author-banner
Langit Berawan
Langit Berawan
Author

Nobela ni Langit Berawan

Jika Istri Majikan dan Anaknya Memaksa, Aku Bisa Apa?

Jika Istri Majikan dan Anaknya Memaksa, Aku Bisa Apa?

Napasnya terengah, keringat bercampur air hujan menguarkan aroma yang meletupkan panas tubuh keduanya! Di dalam mobil mewah yang baru saja berhenti di gerbang, Firzan merasakan cengkeraman jari-jari Miliana, sang majikan sekaligus mamah muda yang memabukkan, di kemejanya. "Kamu tahu kamu mau aku, Firzan," desis Miliana, suaranya parau. Jarak beberapa meter dari rumah sang suami terasa bagai jurang yang memisahkan mereka dari bahaya dan kenikmatan terlarang. Pertarungan antara godaan memabukkan dan bayangan Chantika yang tulus mengoyak Firzan, namun sentuhan panas ini terlalu kuat, terlalu nyata untuk dihindari.
Basahin
Chapter: Bab 211. Membuntuti Tante Mili
Kevin menekan gas motor yang dikendarainya keluar dari rumah, dengan sedikit ngebut ia mengejar mobil merah metalik yang ditumpangi Tante Mili. Setelah mobil itu terlihat jelas sudah berada di depan, ia memelankan laju motornya, kemudian mengikutinya dengan jarak dua kendaraan yang berada di belakangnya. Setelah sampai di pertigaan jalan, tampak mobil Mili berbelok arah ke kiri, Kevin terus membuntuti, hingga ia berhenti saat mobil itu memasuki halaman parkir sebuah klinik 24 Jam. “Rupanya benar ia mau mengecek kesehatan,” batin Kevin. Kevin memutuskan untuk memarkir motor di dekat sebuah kedai makan pinggir jalan. Tidak lama kemudian, Rony keluar dari dalam mobil lalu membukakan pintu penumpang bagian tengah. Mili pun turun dari mobil, lalu berjalan dengan gayanya yang elegan dan modis menuju ke dalam klinik. Rupanya Rony pun ikut mengantar masuk ke dalam klinik yang tampak sepi pengunjung itu. Sekadar menunggu, Kevin memesan segelas minuman jus, lalu mengeluarkan ponsel dari saku
Huling Na-update: 2026-01-04
Chapter: Bab 210. Ditinggal Berduaan Dalam Rumah
“Bro… bangun, bro!” usik Kevin pada Rasya yang masih tertidur pulas, Rasya hanya terbangun sebentar karena merasa terusik, lalu matanya terpejam kembali. “Gw mau pinjam motor, Sya… gue mau keluar dulu sebentar,” ucapnya memberitahu sahabatnya itu.“Hmm…” gumam Rasya mengiyakan. Kevin bergegas mengambil kunci motor Rasya yang ditaruh di dalam tasnya, lalu dengan mengenakan jaket hitam dan topi biru tua ia keluar kamar untuk mengikuti Tante Mili bersama sopir pribadinya.“Mbak Nung, coba lihat di depan, Tante Mili masih ada apa sudah pergi?” pinta Kevin pada pembantunya yang sedang mengepel lantai ruang tamu.Mbak Nung segera mengintip dari balik jendela, tampak di halaman mobil yang ditumpangi Mili mulai bergerak perlahan menuju pintu keluar. “Tante Mili mau jalan tuh, Mas,” ucap Mbak Nung memberitahu Kevin.“Iya, Mbak, aku mau keluar dulu ya…,” jelas Kevin bergegas keluar rumah.“Loh, emang Mas Kevin mau kemana?”Kevin tak menghiraukan pertanyaan Mbak Nung, ia terus keluar rumah lal
Huling Na-update: 2026-01-03
Chapter: Bab 209. Sopir Pribadi Baru
