Partager

Bab 16

Auteur: Farchahcha
last update Date de publication: 2025-10-17 07:55:53
Saat mencoba membuka mata, Tiara merasa kepalanya seperti dihantam palu godam, sakit sekali. “Awh!” rintihnya sambil terus memegang kepalanya.

“Oh, kamu sudah sadar?” seseorang langsung menyambut kesadaran Tiara.

Tiara belum tahu siapa orangnya karena penglihatannya masih kabur. Dia mengerjapkan matanya sampai akhirnya pandangannya bisa fokus. “Oh,” pekiknya saat mengetahui siapa orang itu.

“Dokter Rafka?” gumamnya dengan suara serak yang disertai rintihan karena kepalanya yang berdenyut. “Aw
Farchahcha

Hai best, maaf ya baru update sekarang... semoga kalian suka dengan bab ini. Enjoy reading best. Tinggalkan komentar kalau kalian mau authornim update lebih sering ya... have a good day :)

| J'aime
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 37: Kembalikan Waktuku

    Sayangnya, cinta itu datang di waktu yang belum tepat. ***Kata-kata Andreas membuat Tiara tertegun dalam beberapa saat. Kemudian tawa kecil keluar dari bibir mungil Tiara. “Apa sih, Kak. Jangan terbawa suasana deh. Mentang-mentang yang ada di kafe ini semua pasangan. Kakak jadi ngomongnya ngelantur.” Setelah mengatakan itu, Tiara memilih sibuk menyendok es krim di depannya. Dia tidak mengambil serius kata-kata Andreas. Membuat pria di depannya itu sedikit kecewa. Meski dia bisa mengendalikan raut wajahnya agar tetap terlihat biasa saja di depan Tiara. Andreas memaksakan tawa kecil yang sedikit canggung. “Ha ha, mungkin iya.”Tiara mengangkat matanya. “Mungkin sudah waktunya kakak mencari pasangan,” usulnya. “Sedang ku usahakan,” jawab Andreas tanpa melihat Tiara. “Tapi sepertinya belum berhasil.”Tiara terdiam, entah kenapa jawaban itu terdengar begitu ambigu di telinganya. Dia memilih menutup mulutnya dan tidak bereaksi apa-apa. Kalaupun memang Andreas menyukainya, Tiara teta

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 36: Pria yang Mencintaimu

    Tiara membelalakan matanya ketika melihat seseorang sudah duduk di ruang kerjanya. “Kak Andreas? Kakak di sini?” serunya tak percaya. Sudah lama sekali dia tak bertemu dengan Andreas. Pria itu sibuk dengan pekerjaannya di luar negeri. Siapa sangka pria itu tiba-tiba muncul di sini. “Hmm, aku baru saja kembali dan langsung ingin menemuimu. Apa kabar, Ra?” ucap Andreas ketika melihat Tiara. “Aku baik. Kakak bagaimana? Kenapa pulang tidak mengabari dulu? Aku kan bisa jemput di Bandara.” Tiara langsung mendekat ke arah pria yang membantunya kabur dari Naren itu. “Sedikit jet lag, tapi nggak apa-apa,” jawab Andreas sambil menyentuh pelipisnya dengan jari dan tersenyum miring. “Sebentar aku telepon Jimmy dulu buat bikinin kakak minum.” Tiara menelpon asistennya itu melalui telepon kantornya. Andreas tersenyum kecil. Melihat Tiara yang antusias melihatnya entah kenapa membuat hatinya lega. Wanita itu tidak lagi murung seperti pertama kali menghubunginya. Sepertinya Tiara sudah benar

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 35: What is Love?

    Hatinya tidak mati rasa, hanya Tiara sudah tidak percaya apa itu cinta. Apalagi kalimat itu datang dari bibir seorang Narendra. Pria yang membuatnya seperti ini. Dulu dia adalah perempuan yang penuh cinta. Bahkan membaginya dengan senang hati untuk semua orang.Tumbuh sebagai yatim piatu, Tiara cenderung haus akan kasih sayang. Mungkin itu yang membuatnya salah paham dengan sikap baik Narendra. Narendra Pratama, senior di kampus Tiara. Pria yang sangat populer di kalangan mahasiswa Universitas Nusantara. Pria tampan itu selalu dikagumi banyak orang. Bukan cuma karena parasnya, tapi pria itu terkenal dengan kecerdasannya. Terlebih lagi Narendra berasal dari keluarga terhormat. Pratama Wijaya, pemilik JTech perusahaan teknologi yang sangat berkembang pesat. Narendra semakin dikenal namanya saat sang ayah meninggal dunia. Otomatis dialah yang menjadi pewaris dari JTech sebagai pengganti ayahnya. Tiara semakin kagum dengan Narendra. Setiap pagi perempuan itu rela menunggu Narendra d

