แชร์

Bab 18 - Rekan Kerja

ผู้เขียน: Faw faw
last update วันที่เผยแพร่: 2025-10-21 17:30:05

Felisha menoleh dengan pandangan tajam. Ia tak suka disebut begitu. Tapi sebelum sempat menjawab, Eric memotong dengan nada gurauan.

"Hei, panggil namanya dong. Dia kan punya nama juga."

Vero terkikik mengejek. Haruto pura-pura menyesal.

"Sorry. Siapa tadi namamu? Aku lupa."

"Felisha! Namanya Felisha! Payah banget," Eric menimpali sambil tertawa terpingkal-pingkal.

Entah apa yang lucu dari itu. Felisha sungguh tak habis pikir.

"Ah iya. Felishaaa~," ucap Haruto dengan senyuman tidak
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 254 - Bulan Madu

    Felisha menarik napas dalam sebelum melangkah keluar dari apartemen.Sejak tadi, ia berputar-putar terus di depan cermin, memperhatikan penampilannya sendiri dengan penuh antusias. Ia mengenakan gaun santai berwarna kuning dengan kerah putih yang sudah ia siapkan jauh-jauh hari untuk dipakai ke bandara.Sederhana, nyaman, tetapi tetap membuatnya terlihat anggun.Bahkan sekarang, saat semuanya sudah siap, Felisha masih sempat berdiri di depan cermin besar dekat pintu masuk untuk memastikan penampilannya baik-baik saja.Ace yang sedang menarik koper mereka hanya bisa menggeleng gemas melihat tingkah istrinya.“Kau sudah cantik,” katanya sambil tersenyum kecil. Nada suaranya terdengar seperti pujian bercampur godaan.“Aku tahu itu,” jawab Felisha tanpa malu-malu.Ace langsung mendengus pelan menahan tawa.“Aku cuma masih tidak percaya akhirnya bisa keluar dari sangkar ini,” lanjut Felisha dengan senyum lebar yang sulit disembunyikan.“Sangkar, ya?” ulang Ace sambil mengangguk pelan.Enta

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 253 - Jejakmu

    Pagi itu, Felisha sedang duduk di dalam studionya sambil ditemani Romeo dan Lucky yang tiduran santai di dekat kakinya.Di tangannya, sebuah vas bunga dari tanah liat tengah ia cat dengan hati-hati menggunakan warna-warna lembut. Gerakannya pelan dan teliti, seolah seluruh pikirannya tenggelam dalam kegiatan itu.Felisha tampak begitu tenang menikmati pekerjaannya.Senyuman kecil di wajahnya memperlihatkan betapa ia benar-benar menyukai apa yang sedang ia lakukan.Di saat yang sama, Ace baru saja hendak memasuki studio tersebut. Namun langkahnya terhenti sejenak di ambang pintu. Tatapannya tertuju penuh pada istrinya.Untuk beberapa detik, Ace hanya diam memperhatikan Felisha yang terlihat begitu serius dengan dunianya sendiri. Wanita itu tampak sangat cantik di matanya—terutama sekarang, saat perutnya mulai terlihat semakin membesar.Entah kenapa, pemandangan sederhana itu terasa begitu menenangkan bagi Ace.Senyum kagum perlahan terbit di bibirnya.Namun akhirnya, pria itu tetap har

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 252 - Perjalanan Terakhir

    Beberapa hari sebelumnya, tepat setelah rencana penculikan Felisha di apartemen gagal, Rosie dan Daniel langsung melarikan diri dari tempat itu. Mereka berlari tanpa arah menyusuri jalan raya, berharap bisa menghindar sejauh mungkin sebelum Rashed menemukan mereka. Rosie terus memaksa Daniel untuk bertahan meski kondisi pria itu mengenaskan. Salah satu tangannya patah, wajahnya babak belur, dan napasnya sudah tersengal sejak tadi. Namun ketakutan membuat mereka terus bergerak. Setelah merasa cukup jauh dari apartemen Ace, keduanya akhirnya berhenti di pinggir jalan untuk menenangkan napas. Daniel membungkuk sambil menahan rasa sakit di lengannya. Sementara Rosie menoleh ke belakang berulang kali dengan wajah pucat, takut seseorang tiba-tiba muncul mengejar mereka. Namun, dari arah yang tak terduga, sebuah mobil hitam tiba-tiba berhenti tepat di depan mereka. Rosie dan Daniel belum sempat bereaksi ketika pintu tengah mobil itu bergeser terbuka. Seorang pria berbadan ti