Saat sarapan pagi, Mili melayani Gun dengan penuh perhatian, dari makan dan minum ia sendiri yang menyediakan, untuk menunjukkan kalau saat ini sudah berubah menjadi istri paling berbakti pada suami.“Pah…, hari ini Mamah mau ke klinik, mau cek kesehatan,” ujar Mili sekadar beralasan agar bisa keluar rumah dengan bebas.“Loh, memangnya Mamah sakit apa?”“Nggak sakit apa-apa sih, Pah, cuma kan Mamah lama tinggal bersama orang-orang di tahanan, takutnya ada penyakit yang ditularkan mereka pada Mamah, Pah.”“Oh, papah ngerti sekarang. Mamah mau ditemani Papah atau bagaimana?”“Nggak usah, Pah, biar Mamah pergi sendiri saja diantar sopir.”“Ya sudah, nanti setelah Papah sampai kantor, Papah suruh si Bas antar Mamah ke klinik.”“Gimana ya, Pah, sekarang kan Baskoro sudah jadi bagian dari keluarga kita, kakak iparnya Chantika, jadi menurut Mamah kalau masih dijadikan sopir pribadi keluarga sepertinya kurang etis, kurang beretika, Pah. Apalagi harus menyuruh ini-itu, jadi sungkan, Pah.”Gun
Huling Na-update: 2026-01-02
Chapter: Bab 208. Semua Rencana di Kepala Mili
Saat melintas di ruang keluarga, Mili melihat Kevin sedang tertidur pulas di atas sofa sambil memegang ponsel yang masih menyala di tangannya, “Oh, rupanya ada di sini si setan kecil,” ucapnya sambil mengangguk-anggukkan kepala.Dengan penuh perhatian, Mili memindahkan ponsel dari tangan Kevin ke atas meja, lalu menutupi tubuh anaknya itu dengan selimut. “Tidur yang nyenyak ya, anakku sayang, aku mau senang-senang dulu dengan temanmu,” gumam Mili sambil tersenyum, kemudian ia berjalan ke dapur untuk mengambil minuman dan camilan di atas meja makan, lalu pergi kembali ke kamar tidurnya di lantai 2.Sejurus Mili pergi, Rasya membersihkan diri di kamar mandi, lalu berpakaian. Ia penasaran terlebih dahulu mencari keberadaan Kevin, lalu ia melihatnya sedang tidur berselimut di atas sofa. “Jangan-jangan dia kelelahan setelah ML dengan ibu tirinya. Dasar, Kevin!” pikir Rasya. “Kini giliran aku yang mereguk kenikmatan,” semangatnya menyala penuh hasrat berjalan menuju ke kamar Mili. Namun, ba
Huling Na-update: 2026-01-01
Chapter: Bab 207. Diusik Saat Tidur, Ditinggal Saat Tegang
Kevin masuk ke dalam kamarnya, ia mendapati Rasya sudah tidur terlentang di atas tempat tidur dengan bertelanjang dada dan hanya mengenakan selembar boxer berwarna kelabu. “Aku curiga, kok bisa dia langsung tertidur pulas. Biasanya kalau keinginannya belum tersalurkan, sampai pagi pun dia tidak bisa tidur dengan nyenyak,” gumam Kevin merasa keheranan.Sampai akhirnya, terdengar langkah seseorang menaiki anak tangga, Kevin segera mengintip dari celah pintu kamarnya. Tampak Mili sedang berjalan sambil menuju kamarnya sambil menenteng beberapa tas belanjaan. Jika ingin menurutkan kata hati, ingin rasanya Kevin mengikuti istri ayahnya itu ke kamar tidurnya, lalu ia akan berpura-pura perlu pinjam sesuatu, kemudian sudah pasti disuruh masuk ke dalam kamar yang sepi oleh Tante Mili. Saat itulah kemungkinan besar terjawab semua hasrat dan rasa penasarannya. Tapi, Kevin tidak ingin mengambil risiko untuk masuk ke dalam kamar papa dan ibu tirinya itu. Ia menyadari kalau Mili adalah perempuan li