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 34: Kesempatan Kedua

    Ruang makan Aditama malam itu lebih ramai dari biasanya. Apalagi tawa Aditama dengan Rafka yang memenuhi ruangan. Tiara melihat interaksi pria berbeda generasi itu. Tanpa sadar bibirnya melengkungkan senyuman, ini pertama kalinya Tiara melihat sang kakek tertawa lepas seperti itu. Tanpa Tiara tahu, diam-diam Rafka melirik ke arahnya. Ikut tersenyum. “Terus, apa yang terjadi dengan temanmu itu?” tanya Aditama yang tertarik dengan cerita Rafka tentang temannya yang takut dengan darah tapi memilih menjadi dokter bedah. “Dia masih bertugas kek, tapi ya itu… suka bikin malu kalau pas praktek. Suka pingsan tiba-tiba,” jawab Rafka yang kemudian dibalas tawa renyah Aditama. “Kalau kau… apa yang paling kau takutkan?”“Saya?” Rafka seolah sedang berpikir, “saya belum tahu apa yang saya takutkan selain menjomblo selamanya, kek.” Aditama mengangkat alisnya, kemudian menepuk bahu Rafka. “Jangan bercanda, mana mungkin anak muda sepertimu tidak mempunyai pasangan.”Entah kenapa tiba-tiba obrol

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 33: Pria yang Muncul dari Pintu Belakang

    Siapa yang tahu kalau Naren akan berada di sini. Di sebuah bar pinggiran yang dindingnya bahkan sudah berjamur karena lembab. “Ada apa memintaku bertemu di sini?” ucap Naren ketus. Seorang pria yang duduk di kursi lusuh bar melirik ke arah Naren. “Kau beneran datang rupanya,” desis pria itu lalu kembali sibuk dengan minumannya. Naren mengetatkan rahangnya, lalu menarik kursi bar dan duduk di sebelah pria itu. Seorang bartender mendekat. “Minum?” Naren menggeleng.. Bartender mengangguk, lalu meninggalkan Naren. “Kau berhenti minum?” ujar pria di samping Naren.“Aku tidak mau mengulang kesalahan itu lagi. Apalagi saat bersamamu. Kau yang menjebakku, Jo!” ketus Naren. “Aku hanya ingin membantu kalian, Ren. Kau kan bilang sendiri padaku kalau kau tidak mencintai istrimu. Lalu, apa salahnya? Aku hanya ingin menghiburmu, Sheila juga sangat mencintaimu. Kau juga selalu baik padanya.”“Jo, itu bukan berarti kau membuatku tidur dengan Sheila! Aku punya istri saat itu,” sentak Naren. J

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 32: Mantan

    Tiara bekerja di kantornya sampai tidak sadar kalau hari sudah berubah menjadi malam. Dia menoleh ke arah jendela besar di belakangnya.Lampu-lampu kota sudah terang benderang. Seolah memenuhi hamparan kota dengan kelip kesibukannya. Tiara menghela napas panjang. Wanita itu sudah berdiri di sisi jendela, meninggalkan sesaat pekerjaannya yang entah kapan selesainya. “Benar kata Kak Andreas, beban mahkota dipikul oleh si pemakainya,” bisik Tiara pada dirinya sendiri. Dulu dia memilih jadi istri Naren dan menetap di rumah menunggu suaminya pulang. Tiara pikir dengan begitu Naren akan mencintainya dan memperlakukan Tiara dengan hangat. Ternyata menikah bukan seperti itu. Pernikahan tidak membuatmu jadi pengemis dan selalu berharap akan dicintainya. Tiara mendesah lebih berat. Menoleh ke arah meja kerjanya yang berantakan. “Sepertinya aku harus mengakhiri pekerjaanku sekarang.” Tiara memijat tengkuknya pelan dengan tangan. Kepalanya menggeleng ke kanan dan kiri. Melemaskan ototnya ya

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 30: Wanita berkelas

    Rosalina keluar dari ruangan Tiara dengan menggerutu, kesal karena dia gagal melancarkan aksinya menindas mantan menantunya itu. “Sial! Kenapa dia sekarang berubah jadi kejam?! Dasar wanita ular,” gerutunya sembari masuk ke dalam lift. Karena melangkah terburu-buru keluar saat keluar dari lift. W

    last updateDernière mise à jour : 2026-04-02
  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 29: Tidak Mudah Ditindas

    Naren berjalan gontai memasuki rumahnya. Kini, tempat itu tak lebih seperti cangkang kosong yang kehilangan nyawa.Sekarang dia tahu arti kehadiran seorang Tiara setelah wanita itu meninggalkannya. Naren menghembu

    last updateDernière mise à jour : 2026-04-01
  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 9

    Tiara berhenti di depan gedung penyiaran, dia menarik nafas lalu membuangnya perlahan. Sambil menepuk dadanya berkali-kali, Tiara mencoba menenangkan diri.Hari ini dia mulai ke stasiun penyiaran untuk melakukan wawancara penyiar berita. Tiara melihat jam tangannya, pukul delapan tepat. Dia masih pu

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-18
  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 10

    Andreas turun ke lantai 4 didampingi dengan asistennya. Andreas adalah direktur utama stasiun penyiaran NCTV. “Ah! Pak Dirut?!” pekik salah satu staf penyiaran saat melihat Andreas masuk ke dalam ruangan seleksi penyiar berita yang baru. Matanya mengedarkan pandangan ke segala arah, tapi dia tidak

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-18
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status