author-banner
AraVika
AraVika
Author

AraVika의 작품

Awas Cakar! Bodyguard-ku Menjelma Kucing Manja

Awas Cakar! Bodyguard-ku Menjelma Kucing Manja

Juno bukanlah manusia biasa; ia adalah seorang Hybrid manusia-kucing dengan kemampuan predator yang luar biasa, hasil rekayasa genetik klan kuno Lunar Guardian. Hidupnya yang liar berubah drastis saat ia bertemu dengan Arina Kirana, seorang aktris terkenal yang menjadi saksi rahasia dunianya. Demi melindungi Arina dari kejaran organisasi Syndicate, Juno membawanya melarikan diri ke hutan-hutan terdalam Indonesia. Cinta mereka diuji saat Arina sekarat akibat serangan musuh. Dalam keputusasaan, Juno membagikan darahnya melalui transfusi mistis yang menyelamatkan Arina, namun mengubah gadis itu menjadi manusia dengan kekuatan perak yang misterius. Keduanya kini terikat dalam satu nadi yang sama. ​
읽기
Chapter: Bab 83. Jejak Frekuensi di Gedung Barat
Awan kelabu yang membendung langit Jakarta Selatan sejak pagi akhirnya pecah, menurunkan gerimis halus yang membasahi kaca-kaca jendela SMA Nusantara Internasional. Suara rintik hujan yang menghantam atap seng kantin dan dedaunan pohon palem di halaman sekolah menciptakan irama latar yang monoton. Di dalam gedung barat lantai tiga—area perpustakaan dan laboratorium teknologi—suasana terasa sangat kontras. Pendingin udara bekerja dalam hening yang steril, memancarkan bau kertas baru, pembersih lantai beraroma pinus, dan dengung halus dari rak-rak server internal. Aries dan Lyra duduk di sudut paling belakang perpustakaan, di antara jajaran rak buku ilmu pengetahuan alam yang tinggi. Di meja kayu polis di hadapan mereka, tersebar beberapa buku teks fisika kuantum dan biologi molekuler sebagai penyamaran. "Sol, kau bisa mendengarku?" bisik Aries sangat pelan, menyandarkan dagunya di atas telapak tangan seolah sedang membaca dengan tekun. Melalui earpiece mikro transparan yang menya
최신 업데이트: 2026-08-08
Chapter: Bab 82. Dinamika Sosial dan Gesekan Pertama
Suara bel istirahat bergema nyaring menembus speaker kargo di setiap sudut koridor SMA Nusantara Internasional. Dalam hitungan detik, suasana tenang di dalam kelas XI-A berubah menjadi keriuhan khas remaja. Kursi-kursi bergeser, gelak tawa pecah, dan beberapa kelompok murid mulai berkerumun menuju kantin atau area berkumpul di luar kelas. Aries masih duduk di kursinya di barisan paling belakang. Ia menyandarkan punggungnya, memperhatikan pergerakan di sekitarnya dengan ketenangan yang luar biasa tegang. Di sebelahnya, Lyra sedang merapikan buku catatannya. Melalui lensa kontak khusus dan pendengaran supernya, Aries bisa mendengar bisik-bisik yang tertuju pada mereka dari arah sudut depan kelas. "Mereka berdua tinggi sekali, ya? Yang cewek matanya jernih banget, tapi kok seperti dingin begitu?" "Katanya anak pindahan dari Bandung. Palingan juga anak pengusaha kaya biasa yang cari suasana baru." "Laki-lakinya terlihat pendiam. Tapi coba lihat dadanya... tegap sekali untuk ukuran
최신 업데이트: 2026-08-07
Chapter: Bab 81. Jakarta dan Topeng Putih-Abu
Matahari pagi terbit di atas langit Jakarta, tersapu kabut tipis polusi yang membiaskan cahaya keemasan redup di antara jajaran gedung pencakar langit. Bagi jutaan penduduk kota megapolitan ini, Kamis pagi adalah awal dari rutinitas yang riuh, klakson kendaraan yang bersahut-sahutan di jalan arteri, deru mesin bus kota, dan lautan manusia yang berjejal di peron stasiun kereta komuter. Namun bagi dua remaja yang berdiri di pinggir trotoar kawasan Jakarta Selatan, riuhnya kota ini terasa seperti ledakan sensorik yang konstan. Aries membetulkan letak kerah kemeja putih seragam barunya yang terasa terlalu kaku dan menempel ketat di lehernya. Di balik kain seragam putih-abu-abu itu, tubuh tegapnya yang terlatih di kerasnya hutan Gunung Salak tampak menonjol, membuat beberapa siswi sekolah lain yang melintas di trotoar menyempatkan diri untuk menoleh. Di sampingnya, Lyra berdiri anggun dengan rok abu-abu sebatas lutut dan rambut hitamnya yang terikat rapi. Tas punggung hitam yang mer
