Share

Bab 804

Author: Rexa Pariaman
"Zombie?"

Mendengar kata itu, Ewan juga menyadari bahwa perjalanan ke barat laut kali ini tampaknya tidak sederhana.

"Kami juga memanggil dukun yang paham tentang jimat, tapi anehnya, jimat mereka nggak berefek pada para jasad yang berubah itu," kata Tandi.

"Selain itu, setelah mengalami perubahab, mereka nggak takut sinar matahari. Mereka keluar berkeliaran siang hari. Yang paling mengerikan, tubuh mereka menjadi sangat keras, peluru pun nggak bisa menembus. Karenanya mereka disebut mayat hidup
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3047

    Bukan hanya tidak rugi, mereka bahkan akan meraup keuntungan besar.Ibob memujinya, "Nona memang cerdas. Aku benar-benar kagum."Airani tersenyum. Entah apa yang sedang dipikirkannya, dia mengangkat kepala dan melirik ruang privat di lantai tiga.Orang-orang yang mengajukan tawaran itu belum menyadari bahwa mereka sudah menjadi sasaran Airani. Mereka masih terus menaikkan tawaran."Dua juta!""Dua juta lima ratus ribu!""Tiga juta!""Tiga juta lima ratus ribu!""Tiga juta tujuh ratus ribu!""Empat juta!"Pada saat ini, suara penawaran mulai berkurang. Jelas bahwa empat juta batu spiritual bukanlah jumlah yang kecil bagi mereka.Beberapa tawaran masih terdengar sesekali."Empat juta seratus ribu!""Empat juta dua ratus ribu!""Empat juta tiga ratus ribu!"Setelah harga mencapai 4,3 juta batu spiritual, suasana di tempat pelelangan kembali hening. Tidak ada lagi yang menawar.Damar berdiri di atas panggung dan berkata, "Empat juta tiga ratus ribu, penawaran pertama! Empat juta tiga ratus

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3046

    Damar berdiri di atas panggung dan terus membujuk para peserta, "Ada lagi yang ingin mengajukan tawaran?"Tak seorang pun bersuara.Pada akhirnya, teknik keempat Jurus Pedang Rumput berhasil dimenangkan dengan harga dua juta batu spiritual. Ewan berhasil mendapatkannya!Namun, Ewan sedikit khawatir. Apakah Joni benar-benar sanggup mengeluarkan dua juta batu spiritual?"Joni, batu spiritualmu cukup?" tanya Ewan.Joni menjawab, "Kalau dikumpulkan, sepertinya cukup."Barulah Ewan merasa lega.Pelelangan berlanjut. Berikutnya, pil, senjata, teknik kultivasi, tanaman obat spiritual, dan artefak dilelang secara bergantian. Belasan sesi pelelangan kembali berlangsung.Setiap barang terjual dengan harga yang sangat tinggi.Ewan diam-diam memperkirakan bahwa hingga saat ini, Paviliun Harta setidaknya sudah meraup puluhan juta batu spiritual dari pelelangan ini."Cepat sekali mereka dapat uang!" Ewan merasa sangat iri.Damar berdiri di atas panggung dan berkata, "Barang yang akan dilelang beriku

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3045

    "Joni, kamu punya batu spiritual sebanyak itu?" Nazar bertanya dengan tidak percaya.Harus diketahui, ketika mereka berada di gudang harta milik Fathan, penguasa Kota Purnama, mereka hanya mendapatkan lebih dari 30.000 batu spiritual.Joni hanyalah seorang dokter hewan yang kabur dari rumah. Mana mungkin mampu mengeluarkan batu spiritual sebanyak itu?"Joni, kamu nggak bercanda, 'kan?" Ewan juga agak sulit mempercayainya.Joni tersenyum dan menyahut, "Cuma satu juta batu spiritual. Memangnya banyak?"Memangnya tidak banyak? Sialan, si gendut ini benar-benar ingin pamer!Joni berkata, "Tuan Abadi sudah menyelamatkan nyawaku. Aku akan memenangkan teknik pedang ini untukmu sebagai balas budi.""Terima kasih," ucap Ewan dengan penuh rasa syukur."Kita ini saudara, nggak perlu sungkan." Joni kemudian berkata kepada Nazar, "Master, kalau nanti kamu lihat ada barang bagus, langsung saja ajukan tawaran. Biar aku yang bayar batu spiritualnya."Nazar hampir terharu sampai menangis. Dia langsung