Huling Na-update: 2025-12-30
Chapter: Bab 206. Mesum Dengan Pembantu
Tok! Tok! Tok! Rasya mengetuk kamar pembantu itu lalu menyuruh orang di dalamnya keluar. Tentu saja mereka di dalam terkejut bukan kepalang. Mendadak hening.Rasya mengetuk-ngetuk daun pintu kamar itu lagi, karena belum juga dibukakan. "Hey... buka...!" teriak Rasya. Sampai akhirnya ketika pintu itu terbuka seorang lelaki bertubuh tambun yang sedang menutupi wajahnya dengan topi tersembul dari balik pintu. “Pak Parjo...? Ngapain di sini?” tanya Rasya yang memang sudah kenal dengan penjaga rumah Kevin itu.“Maaf Mas..., tolong jangan diberitahu ke boss atau Mas Kevin...,” ucap Parjo yang merasa malu karena tertangkap basah di dalam kamar Mbak Nung.“Jangan gitu dong, Pak..., Bapak kan punya istri... kalau saya laporkan ke papanya Kevin Bapak bisa dipecat,” ancam Rasya, Parjo langsung melutut di hadapan Rasya.“Ampun Mas... jangan, Mas... kasihani saya...” rengek Parjo.“Ya sudah, Pak, pergi sana sebelum saya berubah pikiran,” perintah Rasya yang sebenarnya penasaran dengan wanita y
Huling Na-update: 2025-12-29
Liontin Pemikat Hasrat

Liontin Pemikat Hasrat

Aizar sejak kecil hidup bersama keluarga angkat, meski sebenarnya dia adalah seorang anak dari keturunan keluarga kaya. Setelah tumbuh dewasa, Aizar menjadi lelaki yang tampan dan kuat, meskipun ada sisi liar yang tidak bisa dipisahkan dari dirinya sejak ia mendapatkan sebuah liontin di hutan angker. Dalam pencarian keluarganya ke kota, Aizar bertemu banyak wanita yang jatuh hati padanya, sisi liar dalam diri Aizar memanfaatkan keadaan itu. Apalagi setelah Aizar bertemu ibunya yang berasal dari keluarga miliarder, sifat liar dalam diri Aizar pun kian menjadi-jadi. Sampai akhirnya, Aizar bertemu dengan Furi yang membuatnya jatuh hati. Bisakah Aizar meraih mimpi-mimpinya?
Basahin
Chapter: Bab 193 (TAMAT)
Selama perjalanan pulang, Furi sering kali mencuri pandang ke arah Aizar yang duduk di sampingnya di balik kemudi. Pandangannya pada Aizar setelah kejadian malam ini telah berubah, ia yakin sosok lelaki impian yang selama ini dicarinya memang ada pada diri teman taman kanak-kanaknya itu. Seorang lelaki yang bukan hanya gagah dan tampan, tapi juga penyayang dan memiliki hati penuh kelembutan pada wanita yang dicintainya. Hari ini, semua itu terbukti...“Akhirnya, sampai juga di rumah,” ujar Furi saat mobil yang ia tumpangi bersama Aizar berhenti di depan gerbang rumah. Ia lantas melambaikan tangan pada si penjaga untuk membukakan pintu gerbang. “Aku boleh masuk?” tanya Aizar heran, karena saat menjemput tadi ia hanya dibiarkan menunggu di luar rumah.“Iya, aku malas jalan,” jawab Furi sambil tersenyum. “Ayo, masuk…” ajaknya setelah pintu gerbang rumah itu terbuka.Mobil Aizar kemudian bergerak perlahan memasuki halam depan rumah mewah yang bernuansa eropa klasik itu.“Mau masuk dulu, n
