author-banner
Kholifah shafa
Kholifah shafa
Author

Novels by Kholifah shafa

Transmigrasi ke Tubuh Istri Bisu Sang Mafia

Transmigrasi ke Tubuh Istri Bisu Sang Mafia

Kylie Slavonia, seorang gadis jalanan berjiwa tangguh yang tewas dalam kecelakaan tragis, mendapati jiwanya bertransmigrasi ke tubuh Kyara Ardennes Hargens. Kyara adalah wanita muda kaya raya yang tunarungu, dibenci oleh keluarganya sendiri, dan terkurung dalam pernikahan tanpa cinta. ​Suaminya, Calvin Hargens, seorang pria berkuasa yang dingin dan kejam, menatap Kyara dengan penuh kebencian. Calvin terpaksa menikahi Kyara hanya demi memenuhi janji kepada sang Nenek, sementara cintanya telah habis untuk wanita lain bernama Belva. Di mata Calvin, Kyara tak lebih dari sekadar "pajangan bisu" dan pemuas amarahnya. ​Jika Kyara yang asli selalu pasrah, menangis, dan menerima setiap hinaan serta kekerasan batin dari Calvin, kehadiran jiwa Kylie mengubah segalanya. Mengandalkan ketangguhan masa lalunya dan kemampuan membaca gerak bibir, Kylie menolak menjadi korban!
Read
Chapter: .
​Sinar matahari pagi menyusup malu-malu dari sela-sela tirai beludru tebal berwarna merah marun yang menutupi jendela setinggi langit-langit. Hujan badai yang semalaman mengamuk menghancurkan Jakarta kini telah berganti menjadi fajar yang tenang, menyisakan embun di kaca antipeluru dan aroma tanah basah yang samar-samar tercium melalui sistem ventilasi canggih mansion tersebut. ​Di atas ranjang king-size yang lebih menyerupai sebuah altar persembahan itu, selimut sutra hitam teracak berantakan. Sepasang senjata api—sebuah Beretta 92FS perak dan Glock-19 kustom—tergeletak begitu saja di atas nakas kayu mahoni, berdampingan dengan sebotol Bourbon yang isinya tinggal separuh. ​Atlas Mahardika membuka matanya. Tidak ada erangan malas atau proses mengumpulkan kesadaran layaknya manusia normal. Insting predatornya selalu membuatnya terbangun dengan kejernihan penuh. ​Pemuda yang kini menyandang gelar sebagai raja tak bermahkota dari dunia bawah tanah itu tidak segera beranjak. Ia memirin
Last Updated: 2026-09-30
Chapter: .
​Hujan badai menghantam kaca antipeluru setebal tiga inci di mansion eksklusif yang bertengger angkuh di puncak bukit Sentul. Petir menyambar, membelah langit malam Jakarta dengan kilatan putih yang kejam, namun tak sedikit pun mampu mengusik ketenangan absolut di dalam ruang kerja utama sang penguasa dunia bawah tanah. ​Tiga tahun telah berlalu sejak malam pembantaian di Puncak. Tiga tahun sejak kepala Vladimir Sokolov dipenggal dan dilemparkan ke hadapan Dewan Agung Bratva, membungkam segala bentuk pemberontakan. ​Kini, tidak ada lagi faksi yang terpecah. Yang ada hanyalah Kekaisaran Mahardika-Kendoveks. Sebuah aliansi monarki berdarah yang menguasai bursa saham di siang hari dan memonopoli kartel bayaran di malam hari. ​Atlas Mahardika berdiri di depan perapian batu marmer hitam. Kemeja sutra gelapnya dibiarkan terbuka di bagian dada, memperlihatkan tato lambang bintang delapan Vor v Zakone yang bersanding dengan logo Mahardika Group—sebuah simbol penyatuan yang ia ukir sendiri
Last Updated: 2026-09-30
Chapter: .
