author-banner
Renita April
Renita April
Author

Novels by Renita April

Aduh, Pelan-Pelan, Bos

Aduh, Pelan-Pelan, Bos

Karin dibuat memilih oleh suaminya. Menjadi penjual asi atau harus merelakan diri tinggal di jalanan karena hutang yang menumpuk. Hari pertama Karin menjual asi kepada bos besar yang menderita syndrom kasih sayang. Bos berkata selain asi, ia menginginkan yang lain lagi. "Ahh, Bos. Jika ketahuan bagaimana?" tanya Karin. "Aku mau jadi simpananmu?" Bos kaya mau jadi simpanan, lalu bagaimana dengan pria di belakangku ini?
Read
Chapter: Bab 230
Leonard dan Dewa bertepuk tangan atas aksi Shanaya yang membuat Sinta tersiksa. Luka-luka ditubuhnya itu tentu saja memerlukan waktu untuk disembuhkan. Namun, yang lebih menyakitkan tentu saja soal hati. Dendam yang membara.“Bebaskan mereka,” ucap Leonard.“Baik, Bos.”Leonard tertawa. “Kerja bagus, Nona Shanaya. Karena aksimu ini, kamu bebas. Lain kali jangan berani melakukan hal yang merugikan ke depannya. Meski hanya niat. Ini peringatan untukmu.”“Ba-Baik.” Shanaya melepaskan cambuk di tangannya, lalu bergegas mengikuti bawahan Leonard. Sementara Sinta dibawa oleh dua orang anggota klan langsung ke rumah sakit. Wanita itu masih belum boleh mati.“Kamu melepaskannya,” ucap Dewa.“Setelah ini perhatian Sinta akan teralih pada Shanaya, Paula dan mungkin Agnes. Kita tidak perlu khawatir soal Karin untuk sementara waktu. Bila dilihat dari sifat Sinta, dia akan membuat perhitungan.”Dewa terkekeh. “Pantas saja kamu berhasil merebut wilayah barat.”“Kita hanya tinggal melihat aksi pemba
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: Bab 229
“Apa yang ingin kalian lakukan?” Sinta panik, ia memandang Dewa, memohon agar bisa dibebaskan. “Kumohon, Dewa. Demi hubungan kita di masa lalu.”“Aku sangat ingin membebaskan dirimu, tetapi kekasih Karin bukan hanya aku. Jika kamu ingin memohon, minta kepada Damian atau Leonard.”“Dewa!” teriak Sinta, ia yakin Dewa bisa bicara dengan teman-temannya, tetapi dia sengaja tidak mau melakukannya. “Sudah bertahun-tahun kita bersama. Apa begini saja kamu tidak mau membantuku?!”“Bos, pelaku utamanya sudah di sini.” Pelaku penusukan itu didorong ke depan. Ia jatuh di depan kaki Sinta serta Shanaya.Perlahan wanita muda itu bangkit. Dia merupakan fans fanatik aktor Eden Voss yang menjadikan hubungan toxic antara idola dan penggemarnya. Fans seperti ini lebih kepada mencelakakan idola, bukan mendukung.Selalu tahu perkembangan idolanya, berani memasuki rumah, mengikuti ke mana pun idolanya pergi. Cemburu pada wanita lain atau artis wanita yang dekat dengan idolanya. Fans seperti itu bisa membua
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: Bab 228
“Jangan harap bisa membawa pergi adikku,” ucap Anthony.“Kalau begitu, aku tinggal menyerahkannya kepada polisi. Tentu kamu tidak keberatan kan, Dewa?” Leonard memandang pria itu karena Sinta merupakan wanita yang pernah sangat dicintai oleh Dewa.“Aku serahkan semuanya padamu.” Dewa memalingkan wajah ke arah lain.Leonard bertepuk tangan beberapa kali, lalu memberi perintah kepada bawahan agar menahan Sinta, Agnes, dan Shanaya. Begitu tiba di bagian Shanaya Shaw, asisten dari keluarga Sinclair menghalangi.“Kita bisa membicarakan ini Tuan Dewa, Tuan Leonard.”Leonard menyunggingkan senyum dinginnya. “Damian sendiri yang memerintahkan agar aku membawa Shanaya.”“Maaf, Tuan. Saya tidak bisa membiarkan Anda membawa Nona Shanaya.”“Kalau begitu, kamu mati saja.” Leonard meletakan pistol di kening pria itu. Meski terlihat tangguh, tetapi tubuhnya bergetar. “Pelurunya penuh. Tidak masalah jika berkurang satu, asal bisa mengirimmu langsung ke neraka.”“Ma-Maafkan saya, Tuan.” Asisten ini ma
Last Updated: 2026-09-28
Chapter: Bab 227
