Share

Bab 1391

Author: Rexa Pariaman
"Aku membawamu ke Dadaru kali ini terutama agar kamu bisa berkenalan dengan Pak Reksa. Setelah kamu akrab dengannya, urusan pembelian batu giok perusahaan akan kuserahkan sepenuhnya kepadamu."

"Selain itu, nanti saat bertemu Pak Reksa, kamu harus bersikap lebih hormat kepadanya. Beliau adalah penguasa lokal di sini. Kekuasaannya besar. Seluruh bisnis giok di Dadaru dimonopoli olehnya. Menjalin hubungan baik dengannya hanya akan membawa keuntungan bagi kita, tanpa kerugian."

Lanjar mengangguk. "O
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2675

    Saat berbicara, Ewan melirik sekilas ke arah pinggul Dewi Kembang, lalu berpikir dalam hati, 'Sepertinya sejak kupukul waktu itu, bagian itu malah jadi lebih montok.'Dewi Kembang menyadari tatapan Ewan. Wajahnya sedikit canggung. Dia menarik ujung rok sedikit ke bawah, lalu berkata dengan marah, "Aku bisa dengarin perintahmu. Tapi kalau kamu berani macam-macam, aku akan mempertaruhkan nyawaku melawanmu."Ewan tersenyum menghina. "Melawanku? Heh, memangnya kamu bisa mengalahkanku?""Kamu ...."Dewi Kembang mengepalkan tinjunya karena marah. Andai saja dia mampu mengalahkan Ewan, dia pasti sudah menyerang tanpa ragu. Pria menyebalkan ini benar-benar keterlaluan!Midori buru-buru menenangkan, "Ketua, Tuan Ewan orang baik. Dia nggak akan menyakiti kita.""Kamu ini sebenarnya berpihak sama siapa?"Dewi Kembang sampai ingin memukul Midori. Gadis itu selalu saja membela orang luar.Saat itu juga, Zayn datang mengendarai mobil."Kakak Ipar."Zayn menyapa Millie, lalu berkata, "Bos, tiket pesa

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2674

    Meskipun Ewan tidak percaya pada perkataan Nazar, dia tetap memercayai apa yang dikatakan Sunnata."Senior, apa yang terjadi?" tanya Ewan segera."Sebaiknya kamu datang sendiri ke Gunung Mahameru dan melihatnya. Aku punya firasat akan terjadi perubahan besar di Gunung Mahameru." Nada bicara Kepala Akademi Bayanaka terdengar sangat serius."Baik, hari ini juga aku akan datang."Ewan menutup telepon, lalu membangunkan Lisa."Ada apa, Sayang? Kamu ingin lagi?" Lisa membuka matanya yang masih mengantuk, lalu membalikkan tubuh dan memanjat ke atas tubuh Ewan.Ewan tersenyum kecut. "Kak Lisa, barusan aku menerima telepon dari si tua bangka. Sepertinya akan terjadi sesuatu di Gunung Mahameru. Aku harus pergi ke sana.""Jadi begitu. Aku kira kamu ingin lagi." Lisa melepaskan pelukannya dari Ewan, lalu bertanya, "Kapan berangkat?""Sebentar lagi."Lisa mengecup bibir Ewan, lalu berkata, "Hati-hati ya. Sebelum pulang nanti telepon aku dulu. Aku akan mandi bersih, menunggumu di rumah, dan memakai

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2673

    "Itu pil yang berwarna biru. Efeknya kan Kak Zayn sudah tahu. Asal Guru selesai makan, dia pasti akan bersama Kak Ivana.""Aku ...."Baru saja Zayn membuka mulut, telinganya langsung dijewer oleh Ivana."Kak, sedang apa? Cepat lepaskan!" teriak Zayn kesakitan.Ivana memarahinya, "Dasar kamu, Zayn! Jadi kamu benar-benar pernah minum obat seperti itu? Apa kamu bergaul dengan orang-orang yang nggak benar di luar sana? Mau buat aku mati kesal, ya?"Zayn buru-buru menjelaskan, "Kak, kamu salah paham. Semua ini gara-gara Master Nazar. Orang tua itu menipuku. Dia bilang setelah diminum kekuatanku akan meningkat. Mana aku tahu ternyata itu obat seperti itu.""Benaran nggak yang kamu bilang?" Ivana masih tampak tidak begitu percaya.Zayn berkata, "Kamu ini kakak kandungku. Mana mungkin aku membohongimu? Memang benar Master Nazar yang mencelakaiku."Barulah Ivana melepaskan telinga Zayn."Mulai sekarang jangan terlalu sering bergaul sama Master Nazar. Ewan sudah bilang kalau orang tua itu nggak

