Share

14

Author: JeremiaCh
last update Last Updated: 2025-11-12 17:18:28

“Sampai sejauh ini, ternyata mereka tidak ingin pernikahan Veren diketahui publik.”

“Mereka benar-benar biadab loh!” Ella terlihat sangat kesal saat menerima pesan dari Veren, yang menyampaikan jika dia tidak bisa menunggu kedua sahabatnya untuk pergi bersama ke acara pernikahan.

Ella tentu sadar, jika keluarga Perez Giani tidak menginginkan pernikahan veren dan Luke dipublikasikan. Sehingga mereka berdua merasa khawatir, jika nantinya Veren akan mendapatkan tekanan dari keluarga Luke.

Sementara itu di tempat yang berbeda, Veren telah tiba di salah satu villa milik keluarga Luke. Namun, Villa itu cukup jauh dari pemukiman warga, sehingga membuat Veren melayangkan pandangan ke berbagai arah dengan rasa penasaran yang tinggi.

“Ayo ikut aku, jangan buat tuan Robin dan nyonya Margaret menunggu.” Ucap Lidya yang memimpin jalan, menuju ke dalam villa.

Beberapa kendaraan mewah terparkir di halaman villa, membuat Veren merasa sedikit lega karena sebelumnya khawatir jika Lidya akan menjebak di
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • BALAS DENDAM Menantu Dua Miliar   39

    “Kalian mau apa? Kalian mau menyeretku keluar? Apa kalian berdua mau saya pecat!” ucap nyonya Margaret yang terlihat begitu emosi.Dia tak menyangka, jika kedua satpam yang bekerja di rumah sakit milik anaknya, malah menunjukan sikap untuk menyeret dia keluar. Sehingga nyoya Margaret mengeluarkan ancaman yang keras, menunjukan dominasi yang dimiliki.Namun, kedua satpam tak menghiraukan ancaman itu. Mereka dengan tegas meminta nyonya Margaret untuk keluar dari rumah sakit. Menunjukan kepatuhan mereka terhadap perintah yang diberikan oleh Bianca.“Nyonya, mohon maaf sebelumnya. Kami tidak ingin ada masalah. Jadi kami harap agar nyonya segera pergi dari rumah sakit ini, karena telah membuat kegaduhan,” ujar salah seorang satpam.Mendengar itu, nyonya Margaret kembali dibuat terkejut. Dia yang tak terima dengan perkataan salah seorang satpam, tentu menegaskan kembali siapa dirinya. Bahkan dia kembali mengancam akan menghubungi putranya Luke, agar kedua satpam itu segera diberhentikan dar

  • BALAS DENDAM Menantu Dua Miliar   38

    Nyonya Margaret terlihat senang, saat berbincang dengan beberapa temannya di salah satu restoran di pusat kota.Dia nampak menikmati pembicaraan itu, sembari lahap dalam rasa manis akan pudding coklat yang disediakan di atas meja.Hanya saja, eskpresinya seketika berubah terkejut tatkala menerima sebuah pesan. Pesan itu berasal dari salah seorang pegawai yang bekerja di rumah sakit milik Luke putranya.Pegawai itu memberitahukan, jika saat ini Bianca telah kembali bekerja di rumah sakit. Sehingga nyonya Margaret yang membaca pesan itu, hanya bisa menahan emosi di depan teman-temannya.Dia tak ingin menunjukan emosinya itu, sehingga larut dalam nafas yang tak beraturan. Sangat ingin cepat-cepat menuju ke rumah sakit.Tak berselang lama, nyonya Margaret berpisah dengan teman-temannya. Dalam perpisahan itu, pengaturan untuk kembali bertemu dalam beberapa minggu mendatang kembali terlontar.“Iya ibu-ibu cantik, aku pergi duluan ya. Soalnya ada urusan mendadak yang harus aku selesaikan. Sa