“Sepertinya ini menjadi sangat menarik.” Leonard terkekeh. “Tunjukan bukti yang kamu punya, Sinta.” Dewa berjalan ke depan, lalu duduk di sofa dengan diikuti oleh Leonard. Sinta tersenyum sinis memandang Paula. Ingin menjadikannya sebagai kambing hitam, mereka berpikir terlalu jauh. Bagi seorang Sinta, ketiga wanita ini hanya merupakan pemula. Bermain trik, ia jagonya. “Ada apa ini? Sinta!” Anthony datang dengan tergesa-gesa. Melihat saudara laki-lakinya tiba di club ini, Sinta tersenyum puas. Ia merasa telah menang karena dari awal sampai akhir, ia lah yang mengatur permainan ini. “Kak, mereka menuduhku telah mencelakai Karin. Ini sungguh menyakitkan,” ucap Sinta. Siapa pun tahu betapa sayangnya Anthony terhadap Sinta, bahkan pria ini rela masuk penjara karena pernah mencelakai Karin. Ya, nama tersebut membuat Anthony naik darah. Ia tidak akan pernah lupa. Gara-gara Karin lah ia dipukuli, bahkan bagian terlarangnya perlu disembuhkan. Sekarang, adiknya sedih juga gara-gara
Last Updated: 2026-09-28
Chapter: Bab 226
“Ki-Kita harus bagaimana?” Mata Shanaya melebar sembari memandang satu per satu temannya. Jika harus mati, maka ia akan membawa mereka semua. “Kita harus pergi dari sini sebelum mereka berhasil melacak keberadaan kita.” Sinta bangkit dari duduknya, ia yang lebih dulu melompat pergi dari ruangan club ini. “Sudah terlambat. Mereka akan datang sebentar lagi,” sahut Paula. “Apa kamu akan terus menunggu di sini? Kalau ingin mati, jangan ajak kami.” Sinta bergegas keluar dari ruangan. Ia tidak boleh tertangkap saat ini karena Dewa pasti tak akan memaafkannya untuk kedua kali. Shanaya dan Agnes juga berpikir sama dengan Sinta. Keduanya mengikuti langkah wanita itu dengan memilih pergi. Nomor ponsel yang baru saja digunakan tadi telah dibuang ke tempat sampah. Dengan begitu, Leonard maupun Dewa akan sulit menemukan bukti. Namun, Paula berpikiran berbeda dengan ketiganya. Ia tetap berada di dalam club sembari menunggu ketiga rekannya kembali. Dalam beberapa menit saja, ketiga rekannya kem
Last Updated: 2026-09-27
Chapter: Bab 225
“Dia celaka karena penggemarku?” Eden masih berada dalam keadaan syok. Karin hampir mati karena salah satu penggemarnya. Ia tahu ada beberapa fans fanatik. Hanya saja sampai menghabisi nyawa seseorang, ini baru pertama kalinya. Paling jauh penggemarnya pernah melakukan serangan teror kepada salah satu artis yang dikabarkan dekat dengan Eden, dan masalah itu langsung dilaporkan pada pihak berwajib. Yang sekarang ini malah semakin bertindak sangat jauh.“Apa kamu baru menyadarinya? Semua ini karena dirimu,” ucap Damian.“A-Aku tidak pernah mau melibatkan Karin dalam bahaya. Berita viral itu juga telah ditarik.”“Kamu tahu sendiri orang jahat kerjanya lebih cepat. Harusnya kamu tahu jika Karin dalam bahaya bila berada di dekatmu.”“Di mana pelaku itu? Aku ingin melihatnya dengan mata kepalaku sendiri. Biarkan aku menghukumnya sendiri.”“Tidak perlu, kami bisa mengurusnya. Mulai sekarang, jaga jarak dengan Karin. Kamu menganggap Karin sebagai asisten, maka perlakukan seperti bawahan. Jang
Last Updated: 2026-09-27
I Hate U, Boss

I Hate U, Boss

Renita mengetahui fakta bahwa kekasih yang selama 5 tahun menjalin hubungan dengannya telah selingkuh. Lebih mengejutkan lagi kekasihnya itu selingkuh dengan ibu tirinya. Ayah kandung Renita tidak bisa menerima itu dan mengalami sakit jantung. Dengan keterputusaan, Renita menyewa seorang pengamen jalanan untuk menghiburnya. Aldo Pratama pria arrogant dan menyebalkan di kantor. Dalam pertemuan keduanya mereka tidak saling mengenal. Aldo selalu membuat diri Rere kesal saat bekerja di kantor. Aldo mempunyai calon istri bernama Celine. Di saat itu Aldo mulai tertarik kepada Rere dan si kecil Kenan. Lalu bagaimana Aldo akan menghadapi kisah cinta di antara mereka.
