author-banner
Seruling Emas
Seruling Emas
Author

Novels by Seruling Emas

Kebangkitan Pewaris  Mata Ilahi Klan Pedagang Abadi

Kebangkitan Pewaris Mata Ilahi Klan Pedagang Abadi

Keluarga Lin dibantai dalam satu malam. Di ambang kematian, Lin Yuan membangkitkan Mata Ilahi dan mewarisi Ilmu Rune Tingkat Ilahi, dua warisan terakhir Klan Pedagang Abadi yang telah lenyap selama ratusan ribu tahun. Namun semakin ia memahami kekuatan itu, semakin jelas satu kenyataan mengerikan: Klan Lin tidak dimusnahkan karena kekayaan atau pengkhianatan... melainkan karena mengetahui rahasia terbesar dunia kultivasi.
Read
Chapter: Bab 193. Pertarungan yang Tak Terhindarkan
Energi spiritual menyembur dari tubuh Tetua Berbaju Biru, membentuk pusaran air yang melingkari tembok. Pusaran itu berubah menjadi naga air sepanjang puluhan meter, membuka rahang dan menyambar cepat ke arah barisan pemanah.Prajurit-prajurit Macan Perak di barisan depan mengangkat perisai secara bersamaan, lalu menyalurkan energi ke dalam lambang macan yang terukir pada permukaannya. Sebuah kepala macan raksasa muncul di atas barisan mereka.Naga air menghantamnya dengan raungan yang mengguncang lembah. Air meledak menjadi hujan deras, membasahi seluruh medan perang. Kepala macan itu terdorong mundur, tetapi tidak lenyap. Cakarnya menutup rahang naga, lalu merobek tubuh air tersebut menjadi dua.Tetua berjubah biru terhuyung. Darah mengalir dari sudut bibirnya ketika naga air itu hancur, tetapi ia segera membentuk segel baru untuk melindungi murid-murid yang berada di bawahnya.Lin Yuan menyaksikan pertukaran serangan itu dari balik tebing. Melalui Mata Ilahi, ia dapat melihat bahwa
Last Updated: 2026-10-12
Chapter: Bab 192. Terseret
Ia mengeluarkan dua keping rune dari cincin penyimpanan, menempelkan keduanya pada permukaan batu, lalu mengaktifkannya. Getaran menjalar di sepanjang tebing. Sesaat kemudian, bongkahan batu besar runtuh tepat di antara kedua kelompok, memutus jalur pengejaran dan memaksa para prajurit melompat menjauh.“Siapa yang melakukan itu?” teriak salah seorang prajurit.“Pergi!” Lin Yuan berseru kepada para murid Sekte Naga Awan. “Bawa orang tua itu ke gua kalian sebelum mereka menemukan jalan memutar!”Para murid tidak membuang waktu untuk bertanya. Mereka mengangkat kembali Wakil Kepala Sekte dan berlari melewati jalur yang terbuka. Salah seorang dari mereka sempat menoleh, mencoba melihat wajah penolong mereka, tetapi Lin Yuan sudah menutupi sebagian wajahnya dengan tudung dan bergerak menjauh.Ia baru hendak meninggalkan tebing ketika Wakil Kepala Sekte yang terluka itu tiba-tiba mengangkat kepala. Meski wajahnya pucat, tatapannya masih tajam.“Anak muda,” panggilnya dengan suara serak. “K
Last Updated: 2026-10-12
Chapter: Bab 191. Jalan Keluar yang Berdarah
Perwira Pasukan Macan Perak menerjang lebih dulu. Pedangnya membelah udara, mengirimkan kilatan perak ke arah dada Lin Yuan. Pemuda itu memiringkan tubuh untuk menghindar, lalu memutar pedang dan menangkis serangan kedua yang datang dari samping.Benturan senjata membuat lengannya bergetar. Lin Yuan segera mundur dua langkah, memanfaatkan kereta pasokan yang terbalik sebagai penghalang ketika tiga prajurit lain menyerbu bersamaan. Ia tidak memiliki cukup tenaga untuk bertarung lama, terlebih luka di bahunya kembali mengeluarkan darah. Setiap gerakan yang terlalu kuat mengingatkannya bahwa tubuhnya belum pulih dari pewarisan inti formasi dan pemakaian qi yang hampir mencapai ambang batasnya.“Jangan beri dia kesempatan melarikan diri!” teriak sang perwira.Dua prajurit mengitari kereta, sedangkan yang lain menutup jalan menuju lereng. Lin Yuan mengamati posisi mereka melalui Mata Ilahi. Formasi pengepungan itu tidak sempurna, tetapi jumlah lawan membuat celah sekecil apa pun sulit dima
Last Updated: 2026-10-12
Chapter: Bab 190. Pertarungan di Gerbang Sekte Naga Awan
