Share

Bab 18 - Rekan Kerja

Penulis: Faw faw
last update Tanggal publikasi: 2025-10-21 17:30:05

Felisha menoleh dengan pandangan tajam. Ia tak suka disebut begitu. Tapi sebelum sempat menjawab, Eric memotong dengan nada gurauan.

"Hei, panggil namanya dong. Dia kan punya nama juga."

Vero terkikik mengejek. Haruto pura-pura menyesal.

"Sorry. Siapa tadi namamu? Aku lupa."

"Felisha! Namanya Felisha! Payah banget," Eric menimpali sambil tertawa terpingkal-pingkal.

Entah apa yang lucu dari itu. Felisha sungguh tak habis pikir.

"Ah iya. Felishaaa~," ucap Haruto dengan senyuman tidak
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 264 - Kebaikan Yang Kembali

    Polisi segera bergerak menangkap Rashed beserta anak buahnya di yacht tersebut.Sebelumnya, saat mengetahui Felisha diculik, Ace sempat menghubungi Matthew di Singapura dalam keadaan terdesak dan meminta bantuannya. Berkat koordinasi yang cepat, pihak kepolisian berhasil menemukan lokasi yacht dan mengambil alih penanganan kasus itu.Kini, Ace berada di sebuah rumah sakit.Ia duduk di samping ranjang tempat Felisha berbaring setelah menjalani pemeriksaan medis.Wanita itu sempat pingsan akibat syok, kelelahan, dan tekanan yang dialaminya selama penculikan. Beberapa jam kemudian, ia membuka mata.Pandangan pertamanya langsung bertemu dengan wajah Ace yang terlihat lelah, cemas, sekaligus lega."Syukurlah..." desah pria itu pelan. "Akhirnya kau sadar juga."Felisha tidak langsung menjawab.Ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan, mencoba memahami situasi.Plafon putih. Aroma antiseptik. Tiang infus yang berdiri di samping ranjang.Rumah sakit. Tempat yang membosankan.Sebelum

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 263 - Nomor Dua

    Setelah menerima rentetan pukulan yang tak sempat dihindari, kesadaran Rashed perlahan menghilang.Tubuhnya terkulai tak bergerak. Matanya terpejam. Darah mengalir dari berbagai luka di wajahnya, sementara napasnya terdengar semakin berat.Namun jantungnya masih berdetak. Otaknya masih bekerja.Di tengah kegelapan yang menyelimuti kesadarannya, potongan-potongan masa lalu bermunculan satu per satu.Ia kembali menjadi anak laki-laki yang berdiri di hadapan ayahnya, menerima tatapan kecewa yang tak pernah berubah.Ada satu kalimat yang paling membekas dalam ingatannya."Kau tidak akan pernah bisa melampaui sepupumu. Selamanya kau hanya nomor dua!"Kalimat itu diucapkan berulang kali sepanjang hidupnya. Rashed selalu dianggap kalah dari sepupunya. Mulai dari nilai sekolah, prestasi akademik, hingga kemampuan mengelola bisnis keluarga.Apa pun yang ia lakukan, selalu ada perbandingan.Ayahnya tak pernah benar-benar puas dengan pencapaiannya sendiri. Di mata pria itu, keponakannya selalu l

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 262 - Tetap Menjadi Dirimu

    Beberapa waktu sebelumnya, Ace berpacu melawan waktu mengejar yacht milik Rashed dengan speedboat yang dikendarainya.Angin laut menghantam wajahnya dengan ganas. Ombak yang bergulung tinggi membuat perahu terus berguncang, tetapi Ace sama sekali tidak memperlambat laju kendaraannya.Pikirannya hanya dipenuhi oleh Felisha.Semakin lama ia terlambat, semakin besar kemungkinan sesuatu yang buruk terjadi pada istrinya.Tatapannya terkunci pada yacht di depan sana. Saat jarak keduanya tinggal beberapa meter, Ace langsung memutar kemudi mendekat hingga lambung speedboat hampir bergesekan dengan badan yacht. Tanpa ragu, ia berdiri di ujung perahu lalu melompat.Tangannya berhasil meraih pagar yacht. Namun sebelum sempat memanjat naik, sebuah sepatu menghantam punggung tangannya dengan keras."Akh!"Ace nyaris terjatuh.Seorang pengawal berdiri di atas dek sambil menatapnya dingin."Tuan Rashed tidak ingin diganggu."Ace mengangkat kepalanya perlahan. Tatapannya membuat pria itu seketika mer