  • BALAS DENDAM Menantu Dua Miliar   37

    Selama hampir satu minggu, Bianca terus menghindari Luke yang ngotot untuk memintanya bertemu.Hal itu dilakukan oleh Bianca sehubungan dengan sebuah rencana yang telah dia susun. Dia tahu betul, jika saat ini Luke benar-benar telah jatuh hati. Apa lagi telah berulang kali Luke datang rumah kontrakan, hanya untuk meminta maaf atas perbuatan yang tidak dia lakukan.Bahkan Luke melontarkan sebuah janji, akan memberikan apa pun yang Bianca pinta.Sehingga menggantung hati Luke, merupakan tindakan kecil dari tekat balas dendam yang tengah berjalan.Dan benar saja, Bianca yang tengah berbincang dengan dokter Antoni, tiba-tiba diberitahukan oleh bibi Sandra mengenai Luke yang kembali datang untuk meminta maaf.“Sudah saatnya kamu menyampaikan permintaan besar itu kepada Luke. Tapi sampaikanlah dengan sikap yang sedikit manja, namun terdengar tegas. Sehingga Luke permintaan itu tidak akan terkesan seperti pembodohan,” kata-kata itu datang dari dokter Antoni.Bianca yang mendengar itu, menund

  • BALAS DENDAM Menantu Dua Miliar   36

    Plaaakkkkk!Sebuah tamparan yang keras menimbulkan suara tersendiri dalam ruangan yang seketika menjadi sepi.Bianca baru saja menerima tamparan yang keras dari nyonya Margaret. Membuat tubuhnya menegang dengan tatapan erat menatap nyonya Margaret. Pipinya memerah akibat tamparan yang keras itu, namun Bianca menutup rasa sakit itu dengan tangannya.“Kamu memang wanita tidak tahu diri ya? Padahal aku sudah mengingatkan kamu untuk menjauh dari keluargaku! Tapi kamu tetap saja keras kepala, bahkan menggoda anakku untuk diperkejakan di rumah sakit ini!” suara nyonya Margaret terdengar cukup keras, sehingga terdengar sampai ke ruangan sebelah.Tatapannya tajam, tak ingin memberikan celah bagi Bianca untuk melakukan pembelaan. Desakan keras dilayangkan, agar Bianca segera pergi dari rumah sakit, terlebih pergi menjauh dari keluarganya.“Kalau kamu tidak pergi dari tempat ini, aku akan melucuti semua pakaian yang menutupi tubuh mu itu! Aku tidak segan-segan untuk menghukum orang yang berani

  • BALAS DENDAM Menantu Dua Miliar   35

    “Berani-beraninya anak itu membawa Bianca ke rumah sakit!”“Bianca masih terikat kontrak kerja dengan perusahaan selama enam bulan ke depan. Jadi anak itu tidak berhak untuk membawa Bianca keluar dari perusahaan.”Tuan Robin nampak begitu kesal dalam perjalanannya menuju ke perusahaan. Dia telah mengirimkan pesan sebanyak lima kepada Luke, namun, putranya itu tak memberikan balasan sama sekali.Tiga panggilan yang dilakukan tak mendapatkan respon sama sekali dari Luke. Sehingga tuan Robin segera menuju ke perusahaan, yakin jika putranya itu akan menuju ke perusahaan setelah beberapa hari tak menampakan batang hidung.Dan benar saja, setibanya tuan Robin di perusahan, dia akhirnya bertemu dengan Luke yang tengah berbincang dengan Tony.“Kamu ikut dengan ayah. Kita akan berbicara di ruangan ayah sekarang.” Ucap tuan Robin.Kali ini dia menurunkan emosinya, untuk melakukan pengaturan dengan Luke. Karena dia juga telah mendengar, jika putranya itu telah mempekerjakan Bianca di rumah sakit

  • BALAS DENDAM Menantu Dua Miliar   34

    Luke berjalan bersama Bianca melewati para pegawai yang tunduk diam, namun sesekali pandangan mereka terarah menatap keduanya. Bahkan, tatapan mereka tak bergeser menatap Bianca dan Luke yang telah melewati mereka.Setibanya di area parkiran khusus, Luke dan Bianca melaju pergi meninggalkan perusahaan itu.“Aku akan membawamu ke tempat dimana proyekku sedang dijalankan. Kamu jangan khawatir, karena mamaku tidak akan bisa ikut campur jika sudah berkaitan dengan tempat itu.”Bianca semakin merasa penasaran setelah mendengar perkataan Luke barusan. Tak sabar untuk tiba di tempat yang dimasudkan oleh Luke.Hanya saja, dia tetap memainkan perannya. Dimana sifat manja mulai ditunjukan.“Tapi pak Luke, bagaimana dengan isteri pak Luke?” tanya Bianca dengan wajah yang murung.“Aku tidak mau di cap sebagai pelakor lagi. Karena niatku memang hanya datang untuk bekerja.” Lanjut Bianca yang menghela nafas panjang.Luke dengan wajah yang tegas, berjanji di depan Bianca jika isterinya tidak akan me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status