Lin Yuan menarik kurir Sekte Naga Awan ke balik batu besar tepat ketika hujan anak panah menghantam lereng. Beberapa batang menancap di tanah, sementara satu anak panah menembus sisi jubahnya. Ia membalas dengan melemparkan tiga batu kecil yang telah diberi rune pengalih arah, membuat para pemanah kehilangan sasaran selama beberapa tarikan napas.“Bisa berjalan?” tanyanya.Kurir itu mengangguk lemah, meski satu tangannya terus menekan luka di perut. “Aku harus membawa pesan ini kepada tetua bagian pengamanan. Kalau tidak, mereka akan mengira jalur utara masih aman.”Lin Yuan melirik pasukan yang terus mendaki. Ia bisa meninggalkan pria itu dan menyelinap ke arah berlawanan, tetapi kurir tersebut akan tertangkap sebelum mencapai kaki bukit. Lebih buruk lagi, para prajurit mungkin akan menemukan peta kuno yang baru saja ia ambil dari pondok pengawas.“Berikan pesannya,” kata Lin Yuan.Kurir itu menyerahkan tabung bambu yang diikatkan di pinggangnya. “Bawa ke pos pertahanan Sekte Naga Aw
Last Updated: 2026-10-11
Chapter: Bab 189. Tawaran Kerjasama
Lin Yuan tidak menjawab tawaran itu. Ia justru mengamati tiga orang yang menghalangi jalan setapak, menghitung jarak mereka dari pepohonan dan batu-batu besar di sekelilingnya. Pria berjubah gelap itu tidak mengenakan lambang Sekte Pedang Sembilan Menara, tetapi pecahan rune di dalam kotaknya cukup untuk menunjukkan bahwa ia bukan orang yang kebetulan lewat.“Kau siapa?” tanya Lin Yuan dingin. Dia tak bisa mempercayai siapa pun terkait Dao Rune Klan Lin.“Panggil aku Tuan He.” Pria itu menutup kotak hitamnya. “Aku bekerja untuk pihak yang tidak ingin melihat peninggalan kuno jatuh ke tangan orang-orang yang tidak memahami nilainya.”“Maksudmu … Keluarga Long atau Sekte Pedang Sembilan Menara?”Senyum Tuan He menipis. “Terutama mereka.”Lin Yuan hampir tertawa mendengar jawaban itu. Keluarga Long mengejar inti formasi, orang-orang sekte menyembunyikan penelitian mereka, sedangkan pria di hadapannya mengaku ingin mencegah peninggalan tersebut disalahgunakan. Semua pihak memiliki alasan
Last Updated: 2026-10-11
Chapter: Bab 188. Pelarian
“Bagaimana kau bisa memperoleh Segel Pewaris itu?!”Teriakan utusan Keluarga Long menggema di seluruh ruangan. Para penjaga yang baru menerobos masuk serentak mengangkat senjata, tetapi tidak seorang pun langsung berani mendekati Lin Yuan. Cahaya keemasan di punggung tangannya berdenyut pelan, memantul pada dinding batu yang dipenuhi rune kuno.Lin Yuan segera mengepalkan tangan. Ia tidak tahu apakah segel itu dapat menyembunyikan keberadaannya, tetapi ia tahu satu hal: semakin lama ia berdiri di sini, semakin kecil peluangnya untuk keluar hidup-hidup.“Jawab aku!” Utusan itu maju selangkah. “Dari mana kau mendapatkan darah pewaris Klan Lin?”“Bukankah seharusnya kau menjelaskan lebih dulu mengapa Keluarga Long begitu takut pada Klan Lin?” Lin Yuan membalas dengan tenang.Wajah sang utusan menegang. “Tangkap dia! Jangan melukai tangan yang memiliki segel itu!”Para penjaga bergerak serentak. Dua orang menerjang dari depan, sementara tiga lainnya menyebar ke samping untuk mengepung Li
Last Updated: 2026-10-11
CINTA PERAWAT TUAN MILIARDER

CINTA PERAWAT TUAN MILIARDER

Apa yang akan terjadi saat seorang perawat muda tak berpengalaman harus menghadapi pasien yang keras kepala dan putus asa karena penyakitnya tak mungkin disembuhkan? Apa yang harus dilakukannya untuk menyemangati pria yang telah kehilangan banyak hal dalam hidupnya, termasuk kepingan ingatan kehidupannya? Apa yang harus dilakukannya untuk menghapus keinginan mati yang menggerogoti pikiran pasiennya? Demi membiayai ibu dan adiknya yang butuh perawatan rutin, Ranti bersedia menelan semua kata kasar yang dilontarkan pasiennya. Dia akan kembali tersenyum setelah mengusap air mata. Bekerja dengan sungguh-sungguh di bawah ancaman penjara, jika dia melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan Darius berada dalam bahaya. Kehadiran putra Darius sedikit membantunya. Namun dia tak dapat menerima pernyataan cinta pria muda itu. Hatinya telah lebih dulu diisi oleh seseorang. Mungkinkah dia akan mendapatkan kebahagiaan cinta?