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 261 - Bukan Milikmu

    Rashed melangkah tenang memasuki kabin pribadinya di dalam yacht tersebut, meski ia tahu Ace sedang mengejarnya.Tepat sebelum memasuki ruangan, ia berhenti sejenak dan menoleh kepada salah satu pengawal yang berjaga di koridor."Ada seorang bedebah di luar sana yang harus kalian tangani.""Baik, Tuan."Pengawal itu mengangguk mantap sebelum bergegas menuju dek kapal untuk memberi tahu rekan-rekannya.Sementara itu, Rashed membawa Felisha ke dalam kabin dan membaringkannya di atas ranjang besar berlapis kain sutra yang lembut.Namun kenyamanan ranjang itu tidak membuat Felisha terlelap lama. Wanita itu mengernyit pelan. Kelopak matanya bergerak sebelum perlahan terbuka.Begitu melihat sosok Rashed yang duduk di tepi ranjang, menatapnya dengan sorot mata dalam namun tetap tenang seperti biasa, Felisha langsung tersadar sepenuhnya.Ia buru-buru bangkit dan beringsut menjauh. Tatapannya menyapu seluruh ruangan. Dinding kayu mewah. Jendela kaca besar yang memperlihatkan hamparan laut. Da

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 260 - Terlambat Selangkah

    “Di mana kau, Felisha?! Kenapa tidak mengangkat teleponku?!” Ace menggerutu frustrasi sambil terus mencoba menghubungi istrinya.Sudah berkali-kali ia menelepon. Sudah berkali-kali pula panggilan itu tidak mendapat jawaban. Setiap detik yang berlalu membuat pikirannya semakin kacau.Setelah menyisir beberapa area pantai tanpa hasil, Ace akhirnya kembali ke lokasi terakhir yang seharusnya didatangi Felisha. Ia menghampiri penjaga stan es krim yang masih sibuk melayani pelanggan.“Permisi,” ujar Ace dengan nada serius. “Apa kau ingat wanita berambut pirang yang membeli es krim di sini beberapa saat lalu?”Penjaga stan itu sempat mengangkat kepala sambil tetap menyendok es krim ke dalam cone untuk anak-anak yang sedang mengantre.“Wanita Tionghoa?”“Ya, benar!” sahut Ace cepat. “Apa kau melihat ke mana dia pergi setelah membeli es krim?”Pria itu berpikir sejenak. “Kalau tidak salah, dia berjalan ke arah sana.” Ia menunjuk ke sebuah area di belakang deretan kios dan pondok pantai. “Tapi

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 259 - Penyelamat Yang Diculik

    Beberapa saat sebelumnya, Felisha sedang membeli es krim di sebuah stan yang berada di bawah pohon rindang di tepi pantai.Setelah mendapatkan es krimnya, ia berniat segera kembali ke sisi Ace seperti yang telah dijanjikan. Namun sebelum sempat melangkah jauh, pandangannya tertuju pada seseorang yang tidak asing.Hiromi.Wanita itu duduk sendirian di pondok koktail yang menghadap ke laut. Tidak ada satu pun teman yang kemarin bersamanya terlihat di sekitar sana.Felisha sempat mengernyit.“Kenapa dia sendirian di sana?” gumamnya heran.Semakin lama ia memperhatikan, semakin jelas bahwa Hiromi tampak sedang murung. Tatapannya kosong mengarah ke pantai, seolah sedang memikirkan sesuatu yang berat.Felisha sebenarnya tidak berniat menghampirinya. Apa pun yang sedang dipikirkan Hiromi bukanlah urusannya.Namun beberapa detik kemudian, seorang pria turis berperawakan tinggi mendekati wanita itu.Awalnya Felisha tidak terlalu memedulikannya. Tetapi setelah mengamati lebih lama, ia mulai mer

  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 127 - Ide Cemerlang

    Matthew menatap Bonita dengan campuran serius dan bingung. Wanita yang terkenal angkuh dan sulit didekati itu kini berdiri di hadapannya dengan napas terengah dan wajah panik. Padahal Matthew sudah hampir melupakan urusan bisnis dengannya dan berencana mencari artis pengganti. Tapi sekarang Bonita

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 128 - Mantel Bulu

    “Si–siapa kau?! Kenapa kau memakai pakaian milik Bonita?!” seru si pria berkacamata, menunjuk-nunjuk wajah Felisha seolah sedang menuduh kriminal buronan internasional.Felisha mendengus tak terima. “Memangnya kalian pikir mantel seperti ini cuma boleh dipakai Bonita?! Aku juga punya, tahu!”“Bohon

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 116 - Luka Yang Tak Terlihat

    Ace memandangi layar ponselnya dengan gelisah di sela rapat malam yang belum juga usai. Beberapa jam lalu, ia sempat mengirim pesan pada Felisha.--Pestanya sudah selesai? Aku jemput kau, ya.--Namun hingga setengah jam berlalu, pesan itu tak kunjung dibalas. Bahkan belum dibaca. Sampai rapat berak

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
  • Aku Ingin Kau Jadi Milikku   Bab 114 - Sendirian

    Pesta kemenangan tim Kreatif 1 digelar oleh Vin di sebuah restoran Cina yang juga berfungsi sebagai bar karaoke. Di sana tentunya sudah ada Vin, Haruto, dan Eric. Namun Felisha tidak menyangka, para kru syuting juga ikut bergabung dalam pesta itu. Suasananya jauh lebih meriah dibanding pesta kecil-

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status