​Deru ombak yang menghantam beton dermaga Tanjung Priok seolah menjadi simfoni pengiring saat Atlas dan Vea berjalan keluar dari gudang raksasa itu. Di belakang mereka, lima tetua faksi netral Bratva masih membeku di kursi masing-masing, terbungkam oleh kombinasi antara teror psikologis yang Atlas tebar dan mahkota berdarah yang Vea tawarkan.​Udara siang pelabuhan yang panas dan berdebu menerpa wajah mereka, namun tidak sedikit pun melunturkan aura dingin yang membekukan dari kedua remaja itu.​Atlas membukakan pintu penumpang Audi RS7 untuk Vea. Pemuda itu tidak segera menutupnya. Ia berdiri di ambang pintu, menundukkan kepalanya, dan menatap lurus ke dalam sepasang mata legam sang gadis. Hembusan angin laut mengacak pelan rambut hitam Atlas, menambah kesan liar pada wajah aristokratnya yang rahangnya masih mengeras oleh sisa-sisa adrenalin.​"Lo baru aja menaklukkan setengah dari dewan bawah tanah Jakarta tanpa melepaskan satu pun tembakan, Moya Koroleva," bisik Atlas
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: .
​Angin laut yang berembus di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok pagi itu terasa tebal, membawa campuran aroma garam, solar, dan karat besi tua. Di ujung dermaga sektor utara—area terlarang yang tidak tersentuh oleh otoritas pelabuhan resmi—deretan kontainer pengiriman bersusun menjulang bak tebing-tebing baja berwarna kusam.​Di tengah labirin industrial yang suram itulah, Audi RS7 hitam milik Atlas membelah keheningan, meluncur tenang bagaikan seekor hiu predator yang memasuki perairan dangkal musuhnya.​Mesin V8 twin-turbo itu mendengkur pelan sebelum akhirnya mati total saat Atlas memarkirkan kendaraannya tepat di depan sebuah gudang raksasa beratap seng. Di depan pintu gudang yang terbuka separuh, belasan pria berbadan tegap bergaya militer paramiliter timur Eropa telah bersiaga. Senapan serbu AK-47 dan Saiga-12 tersandang santai namun mematikan di bahu mereka.​Di dalam kabin mobil yang kedap suara, Atlas menoleh menatap Vea. Gadis itu duduk diam membeku, sepasang mata
Last Updated: 2026-09-28
Chapter: .
​Sinar matahari pagi Jakarta menyusup malu-malu dari balik tirai otomatis penthouse mewah itu, melukiskan garis-garis keemasan di atas lantai marmer hitam yang dingin. Di atas ranjang berukuran king-size dengan seprai sutra berwarna abu-abu arang, waktu terasa membeku dalam sebuah hening yang mematikan. ​Atlas Mahardika tidak pernah benar-benar tidur. ​Pemuda itu duduk bersandar pada headboard ranjang berlapis beludru gelap. Bertelanjang dada, otot-otot perut dan dadanya yang keras tercetak sempurna di bawah bias cahaya fajar. Sebatang rokok Marlboro Black terselip di antara dua jarinya, asapnya mengepul pelan, meliuk-liuk di udara dingin yang diatur pada suhu enam belas derajat celcius. ​Mata Atlas yang segelap dasar palung samudera menunduk, menatap lekat-lekat sosok perempuan yang bergelung di samping pinggulnya. ​Vea Kendoveks terlelap dengan separuh wajah tenggelam di balik bantal sutra. Selimut tebal itu hanya menutupi pinggangnya, membi
Last Updated: 2026-09-27
Chapter: .