Read
Chapter: Kebahagian
"Pinggangku," rintihnya. Kenan meraih handycam yang tadi ia letakkan di kursi rotan di dalam kamar. Ia memutar isi dalam rekaman itu. Kenan bernapas lega karena Liora tidak sempat dilecehkan oleh keempat pria jahat itu. Kenan keluar dari dalam kamar kapal. Masih ada beberapa anak buah Aldo yang menunggu majikannya keluar. "Kalian siapkan mobil. Aku mau pulang," kata Kenan. "Siap, Tuan," ucap salah satu pria yang bertubuh kekar dan alisnya tebal. Pintu kamar diketuk oleh pengawal tadi. Kenan beranjak membuka pintu. "Sudah siap mobilnya?""Sudah, Tuan." "Tolong bawa istriku ke mobil," pinta Kenan dengan mempersilakan pria itu masuk ke dalam kamar. "Baik, Tuan." Pria itu masuk dan sedikit heran dengan kondisi Liora. Pria itu ingin tertawa namun ia menahannya. "Cepat bawa," kata Kenan kesal karena pengawal itu memperhatikan istrinya. "B-baik, Tuan." Mata tajam Kenan tidak lepas dari pengawal yang membawa istrinya. Takutnya pria itu mencuri kesempatan yang ada. Pintu mobil sudah
Last Updated: 2024-06-19
Chapter: Usaha Penyelamatan
"Jangan mendekat," lirih Liora dengan memegang pecahan kaca di tangannya. Ia harus tetap sadar. Liora harus mempertahankan segala kehormatannya. "Cepat lakukan sebelum wanita ini ditemukan," perintah Angel. Dua pria lain sudah membuka celana yang mereka kenakan. Keduanya menunggu giliran. Liora bergeser untuk menjauh dari dua pria itu. Namun dua pria itu semakin mendekat. "Ayo, Sayang. Kita bermain-main," ucap keduanya. Pria yang mempunyai gambar bintang di lehernya mendekat. Ia hendak meraih rambut Liora namun dengan cepat Liora melayangkan pecahan kaca ke tangan pria itu. "Ish ... kurang ajar. Berani sekali wanita ini. Sudah terluka masih bisa melukai lengan tanganku," berangnya. Liora mengacungkan pecahan kaca yang ia pegang. "Jangan ada yang mendekat.""Hei ... kenapa kalian lamban sekali," kesal Angel. "Cepat lakukan." Dua pria itu menendang tangan Liora yang mengacungkan pecahan gelas kaca. Pecahan itu terlempar dan keduanya memegang lengan Liora. "Lepaskan." Liora mero
Last Updated: 2024-06-19
Chapter: Oh Ternyata
Kenan dan Aldo telah sampai di perusahaan. Keduanya langsung saja masuk ke dalam lift menuju lantai paling teratas gedung perusahaan. Di atas sana Doni dan beberapa anak buah Aldo sudah menunggu. Pintu lift terbuka. Kenan dan Aldo keluar. Keduanya menuju pintu darurat. Kenan bersama Aldo menaiki anak tangga hingga tibalah mereka di atas atap gedung. Angin berhembus kencang meniup rambut para pria yang berada di atap. Itu disebabkan karena baling-baling helikopter tengah berputar. "Semuanya sudah siap?" tanya Aldo. "Sudah, Tuan," jawab Doni. "Kapan bantuan datang?""Bantuan sudah dalam perjalanan.""Kita berangkat sekarang. Aku takut istriku terluka."Kenan, Aldo, serta Doni serta satu anak buah mereka naik ke dalam helikopter yang bermuatan enam orang. Setelah semuanya naik dan bersiap. Helikopter pun lepas landas. *****Angel duduk di pangkuan Ardi. Ia memegang segelas minuman berwarna coklat. Tangannya menjelajahi tubuh bidang Ardi yang polos. "Malam ini aku tidak mau bermain
Last Updated: 2024-06-19
Chapter: Usaha Kenan
