "Maksudku, sebentar lagi jam makan malam, aku harus kembali!" Aku meletakkan roti yang ku beli sebelumnya ke atas mejanya. Aku bisa melihat wajahnya yang sedikit cemberut dengan tangannya yang beralih memainkan rambutku. Sedangkan Iris Red Diamond nya mengarah pada roti tersebut. "Tiap diam-diam pergi berkeluyuran apa kamu selalu memperhatikan tiap waktu itu?" "Iya. Malas saja mencari alasan kepada ayahku." Aku segera melihat ke luar jendela. Langit sudah jingga. Lalu, aku kembali menoleh ke dirinya, ia seketika membeku melihat ekspresi dingin yang ku buat. "Oh iya, kalau sudah menikah dan kamu berselingkuh.... Sebelum meninggalkanmu, tentunya aku akan menghukum mu!" "Hemm, menghukum dengan apa?" "Minimal dipotong," mataku mengarah ke bawah dengan tersenyum manis. Ia meneguk kasar ludahnya dan langsung menutup bagian bawahnya. "Lagian aku tidak sep
Terakhir Diperbarui: 2026-09-07
Chapter: 168th Story: Selalu Mendebarkan
Tiba-tiba datang ke ruangannya, Rean tersentak aku tiba-tiba berada di balik pintu. "Yu?" "Ku rasa tidak ada yang menyadarinya, kan?" ucapku di kala membuka sedikit pintu tersebut dengan pelan, lalu perlahan masuk ke dalam. "Kamu sudah datang ke sini, belum sempat aku merasakannya." "Aku langsung lompat dari gedung pertunjukkan teater tadi hingga ke sini." Rennel tidak dapat membayangkan maksud perkataan ku. Ia melihat ke luar jendela dan membayangkan jarak gedung tersebut dengan tempat ini. "Oh begitu," ucap Rean. Lalu ia terpikirkan hal yang mesti ia tingkatkan, "Sepertinya aku harus melatih kecepatan sensorku ini lagi." "Bukankah kamu langsung menyadari keberadaanku tadi- Oh, jika saja musuh memberikan serangan kejutan seperti itu, serem juga ngebayanginnya." Lalu aku langsung terpikirkan hal menarik. "Pasang barier saja! Sebelumnya itu, apa kamu mengkhawatirkan suatu hal?" "Khawatir anda akan melupakannya lagi," ucap Rennel, dari raut wajahnya aku sudah mengerti ma
Terakhir Diperbarui: 2026-09-01
Chapter: 167th Story: Bergerak Maju
Para penonton ikut terbawa dengan pertunjukan cerita yang belum pernah mereka ketahui ini. Seperti layaknya etika di bioskop pada zaman modern, mereka menonton dengan serius. Aku memerankan karakter antagonis yang merupakan kakak tiri pertama, awalnya Jesshiena memintaku memerankan karakter utamanya, tentunya aku menolaknya karena tidak ingin menjadi pusat perhatian. Terutama mengingat diriku ini sedang menyamar. "Apaan ini!? Pakaianku sudah menggunung begini! Cinderella!!!" Sang Cinderella ditindas oleh ibu tiri dan kedua saudara tirinya. Ibunya telah tiada dan hanya ada ayahnya yang jarang pulang karena pekerjaannya. Dimanfaatkan sebaliknya oleh mereka, yang mana diharapkan oleh ayahnya mereka bisa mengurus dan menemani anak kesayangannya. Namun, ia malah dijadikan sebagai pembantu rumah tangga. Walaupun bisa mengadu ke Sang Ayahnya, ia tidak memiliki bukti untuk meyakinkannya. 'Baik boleh tapi bodoh jangan ya. Aku tidak terlalu menyukai cerita ini. Di manapun tempat yang tid
Terakhir Diperbarui: 2026-09-01
Chapter: 166th Story: Tempat Pertunjukan
"Ini tempat pertunjukan Jesshiena Frossel itu? Kita lihat saja langsung, bagaimana caranya menjatuhkannya nanti, hahahaha!" Cistine Moontel masih kesenangan atas kepercayaan dirinya. Bagiku hal menjijikan seperti dirinya ini, membuatku tidak ingin berurusan sedikitpun terhadap mereka. Mengingat kelakuannya yang selalu saja menghasilkan banyak korban, aku tidak seharusnya hanya tinggal diam. Seperti waktu diriku yang tidak memiliki pengetahuan apapun itu. Dan, hanya bisa melihat kelakuan sampah ini. Aku ikut memasuki gedung pertunjukan itu. 'Memang tidak bisa dibiarkan wanita ini bertingkah seenaknya ini.' Karena penampilanku yang agak usang ini dan kebanyakan para pengunjung yang memasuki tempat ini sangat berpenampilan menarik dibandingkan biasa, Cistine Moontel melihat ku dan menghampiri ku. Tanpa menghentikan langkah, aku langsung menyadarinya. Kala itu, aku berpikir, 'Tentunya tempat ini masih bisa dikatakan tidak terjangkau oleh masyarakat umumnya. Walaupun mereka yang menabun
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: 165th Story: Orang yang Licik
Terdiam sejenak dengan wajah yang merunduk dengan kipas tangan yang terbuka ia menutupi ekspresi wajahnya. Yang mana ia sedang menyeringai di kala berpikir, 'Ku pastikan kamu juga hancur! Tidak akan ku buatkan kamu mati. Tapi lebih menarik jadi budakku seumur hidup. Hahahahaha! Kamu bisa menjadi bonekaku yang lebih tinggi kedudukannya di kerajaan ini. Semuanya akan jadi milikku!' Cistine dengan penuh ketenangan segera melangkah mendekati Leitte dan berbisik suatu kalimat kepada Leitte. "Kamu tidak mungkin menebakkannya, kan? Hahahahaha, kamu jangan lupa dengan kemampuanku selama ini! Sampai jumpa, Le- it- te." Cistine mulai melangkah dan semakin jauh. "Datanglah kepadaku. Karena- Hanya orang sepertimu yang cocok untukku." Leitte Verk tersentak dalam diam. Alfrelina Yarne terheran dengan hal yang dibisikkan wanita membuat tunangannya terdiam seperti ini. "Ada apa?" "Bukan apa-apa, Lina sayangku. Hanya saja, kenapa harus ada orang segila ini? Padahal aku tahu dia memang segila
Terakhir Diperbarui: 2026-04-09
Anda juga akan menyukai
Sejuta fikiran
Sejuta fikiran
Fantasi · Rinipus
2.6K Dibaca
Became a Villainess?
Became a Villainess?
Fantasi · LikeStar_118
2.6K Dibaca
SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA
SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA
Fantasi · Ryandhika Rahman
2.6K Dibaca
Tak Terkalahkan Sejak Lahir
Tak Terkalahkan Sejak Lahir
Fantasi · DarkHorse
2.6K Dibaca
Healer Kesayangan Sang Duke
Healer Kesayangan Sang Duke
Fantasi · Arta Pradjinta
2.6K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status