Read
Chapter: Bab 27. Ujian Kesabaran
Juliano menatapnya sejenak dengan pandangan tajam, kemudian mengangguk. “Bagus! Nanti kau akan diantar ke tempat kerjamu oleh sekretaris di luar.”Pria itu segera mengakhiri perbincangan mereka dan Oscar keluar dengan santai, sambil menenteng kota makannya. Setelah menerima surat penugasan dari sekretaris, seorang OB kembali mengantarnya ke tempat yang diperintahkan. Oscar mengikutinya.“Apakah kali ini Anda sudah memeriksa di mana akan ditempatkan?” tanya OB itu.“Kenapa?” tanya Oscar heran.“Saya tidak mau Anda membanting berkas-berkas itu di tempat lain dan menyulitkan orang lain seperti di basement waktu itu!”Oscar mengamati pria itu dengan seksama dan kemudian dia tertawa. Dia ingat bahwa pria itu adalah OB yang sama yang pertama kali mengantarkannya ke basement untuk bekerja sebagai petugas parkir.“Jangan kkhawatir ....”Oscar kembali tertawa. Hari ini hatinya sama sekali tidak akan terganggu oleh insiden apapun. Hingga mereka sampai di ruangan HRD dan Oscar menyerahkan surat
Last Updated: 2024-01-08
Chapter: Bab 26. Nasehat Asep dan Kakek
Oscar menatap kakeknya dengan pandangan tak percaya. “Jika Kakek punya kecurigaan, bagaimana Kakek bisa sangat tenang menghadapi mereka? Bagaimana Kakek bisa terus hidup bersama mereka?” tanya Oscar dengan suara rendah.“Kematian ibumu tak ada hubungannya denganku!” balas Dharmajie Pambudi enteng.“Kakek!” seru Oscar lagi. Dia sama sekali tak senang mendengar hal itu.“Bagaimana dengan perkataan Papa bahwa istri cantik Kakek itu berselingkuh di belakang? Bagaimana kalau dua Paman jahat itu ternyata bukan putra Kakek? Itulah sebabnya mereka ingin merebut perusahaan utama dari tangan keluargaku! Makanya mereka membunuh Mama! Apa Kakek rela harta yang Kakek usahakan justru dikuasai oleh putra entah siapa!”Suara rendah dan sengit itu membuat panas telinga Dharmajie Pambudi. “Papamu itu sakit. Kenapa kau masih mendengarkan ucapan orang sakit? Aku terus mengabaikan hal itu, karena kasihan dengan penyakit yang dia derita. Aku tak mau membuatnya lebih sulit lagi.”Pria itu melemparkan pandan
Last Updated: 2024-01-07
Chapter: Bab 25. Nasehat Kakek
Hendra terheran-heran dengan sikap pria muda di depannya ini. Sejak anak muda itu kembali dari pendidikannya di luar negeri, sikap curiganya sangat mendominasi. Kepolosan masa remajanya telah hilang tak berbekas. Jelas sekali kalau mata itu menuntut penjelasan.“Tidak terjadi hal yang aneh, Tuan Muda,” sahut Hendra.“Keputusan aneh atau tidak itu, hanya bisa aku yang memutuskan., bukan Pak Hendra!” Suara itu begitu ketus. Mengingatkan pelayan tua itu tentang siapa yang berkuasa di kediaman megah tersebut.Maka pelayan itu duduk dengan tegak dan menceritaan semua kejadian di rumah Ranti dan membiarkan pria muda itu menngambil kesimpulan sendiri. Dia tak peduli akan seperti apa keputusan itu nanti. Bukankah itu bukanlah urusannya!Oscar duduk di teras belakang setelah berenang siang itu. Dia masih belum menemukan celah untuk memecat perawat itu. Dia mencurigai ada sesuatu, namun dia sendiri tidak tahu itu apa. Dia belum menemukan bukti untuk menguatkan kecurigaan hatinya. Entah kenapa d
Last Updated: 2024-01-07
Chapter: Bab 24. Adik Ranti