"Mau kalian bawa ke mana aku?" tanya Liora. "Diam saja. Nanti kamu juga akan tahu," kata pria yang duduk di kursi depan mobil. Liora terdiam namun jantungnya berdegup kencang saat ini. Rasa takut tentu saja ada dalam benaknya. Liora paham maksud dari arti penuturan Kenan tadi. Suaminya itu menyiratkan kata-kata dalam sebuah adegan film action. Meski Kenan mengajak keempat pria tadi berkelahi. Tentu saja Kenan akan kalah dan pasti tubuhnya akan babak belur. Pada akhirnya pun Liora akan tertangkap juga. Kenan memberinya kode agar menyerahkan diri saja. Liora menuruti perintah suaminya dan percaya jika Kenan akan secepatnya menyelamatkan dirinya. Mobil sampai ke sebuah pelabuhan. Keempat pria itu turun begitu juga dengan Liora. Ia digiring menuju kapal. Sepertinya Ardi memang memiliki kapal itu. "Ayo naik," perintah pria yang sudah membuka topeng wajahnya. Liora dapat melihat jika pria itu memiliki lukisan tubuh bintang di lehernya. Liora naik ke kapal bersama keempat pria itu. Se
Last Updated: 2024-06-19
Chapter: Tertangkapnya Liora
Kenan membawa tubuh Liora yang kelelahan. Keduanya keluar dari kamar mandi. Telapak jari Liora berkerut karena kedinginan. Kenan seakan tidak ada hari esok untuk mengempur sang istri. Bibir Liora bergetar karena kedinginan. Kenan membungkus tubuh istrinya dengan selimut tebal. Rambut Liora yang basah juga ia bungkus dengan handuk."Kamu mau makan apa? Biar aku pesankan," ucap Kenan. "Terserah!""Kamu masih marah?" tanya Kenan. Bagaimana Liora tidak marah. Kenan tidak membiarkannya istirahat. Pinggangnya saja terasa sakit. Belum lagi air dingin yang menguyur tubuhnya. Perutnya juga terasa sangat lapar. Namun Kenan malah menunda-nunda keinginannya untuk makan. Suaminya itu semakin mengila saja menghujam dirinya. Kenan memeluk Liora yang terbungkus oleh selimut tebal. "Maaf, Sayang. Namanya juga pengantin baru."Liora mendengus. "Biarkan aku istirahat dulu dan makan. Semua tubuhku sakit, perutku lapar dan aku mengantuk ingin tidur."Kenan terkekeh. "Iya, Sayang."*****Ardi mengge
Last Updated: 2024-06-19
Chapter: Minta Nambah
Kenan menoel-noel lengan Liora. Istrinya tengah tertidur pulas. Liora sempat membersihkan dirinya sebelum tidur. Kenan juga meminta kepada pelayan hotel untuk menganti seprai mereka yang sudah kotor."Sayang ... ayo bangun. Kita main lagi," bisik Kenan di telinga sang istri.Liora tidak bergeming. Ia tertidur pulas dengan memeluk guling dalam dekapannya. Kenan kembali menoel-noel pipi Liora. Berharap istri tercintanya itu mau bangun dan melayani hasratnya."Sayang ... ayo," ajak Kenan dengan kata lirih.Kenan mendusel wajahnya di tengkuk belakang Liora. Ia memberi gigitan kecil supaya istrinya itu terbangun. Liora mengeliat karena merasa terganggu."Ayo tidur, Ken. Aku sudah lelah." Liora menarik selimut tebalnya dan meringkuk dengan memeluk bantal guling."Jangan tidur. Aku masih ingin bermain," rengek Kenan bagai anak kecil."Besok masih bisa. Malam ini tidur dulu. Kamu tidak capek apa?" tanya Liora dengan mata terpejam."Sayang ... ayo," rayu Kenan.Liora membalik tubuhnya menghada
Last Updated: 2024-06-19
Tolong Lepaskan Aku, Tuan CEO!

Tolong Lepaskan Aku, Tuan CEO!