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 251 - Takut Kehilanganmu

    Tiga hari telah berlalu sejak Ace kembali membuat laporan kepada polisi untuk menangkap Rosie. Namun hasilnya tetap sama. Setiap kali Ace meminta kepastian, jawaban yang ia terima selalu terdengar mengecewakan. “Kami masih melakukan penyelidikan terkait Nyonya Rosie dan putranya.” Kalimat itu terus diulang hingga kesabaran Ace semakin menipis. Pada akhirnya, pria itu mulai menganggap pihak kepolisian tidak becus menangani masalah tersebut. Emosinya terus terbelah antara menuntut keadilan untuk Felisha dan menyelesaikan pekerjaannya yang juga tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Sejak kejadian itu, pengawasan di apartemen menjadi jauh lebih ketat. Setiap kali Ace harus pergi ke kantor karena urusan mendadak, beberapa pengawal langsung ditempatkan di depan unit apartemen mereka. Felisha kembali dilarang keluar sendirian, bahkan sekadar membukakan pintu untuk orang asing pun tidak diperbolehkan lagi. Tanpa sadar, Felisha mulai merasa seperti burung yang dikurung di dalam san

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 250 - Pria Yang Datang Menolong

    Suasana apartemen mendadak membeku saat Rashed muncul.Baik Daniel maupun Rosie sama-sama diliputi kebingungan. Mereka tidak mengenal pria itu. Mereka hanya pernah tahu nama Rashed, tetapi belum pernah melihat wajahnya secara langsung.Namun Felisha malah sebaliknya. Ia tak tahu nama pria itu, tapi paham betapa berbahayanya dia.Mungkin ia tidak mengenal Rashed sedalam Ace mengenalnya, bahkan tidak benar-benar mengetahui latar belakangnya. Tapi Felisha pernah melihat sendiri seperti apa pria itu ketika berada di atas ring.Dan sekarang, ketakutannya terbukti.Dengan gerakan yang nyaris terlihat mudah, Rashed memutar tangan Daniel yang masih mencengkeram pergelangan Felisha.Krek!"Aaaargghhh!"Jeritan Daniel langsung memenuhi ruangan. Pergelangan tangannya tertekuk ke arah yang tidak wajar. Suara tulang yang patah membuat tubuh Felisha ikut bergidik ngeri."Daniel!" pekik Rosie panik.Wanita itu buru-buru bangkit lalu menghampiri Rashed. Dengan penuh kepanikan, ia memukul pundak pria

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 249 - Pengkhianatan Kedua

    Selang beberapa menit, Rosie duduk kaku di ruang tamu apartemen Ace. Matanya diam-diam mengitari seluruh ruangan dengan saksama.Apartemen itu begitu mewah.Langit-langit tinggi, interior elegan, furnitur mahal, hingga aroma ruangan yang bersih dan nyaman—semuanya terasa sangat jauh berbeda dari rumahnya yang sempit dan usang.“Beruntung sekali anak sialan ini bisa dapat suami kaya,” batinnya penuh iri.Dadanya terasa panas melihat kehidupan Felisha sekarang. Namun Rosie berusaha keras menyembunyikan semuanya di balik wajah penuh penyesalan yang sedang ia perankan.Ia harus bertahan sedikit lebih lama.Sampai waktunya tiba untuk memanggil Daniel masuk… lalu membungkam Felisha.“Kau sendirian?” tanya Rosie pelan. Nadanya dibuat selembut mungkin, seolah takut meninggikan suara sedikit saja bisa membuat Felisha kembali mengusirnya.Felisha yang sejak tadi duduk berjaga di seberang sofa menjawab tanpa benar-benar rileks.“Justru karena suamiku tidak di rumah, aku membiarkan Bibi masuk,” k

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 136 - Penghinaan Yang Tak Disengaja

    “Ahhh—!” desahan Felisha pecah, terdengar begitu indah memecah sunyi malam itu.Tubuhnya melengkung di atas sofa, mengikuti irama hentakan pinggul Ace yang kuat dan penuh energi. Suara kulit yang saling berbenturan memenuhi ruangan seperti musik liar yang menyalakan gairah mereka berdua—irama yang

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-30
  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 131 - Pengakuan Ace

    "Aku mengetahui perselingkuhan mereka saat berusia dua belas tahun-tepat di hari perayaan ulang tahun pernikahan orang tuaku," lanjut Ace, suaranya berat dan tenang, namun jelas menyimpan luka lama.Felisha mendengarkan dengan saksama. Ada rasa sungkan sekaligus sesak di dadanya menyimak cerita yan

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-30
  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 137 - Prasangka

    Pagi menyingsing. Cahaya matahari menembus lembut melalui celah tirai kamar apartemen Ace, menorehkan garis-garis hangat di lantai marmer. Perlahan, Felisha membuka mata. Sengatan pusing segera menyerang kepalanya, membuat dunia terasa berputar. Namun ia tahu, ia tak bisa berlama-lama terbaring di

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-30
  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 135 - Batas Yang Telah Putus

    Malam yang sunyi dan dingin, tenggelam dalam derasnya suara hujan, seakan sengaja memberi ruang bagi dua insan untuk menyatu lebih dalam. Di dalam dekapannya, Ace membalas ciuman Felisha—dominant namun tetap lembut, hangat, dan penuh kendali. Felisha tidak menolak, meski dadanya terasa panas dan be

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-30
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status