“Baik, Tuan!” Pelayan Tua itu tersadar dan segera menjawab. Dia mengenal tuannya sejak lama. Kebaikan hatinya tak perlu dipertanyakan lagi. Kembali didorongnya lagi kursi roda saat melihat seorang wanita parobaya keluar dan melihat mereka dengan heran.“Mereka siapa, Nduk?” tanya sang ibu.Ranti melepas pelukan dari adiknya dan mencium tangan sang ibu. Dia menoleh ke belakang. “Itu majikan Ranti, Bu.”“Salam,” sapa Darius ramah. Suaranya sangat sopan. “Maaf, kami tidak minta ijin dulu untuk datang.”“Oh, tidak apa-apa. Ayo silakan masuk. Tempat kami seadanya saja.” Wanita paro baya itu terlihat malu dan wajahnya memerah. Kediamannya bukanlah tempat yang layak dikunjungi orang sekaya majikan sang putri.Darius cepat tanggap dan membuat keputusan tepat. “Saya rasa, duduk di teras ini akan menyenangkan. Saya ingin melihat suasana setelah terkur
Last Updated: 2024-01-06
Chapter: Bab 23. Ke Rumah Ranti
Ranti melongo dan Oscar ternganga mendengar kata-kata itu. Pak Hendra menggeleng-gelengkan kepala tak berdaya. Semula dia mengira bahwa Darius akan melupakan pembicaraan kemarin pagi. Tak diduga, ternyata Darius mencatat hal itu di buku agar tidak terlupa.“Apa maksudnya ini?” Oscar yang pertama bereaksi. Dia tidak mengetahui apa yang dimaksud sang papa.“Aku akan pergi dengannya!” kata Darius dengan ekspresi tak bersalah.“Untuk apa? Lagi pula, Papa tidak mengatakan padaku lebih dulu tentang ini,” protes anaknya.“Sejak kapan aku harus melapor padamu?” Darius bertanya dengan ekspresi keheranan yang nyata. Pria itu tampak tidak suka mendengar kata-kata yang dilontarkan putranya.Ocsar kebingungan bagaimana menjawab kata-kata itu. Jika dia salah merangkai kata, maka papanya akan tersinggung dan hubungan mereka bisa rusak.“Maksudnya, aku punya rencana untuk Papa hari ini. Tapi ternyata Papa membuat rencana lain. Ini bagaimana jadinya?” Anak muda itu mencoba menjelaskan dengan versi yan
Last Updated: 2024-01-06
Chapter: Bab 22. Mulai Nyaman
Gadis itu menarik sebuah kursi lagi dan duduk di depan Darius. Dia menurut saja meskipun perutnya sudah merasa lapar. Yang ada di pikiran Ranti hanya agar pria itu lebih tenang setelah fase emosionalnya tadi.Gadis itu tersenyum penuh candaan, “Kalau saya tidak bisa membantu banyak jangan marahi saya, Tuan.”Terbukti, Darius bisa ikut tersenyum mendengar kata-kata gadis itu. “Aku hanya sedang tak ingin sendirian,” jawabnya jujur.Jawaban itu merubah raut wajah Ranti seketika. Rasa iba muncul ke permukaan, dan dia tak suka itu. Darius telah berusaha sangat keras melawan penyakitnya. Dia tak butuh rasa iba, namun penghormatan yang dalam. Dengan menelan ludah kasar, gadis itu menepis rasa itu dari hatinya.“Anda punya saya, Pak Hendra dan Tuan Muda Oscar di rumah ini. Jangan pernah merasa sendirian. Jangan melemah, karena kami semua mendukung Anda.”Darius yang siap untuk menulis huruf demi huruf di kertas, terhenti mendengar kata-kata yang dilontarkan Ranti. Pria itu mengangkat kepala d
Last Updated: 2024-01-06
DIALAH SANG DEWA PERANG

DIALAH SANG DEWA PERANG

Jack seorang Jenderal tentara dengan gelar Dewa Perang yang sangat ditakuti. Bersama pasukannya bertugas di garis depan di Afrika. Sebuah telegram memanggilnya pulang. Ibunya tewas dan neneknya sakit. Keadaan memaksa Jack untuk mengambil alih tanggung jawab atas permasalahan keluarga dan perkebunannya. Penelusuran polisi atas kasus pembunuhan sang ibu, mengarah pada keluarga ayah kandungnya. Jack mendatangi keluarga kaya yang telah mengusir ibu dan dirinya. Bukan keadilan yang dia dapat, melainkan penghinaan dari Edward Hamilton yang tak lain adalah kakeknya sendiri. "Kau tak pernah diterima di rumah ini. Masih bagus aku tidak mempermalukan ibumu dengan membiarkan Kau menyandang nama Hamilton! Wanita tak setia itu pantas mati!" kata pria tua itu dingin. Sebelum diseret dan dilempar ke halaman, Jack membalas. "Mulai sekarang aku tidak akan menggunakan nama Hamilton! Ingatlah, mata dibayar mata!"