Tasya Prameswari dituntut membayar utang suaminya, padahal pria tidak bertanggung jawab itu sudah kabur di malam pernikahan mereka. Ia terancam mengganti dengan organ tubuhnya jika tidak bisa membayar dengan uang. Akibatnya, Tasya melelang keperawanannya di sebuah situs, tanpa menyangka bahwa pria yang membelinya bukanlah lelaki tua bangka mesum seperti yang ia pikirkan, melainkan sosok pria paling berkuasa di negeri ini, yang tidak akan melepaskan Tasya sekalipun ia adalah wanita bersuami.
Read
Chapter: Mencoba Lari
Seperti biasa, Rangga akan pergi setelah menidurinya. Pria itu kembali pada pekerjaan dan hanya datang bila ingin memuaskan hasratnya saja. Beberapa hari ini, ia sudah menurut pada Rangga. Harusnya ada reward atas kerja kerasnya itu. Tasya ingin bertanya mengenai Juna dan balas dendamnya. Sudah lama ia tidak bertemu dengan mantan suaminya itu. Sekarang waktunya tidak tepat. Tasya akan bicara pada Rangga besok. Saat menemani pria itu sarapan. Bahkan untuk menghubungi Tirta saja Tasya ragu. Ia takut melibatkan orang yang tidak bersalah. Besok paginya, Tasya menemani Rangga sarapan. Ia ragu untuk bicara, tetapi ini kesempatan meminta pada pria yang tergila-gila padanya. "Tuan Rangga, aku ingin keluar rumah. Aku merasa bosan di sini." Padahal Tasya ingin bicara mengenai Juna. Ia malah meminta keluar rumah. Rangga menoleh padanya. "Bukankah kita sudah sepakat untuk memanggil nama saja?" "Maaf, Rangga. Aku merasa canggung." "Kau boleh keluar." Rangga menjentikkan jarinya. Kemudian se
Last Updated: 2026-06-26
Chapter: Ketagihan
Tasya pernah mendengar gosip dari media sosial, bahkan menonton film tentang pria yang sering selingkuh. Termasuk Juna yang juga mengkhianatinya. Rata-rata pria akan cepat bosan dengan wanita yang patuh dan tidak menarik. Sekarang inilah Tasya ingin menjadi wanita seperti itu. Ia akan menuruti semua keinginan Rangga agar pria itu lekas membuangnya. Selama beberapa hari ini, Tasya selalu menuruti keinginan pria itu yang menidurinya setiap malam. Termasuk gaya liar yang pria itu inginkan. Sering kali Tasya merasa aneh pada perlakuan Rangga. Sentuhannya lembut, tetapi juga menyakitkan. Sialnya Tasya merasa ia seperti ketagihan diperlakukan sedikit kasar. Malam ini, Rangga telah memberi pesan untuk memakai pakaian dalaman saja, dan menunggunya di depan rumah. Entah apa lagi yang ingin dilakukannya. Pria itu menginjak-injak harga diri ini, tetapi Tasya hanya bisa menerima tanpa melawan. Ia bahkan tidak merengek meminta keluar rumah."Nona Tasya, sebentar lagi Tuan Rangga akan pulang. No
Last Updated: 2026-06-22
Chapter: Menjadi Penurut
Bella berteriak kesal karena kelakuan Rangga yang menganggapnya sebagai tunangan pajangan, sedangkan pria itu asik memanjakan simpanannya. Bella sendiri tidak habis pikir dengan keadaan ini. Tirta memberitahu jika Rangga menyembunyikan seorang wanita. Ternyata perempuan itu adalah kekasih Tirta sendiri. Ini harus diluruskan. Bella lekas mengirim pesan kepada dokter itu. Memintanya untuk segera bertemu. Balasan diterima dengan cepat. Tirta menyetujui undangan tersebut, dan Bella lekas menuju tempat yang dijadikan sebagai tujuan pertemuan. Dalam waktu kurang lebih 45 menit, Bella tiba di sebuah kafe dan langsung menuju ruangan privat. Di sana Tirta sudah menunggunya, dan tanpa basa-basi lagi Bella bertanya mengenai hubungan Tasya dan Rangga. Karena sudah begini, Tirta pun mau tidak mau mengakui segalanya. "Aku menemukan wanita itu di pinggir jalan dalam keadaan pingsan. Karena dia cantik dan wajahnya mirip dengan Ivana Aswinda, aku menjadikannya sebagai tunangan kontrak.""Ivana Aswi