​Mesin V8 twin-turbo milik Audi RS7 itu meraung rendah, membelah keheningan dini hari saat kendaraan melaju menyusuri protokol Sudirman yang sepi. Di dalam kabin kedap suara berbalut kulit alcantara hitam, keheningan yang membentang terasa begitu pekat dan sarat gairah.​Atlas Mahardika mengendalikan kemudi hanya dengan tangan kirinya. Jemari tangannya yang panjang dan berotot menggenggam erat roda kemudi, sementara tangan kanannya terentang di atas konsol tengah—jemarinya mengunci jemari lentik Vea yang dingin tanpa niat untuk melepaskannya.​Lampu-lampu jalanan ibu kota menyapu kabin secara bertahap, memantulkan bias cahaya keemasan di rahang tegas Atlas. Di sampingnya, Vea bersandar pada jok kulit, matanya menatap kosong ke luar jendela memandangi deretan pencakar langit. Kemeja putihnya yang tertutup hoodie kini berbau mesiu, tetapi fokus gadis itu sepenuhnya berada pada cengkeraman hangat di tangannya.​"Kita mau ke mana?" tanya Vea pelan. Suaranya agak parau, pecah
Last Updated: 2026-09-26
Siasat Menaklukkan Dua Suami Mafia

Siasat Menaklukkan Dua Suami Mafia

Bagaimana jadinya jika dua kakak beradik yang sangat mencintai uang tiba-tiba terseret masuk ke dalam novel fiksi mafia yang mematikan? Bagi Mia dan Nia, kecelakaan mobil yang merenggut nyawa mereka bukanlah akhir, melainkan awal dari nasib sial yang baru. Mereka terbangun di dalam semesta novel dark romance yang baru saja mereka tertawakan. Celakanya, mereka tidak bereinkarnasi menjadi sang female lead yang dipuja-puja. Mereka justru terjebak dalam tubuh dua tokoh antagonis wanita pendamping yang ditakdirkan mati tragis tepat satu bulan setelah sang tokoh utama wanita berhati 'malaikat', Lusy, kembali. Dikelilingi oleh para bos mafia psikopat—Knox yang mengintimidasi dan Arox, suami Nia yang tak segan memerintahkan anak buahnya untuk menarik pelatuk—pilihan mereka sepertinya hanya dua: pasrah mati sesuai alur cerita, atau mencoba kabur tanpa persiapan. Namun, sebagai wanita penganut prinsip "berlian itu abadi dan uang adalah segalanya", Mia dan Nia memilih jalan ketiga: bermain peran, menguras harta para mafia tampan ini, lalu melarikan diri sebagai miliarder! Berbekal air mata buaya, kemampuan akting pingsan yang luar biasa dramatis, serta telepati persaudaraan yang solid, mereka mulai mengobrak-abrik alur cerita. Mulai dari memeras cek perceraian senilai jutaan dolar hingga dengan sengaja merobek gaun sang protagonis suci di depan umum, duo kakak beradik ini siap mengubah novel tragedi berdarah menjadi komedi perampokan. Mampukah Mia dan Nia bertahan hidup dan merampas harta para mafia kejam tersebut sebelum ajal menjemput? Atau akankah kelicikan absurd mereka justru membuat para male lead sinting itu berbalik terobsesi? Satu hal yang pasti: dunia mafia yang kelam ini sama sekali belum siap menghadapi duo antagonis materialistis yang tidak takut mati, asalkan rekening mereka terisi.