Read
Chapter: Bab 148. Cinta Akan Menemukan Jalannya Sendiri
Jack tidak mengerti sama sekali tentang urusan medis ini. Dia berpikir dan membuat dugaan-dugaan denagn beragam kemungkinan yang mungkin terjadi di lapangan, tanpa butuh banyak teori rumit. “Bagaimana jika kakek ternyata dihipnotis oleh orang lain agar melupakan semua hal yang dialaminya selama ini?” Jack terkejut sendiri denagn praduganya itu. Dengan cepat jarinya mengetik pesan pada Hudson untuk menyampaikan dugaannya pada dokter. Jack ingin dokter mencari ahli hipnoterapi untuk memeriksa kakeknya besok pagi! “Yah ... kita memang harus terbuka dengan segala kemungkinan!” gumamnya sendiri. Sebuah helikopter sudah menjemputnya di halaman rumah. Lion,Falcon, dan Ned, pergi menemani Jack ke pertemuan para pimpinan militer negara. Nyonya Smith juga turut serta dalam helikopter. Sebuah tas kerja yang menggelembung berada di pangguannya. Begitu Jack masuk dan duduk dengn baik, dia sudah menyerahkan tablet untuk dibaca sang jenderal muda. Granny dan Valerie menatap helikopter tentara it
Last Updated: 2023-09-04
Chapter: Bab 147. Keterlibatan Alessandro Garcia
Pria bertopeng itu tak peduli. Dia terus berjalan menuju pintu keluar. “Itu kalau kau bisa bertahan hidup di penjara dan tidak dijatuhi hukuman mati!” balasnya sinis.Keesokan pagi, kepolisian Philadelphia gempar karena Calvin Fisher ditemukan tergeletak tak berdaya di pinggir jalan depan kantor polisi. Pria itu langsung dilarikan ke rumah sakit dengan kawalan polisi dari kedua kota untuk menyelamatkan nyawanya.Di Meadow Creek, Jack sarapan dengan puas. Six telah melaporkan hal itu padanya sebelum subuh. Hatinya menjadi tenang dan seringan kapas. “Kau harus sembuh, Brianna,” bisiknya dalam hati.Iring-iringan mobil Jack menembus jalanan y ang ditutupi salju tipis. Kecepatan mereka tidak melebihi batas yang diperbolehkan, karena jalanan licin dan berbahaya. Tiba-tiba muncul seseorang yang tubuhnya penuh salju dan pucat, berdiri merenangkan tangan menghadang laju mobil.Para pengawal Jack segera waspada dan mengacungkan pistol lewat jendela pada orang itu sambil menurunkan kecepatan.“
Last Updated: 2023-09-04
Chapter: Bab 146. Pilihan yang Tak Bisa Ditolak
Hudson menggeleng tak berdaya. “Itu nomor private. Tak ada jejak panggilan di ponsel.”Jack diam dan memperhatikan kakeknya. “Aku terlalu letih dengan banyaknya rahasia masa lalumu. Aku tidak akan mempedulikannya lagi. Jika kau ingin aku mencari orang itu, maka sadarlah dan ceritakan masalahnya padaku. Jika tidak, aku tak ingin menggalinya. Biarkan dia muncul sediri jika berani!”Dokter tidak mengatakan ada yang buruk dengan kondisinya, selain pingsan yang diperkirakan karena kejutan kecil. Namun, tidak sampai membuat Edward Hamilton mengalami serangan jantung. Mereka sudah melakukan tes dan tidak melihat ada yang salah di jantungnya.“Aku akan istirahat di sini, malam ini. Kau bisa pulang dan istirahat di rumah. Hanya saja, besok pagi aku harus kembali bekerja.” Jack menjelaskan posisinya yang sulit.“Saya mengerti.” Hudson mengangguk.Malam itu Jack menghubungi Brodie Baker untuk datang dan membawakan laporan perusahaan yang membutuhkan persetujuannya ke rumah sakit. Dia mungkin aka
Last Updated: 2023-09-03
Chapter: Bab 145. Pemakaman Vladimir Deska