Last Updated: 2026-06-03
Chapter: Wanita Simpanan Ini Melunak
Begitu mata ini terbuka, wajah yang dilihat Tasya adalah Rangga. Sangat malas rasanya bertatapan muka dengan pria buruk ini. Dia iblis berwujud pria tampan. Tasya juga masih merasakan perih, dan pipinya terasa bengkak. Ia mencoba merabanya, ini memang bengkak. Tasya ingat betul kakinya di rantai, lalu wanita itu datang memukulnya. Sungguh sial!"Sayang, bagaimana keadaanmu?" Rangga mendekat, tetapi Tasya beringsut mundur. Eh, ia merasa kakinya telah bebas. Tasya membuka selimut, dan ya kakinya tidak lagi di rantai. Rangga bisa melihat kekagetan itu. "Aku memang tidak lagi merantaimu, asal kau patuh dan tidak mencoba lari lagi.""Aku tidak ingin tinggal di sini lagi. Kau sudah punya tunangan, tetapi kenapa kau masih ingin menawanku?" "Kita sudah punya perjanjian, Tasya. Kau jadi wanita simpananku selama waktu yang telah kutentukan. Tugasmu hanya mengikuti kata-kataku dan melayaniku di atas ranjang ini.""Enam bulan kan? Kau sungguh akan membebaskanku setelah itu? Kau juga janji akan
Last Updated: 2026-05-31
Chapter: Jangan Sentuh Wanitaku
"Tasya!" Rangga bergegas menghampiri wanita simpanannya itu. Menyingkirkan pisau pemotong daging sejauh-jauhnya, lalu melepas dasi yang ia kenakan. Rangga membalut luka itu agar pendarahannya terhenti. "Cepat panggil Dokter Anton!" "Baik, Tuan." Pengawal yang ada di kamar bergegas melaksanakan perintah Rangga. "Apa-apaan kau, Rangga? Kau selingkuh dariku, dan selingkuhan itu adalah kekasih sepupumu sendiri. Kau sudah gila!" pekik Bella. Tangan Rangga mengepal erat. Ia bangkit berdiri, lalu memandang Bella tajam. Mendapati tatapan Rangga yang tidak seperti biasanya, Bella mundur selangkah. Ia masih berpikir tidak salah karena di sini Rangga lah yang telah berkhianat."Kau menyiksanya?" Rangga memandang Tasya yang tidak sadarkan diri dengan kedua pipinya yang memerah akibat pukulan lima jari. "Kau marah? Harusnya aku yang marah di sini. Kau! Di sini kau yang telah selingkuh dariku!" Plak ... ! Rangga menampar Bella dan ini untuk yang pertama kali. Semua ini hanya karena seorang w
Last Updated: 2026-05-28
Chapter: Menghukum Pelakor
Ruangan yang dibuka Bella adalah gudang. Ucapan pelayan ini benar. Namun, informasi yang ia terima dari pria itu juga jelas. Rangga menyembunyikan seorang wanita di rumahnya. Sebelum menemui wanita itu, Bella tidak akan pergi dari sini. "Saya sudah bilang kalau ruangan itu gudang," ucap pelayan. "Aku belum memeriksa ruangan yang lain." Bella berjalan ke arah kamar lain, lalu memeriksanya. Satu per satu, tetapi tidak ada wanita yang ia harapkan hadir di sana. Bella memandang ke lantai atas. Mungkin di sana wanita simpanan itu berada. Ia pun bergegas naik ke lantai atas dengan diikuti oleh pelayan. "Nona Bella, tidak ada apa pun di sini." Pelayan terus saja menghalangi, tetapi Bella tetap bersikeras memeriksa kamar satu per satu. Ia membuka pintu dengan kasar. Ketika tidak mendapatkan yang diinginkan, amarah Bella meluap. Sekarang tinggal satu kamar tidur lagi. Bella berjalan ke arah sana dengan cepat. Pelayan berlari mendahului wanita ini, dan mencegahnya untuk membuka ruangan t
Last Updated: 2026-05-28
You May Also Like
Dijodohkan Dengan CEO
Dijodohkan Dengan CEO
Romansa · Audwibill
11.4K views
Gara-gara Jatah Mantan
Gara-gara Jatah Mantan
Romansa · Kak MungiL
11.4K views
SCANDAL
SCANDAL
Romansa · Sally Diandra
11.4K views
Mencintai Kakak Ipar
Mencintai Kakak Ipar
Romansa · Kaka Put
11.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status