Read
Chapter: 4
Tiga bulan setelah kepulangan klan Marck dan Sterling ke Jakarta, peta kekuatan bisnis ibu kota terguncang hebat. Eksekusi bisnis yang dingin dan tanpa ampun dari Ronald dan Eva berhasil merebut tiga proyek megaproyek pemerintah yang selama dua dekade terakhir selalu dimonopoli oleh Megantara Corp.​Pertemuan malam itu tak bisa dihindari. Di sebuah ruang rapat VVIP di lantai 70 gedung tertinggi di SCBD, sebuah meja bundar dari marmer hitam pekat menjadi arena pertempuran tanpa senjata.​Ruangan itu hanya diterangi oleh lampu gantung kristal minimalis dan cahaya temaram dari jendela raksasa yang menampilkan skyline Jakarta. Tidak ada secangkir kopi atau teh di atas meja. Hanya ada ketegangan yang begitu tebal hingga rasanya bisa diiris dengan pisau.​Pintu ganda dari kayu ek berderit terbuka.​Ronald Marck masuk lebih dulu. Setelan jas navy khusus tanpa dasi membingkai bahu lebarnya. Ia berjalan dengan keangkuhan seorang pangeran yang tahu persis nilai kerajaannya. Di
Last Updated: 2026-11-04
Chapter: 3
Dua puluh lima tahun kemudian.​Angin tropis yang lembap dan hangat langsung menyapu wajah begitu pintu kabin jet pribadi Gulfstream G650ER itu terbuka di landasan pacu VVIP Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.​Dua puluh lima tahun telah berlalu sejak dua bersaudari itu meninggalkan kota ini dengan hati yang penuh luka dan trauma. Kini, mereka kembali bukan lagi sebagai budak korporat yang harus menunduk pada arogansi para bos mafia, melainkan sebagai permaisuri dari dua kekaisaran bisnis terbesar di Eropa.​Nia melangkah menuruni tangga pesawat. Di usianya yang tak lagi muda, kecantikannya justru semakin matang dan mengintimidasi. Ia mengenakan setelan blazer sutra putih gading yang jatuh sempurna di tubuhnya, dengan kacamata hitam Prada bertengger di hidungnya. Tangannya, yang kini dihiasi tak hanya oleh berlian flawless 15 karat, tetapi juga cincin kawin bertahtakan emerald, bertaut erat dengan tangan pria di sampingnya.​Liam Marck. Pria itu menua dengan sangat
Last Updated: 2026-11-03
Chapter: 2
Kawasan Mayfair, London, menyambut pagi musim gugur dengan pelukan udara dingin yang menyegarkan. Daun-daun maple berwarna tembaga dan keemasan berjatuhan pelan di sepanjang trotoar, menciptakan karpet alam yang indah.​Jauh dari kebisingan dan polusi Jakarta, dua bersaudari yang pernah terjebak dalam sangkar kelam Bratva kini tengah menikmati kebebasan absolut mereka.​Nia dan Mia, didampingi oleh pangeran mereka masing-masing, Liam Marck dan Marcus Sterling, berjalan beriringan menyusuri jalanan berbatu menuju sebuah kafe bernuansa vintage yang elegan.​Nia mengenakan mantel trench berwarna beige keluaran Burberry, senada dengan syal kasmir yang melilit lehernya. Tangannya bertaut mesra dengan tangan Liam, yang mengenakan sweater leher kura-kura abu-abu tebal dan overcoat hitam yang membuatnya terlihat semakin maskulin dan berkelas.​Di belakang mereka, Mia tampak mencolok dengan mantel merah maroon-nya yang elegan. Ia menggandeng lengan Marcus dengan erat, kepalan
Last Updated: 2026-11-02
Chapter: 1nv
Di sudut lain ibu kota, di bawah langit yang sama namun terasa seperti neraka yang sama sekali berbeda, gemuruh kesedihan tengah mengoyak kewarasan dua pria penguasa dunia bawah tanah itu.​Jika mansion di Menteng dipenuhi oleh tawa, sinar matahari, dan aroma musim semi yang bermekaran, maka penthouse presidensial di hotel The Ritz-Carlton hari ini dipenuhi oleh aroma kematian. Aroma ribuan tangkai lili putih yang menyengat—bunga yang sengaja dipilih oleh Nyonya Mila untuk dekorasi lorong—justru tercium seperti karangan bunga duka cita yang mencekik paru-paru Knox.​Hari ini adalah hari pernikahannya.​Knox berdiri mematung di depan cermin besar berbingkai emas. Setelan tuxedo hitam bespoke rancangan Tom Ford melekat sempurna di tubuh raksasanya, menegaskan bahunya yang lebar dan dadanya yang bidang. Secara fisik, ia tampak seperti dewa perang yang tak tertandingi, sang pewaris tahta kekaisaran bisnis yang sempurna. Namun, jika seseorang berani menatap lurus ke dalam sep
Last Updated: 2026-11-01
Chapter: .