Jack tercengang mendengar pengakuan Six. Dia menggeleng gusar. “Kau sangat tahu. Dengan posisiku di ketentaraan, aku tidak akan membiarkan tindakan main hakim sendiri seperti ini!” dengusnya kasar. “Jangan khawatir, jika terjadi sesuatu, akulah yang akan bertanggung jawab. Kami sangat tahu bahwa kau telah membahayakan karier militermu dengan mengambil alih kepemimpinan kelompok dalam masa krisis ini. Kami sangat berterima kasih untuk itu.” Six mengangkat tubuhnya yang semula membungkuk jadi duduk tegak dan menoleh pada Jack di samping. “Kami semua sudah menyepakati bahwa kami tidak akan pernah menyebutmu sebagai pimpinan jika terjadi hal yang mungkin akan menyeret kita semua ke ranah hukum!” Jack tak menyangka akan mendengar hal seperti itu. Kalian ....” Six mengangguk. “Kau jangan merasa terbebani dengan Kelompok Bawah Tanah. Sedikit hal yang kusesali tentang keinginan Deska yang menjodohkanmu dengan Brianna, meskipun dia mengetahui pekerjaanmu.” Six berdiri dan menghampiri lagi
Last Updated: 2023-09-02
Chapter: Bab 144. Rencana Pembalasan Six
Para pelayan di kediaman Deska langsung menyiapkan pemakaman untuk keesokan hari setelah mendapatkan informasi resmi tentang meninggalnya tuan mereka. Sementara itu, Jack dan pelayan pribadi Vladimir Deska tetap menunggu hingga semua prosedur selesai. Mereka membawa pulang peti jenazah Deska beberapa jam kemudian saat malam sudah turun.Jack mengabarkan pada Tuan Fredd bahwa dia tak bisa pulang, karena ayah mertuanya meninggal hari itu. Dia akan tinggal hingga pemakaman selesai dilakukan.Wajah seisi rumah itu diliputi kesedihan mendalam. Apapun pekerjaan Vladimir Deska di luar, dia tetaplah majikan yang baik pada para pekerjanya di rumah itu. Hingga tengah malam, makin banyak tamu dan perwakilan perusahaan yang datang ke kediaman dan melihat Vladimir Deska untuk terakhir kali.“Kami tidak melihat Brianna sejak tadi. DI mana kah dia?” tanya salah seorang tamu pada pelayan rumah.“Nona juga sedang sakit saat ini. Itu sebabnya tidak bisa hadir di sini,” jawab salah seorang pelayan.“Sa
Last Updated: 2023-08-31
Chapter: Bab 143. Akhir Vladimir Deska
Jack melangkah cepat mengikuti pelayan pribadi Vladimir Deska yang menunggunya di helipad.“Bagaimana keadaannya sejauh ini?” tanya Jack.“Tak ada kemajuan, Tuan Muda,” jawab pria itu lesu.Jack melirik pria di sampingnya. Pelayan itu tampak sangat letih, tapi tetap berusaha sigap melayani tuannya.“Kau bisa istirahat sebentar setelah ini. Biar aku yang menjaga Tuan Deska!” kata Jack.“Saya tahu Anda murah hati, Tuan Muda. Namun, saya juga tahu bahwa Anda pun memiliki banyak hal untuk diurus. Saya tidak akan membebani Anda lebih jauh,” tolaknya dengan penuh pengertian.Jack memaksa jika memang pria itu merasa masih sanggup melakukan tugasnya. Mereka memasuki lift menuju lantai perawatan Vladimir Deska.Jack menatap nanar mertuanya terbaring dengan begitu banyak alat bantu di tubuhnya. Pria yang pernah sangat berkuasa di Kelompok Bawah Tanah itu, kini terbaring tak berdaya. Bahkan untuk menarik napas saja sudah tak mampu.“Tuan Muda, Dokter ingin bertemu dengan Anda.” Pelayan pribadi i
Last Updated: 2023-08-30
Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

Hai kakak pembaca semua, author akan sangat senang hati jika kakak bersedia meninggalkan jejak Like dan komentar berupa kritik dan saran agar saya bisa menulis dengan lebih bagus ke depannya. Terima kasih, Happy reading. Keputusan Sassy menolak hamil dan punya bayi, mengakibatkan rumah tangganya berada di ujung tanduk. Sebagai putra satu-satunya, Nouval dituntut untuk meneruskan garis keluarga. Karena Keluarga Ariobimo menolak ide ibu pengganti, maka tak ada cara selain poligami. Dengan berbagai persyaratan, akhirnya Sassy terpaksa setuju. Nouval dijodohkan dengan seorang gadis kampung agar tidak terlalu menyaingi Sassy. Kehamilan Seruni, membuat sikap Nouval berubah dan itu mengguncang hati Sassy. Terlebih saat menyadari bahwa Nouval lebih condong pada putranya, ketimbang Sassy. Rasa cemburu dan marah yang dipendam begitu lama, membutakan hati Sassy. Emosi dan bujukan seorang pria yang baru dikenal, menjerumuskannya dalam tindakan berbahaya. "Kenapa Kau lakukan ini pada keluarga kita?" tanya Nouval kecewa.