Huling Na-update: 2026-01-02
Chapter: Bab 192
“Maafkan aku Rio, tidak memberitahumu kalau aku pergi dengan Pak Sony,” ucap Selina memulai obrolan saat mobil yang Satrio kendarai mulai meninggalkan Red Night Club. “Iya, Sel, nggak apa-apa. Tapi, aku penasaran, bagaimana ceritanya kamu bisa keluar dengan Pak Sony, bukanya kamu sudah pulang ke rumah, apa Pak Sony mendatangi rumahmu?” tanya Satrio penasaran.“Tidak lama setelah aku pulang, Pak Sony menelpon, katanya ingin bertemu aku karena ada urusan pekerjaan yang penting harus dibicarakan. Lalu ia datang menjemputku di depan gang rumahku. Setelah itu ia membawaku ke club malam itu,” jelas Selina menceritakan semuanya.“Apa kamu pernah memberi nomor telepon rumahmu pada Pak Sony?”“Tidak pernah, aku tidak tahu dari mana ia mendapatkannya.”“Sepertinya Pak Sony mendapatkannya dari database karyawan kantor. Dia punya akses untuk membukanya.”“Lalu, dari mana kamu dan Pak Aizar tahu aku pergi ke club malam bersama Pak Sony?”“Aku melihat mobil Pak Sony di pom bensin, lalu aku mengiku
Huling Na-update: 2026-01-01
Chapter: Bab 191
Setelah meminta Selina menemaninya minum, Sony pun membawa gadis itu ke dalam private room, seperti yang sudah direncanakan… “Mau apa kita ke sini, Pak?” tanya Selina merasa takut tapi tak bisa berbuat apa-apa untuk menolak atasannya. Selain itu ia teringat pesan Aizar agar menuruti saja keinginan Sony jika ia menggodanya untuk mendapatkan bukti bahwa ia sebenarnya lelaki hidung belang.“Jangan takut, Selina, aku hanya minta tolong kamu pijat badanku. Terasa capek dan pegal-pegal sekali,” jawab Sony sambil membuka kancing kemejanya satu per satu dan membuka celana panjangnya yang berwarna hitam, hingga hanya mengenakan celana pendek berwarna abu-abu, lalu ia naik ke atas tempat tidur mengambil posisi menelungkupkan badannya di atas kasur.“Baik, Pak… tapi sebentar saja ya, saya ingin segera pulang,” ucap Selina, tidak ada pilihan lain, karena ia tidak ingin menghampakan keinginan bossnya.Selina pun duduk di tepi tempat tidur, lalu membalurkan lotion urut pada bagian belakang dan pun
Huling Na-update: 2026-01-01
Chapter: Bab 190
“Silakan diminum, Pak,” ucap Mirah saat datang ke meja Satrio mengantarkan segelas minuman untuknya.“Tunggu, Mirah…” panggil Satrio saat pelayan itu akan pergi meninggalkannya.Tentu saja Mirah terkejut, tamunya itu mengenali namanya, padahal sejak tadi ia belum memperkenalkan diri.“Bapak sebenarnya siapa, kok mengenali namaku?” tanya Mirah menegasi sambil mengamati wajah Satrio yang masih mengenakan topeng.“Masih ingat dengan aku?” tanya Satrio setelah melepas topengnya sambil tersenyum pada Mirah.“I-ini… Bapak Rio, kan…?” gumam Mirah dengan senyum mengembang, Satrio pun mengangguk. “Sudah aku duga Bapak pasti sudah pernah ke sini. Makanya tadi aku merasa familiar dengan Bapak,” tambah Mirah matanya tampak berbinar melihat lelaki muda yang sejak pertemuan pertama waktu itu ia selalu memikirkannya.“Sini duduk temani aku minum, Mirah…” ucap Satrio menyuruh Mirah duduk di sampingnya.“Baik, Pak Rio. Jujur, aku kangen loh sama Bapak,” ujar Mirah sambil tersipu-sipu.“Panggil saja ak