Matahari sore di akhir pekan memancarkan cahaya keemasan yang lembut, menyapu halaman belakang mansion keluarga Marck di Menteng. Angin musim kemarau berembus pelan, membawa serta aroma khas tanah basah dan rerumputan yang baru saja disiram air.​Jauh dari hiruk-pikuk ruang rapat dewan direksi dan ketegangan angka triliunan rupiah, sepasang suami istri sedang berjongkok di petak taman kecil yang baru saja digali.​Nia mengenakan overall denim yang kedodoran—milik Liam yang ia bajak pagi ini—dengan kaus putih tipis di dalamnya dan topi jerami lebar yang membingkai wajahnya. Kedua tangannya yang dulu hanya terbiasa menyentuh keyboard dan dokumen valuasi bernilai miliaran, kini terbungkus sarung tangan kebun yang berlumuran tanah cokelat.​Di sebelahnya, Liam Marck, sang miliarder yang biasanya tampil dengan setelan jas Bespoke tanpa cela, kini hanya mengenakan kaus oblong abu-abu yang lengannya digulung hingga bahu, memamerkan otot lengannya yang berkeringat. Rambut priany
Last Updated: 2026-10-31
Chapter: 30
Jika Knox mengurung Mia dalam sangkar emas berbalut dominasi dan ketakutan, maka Marcus Sterling melakukan hal yang sebaliknya. Pria Inggris itu membuka pintu sangkar lebar-lebar, menggandeng tangan Mia, dan membawanya terbang melihat luasnya dunia.​Selama dua minggu berturut-turut sejak malam perkenalan mereka di mansion Liam, Marcus membuktikan bahwa dirinya bukanlah CEO kaku yang hanya tahu cara membaca grafik saham. Pria itu menolak membawa Mia ke restoran fine dining yang membosankan dan kaku. Alih-alih, ia merancang serangkaian kencan yang secara perlahan meruntuhkan dinding es di hati sang antagonis.​Kencan pertama mereka dimulai di sebuah taman hiburan terbesar di ibu kota.​Mia awalnya menatap ngeri pada struktur besi raksasa rollercoaster yang menjulang menantang langit sore. Ia mengenakan celana jeans berpotongan high-waist dan sweter kasmir putih, jauh dari gaun sutra ketat yang biasa ia pakai untuk memuaskan ego Knox.​Di sebelahnya, Marcus terlihat lu
Last Updated: 2026-10-30
Mencari Kamu di Ribuan Bintang

Mencari Kamu di Ribuan Bintang

Sinopsis: Di Balik Tawa Jihan ​Bagi dunia luar, Jihan Andexa adalah definisi gadis eksentrik yang tak pernah kehabisan baterai. Ia periang, cerewet, dan tawanya selalu mendominasi ruangan. Namun, di balik senyum lebarnya yang nyaris tanpa celah, Jihan menyembunyikan sepi yang menggema keras di dinding-dinding rumahnya sendiri. Beruntung, ia memiliki Kalandra—kekasih green flag dengan kesabaran seluas samudra yang selalu menjadi pelabuhan tenangnya. ​Di sudut kampus yang berbeda, ada Marvin Alexander. Si biang onar fakultas, playboy kelas kakap, sekaligus musuh bebuyutan Jihan sejak zaman putih abu-abu. Namun, tak ada satu pun yang tahu bahwa di balik balutan jaket kulit dan mulut pedasnya, Marvin menyimpan satu rahasia yang ia jaga rapat-rapat: ia telah mencintai Jihan dalam diam selama bertahun-tahun. ​Saat Maudy—kekasih Marvin yang haus validasi—semakin menuntut, dan Kalandra mulai kewalahan membagi waktu dengan kewajiban keluarganya, semesta seolah sengaja menarik Jihan dan Marvin ke dalam garis singgung yang tak pernah mereka prediksi. ​Akankah Jihan terus bersandar pada cinta yang menenangkan? Ataukah tanpa sadar, ia justru jatuh pada seseorang yang telah lama rela memeluk bayangannya dalam gelap?