Read
Chapter: Bab 44. Hai, Seruni
Seruni dan Nouval disibukkan dengan rencana ulang tahun putra pertama mereka. Sudah sejak seminggu yang lalu, istri kedua Nouval itu mengingatan suaminy tentang segala keperluan acara tersebut. Arimbi, mama mertuanya juga ikut mendukung. Mereka akan mengundang semua keluarga di kampung untuk merayakannya.Nouval hanya setuju saja dengan semua rencana yang dibeberkan istrinya. Pikirannya sangat fokus pada kasus yang sedang dia tangani. Itu bukan kasus biasa, karena menyangkut seorang pejabat negara.“Jadi, sehari sebelumnya Mas harus anterin untuk beli keperluan ulang tahun Baskoro, ya!” Sekali lagi Seruni mengingatkan sang suami.“Iya,” sahut Nouval tanpa engalihkan pandangan dari laptopnya. Dia sedang sibuk mengetik untuk keperluan sidang besok pagi.Seruni mengangguk puas. Selama ini, sang suami tidak pernah mengeewakannya. Maka dia tak mengganggu lagi. Wanita itu pergi untuk memeriksa bayinya yang hampir berusia setahun. Bayi montok dan menggemaskan yang sedang tidak mau diam. Memb
Last Updated: 2024-02-28
Chapter: Bab 43. Tikus Pengerat
Nouval yang sangat sibuk dengan kasus yang sedang dia tangani, tidak terlalu memperhatikan perubahan pada diri Sassy. Pria itu justru merasa bersyukur dan mengira bahwa istri pertamanya itu sudah mulai terbiasa dengan kehadiran Seruni, hingga tidak terlalu sering lagi menimbulkan pertengkaran di antara mereka berdua. Rumah tangganya sedikit lebih tenang sekarang.Sementara itu, keadaan Sassy tidaklah sebaik yang dia tampilkan di depan semua orang. Rasa takut bahwa apa yang terjadi malam itu akan diketahui sang suami, membuat hatinya tidak tenang. Tanpa sadar, dia bahkan menolak ajakan Nouval dan selalu memberi alasan sangat lelah. Kemudian tidur membelakangi sang suami sambil menjerit dalam hati. Dia sangat menyadari bahwa yang terjadi itu adalah dosa. Namun, dia tak sanggup meminta ampunan dari suaminya. Karena dia harus menjelaskan hal itu dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mendetail. Sassy sungguh tak dapat membayangkan apa tindakan Nouval jika mengetahui hal itu.