Huling Na-update: 2025-12-31
Chapter: Bab 189
Setelah Satrio melakukan registrasi sebagai member Red Night Club, seorang petugas mengantarnya beserta Aizar dan Furi melewati lorong menuju ruangan private untuk member VIP. Seperti biasa, setiap tamu yang masuk ke sana diharuskan memakai topeng, untuk menjaga privasi masing-masing. Satrio dan Aizar tentu sudah tahu keadaan ruangan itu, tapi berbeda dengan Furi yang pertama kali masuk ke dalam ruangan itu, “Ini ruang makan atau apa? Kenapa redup seperti ini lampunya?” tanya Furi keheranan sambil merapatkan pegangan tangannya di lengan Aizar. Detik itu Aizar merasakan ada jalinan yang semakin terhubung dalam dirinya pada diri Furi, sesuatu yang hangat, tapi bukan kehangatan karena hasrat, tapi yang lebih dalam dari itu, mungkin itu yang dinamakan cinta sejati. “Iya, ini ruang makan romantis,” ucap Aizar sambil mengajak Furi duduk di kursi paling pojok, di pinggir jendela. Sedangkan Satrio mulai melakukan aksinya sesuai perintah Aizar, mencari keberadaan Sony dan Selina di antara par
Huling Na-update: 2025-12-30
Chapter: Bab 188
Aizar sedang memutar otak agar saat masuk ke dalam RNC nanti tidak dikenali oleh para penjaga karena pernah bikin onar di tempat itu, “Aku harus melakukan penyamaran,” pikir Aizar sambil mengendarai mobilnya. Saat melewati sebuah toko pakaian, Aizar berhenti di sana, “Aku ingin membeli topi dan kacamata agar orang-orang di club nanti tak mengenaliku, untuk menjaga nama baik perusahaan,” ucap Aizar memberitahu Furi yang duduk di sampingnya sekadar untuk mencari alasan. “Oh iya…, betul itu, Aizar, karena kamu kan seorang presdir perusahaan besar. Tapi, menurutku daripada pakai topi, lebih baik pakai wig saja, agar penampilanmu tidak aneh dan terlihat lebih natural,” ucap Furi memberi saran.“Iya, betul juga itu…” Aizar menyetujui ide Furi.Di dalam toko pakaian, Aizar mengenakan rambut palsu berwarna hitam dan lurus, sedangkan Furi mengenakan rambut palsu pendek berwarna cokelat muda, keduanya tidak lupa mengenakan kacamata. Wajah mereka seketika langsung berubah dari aslinya. “Sepert
Huling Na-update: 2025-12-29
Suami Terhebat

Suami Terhebat

Denzel dipandang sebelah mata oleh keluarga istrinya karena ia bisu. Padahal, di balik kebisuannya ini, ia memiliki keahlian pengobatan yang luar biasa layaknya seorang tabib jenius. Suatu hari ia kembali bisa bicara dan ia mulai menunjukkan kemampuannya dalam menyembuhkan orang, yang membuatnya dihormati oleh gubernur setempat. Sikap keluarga istrinya kepadanya pun berubah 180 derajat, menjadi jauh lebih baik. Akan tetapi, istrinya justru tidak menyukai perubahan ini; perempuan itu merasa kehilangan Denzel dan ia jadi teringat kepada lelaki lain di masa lalunya. Kelak Denzel menyadari hal ini dan ia menunjukkan kepada istrinya betapa ia adalah sesosok suami terhebat yang pernah ada!