Read
Chapter: 1
​Tujuh tahun setelah malam kelulusan sarjana Aria, ruang keluarga townhouse Jihan dan Marvin kembali berubah menjadi arena gladiator berdarah dingin. Bara, yang kini telah bermetamorfosis menjadi seorang arsitek muda sukses beraura tenang, duduk dengan punggung tegak lurus seolah sedang berhadapan dengan regu tembak. Di atas meja kaca tepat di hadapannya, tergeletak sebuah kotak beludru merah kecil yang terbuka, memamerkan cincin berlian berpotongan zamrud. ​"Sebuah cincin yang manis, anak muda," Marx Vance memecah keheningan yang mencekik, ujung tongkat singanya menunjuk kotak tersebut dengan gerakan meremehkan. "Tapi apakah kau tahu bahwa cucuku memiliki akses langsung ke tambang berlian mentah di Afrika Selatan? Apa yang membuatmu berpikir sepotong karbon berkilau ini cukup untuk membeli sisa umur pewarisku?" ​Di seberang sofa, Pak Darmawan sibuk mengetuk-ngetuk layar tabletnya tanpa mengangkat wajah. "Aku sudah menyiapkan draf perjanjian pranikah setebal tiga ratus halaman. Ini
Last Updated: 2026-09-30
Chapter: 30
Angin pegunungan Wonosobo yang menggigit tulang menyambut kedatangan Aria beserta konvoi kecilnya. Kabut tebal turun merayap lambat, menyelimuti hamparan kebun teh yang berundak hijau sejauh mata memandang. Di tengah jalanan makadam yang terjal dan licin, deru mesin motor custom Aria memecah keheningan alam dengan ritme yang stabil, membuktikan bahwa ketangguhan rakitan gadis itu sama liarnya dengan insting sang ayah.​Setelah berjam-jam membelah rute pedalaman yang menguji adrenalin, mata elang Aria menangkap sebuah plang kayu usang di persimpangan jalan tanah. Sebuah tulisan pudar berbunyi 'Cito-Oko' terpampang di sana, persis seperti informasi rahasia yang ia dapatkan dari forum perajin mesin bawah tanah. Tempat itu sama sekali tidak menyerupai bengkel modern, melainkan sebuah pelataran luas beralaskan tanah padat di belakang rumah kayu. Di sana, para montir lokal tengah menempa bongkahan logam tua menjadi suku cadang handmade bernilai tinggi.​Kedatangan sekelompok mahas
Last Updated: 2026-09-30
Chapter: 29
Dua minggu sebelum masa orientasi mahasiswa dimulai, langit Kota Bandung menjadi saksi bisu kegilaan dua kakek super kaya yang menolak keras membiarkan cucu mereka hidup seperti mahasiswa biasa. Kesepakatan awal untuk membiarkan Aria "hidup mandiri" ternyata diterjemahkan secara sangat ekstrem oleh Marx Vance dan Pak Darmawan.​Perang akuisisi properti dimulai dalam senyap. Pak Darmawan lebih dulu mengutus tim pengacaranya untuk membeli seluruh lantai penthouse di apartemen paling elite di Ciumbuleuit, lengkap dengan taman gantung dan sistem filtrasi air setara rumah sakit. Namun, Marx Vance sang raja mafia merasa itu belum cukup aman. Hanya dalam kurun waktu dua hari, Marx membeli seluruh gedung apartemen tersebut, mengusir sisa penghuni dengan kompensasi sepuluh kali lipat, dan menyulap lobi gedung menjadi pos komando taktis yang dijaga oleh anak buah Carlo yang menyamar secara bergantian sebagai satpam, kurir paket, hingga tukang sapu jalanan.​Jihan hanya bisa mengurut d
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: 28