Last Updated: 2024-02-26
Chapter: Bab 42. Satu Kesalahan
“Dear, penjelasanku mungkin tidak akan memuaskanmu. Namun, ini bukan salahku. Kau bisa periksa tubuhmu, apakah ada tanda-tanda kekerasan yang kulakukan untuk menguatkan tuduhanmu itu,” ujar Jordhy lembut.Sassy memeriksa seluruh tubuhnya. Tak ada bekas dan tanda pemaksaan memang. Tubuhnya baik-baik saja. Dia menggeleng bingung dan keraguan menghampiri.“Entah apakah itu pengaruh kau mabuk atau apa. Tapi aku tak kuasa melawan kehendakmu. Aku hanya melakukan tugas dan memenuhi keinginanmu semata.Tapi jangan khawatir, aku akan tutup mulut dan tidak akan menuntut untuk pemaksaanmu tadi malam.”“Apa?” Sassy tak dapat mempercayai pendengarannya. “Aku yang memaksanya?”Matanya memandang bayangan tubuhnya di cermin. Ada banyak tanda kecupan di area-area sensitif yang memang sangat disukainya. Matanya tak mungkin berbohong tentang tanda itu. Dia bahkan jadi bisa membayangkan sepanas apa kejadian tadi malam.“Ini gila!”Dengan tergesa, wanita itu mengenakan seluruh pakaiannya hingga semua tanda
Last Updated: 2024-02-26
Chapter: Bab 41. Obsesi Tuan Bennet
“Oh, maafkan saya. Saya belum terlalu memahami etika di negara Anda. Maksud saya adalah, ingin menunjukkkan penghormatan pada Anda,” ujar pria itu. Tubuhnya kembali berdiri tegak dan tangan Sassy telah dilepaskannya. Wajahnya menunjukkan rasa bersalah yang sangat dalam.Melihat hal itu, Sassy tak memperpajang lagi. Dia berusaha memaklumi bahwa kultur di negara tiap orang memang sangat beragam. Tak heran jika pria itu belum memahami aturan di Indonesia.“Tak masalah. Sampai jumpa lagi, Tuan Bennet!” Sassy melambai dan mulai melajukan mobilnya meninggal pria itu dan tempat parkir hotel. Musik lembut dan manis menemaninya di perjalanan macet menuju kantor.Di tempat parkir, sebuah seringai puas terlihat di wajah Jordhy Bennet. Hidungnya menghidu aroma manis dari tangan yang tadi digunakan untuk memegang jemari Sassy. Dia dapat menemukan aroma lembut yang tertinggal di sana. Wajahnya tampak sangat puas.“Masih panjang perjalanan
Last Updated: 2024-01-08
Chapter: Bab 40. My Sweet Heart
Mata Jorghy Bennet terbuka dengan cepat saat ponselnya memberi tanda bahwa ada pesan penting masuk. Dilihatnya jam berbentuk kotak di atas nakas dan segera bangkit saat melihat angka 5 berwarna merah terang di keremangan ruangan. Tangannya menjangkau ponsel dan membuka pesan masuk.“Jika ingin informasi itu, kirim sisanya sekarang. Lewat 15 menit tanpa bayaran, data akan kuhapus. Berbahaya bagiku menyimpan data pihak lain secara illegal terlalu lama!”Jorghy Bennet mencibir saat membaca pesan tersebut. Dia tahu betul kalau pria itu menyimpan banyak data rahasia orang-orang penting dunia! Tangan Jorghy menekan tombol panggilan cepat agar tersambung dengan pria itu.“Aku belum melihat perubahan pada akunku, Tuan Bennet!” kata orang di seberang, begitu panggilan mereka tersambung.“Aku hanya ingin memastikan bahwa kau masih ada di sana dan tidak menipuku! Kau pasti sangat tahu segila apa aku pada para pengkhianat!” Jorghy balik mengeluarkan kata ancaman.Waktumu tinggal sepuluh menit, Tu
Last Updated: 2024-01-08
Chapter: Bab 39. Jorghy Bennet
“Kau sudah pulang? Jam berapa ini?” Nouval terbangun dari tidurnya di sofa ruang tamu, saat istrinya Sassy membuka pintu rumah.Wanita cantik itu terkejut mendapat teguran begitu masuk rumah. Dilihatnya wajah sang suami yang masih sedikit linglung dan mata berkedip-kedip bingung. Kemudian, ketenangan kembali menguasainya. Sassy melanjutkan langkah ke dalam rumah sambil berkata datar.“Aku ada makan malam dengan klien baru. Sekarang sudah lewat tengah malam!”Wanita itu masih ingin melanjutkan ucapan sinis dan dinginnya, saat melihat bungkusan hadiah cantik di atas meja ruang makan. Mulutnya kembali mengatup dan mengabaikan hadiah itu, lalu naik ke lantai dua. Dia sudah letih dan sangat mengantuk.Nouval menyusul istrinya dan sedikit kecewa karena hadiahnya tidak digubris oleh Sassy. Dengan cepat dia menyambar hadiah itu dan mengejar Sassy ke kamar. “Aku tidak mendengar suara mobilmu masuk garasi!” cecarnya segera.“Kutinggalkan di hotel tempat kami mengadakan makan malam, karena sudah
Last Updated: 2024-01-07
You May Also Like
Ksatria Pengembara Season 1
Ksatria Pengembara Season 1
Pendekar · KSATRIA PENGEMBARA
400.3K views
Mustika Naga Bumi
Mustika Naga Bumi
371.7K views
Penakluk Dewa
Penakluk Dewa
Pendekar · Syafir Yahya
270.7K views
Pendekar Pedang Naga
Pendekar Pedang Naga
Pendekar · Moore
264.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status