Basahin
Chapter: Bab 104. Bercinta Sepenuh Hati (TAMAT)
Hilmawan tetap pada keinginannya, uang hasil lelang batu giok itu seluruhnya ia serahkan pada Denzel, tanpa dipotong sedikitpun.“Kerja keras dan usahamu untuk membantuku mengembalikan nama Precious dalam kompetisi ini jauh lebih berharga dari uang 1 miliar. Bahkan kamu sampai bersedia meninggalkan klinikmu demi membantuku. Jadi, kamu memang berhak menerima semuanya. Lagipula, bukan mau sombong, uangku masih banyak, jadi aku tidak butuh uang itu... hehehe...” ungkap Hilmawan diselingi candaan yang membuat hati Denzel jadi bisa mencair. Denzel pun tidak punya alasan lagi untuk menolak.“Vionka, kamu itu wanita paling beruntung di dunia karena telah memiliki suami sehebat Denzel. Tapi, kalau suatu hari dia kedapatan main curang dengan wanita lain, sehebat apa pun dia, jangan ragu-ragu untuk menghajarnya ya... hahaha...” tambah Hilmawan kembali dengan candaannya yang membuat mereka semua akhirnya tertawa lepas.Di tengah kebahagiaan yang Denzel rasakan, detik itu ia teringat janjinya pad
Huling Na-update: 2025-09-30
Chapter: Bab 103. Detik Menegangkan
Hilmawan tersenyum semringah untuk sementara waktu tokonya memimpin kompetisi, tapi masih ada dua sesi penawaran lagi yang harus dilalui, ia tidak ingin terlalu berbesar hati.“Baiklah, sesi kedua dimulai. Para peserta lelang harus memberikan penawaran di atas harga sesi pertama dengan selisih penawaran minimal 10 juta. Kami ingatkan sekali lagi pembayaran harus dalam bentuk tunai, bukai kredit, dan harus dibayarkan saat ini juga pada penyelenggara,” ucap seorang host memberi tahu pelelangan kembali dilanjutkan.Para peserta lelang mulai menuliskan angka-angka pada kertas mereka, kemudian menunggu aba-aba untuk diangkat tinggi-tinggi agar dapat dilihat oleh petugas. Denzel memperhatikan sejak tadi Zidane tidak menggunakan kertas yang sedang berada di tangannya. Sepertinya ia akan melakukan penawaran di sesi terakhir.Pada sesi kedua, penawaran pada kedua kembali batu kembali meningkat. Giok darah mendapat penawaran 550 juta sedang giok citrus menjadi 540 juta. Hanya selisih sedikit s
Huling Na-update: 2025-09-29
Chapter: Bab 102. Kemunculan Lelaki Berotot
“Seandainya, batu toko Sinar Baru yang menang, sudah pasti Jamael terbukti bermain curang dengan menyuap penyelenggara untuk memenangkan batu pilihan pesertanya. Kalau itu sampai terjadi aku tidak akan tinggal diam,” ucap Hilmawan yang masih berusaha mengumpulkan bukti-bukti.Di tengah obrolan keduanya, suara pengeras suara dari penyelenggara kompetisi berbunyi memberikan pengumuman. Secara sah batu giok darah milik Denzel dinobatkan sebagai pemenang pada grup kedua. Akhirnya, sesuai prediksi pada putaran final, toko Sinar Baru melawan toko Precious. “Mohon perhatian pada kedua finalis, pada kompetisi tahun ini pemenang pertama tidak akan ditentukan oleh nilai dewan juri, tetapi akan ditentukan dengan cara diadakan sesi lelang kedua batu tersebut. Batu yang mendapat harga jual tertinggi akan menjadi pemenang kompetisi batu berharga tahun ini. Demikian keputusan dewan juri dan penyelenggara, tidak bisa diganggu gugat pihak manapun.”Hilmawan tercengang mendengar pengumuman itu, ia lan
Huling Na-update: 2025-09-28
Chapter: Bab 101. Giok Darah