최신 업데이트: 2026-08-06
Chapter: Bab 80. Penyamaran di Jantung Megapolitan
Deru angin malam kawasan industri Pulo Gadung bertiup membawa aroma oli bekas, debu besi, dan uap air hujan. Gudang tua bernomor 47 di ujung lorong pabrik tekstil terbengkalai itu tampak mati dari luar—dinding sengnya berkarat, kaca-kaca jendelanya pecah, dan pintu besinya terkunci rantai gajah yang berkarat. Namun, saat jip taktis yang dikendarai Juno mendekat, sebuah sensor infra-merah di balik cerobong asap tua mendeteksi sinyal enkripsi pada pergelangan tangan Sol. KLIK... KRRRRRRK. Pintu gerbang seng raksasa itu bergeser secara otomatis tanpa menimbulkan suara nyaring, memberikan jalan bagi jip hitam tersebut untuk meluncur masuk ke dalam kegelapan gudang, sebelum akhirnya terkunci kembali dengan rapat. Di dalam gudang, lantai beton meluncur turun seperti lift hidrolik raksasa, membawa jip taktis beserta seluruh keluarga Guardian turun sejauh lima belas meter ke dalam perut bumi. Saat platform lift berhenti, lampu-lampu LED berwarna putih dingin menyala secara bertahap, men
최신 업데이트: 2026-08-05
Chapter: Bab 79. Pelarian Menembus Badai
Udara dingin lereng selatan Gunung Salak berhembus kencang, membawa aroma tanah basah dan jelaga yang samar-samar terbawa angin dari balik bukit. Di mulut gua tersembunyi yang tertutup oleh rimbunnya semak belukar dan dedaunan talas raksasa, lima sosok berdiri membisu. Di belakang mereka, kedalaman gua yang gelap tampak bagaikan rahim batu yang baru saja melahirkan mereka kembali ke dunia luar yang penuh bahaya. Sol melangkah paling depan, menuntun mereka menggunakan pemindai inframerah pada pergelangan tangannya. Di balik rerimbunan pohon bambu yang tumbuh rapat di dinding tebing, terparkir sebuah kendaraan taktis listrik berwarna hitam legam berukuran besar. Bentuknya kokoh, menyerupai gabungan antara jip militer dan SUV lapis baja modern, tanpa logo maupun plat nomor resmi. "Ini dia," bisik Sol. Tangannya menyentuh panel sensor tersembunyi di balik spakbor belakang. BZZZZT... KLIK. Pintu belakang dan samping jip lapis baja itu terbuka secara otomatis tanpa menimbulkan su
최신 업데이트: 2026-08-04
Chapter: Bab 78. Bisikan di Bawah Tanah
Kegelapan di dalam lorong bawah tanah itu terasa begitu padat, dingin, dan pekat. Udara tercium seperti campuran antara tanah basah, debu tebal, dan sisa-sisa jelaga dari ledakan raksasa di atas mereka. Suara gemuruh guncangan tanah perlahan-lahan surut, digantikan oleh suara tetesan air yang jatuh teratur dari langit-langit batu yang retak. Tuk... tuk... tuk... Di dalam lorong sempit yang dibangun oleh Neon bertahun-tahun lalu sebagai jalur pelarian darurat, tidak ada suara yang terdengar selama beberapa menit. Yang ada hanyalah deru napas tersengal-sengal dari lima sosok yang merayap di dalam kegelapan. Sol terduduk di tanah yang dingin, punggungnya bersandar pada dinding batu. Cahaya redup dari layar tablet di tangannya menjadi satu-satunya sumber penerangan di dalam lorong itu, memantulkan bayangan-bayangan panjang yang menari di wajah mereka yang bersimbah debu dan lumpur. Di sebelah Sol, Arina menangis tanpa suara. Tubuhnya gemetar hebat saat ia memeluk kedua lututnya. Keh
최신 업데이트: 2026-08-03
다른 추천
Pharmacist Save the Villain
Pharmacist Save the Villain
Fantasi · Puziyuuri
2.4K 조회수
Tiga Mayat Satu Takdir
Tiga Mayat Satu Takdir
Fantasi · Pok Jang
2.4K 조회수
Menjinakkan sang Alpha Tiran
Menjinakkan sang Alpha Tiran
Fantasi · DuniaZe
2.4K 조회수
Warisan Hitam
Warisan Hitam
Fantasi · N.G. Floyd
2.4K 조회수
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status