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3044

    Aura ketajaman pedang yang luar biasa meledak dari rumput kecil itu. Seketika, seluruh gedung dipenuhi tekad pedang yang begitu kuat, membuat semua orang merinding."Tekad pedang yang begitu kuat!" seru Joni yang terkejut.Mata Ewan tiba-tiba membelalak. Hatinya terguncang hebat. "Ini ... teknik keempat Jurus Pedang Rumput!"Selama ini, dia terus mencari Jurus Pedang Rumput yang belum dia kuasai sepenuhnya. Tak disangka, hari ini dia justru menemukan teknik keempat di tempat ini.Damar mengibaskan tangannya. Tekad pedang itu langsung lenyap tanpa bekas. Kemudian, dia berkata, "Rumput kecil ini mengandung satu teknik pedang. Mengenai seberapa kuat teknik itu, saya yakin kalian semua sudah merasakannya dengan jelas tadi.""Pelelangan dimulai sekarang. Harga pembukaan 100.000 batu spiritual. Setiap kenaikan tawaran nggak boleh kurang dari 50.000 batu spiritual. Silakan ajukan tawaran."Setelah Damar selesai berbicara, suara penawaran langsung terdengar dari berbagai arah."Seratus lima pu

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3043

    Pada saat ini, Damar mengatupkan kedua tangan di atas panggung untuk memberi hormat, lalu berkata, "Selamat datang kepada semuanya. Saya berterima kasih atas kehadiran dan dukungan kalian.""Saya rasa semua orang sudah mengetahui aturan Paviliun Harta. Setiap barang yang dilelang akan menjadi milik penawar dengan harga tertinggi.""Karena kalian semua datang demi mendapatkan harta berharga, saya nggak akan membuang waktu lagi. Pelelangan akan dimulai sekarang."Setelah selesai berbicara, Damar mengeluarkan sebuah botol porselen dan berkata, "Di dalam botol ini ada sebutir Pil Pengumpul Roh. Pil ini nggak memiliki tingkatan, tapi setelah meminumnya, kalian bisa menyerap energi spiritual langit dan bumi tiga kali lebih cepat selama satu jam.""Harga pembukaan 1.000 batu spiritual. Setiap kenaikan tawaran nggak boleh kurang dari 500 batu spiritual. Silakan ajukan tawaran!"Setelah Damar selesai berbicara, suara penawaran mulai terdengar dari ruang-ruang VIP."Seribu lima ratus!""Dua ribu

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3042

    Setelah tiba di lantai tiga, Ewan dan yang lainnya melihat sekeliling. Ruang-ruang privat di sana sudah dipenuhi orang, hanya tersisa beberapa tempat duduk kosong.Mereka mencari tempat dan duduk di sana.Dibandingkan lantai dua, ruang privat di lantai tiga bukan hanya lebih kecil, tetapi juga tidak menyediakan kudapan. Hanya ada satu teko teh tawar. Fasilitasnya sangat sederhana."Aliran Hitam Putih sombong sekali. Menurutku, cepat atau lambat mereka pasti akan hancur!" kata Nazar dengan kesal."Ssst!" Joni mengangkat telunjuknya untuk memberi isyarat agar Nazar berhati-hati. "Master, jangan sekali-kali mengatakan hal seperti itu lagi. Kalau sampai terdengar oleh orang-orang Aliran Hitam Putih, habislah kita.""Mau gimana lagi? Aliran Hitam Putih adalah sekte papan atas di Hutan Belantara Timur dan tempat ini juga wilayah kekuasaan mereka. Sebaiknya kita hati-hati.""Tapi, Gadis Suci Airani memang cantik sekali!"Joni melirik ruang privat Aliran Hitam Putih di lantai dua, lalu berkata

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status