Share

Bab 1336

Author: Rexa Pariaman
Buk! Yogi berlutut di hadapan Ewan.

Dalam sekejap, seluruh tempat gempar.

"Tuan Ewan, maafkan aku. Aku nggak tahu kalau kamu ada di sini." Yogi menundukkan kepalanya. Sikapnya begitu hormat, seperti seorang pejabat istana zaman kuno yang sedang menghadap kaisar.

Saat ini, dia benar-benar ingin menebas Ishwar sampai mati. 'Dasar pembawa sial! Kenapa malah mengusik Ewan, sosok dewa pembunuh ini? Ini adalah salah satu dari empat utusan Organisasi Draken. Kalau bukan karena Ewan, aku dan guruku suda
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Ernah Tupper
g sabar belajar menguasai semua kitab jurus Pedang NADI
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2366

    Begitu Ewan mengucapkan pertanyaan itu, suasana di dalam ruang rawat langsung menjadi sunyi senyap.Aruna mencoba membujuk, "Ewan, minum dulu supnya. Setelah itu baru kita bicara."Namun, Ewan tidak berkata apa-apa. Dia hanya terus menatap Ega. Ega lalu bertanya, "Ewan, apa sebelumnya kamu sudah memperkirakan hasil seperti ini?""Nggak," jawab Ewan jujur."Lalu, apa kamu menyesal?" tanya Ega lagi."Aku nggak menyesal."Ewan berkata pelan, "Hasil sekarang sebenarnya jauh lebih baik daripada yang kubayangkan.""Saat menghadapi ahli tingkat maharaja waktu itu, jujur saja aku sudah putus asa. Aku pikir aku pasti mati di Pulau Kosong.""Tapi pada akhirnya, aku berhasil membunuh ahli tingkat maharaja hanya dengan kekuatan tingkat fondasi tahap awal. Bagiku, itu sudah seperti tindakan melawan langit. Jangankan cuma kultivasiku turun tingkat, bahkan kalau seluruh kultivasiku hilang pun, aku tetap akan merasa bersyukur. Karena aku masih hidup."Ega tampak sedikit terkejut.Awalnya dia mengira,

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2365

    "Kali ini, dia bahkan membunuh seluruh ninja biasa. Fondasi dunia bela diri Negara Jaban sudah hancur. Aku khawatir dalam seratus tahun ke depan, Negara Jaban tidak akan mampu melahirkan kultivator abadi lagi."Kaisar masih tidak rela dan berkata, "Bukankah masih ada Sekte Bulan? Yuki adalah guru pedangku, dan gurunya termasuk salah satu grandmaster dunia bela diri Negara Jaban. Pergi minta mereka turun tangan."Orang di seberang telepon berkata, "Kaisar, sebenarnya aku juga sedang ingin melaporkan masalah Sekte Bulan. Yuki bilang, kalau Kaisarmasih berani menyentuh sehelai rambut Ewan lagi, dia sendiri yang akan mengirim Kaisar ke alam baka."Plak!Kaisar langsung jatuh terduduk di lantai dengan tubuh lemas.....Rumah Sakit Wilayah Militer Laut Timur.Tiga hari kemudian, Ewan akhirnya sadar dari koma. Saat membuka mata, dia melihat beberapa wajah yang sangat dikenalnya.Aruna, Neva, Umay, Dewa Perang, dan Latif."Bibi, Ewan sudah bangun!"Begitu melihat Ewan sadar, Neva langsung tamp

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2364

    Kota Tokara, tempat tinggal kekaisaran.Tengah hari.Kaisar masih sedang beristirahat siang. Seluruh kediaman kekaisaran terasa terlalu sunyi, sampai semua pelayan bergerak dengan sangat hati-hati karena takut membuat sedikit suara pun.Belum lama ini, seorang pelayan baru tidak sengaja memecahkan gelas saat Kaisar sedang tidur siang. Karena mengganggu istirahat Kaisar, orang malang itu langsung dilempar ke danau untuk dijadikan makanan ikan.Di dalam kamar tidur.Kaisar yang sedang tertidur, tiba-tiba membuka matanya. Dia melihat seorang pria berpakaian putih dengan pedang panjang di punggung berdiri di samping ranjang sambil menatapnya dengan dingin.Kaisar segera duduk dan bertanya dengan terkejut, "Siapa kamu?""Bukannya kamu bekerja sama dengan Willy untuk membunuhku? Kenapa sekarang aku sudah berdiri di depanmu, kamu malah nggak mengenaliku?"Pria berpakaian putih itu berkata dengan suara dingin, "Dengar baik-baik. Namaku Ega."Apa?!Wajah Kaisar langsung berubah drastis. Dia ber