​Waktu melesat lebih cepat dari putaran mesin V8. Aria Vance kini duduk di kelas dua belas, dan kata 'kuliah' resmi menjadi pemicu kepanikan nasional tingkat tinggi di kediaman keluarga Vance-Darmawan.​Malam itu, ruang keluarga townhouse Jihan dan Marvin tidak lagi terlihat seperti tempat bersantai, melainkan ruang konferensi intelijen. Meja kaca di tengah ruangan tertutup rapat oleh dua tumpukan dokumen yang saling bersaing.​Di sisi kiri, Pak Darmawan menyusun rapi setumpuk brosur universitas Ivy League, lengkap dengan cetak biru rencana ekspansi perusahaan propertinya sepuluh tahun ke depan. Di sisi kanan, Marx Vance membentangkan peta geopolitik dunia, brosur akademi militer swasta dari Swiss, dan dokumen kepemilikan pabrik senjata yang baru saja ia beli atas nama Aria.​"Harvard Business School adalah satu-satunya pilihan yang masuk akal, Vance!" Pak Darmawan memulai persidangan, mengetuk brosurnya dengan pena emas murni. "Aria akan mewarisi takhta Darmawan Group.
Last Updated: 2026-09-28
Chapter: 27
​Keheningan romantis di gazebo itu akhirnya pecah oleh derit halus ban mobil yang bergesekan dengan aspal paving pelataran rumah. Marvin melirik jam tangan chronograph di pergelangan kirinya di bawah temaram lampu gantung. ​Jarum jam menunjukkan pukul sembilan lewat lima puluh sembilan menit. Sisa enam puluh detik sebelum ancaman ban kempes dari sang mantan penguasa dunia bawah itu benar-benar dieksekusi. ​Dari balik pagar kayu, terdengar suara pintu mobil ditutup dengan sangat tergesa-gesa. Beberapa detik kemudian, Aria berjalan santai memasuki halaman belakang, sementara siluet Bara di kejauhan terlihat berlari kembali ke kursi kemudi seolah nyawanya sedang dipertaruhkan. Deru mesin mobil pemuda itu melesat pergi tepat saat jarum detik menyentuh angka dua belas. ​Jihan terkekeh pelan di dalam pelukan suaminya. "Nyali anak itu patut diacungi jempol. Dia benar-benar berani menantang batas kecepatan kota Jakarta demi mengalahkan tenggat waktu dari algojo
Last Updated: 2026-09-27
Chapter: 26
​Deru mesin mobil Bara kembali terdengar di pelataran rumah pada malam Minggu berikutnya. Kali ini, remaja itu terlihat sedikit lebih rileks, meski postur tubuhnya tetap tegap layaknya prajurit yang sedang menjalani wajib militer. Aria turun dari lantai dua mengenakan dress selutut berwarna navy dan cardigan tipis, memancarkan pesona Jihan di masa mudanya namun dengan langkah merdeka ala Marvin.​"Papa, Mama, Aria pergi dulu," pamit gadis itu seraya mencium pipi kedua orang tuanya.​Marvin mengangguk, melipat lengannya di depan dada. "Jam sepuluh tepat, Bara. Lewat semenit, ban mobil lo otomatis gue kempesin dari jauh pakai remote."​Bara menelan ludah dan mengangguk kaku, berjanji dengan sungguh-sungguh akan mengembalikan Aria tanpa kurang satu lecet pun. Begitu siluet mobil mereka menghilang di balik gerbang, keheningan yang asing namun mendamaikan turun menyelimuti rumah tersebut. Jihan menoleh menatap suaminya, menyadari bahwa untuk pertama kalinya dalam beberapa min
Last Updated: 2026-09-26
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status