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2672

    Orang-orang di halaman mendengar suara itu dan serentak menoleh ke arah gerbang vila."Kak Lisa!"Ewan langsung berseri-seri karena gembira.Terlihat Lisa berjalan masuk dari gerbang vila. Dia mengenakan gaun panjang berwarna merah muda dan mengikat rambutnya dengan model sanggul. Penampilannya tampak polos dan manis, sangat berbeda dari gaya biasanya yang seksi."Kak Lisa, kapan kamu pulang?" tanya Ewan dengan gembira."Baru saja. Aku meneleponmu, tapi ponselmu mati. Setelah itu aku pergi ke rumahmu, tapi kamu juga nggak ada. Mini bilang hari ini kamu libur dan nggak praktik di rumah sakit. Jadi aku menebak kamu pasti ada di sini."Lisa berjalan menghampiri Ewan, memeluknya, lalu mengecup pipinya.Zayn langsung mengeluh dalam hati, 'Gawat. Kak Lisa sudah pulang. Katanya perpisahan singkat membuat rindu makin membara. Hari ini kakakku pasti nggak punya kesempatan lagi dengan Bos.'"Kalian lagi ngobrol apa?" tanya Lisa sambil tersenyum.Ewan menjawab, "Zayn bilang Ivana baru belajar beb

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2671

    "Baiklah. Kamu sudah berhasil memahami dasar Teknik Pembantaian. Selama kamu terus berlatih dengan tekun, suatu hari nanti, seiring meningkatnya kultivasimu, kamu pasti akan menguasainya hingga tingkat sempurna."Ewan berkata, "Sekarang aku akan mengajarkan kepadamu jurus rahasia peninggalan pendiri Akademi Bayanaka, Pramesta, yaitu Kombinasi 13 Jurus.""Aku akan memperagakannya sekali. Perhatikan baik-baik."Setelah berkata demikian, Ewan mulai memperagakan Kombinasi 13 Jurus. Dia sengaja menekan kultivasinya dan memperlambat setiap gerakan agar Zayn dapat melihat dan mengingatnya dengan jelas.Setelah selesai memperagakannya sekali."Sudah ingat?" tanya Ewan."Sudah 90 persen. Masih ada beberapa detail yang belum kuingat," jawab Zayn.Ewan berkata, "Nggak apa-apa. Berlatihlah dulu. Kalau ada bagian yang nggak kamu pahami, tanyakan kepadaku."Zayn mengangguk, lalu mulai berlatih. Di bawah bimbingan Ewan, hanya dalam waktu setengah jam, Zayn berhasil menguasai Kombinasi 13 Jurus.Setel

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2670

    Baru saja Ewan menutup telepon, panggilan dari Nazar kembali masuk."Si tua bangka itu selalu saja mengelabuiku supaya pergi ke Gunung Mahameru. Pasti ada niat buruk."Ewan langsung mematikan ponselnya dan memasukkannya ke dalam saku."Bos, Koji baik-baik saja, 'kan?" tanya Zayn dengan suara pelan."Dia sudah berhasil melewati petaka alam dan semua lukanya juga sudah sembuh. Dia hanya perlu sedikit waktu untuk menstabilkan kultivasinya." Ewan kembali melirik Segel Kehidupan, lalu menghela napas. "Kecepatan peningkatan kultivasi Koji benar-benar luar biasa."Zayn berkata dengan iri, "Benar sekali. Waktu pertama kali bertemu Koji, aku masih bisa bertukar beberapa jurus dengannya. Tapi sekarang, dia cukup menekanku dengan satu jari saja untuk membunuhku. Benar-benar bikin iri.""Ngomong-ngomong, gimana perkembangan kekuatanmu belakangan ini?" tanya Ewan.Zayn tersenyum pahit. "Masih sama saja, nggak ada kemajuan."Baru saat itu Ewan teringat bahwa dia masih memegang sehelai daun Pohon Ema

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status