Sepanjang kompetisi Denzel memperhatikan Vionka dan Tasya tampak akrab berdua di tengah-tengah penonton. Entah apa yang mereka bicarakan. Demikian halnya Hilmawan dan rivalnya, Jamael, keduanya terlihat terlibat obrolan serius. Akhirnya penyelenggara mengumumkan, peserta grup kedua akan segera dimulai, keenam peserta dipersilakan naik ke atas panggung untuk memoles batu mereka satu per satu sambil disaksikan seluruh penonton dengan berdebar-debar. Jika, tidak ada satu pun batu peserta pada grup kedua yang mengalami perubahan, maka toko Sinar Baru akan terpilih sebagai pemenang.“Ayo, Denzel... kamu pasti bisa!” teriak Vionka menyemangati suaminya.“Lakukan yang terbaik Denzel!” Hilmawan pun tidak mau ketinggalan ikut memberikan semangat pada Denzel.Denzel balas menatap ke arah mereka sambil menganggukan wajahnya dengan penuh keyakinan bahwa tidak akan menghampakan harapan mereka.Peserta pertama mulai memoleh batu pilihannya, namun setelah beberapa saat sampai batu itu setipis kaca
Huling Na-update: 2025-09-27
Chapter: Bab 100. Kejutan Si Kuda Hitam
Saat yang dinanti-nanti oleh semua peserta kompetisi batu berharga mulai diumumkan. Peserta yang namanya disebut host pada setiap grup masuk sepuluh besar. Sampai akhirnya tiba pemenang grup 4 diumumkan. Denzel tampak sedikit tegang menantikannya, demikian pula Hilmawan, ia tampak berharap-harap cemas sampai tak bisa duduk di tempatnya.Demikian pula Jamael dan timnya, mereka pun merasakan hal sama, ingin segera mengetahui apakah timnya lolos putaran 10 besar.“Baiklah, kita umumkan peserta yang lolos sepuluh besar dari grup 4 adalah.... Precious...!” ucap juri akhirnya mengumumkan pemenangnya.“Yes...!” ucap Denzel sambil mengepal kedua tangannya. Hilmawan pun tampak bersorak gembira mendengar pengumuman yang tak disangka-sangka hasilnya. Julio dan Lasim pun diam-diam merasa gembira Denzel bisa melaju ke sesi berikutnya, bahkan yang awalnya mereka berharap Denzel kalah, kini sebaliknya, agar bulan ini gaji mereka aman, tidak dipoton Hilmawan.Jamael terlihat gusar dan bersumpah sera
Huling Na-update: 2025-09-26
Chapter: Bab 99. Melawan Kecurangan
“Apa yang dilakukan Denzel itu? Mengapa dia memoles batunya sendiri?” gumam Hilmawan merasa heran melihat Denzel mulai memoles batunya sendiri.“Siapa staf-mu itu, Wan? Serius dia bisa memoles batu? Salah-salah hasil polesannya berantakan,” Jamael ikut mengomentari.“Dia pakar batu giok yang sudah berpengalaman, aku membayarnya mahal untuk merekrutnya sebagai staf tokoku,” jelas Hilmawan coba membanggakan Denzel, walaupun yang sebenarnya dia merasa sangat cemas Denzel tidak bisa melakukan kerjanya dengan baik.Tasya dan Vionka pun terlihat berbisik-bisik, membicarakan tindakan yang dilakukan Denzel.“Aku juga tidak tahu kalau Denzel memiliki kemampuan memoles batu,” ucap Vionka menjelaskan pada Tasya yang duduk di sampingnya.“Punya suami memiliki banyak kemampuan seperti Denzel itu pasti menyenangkan ya, Vio? Aku berharap Fano juga seperti halnya Denzel, menjadi suami terbaik yang selalu aku impikan,” ungkap Tasya. Detik itu, Vionka jadi serba salah untuk membalas ucapan Tasya, “Seb
Huling Na-update: 2025-09-25
Maaari mong magustuhan
Pengasuh Duda Lima Puluh Juta
Pengasuh Duda Lima Puluh Juta
Romansa · Anggrek Bulan
179.9K views
What the hell, Tetangga!
What the hell, Tetangga!
Romansa · Esteifa
179.8K views
Bukan Istri Cadangan
Bukan Istri Cadangan
Romansa · Restianirista
179.3K views
My Baby Husband
My Baby Husband
Romansa · Adinasya Mahila
178.3K views
Jerat Cinta Duda Bucin
Jerat Cinta Duda Bucin
Romansa · dtyas
177.5K views
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status