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2363

    Travis dan yang lainnya juga merasa sangat sedih.Di usia semuda itu, kekuatan Ewan sudah mencapai tingkat yang luar biasa. Seandainya kejadian ini tidak terjadi, masa depannya pasti akan sangat cemerlang.Siapa sangka, nasib malah berubah seperti ini."Ega, maafkan aku. Semua ini adalah tanggung jawabku. Kalau bukan karena aku menyuruh Ewan menyelidiki Pulau Kosong, dia nggak akan terluka separah ini," ujar Travis dengan penuh rasa bersalah.Latif berkata, "Masalah ini bukan salah Travis. Ewan adalah seorang prajurit. Dalam keadaan apa pun, mematuhi perintah adalah tugas utamanya.""Lagi pula, kejadian di Pulau Kosong memang sejak awal adalah sebuah jebakan. Negara Jaban mengirim begitu banyak ahli dengan tujuan sebenarnya untuk menangkap Ewan, menjadikannya sandera, lalu memburu Ega."Travis berkata, "Apa pun alasannya, aku tetap punya tanggung jawab. Kalau saja bukan karena ...."Ega langsung memotong perkataannya, "Pak Travis nggak perlu menyalahkan diri sendiri.""Terlepas dari ny

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2362

    Semua orang mendengar suara itu dan buru-buru menoleh. Mereka melihat Ega membawa pedang panjang di punggungnya sambil melangkah masuk dengan langkah mantap.Aruna mengikuti di belakang Ega, wajahnya dipenuhi kekhawatiran.Saat Angelica melihat Ega, sepasang mata indahnya langsung memancarkan keterkejutan, karena dia merasakan aura membunuh yang sangat dingin dari tubuh pria itu. Meski aura tersebut sengaja ditekan, tetap saja membuat Angelica merasakan bahaya yang luar biasa.'Orang ini nggak mungkin bisa dikalahkan,' gumam Angelica dalam hati."Ega, akhirnya kamu datang."Travis tampak sangat bersemangat.Latif juga berkata, "Ega, cepat lihat keadaan Ewan. Dia sudah hampir tidak tertolong.""Tenang saja, Ayah. Selama aku sudah kembali, Ewan nggak akan mati."Ega membawa Aruna masuk ke ruang rawat. Travis dan yang lainnya segera mengikuti dari belakang.Begitu masuk ke ruang rawat dan melihat tubuh Ewan yang penuh luka berdarah, Aruna akhirnya tidak mampu lagi menahan emosinya dan lan

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2361

    Begitu mendengar perkataan itu, Latif segera mengeluarkan ponselnya dan menelepon Nazar.Telepon segera tersambung."Latif, kenapa tiba-tiba telepon aku? Aku akhir-akhir ini sedang membangun kembali Akademi Nagendra. Apa kamu mau kasih aku uang ...."Belum selesai Nazar berbicara, Latif langsung memotongnya, "Master, aku ingin memintamu segera datang ke Rumah Sakit Wilayah Militer Laut Timur. Ewan terluka parah dan sudah hampir nggak bisa diselamatkan.""Apa? Bocah itu hampir mati?" Nazar merasa terkejut, tetapi kemudian berkata, "Aku nggak datang."Latif langsung panik."Master, selama kamu bisa menyelamatkan Ewan, syarat apa pun akan aku setujui."Nazar berkata, "Latif, bukan aku menyombongkan diri. Dengan kemampuanku, menyembuhkan Ewan itu perkara kecil. Tapi sekarang aku sedang ada urusan dan nggak punya waktu pergi ke Laut Timur."Latif berkata dengan cemas, "Master, aku benar-benar sudah nggak punya cara lain. Aku mohon kamu harus ....""Latif, apa kamu lupa apa yang pernah kukat

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status